cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 28097998     EISSN : 28097998     DOI : https://doi.org/10.55784/jupeis
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial menerbitkan artikel ilmiah pendidikan dan ilmu sosial berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 4 kali setiap tahun pada bulan Januari, Maret, Juli, dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 318 Documents
Implementasi Jaminan Makanan Halal Pada Hotel Di Kota Kupang Kadri, Muhammad; Taqwa Sultan; Awan Sutrisno
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2453

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki tanggung jawab menjamin ketersediaan produk halal, termasuk di sektor perhotelan. Penelitian ini mengkaji implementasi makanan halal di hotel-hotel Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, wilayah mayoritas non-Muslim namun menjadi pintu masuk pariwisata Indonesia Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, telaah dokumen, dan wawancara dengan manajemen hotel.Hasil penelitian menunjukkan sebagian hotel sudah menyediakan menu halal, tetapi belum memiliki sertifikasi resmi BPJPH. Kendala utama meliputi keterbatasan bahan baku halal lokal, minimnya pemahaman staf, serta ketiadaan regulasi daerah yang mendukung. Meski demikian, sejumlah hotel berupaya memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dengan bekerja sama dengan pemasok halal luar daerah, menyediakan dapur terpisah, dan memberi label halal pada menu.Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara regulasi nasional dan praktik lapangan. Dari perspektif Islam, penyediaan makanan halal merupakan kewajiban syar’i sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Baqarah: 168. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan daerah, peningkatan kapasitas SDM, serta sinergi pemerintah, lembaga sertifikasi, dan industri perhotelan guna memperkuat daya saing halal tourism di Kupang.
Internalisasi Religiusitas dan Kedisiplinan Siswa SMA Al-Islam Krian Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha Shodiq, Mohammad Fajar; Niswatin, Khoirun; Nada, Zakiya Qothrun; Widodo, Antok; Musonawawi, Muhammad; Majid, Amir Bandar Abdul; Bukhori, Mohammad
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi religiusitas dan kedisiplinan siswa SMA Al-Islam Krian melalui pembiasaan sholat dhuha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat dhuha yang dilaksanakan secara rutin setiap hari dengan jadwal yang konsisten, alur kegiatan yang terstruktur, serta keteladanan guru sebagai imam berperan penting dalam menanamkan nilai religius dan membentuk sikap disiplin siswa. Internalisasi nilai tersebut tercermin dalam sikap ketepatan waktu, kepatuhan terhadap aturan, ketertiban selama kegiatan dan tanggung jawab siswa dalam menjalankan kewajibannya. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi keteladanan guru, penjadwalan yang teratur, dan lingkungan sekolah yang religius. Sementara faktor penghambat berasal dari rendahnya kesadaran sebagian siswa yang belum terbiasa melaksanakan sholat dhuha secara rutin. Dengan pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan, pembiasaan sholat dhuha terbukti efektif sebagai strategi pendidikan karakter dalam mengintegrasikan nilai religiusitas dan kedisiplinan siswa.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Matematika Dalam Menghadapi Asesmen Nasional Di Alor, NTT Likur, Fadhillah Abdul Halik; Rosid, Tamam; R, Nurdin; Balikh, Ratna Abdul Pakdin; Istiqamah, Istiqamah; Prasong, Muthiah
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2469

Abstract

Implementasi Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional menuntut transformasi kompetensi guru matematika, khususnya di daerah tertinggal seperti Alor, Nusa Tenggara Timur. Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi strategi peningkatan kompetensi guru matematika dalam menghadapi AN melalui pendekatan fenomenologi dengan melibatkan 24 guru matematika SMP dan SMA di Alor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen perencanaan pembelajaran selama periode Agustus–November 2024. Temuan menunjukkan bahwa guru menghadapi tantangan signifikan dalam memahami literasi numerasi berbasis konteks, mengintegrasikan higher-order thinking skills (HOTS), dan memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran adaptif. Strategi yang terbukti efektif meliputi: (1) pelatihan berbasis komunitas praktik (community of practice) dengan pendampingan berkelanjutan; (2) pengembangan bank soal numerasi kontekstual berbasis kearifan lokal; (3) kolaborasi lesson study untuk perbaikan praktik pembelajaran; dan (4) pemanfaatkan platform digital untuk self-directed learning. Analisis data empiris menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru merancang instrumen penilaian berbasis literasi numerasi (rata-rata skor meningkat dari 62,4 menjadi 78,6) dan mengimplementasikan pembelajaran berorientasi HOTS (dari 58,3 menjadi 75,2) setelah intervensi selama empat bulan. Implikasi penelitian menekankan pentingnya dukungan sistemik dari pemerintah daerah, kolaborasi multipihak, dan keberlanjutan program pengembangan profesional guru di wilayah terpencil untuk menjamin keadilan mutu pendidikan nasional.
Adopsi dan Transformasi Teori Evolusi Darwin Dalam Antropologi: Genealogi Teori Evolusi Budaya Sebagai Paradigma Mandiri Zainullah, Ach.; Layyinah, Qurratul
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2476

Abstract

Teori evolusi budaya (cultural evolution theory) muncul sebagai paradigma mandiri dalam antropologi melalui proses adopsi dan transformasi konseptual yang panjang dari teori evolusi biologis Charles Darwin. Penelitian ini menggunakan metode studi Pustaka sistematis dan analisis historis-konseptual untuk menelusuri perjalanan intelektual tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa adopsi awal pada abad ke-19 oleh Herbert Spencer, E.B. Tylor, dan L.H. Morgan bersifat spekulatif dan linear yang menerapkan metafora evolusi biologis untuk membangun skema universal dalam perkembangan masyarakat. Fase ini, meski dikritik tetapi berhasil menegaskan kebudayaan sebagai objek studi ilmiah. Transformasi paradigmatik signifikan terjadi pada pertengahan abad ke-20, didorong oleh sintesis evolusi modern dalam biologi dan konteks politik anti-rasis pasca Perang Dunia II. Teori evolusi budaya modern, yang dikembangkan oleh Boyd, Richerson, Cavalli-Sforza, dan lainnya, secara formal mengadopsi mekanisme inti evolusi Darwin yang bervariasi, seleksi, dan pewarisan tetapi mendefinisikannya dalam ranah non genetik melalui konsep seperti pewarisan ganda (dual inheritance) dan seleksi kelompok budaya. Dengan demikian, teori ini telah berkembang menjadi paradigma ilmiah yang utuh, lengkap dengan asumsi dasar, model, konsep kunci, dan metodologi pluralistik yang khas. Kesimpulannya, teori evolusi budaya merepresentasikan sintesis kreatif yang menawarkan penjelasan ultimat (ultimate explanation) bagi asal-usul dan dinamika fenomena sosial-budaya, sekaligus mengisi celah penjelasan yang tidak terjangkau oleh paradigma interpretatif atau struktural dalam antropologi.
Project Based Learning as an Instructional Approach in Interprofessional Education: Students’ Perspectives and Learning Experiences Arifatin, Fais Wahidatul
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2478

Abstract

Interprofessional Education is essential in preparing students to collaborate effectively across professional disciplines in addressing complex real-world problems. One instructional approach that has gained increasing attention in higher education is Project-Based Learning, as it emphasizes active learning, collaboration, and authentic tasks. This study aims to explore students’ perspectives and learning experiences regarding the implementation of Project-Based Learning as an instructional approach in an Interprofessional Education course. Using a qualitative research design, data were collected from undergraduate students enrolled in an IPE course through reflective journals, focus group discussions, and semi-structured interviews. The data were analyzed thematically to identify recurring patterns related to students’ perceptions and experiences. The findings reveal that Project-Based Learning facilitates meaningful interprofessional collaboration, enhances communication skills, and promotes critical thinking and problem-solving abilities. Students also reported increased awareness of professional roles and responsibilities, as well as improved teamwork and mutual respect among different disciplines. However, challenges such as coordination difficulties, unequal participation, and time management issues were also identified. Overall, the study concludes that Project-Based Learning is an effective instructional approach in Interprofessional Education, providing authentic learning experiences that support the development of interprofessional competencies. The findings offer pedagogical implications for educators in designing and implementing IPE courses that foster collaborative and experiential learning environments.
Pengaruh Lingkungan Belajar Digital Berbasis Learning Management System Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Huda, Chairul; Nasution, Atika Sadariah; Rengganis, Aysyah; Purwanto, Juni
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2482

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam sistem pendidikan tinggi, khususnya dalam penerapan lingkungan belajar digital berbasis Learning Management System (LMS). LMS tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana yang mampu mendukung interaksi, pengelolaan pembelajaran, serta pengembangan kemandirian belajar mahasiswa. Kemandirian belajar merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21, yang menekankan kemampuan mengatur tujuan belajar, mengelola waktu, mengambil inisiatif, serta mengevaluasi proses belajar secara mandiri.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar digital berbasis LMS terhadap kemandirian belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri atas mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dengan LMS sebagai media utama pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert yang mengukur persepsi mahasiswa terhadap kualitas lingkungan belajar digital berbasis LMS serta tingkat kemandirian belajar. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas guna memastikan keakuratan pengukuran.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar digital berbasis LMS berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Semakin baik kualitas lingkungan belajar digital yang dirasakan mahasiswa, semakin tinggi tingkat kemandirian belajar yang ditunjukkan, terutama pada aspek pengelolaan waktu, inisiatif belajar, dan tanggung jawab terhadap tugas akademik. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan LMS yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berorientasi pada pembelajaran mandiri dapat mendukung pengembangan kemandirian belajar mahasiswa secara optimal. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi perguruan tinggi dan dosen dalam mengoptimalkan penggunaan LMS sebagai strategi pembelajaran digital yang efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa UPTD SD Negeri 01 Bira Kabupaten Alor NTT Istiqamah, Istiqamah; Lekidela, Mahmud
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa UPTD SD Negeri 01 Bira Kabupaten Alor. Motivasi belajar merupakan faktor internal yang berperan penting dalam mendorong siswa untuk aktif mengikuti proses pembelajaran dan mencapai hasil belajar yang optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPTD SD Negeri 01 Bira yang berjumlah 26 orang, sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar menggunakan skala Likert, sedangkan prestasi belajar diperoleh dari data hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, korelasi product moment, dan uji hipotesis dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai  lebih kecil dari  maka Ha dikatakan berpengaruh sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin baik prestasi belajar yang dicapai. Oleh karena itu, upaya peningkatan motivasi belajar perlu menjadi perhatian guru dan sekolah guna mendukung pencapaian prestasi belajar siswa secara optimal.
Peliputan dan Publikasi Berita Lokal melalui Facebook: Praktik Jurnalistik Media Online TribunFlores.com Kedoh, Lodowik Nikodemus; Pareira, Maria Renha Rosari; Mustafa, Intan; Sedu, Viktor Ariestyan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2503

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong media online lokal untuk beradaptasi dalam praktik jurnalistik, khususnya dalam peliputan dan publikasi berita melalui media sosial. Facebook menjadi salah satu platform yang banyak dimanfaatkan media lokal untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan interaksi dengan audiens, serta mempercepat distribusi berita. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik peliputan dan publikasi berita lokal melalui Facebook yang dilakukan oleh TribunFlores.com sebagai media online lokal di wilayah Flores. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap konten berita yang diunggah di Facebook TribunFlores.com, wawancara mendalam dengan pihak redaksi, serta dokumentasi terkait aktivitas publikasi berita. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TribunFlores.com memanfaatkan Facebook sebagai media pendukung dalam menyebarluaskan berita lokal yang telah diproduksi dan dipublikasikan di portal berita. Praktik peliputan tetap berorientasi pada isu-isu lokal dan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik, sementara publikasi melalui Facebook dilakukan dengan penyesuaian format konten agar sesuai dengan karakteristik media sosial. Selain berfungsi sebagai saluran distribusi berita, Facebook juga menjadi ruang interaksi antara media dan audiens melalui fitur komentar, tanda suka, dan berbagi konten. Keterlibatan audiens ini berkontribusi dalam memperluas jangkauan informasi serta memperkuat hubungan antara media lokal dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan Facebook oleh media online lokal berperan penting dalam mendukung penyebaran berita lokal dan memperkuat posisi media dalam ekosistem informasi digital.
Implementasi Komunikasi Publik Melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka Kedoh, Lodowik Nikodemus; Wete, Agnes Loy; Mustafa, Intan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi publik dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program PTSL merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas hak kepemilikan tanah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Sikka, aparat desa/kelurahan, serta masyarakat peserta PTSL. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi komunikasi publik dalam Program PTSL telah dilaksanakan melalui berbagai saluran komunikasi, baik secara langsung melalui sosialisasi tatap muka maupun melalui media pendukung. Komunikasi publik berperan penting dalam meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan partisipasi masyarakat terhadap program PTSL. Faktor pendukung implementasi komunikasi publik meliputi dukungan kelembagaan, keterlibatan aparat desa, dan kejelasan regulasi, sedangkan faktor penghambat meliputi kondisi geografis wilayah, keterbatasan sumber daya manusia, serta rendahnya tingkat literasi hukum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi publik yang lebih adaptif, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakteristik masyarakat setempat guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Program PTSL.
Komitmen Global Indonesia Berkaitan Kebijakan Ekspor Pasir Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2023 Dari Perspektif UNCLOS 1982 Utari, Mustika Sukma; Satria, Andrea Octora Yama
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2527

Abstract

Indonesia sebagai satu entitas yang aktif secara internasional, sejauh ini telah meratifikasi United Nation Convention on The Law of The Sea 1982 (UNCLOS 1982), dimana konvensi ini telah melindungi dan mengatur semua aspek hukum laut secara komprehensif. Salah satu bentuk perlindungan terhadap kehidupan dan keberlangsungan laut Indonesia adalah dengan moratorium ekspor pasir ke luar negeri, terutama Singapura. Dampak yang sangat mengkhawatirkan dari proses eksploitasi penambangan pasir ini tidak hanya kerusakan lingkungan, tetapi yang paling utama adalah menjaga kedaulatan wilayah Republik Indonesia. Penelitian ini menguraikan kaitan kebijakan ekspor pasir yang dibuka kembali dengan PP Nomor 26 tahun 2023, dengan komitmen global Indonesia sesuai dengan UNCLOS 1982. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis normatif, dengan pendekatan deskriptif, menelaah korelasi kebijakan ekspor pasir dengan komitmen global Indonesia. Data diperoleh melalui studi pustaka, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa hadirnya kebijakan ekspor pasir dalam PP nomor 26 tahun 2023, melahirkan kontroversi, dikaitkan dengan komitmen global Indonesia sesuai dengan UNCLOS 1982.