cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
ISSN : 28097661     EISSN : 28097750     DOI : https://doi.org/10.55784/juster
Core Subject : Science,
JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan menerbitkan hasil penelitian atau hasil karya ilmiah lainnya di bidang sains dan terapan. Adapun scope terbitan JUSTER meliputi Matematika dan IPA (Fisika, Kimia, Biologi), dan aplikasi sains bidang Matematika dan IPA. Terbit tiap bulan Januari, Mei dan Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 154 Documents
Analisis Kandungan Unsur Hara Mikro Pada Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Kimia Buah Salak (Salacca sumatrana Becc.) Handayani, Surya; Nasution, Jumaria; Friska, Meiliana; Wahyuni, Siti Hardianti
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian agroekosistem yang berbeda untuk mengidentifikasi variasi spasial kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian berbeda untuk mengidentifikasi kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Temuan ini menegaskan bahwa ketersediaan unsur hara mikro merupakan faktor penentu dalam pembentukan metabolit primer dan sekunder pada buah salak. Selain itu, kondisi agroekologi ketinggian turut memodulasi interaksi tanah–tanaman melalui perubahan pH, suhu, serta dinamika mineral.
Analisis Kandungan Zat Besi Bubuk Daun Kelor (Moringa oleifera) Dengan Metode Pengeringan yang Berbeda Yanuliah, Tetih; Lisnawaty, Lisnawaty; Kohali, Rizki Eka Sakti Octaviani
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.1932

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang kaya nutrisi, salah satu kandungan gizi dalam kelor yang paling dikenal adalah zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan yang berbeda terhadap kandungan zat besi dalam bubuk daun kelor (Moringa oleifera). Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL/CRD Completely Randomized Design) dengan satu kelompok kontrol (K0) dan dua kelompok perlakuan utama (K1 dan K2), dengan 4 kali pengulangan. Sampel penelitian adalah daun kelor yang memiliki warna hijau tua (daun tua) yang dibagi kedalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa perlakuan (K0), serta kelompok perlakuan dengan metode pengeringan sinar matahari (K1), dan kelompok perlakuan dengan metode pengeringan oven suhu 45 °C (K2). Metode penelitian menggunakan true experiment, analisis kandungan zat besi dengan uji laboratorium menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil analisis zat besi menunjukkan rata-rata 11,18625 ppm (K0), 7,98075 ppm (K1) dan 5,63500 ppm (K2). Uji hipoteisis menggunakan one-way ANOVA untuk melihat perbedaan kandungan zat besi daun kelor menunjukan nilai signifikan sebesar p = 0,000. Adapun hasil uji Post-Hoc Games Howell pada semua perlakuan menunjukan nilai signifikan <0,05.
Pemodelan System Dynamics Untuk Adopsi Teknologi Wearable Berbasis Dinamika Perilaku dan Konstruk TAM Pitoyo, Didik Joko; Murdapa, Petrus Setya; Indrawati, Chatarina Dian; Windyaningrum, Theresia Liris
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2239

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa struktur model System Dynamics yang dibangun mampu mendeskripsikan mekanisme dasar adopsi wearable sebagaimana dikonstruksikan melalui interaksi promosi, perceived usefulness, word-of-mouth, dan social influence. Dengan menggunakan data ilustratif, simulasi memperlihatkan bahwa intensitas promosi dan peningkatan persepsi manfaat menghasilkan akselerasi adopsi pada fase awal, sementara WOM dan social influence yang lebih kuat mendorong pertumbuhan yang lebih bertahap dan menyerupai pola S-curve. Perilaku tersebut mencerminkan konsekuensi logis dari struktur loop penguatan dan penyeimbang yang dibangun di dalam model, sehingga lebih menekankan validitas konseptual daripada representasi empiris.Temuan-temuan yang dihasilkan bersifat eksploratif karena parameter dan data yang digunakan hanyalah contoh kasus. Oleh karena itu, hasil simulasi belum dapat diinterpretasikan sebagai gambaran kondisi populasi pengguna wearable yang sesungguhnya. Meski demikian, model ini menyediakan kerangka awal yang dapat digunakan untuk menguji berbagai intervensi promosi, penguatan jaringan sosial, dan strategi peningkatan persepsi manfaat dalam konteks adopsi teknologi digital.Untuk memperoleh rekomendasi kebijakan yang lebih definitif, penelitian selanjutnya perlu menggunakan data empiris, melakukan kalibrasi parameter secara sistematis, serta menambahkan mekanisme perilaku lain yang relevan. Dengan demikian, model dapat berkembang dari kerangka konseptual menjadi alat analisis kebijakan yang lebih representatif terhadap dinamika adopsi teknologi di lapangan.
Formulasi dan Uji Stabilitas Lotion Repelen Daun Paitan: Pendekatan Fisikokimia Untuk Pengendalian Aedes aegypti Wahyuni, Dwi; Prodyanatasari, Arshy; Purwani, Asih Imulda Hari; Andayani, Anik; Swandono, Hari Untarto; Imanda’ar, Pavitra Meilina
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2281

Abstract

Tingginya kasus DBD di Indonesia mendorong inovasi lotion anti nyamuk yang aman. Urgensi penelitian muncul dari risiko iritasi kulit akibat penggunaan produk sintetis berbasis DEET. Gap penelitian terletak pada belum adanya formulasi lotion berbasis ekstrak daun paitan yang dilengkapi dengan data uji stabilitas fisik dan efektivitasnya sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan memformulasikan lotion ekstrak etanol daun paitan konsentrasi 15% dan mengevaluasi karakteristik fisik, stabilitas, serta efektivitasnya sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, meliputi ekstraksi daun paitan, formulasi lotion, dan uji stabilitas menggunakan metode freeze and thaw. Parameter uji meliputi organoleptis, homogenitas, pH, jenis emulsi, kemampuan daya lekat dan sebarnya, serta efektivitas repellent. Hasil evaluasi terlihat bahwa sediaan lotion memenuhi semua persyaratan uji karakteristik fisik. Uji efektivitas pada manusia menunjukkan daya proteksi yang sangat tinggi, yaitu 97% sebelum uji stabilitas dan 93% setelahnya, meskipun terjadi sedikit perubahan pada semua parameter fisik pasca uji stabilitas. Lotion ekstrak etanol daun paitan 15% memenuhi syarat karakteristik sediaan topikal dan efektif sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti dengan daya proteksi tinggi (97% sebelum dan 93% setelah uji stabilitas).
Perbandingan Metode Critical Path Method (CPM) dan Precedence Diagram Method (PDM) Pada Pembangunan Rumah Tipe 36 Maharani Sudjatmiko, Luna Amadea; Novita Sari, Sely; Heicqal Ardian, Oggi
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2310

Abstract

Penjadwalan merupakan elemen fundamental dalam manajemen konstruksi karena menentukan efektivitas pengaturan waktu dan urutan pekerjaan, terutama pada pembangunan rumah tipe 36 yang memerlukan ketelitian dalam mengelola durasi dan ketergantungan aktivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan hasil penentuan lintasan kritis antara metode Critical Path Method (CPM) dan Precedence Diagram Method (PDM) untuk memahami perbedaan struktur ketergantungan dan implikasinya terhadap efektivitas penjadwalan proyek berskala kecil. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif-komparatif berdasarkan data aktivitas dan durasi pekerjaan yang diperoleh dari perencanaan proyek di BPBD Kabupaten Bantul, kemudian dianalisis melalui penyusunan jaringan kerja, perhitungan maju–mundur, dan identifikasi aktivitas kritis pada kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CPM dan PDM menghasilkan durasi total proyek yang sama, yaitu 70 hari, namun dengan konfigurasi lintasan kritis berbeda: CPM mengidentifikasi 15 aktivitas kritis (45,45%), sedangkan PDM mengidentifikasi 26 aktivitas kritis (78,79%). Perbedaan ini menunjukkan bahwa PDM lebih sensitif terhadap hubungan paralel, sedangkan CPM lebih sesuai untuk struktur kerja linear. Penelitian merekomendasikan penggunaan PDM pada proyek yang membutuhkan ketelitian tinggi dalam pemodelan ketergantungan aktivitas dan CPM sebagai alat pemetaan awal lintasan kritis.
Pengembangan Platform Komunitas dan Agregator Perangkat Keras Jaringan “UKIS HUB” Berbasis Web Dengan Arsitektur MVC Fariza, Divia; Nugraha, Dzaky Setya; Ferdinand, Rio; Yulianti, Susana Dwi
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2327

Abstract

Seiring berkembangnya inovasi teknologi di masa kini membuat pengguna harus semakin selektif dalam memilih produk termasuk perangkat keras jaringan. Namun, referensi mengenai ulasan dan diskusi komunitas seringkali terpencar di berbagai platform yang berbeda sehingga menyulitkan pengguna untuk mendapatkan informasi yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan "Ukis Hub", sebuah platform komunitas dan agregator berbasis web yang memusatkan informasi, ruang diskusi, serta fitur pemeringkatan produk otomatis (Tier List) khusus perangkat jaringan. Metode pengembangan sistem mengadopsi Software Development Life Cycle (SDLC) dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC) untuk menjamin kemudahan pemeliharaan dan skalabilitas kode di masa depan. Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, sistem terbukti mampu memfasilitasi pengguna dalam manajemen konten ulasan, berinteraksi di forum diskusi, serta menyajikan Tier List yang dikalkulasi secara otomatis dari penilaian komunitas. Ukis Hub hadir sebagai solusi interaktif yang berfungsi sesuai spesifikasi bagi para pegiat teknologi jaringan.
Perbandingan Efektifitas Filter Konvensional dan Filter Berbahan Limbah Organik Dalam Menjernihkan Air Febriana, Salma; Handayani, Mutia Dewi; Sabrina, Mutiah Nur; Ar-rahman, Tegar Cliffaraldo; Aripin, Ipin
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2346

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas filter konvensional dan filter dari limbah organik dalam meningkatkan kualitas air, dilihat dari perubahan warna, bau, dan kekeruhan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, yang fokus pada pengamatan langsung tanpa analisis statistik. Data dikumpulkan melalui observasi visual dan sensorik, termasuk warna air, bau, kekeruhan, dan waktu filtrasi. Dua jenis filter dibuat dengan desain serupa yaitu filter konvensional terdiri dari kain berpori, kapas, arang aktif, pasir, dan kerikil, sedangkan filter organik terdiri dari kain berpori, kapas, sekam padi, serbuk gergaji, dan kerikil. Air keruh difiltrasi melalui masing-masing filter sebanyak tiga kali untuk akurasi, dan perubahan dicatat dalam tabel. Hasil menunjukkan filter konvensional lebih efektif dalam menghasilkan air jernih, tidak berbau, dan waktu filtrasi sekitar 2 menit per 100 ml. Sementara itu, filter organik hanya mampu meningkatkan kualitas air secara terbatas, dengan warna kekuningan dan bau tersisa, serta waktu filtrasi yang lebih lama. Jadi, filter konvensional lebih unggul dalam penyaringan, sedangkan filter organik memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk menjadi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.
Analisis Dampak Efek Rumah Kaca Terhadap Perubahan Suhu Udara Harian Di Lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Zhafira, Nasywa; Lestari, Anggun; Najla, Nabilah; Mahbubah, Lu’lu’ul
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2372

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana efek rumah kaca memengaruhi variasi suhu udara di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta setiap hari. Suhu udara di empat lokasi pengamatan yang berbeda diukur secara langsung. Ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan setiap pagi, siang, sore, dan malam selama tujuh hari berturut-turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pola suhu harian yang konsisten; suhu pagi rata-rata berkisar antara 28 dan 29 derajat Celcius, meningkat hingga 32 hingga 37 derajat Celcius pada siang hari, menurun hingga sekitar 30°C pada sore hari, dan relatif stabil pada malam hari antara 27 dan 28°C. Suhu tertinggi terjadi pada siang hari di daerah yang didominasi oleh kepadatan bangunan. Daerah dengan ruang terbuka hijau dan lahan alami memiliki suhu yang lebih rendah. Variasi suhu secara spasial dan temporal ini menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi akumulasi panas, termasuk jenis tutupan lahan, intensitas aktivitas manusia, dan jumlah ruang terbuka hijau yang terbatas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa suhu udara di kampus dipengaruhi oleh efek rumah kaca dan lingkungan perkotaan.
Isolasi dan Karakterisasi Metabolit Sekunder Dari Jamur Endofit Trichoderma Sp Yang Terdapat Pada Tanaman Scleria poaeformis Di Indralaya Nurkayah, Nurkayah; Murdini, Lia Aseptin; Balqis, Solina
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2398

Abstract

Tanaman Scleria poaeformis merupakan salah satu sumber yang kaya akan jamur endofit. jamur endofit merupakan penghasil senyawa metabolit sekunder yang memiliki bioaktivitas seperti sitotoksik dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengetahui senyawa metabolit sekunder dari fungi Trichoderma sp pada tanaman Scleria poaeformis. Isolat fungi di kultivasi pada media PDA selama ±2 minggu. Trichoderma merupakan fungi patogen penyebab penyakit antraknosa pada tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa metabolit sekunder fungi Trichoderma sp. Yang diisolasi dari tumbuhan Scleria poeformis. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan Laboratorium Genetika dan Bioteknologi Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sriwijaya, Indralaya Tahapan Penelitian meliputi inokulasi fungi Trichoderma sp, kultivasi, ekstraksi dan isolasi metabolit sekunder. Isolasi senyawa metabolit sekunder pada fungi Trichoderma sp dilakukan dengan kromatografi kolom dan mendapat 37 eluat  yang merupakan senyawa fenol, alkaloid, fenolik, flavonoid, terpenoid, steroid, dan poliketida.
Reformulasi Metode Holt Dalam Kerangka System Dynamics Untuk Peramalan Adaptif Murdapa, Petrus Setya; Windyaningrum, Theresia Liris; Indrawati, Chatarina Dian
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.2406

Abstract

Metode Holt merupakan salah satu pendekatan pemulusan eksponensial yang luas digunakan untuk peramalan deret waktu bertendensi. Namun, formulasi klasiknya memperlakukan parameter pemulusan sebagai konstanta eksogen yang tidak bereaksi terhadap performa model. Penelitian ini mengusulkan reformulasi metode Holt dalam kerangka system dynamics (SD), dengan merepresentasikan komponen level, tren, serta parameter pemulusan sebagai variabel level yang saling berinteraksi melalui mekanisme umpan balik berbasis kesalahan peramalan. Dua kasus simulasi numerik digunakan untuk membandingkan perilaku dinamis Holt konvensional dan SD Holt. Hasil simulasi menunjukkan bahwa meskipun kedua pendekatan memiliki struktur matematis dasar yang ekuivalen, keberadaan umpan balik adaptif pada SD Holt menghasilkan respons dinamis yang berbeda secara struktural, terutama pada kondisi data yang volatil. Dalam konteks rekayasa sistem produksi, formulasi SD Holt memungkinkan mekanisme peramalan yang terintegrasi dengan pengendalian kapasitas dan persediaan, sehingga lebih sesuai untuk dianalisis sebagai bagian dari sistem perencanaan dan pengendalian produksi yang bersifat dinamis. Kontribusi utama penelitian ini adalah perluasan metode Holt dari algoritma statistik rekursif menjadi model sistem dinamis adaptif yang eksplisit secara struktural.