cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 369 Documents
Memahami upaya preventif pencegahan tindakan kekerasan seksual melalui penyuluhan kepada siswa Alfian Nur Muzaki; Fatiya Rosyida; Tuti Mutia; Adinda Aprilia Putri; Arsya Fitrilia Ladisha; Audy Bintang Tantular; Aulia Winan Yanuariska; Berty Zulfa Nur Azizah; Cahyaning Wulan
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p593-603

Abstract

Acts sexual violence have a very negative impact on someone who receives it. The impact greatly affected his physical and psychological condition. Due to the absence of sex education and taboos to discuss sexual studies. Therefore, counseling activities are need to educate students about the risk of sexual violence. The counseling activity took place at Muhammadiyah 1 Middle School Malang City with the subject of class VIII students totaling 30th students. This study use qualitative methodology, including of interviews, observing, and documenting. Methods of data analyzis via descriptive analyze. The extension team also distributed pre-test and post-test. Averages value of pre-test outcomes was 58,8333, while value result of 84 for post-test. Preventive efforts to prevent sexual violence are through counseling on the dangers of sexual violence, integrated services, and collaboration between children and their parents. Thus, these preventive efforts can tolerate sexual inflicted by students. Tindakan kekerasan seksual sangat berdampak negatif bagi seseorang yang menerimanya. Dampak tersebut sangat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologisnya. Hal itu disebabkan karena kurangnya pendidikan seks dan tabu untuk membicarakan kajian seksual. Oleh karena itu, dibutuhkan kegiatan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta didik dari bahaya kekerasan seksual. Kegiatan penyuluhan bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang dengan subjek peserta didik kelas VIII dengan jumlah 30 peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif meliputi wawancara, pengamatan langsung, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik desciptive analyzis. Tim penyuluh juga membagikan pre-test dan post-test. Luaran pre-test didapatkan nilai rerata 58,8333 dan luaran post-test didapatkan nilai rerata 84. Upaya preventif untuk mencegah kekerasan seksual yaitu melalui penyuluhan bahaya kekerasan seksual, layanan terpadu, dan kolaborasi anak dengan orangtuanya. Dengan demikian, upaya preventif tersebut dapat menanggulangi aksi kekerasan seksual yang dialami oleh peserta didik.
Pengaruh perubahan kerapatan bangunan dan vegetasi terhadap Urban Heat Island di Kota Bekasi menggunakan citra penginderaan jauh multitemporal Ananda Rianti Dewi; Didik Taryana; Ike Sari Astuti
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p604-625

Abstract

Bekasi City is one of the metropolitan cities and hinterlands of Jakarta which is experiencing fairly rapid population growth. Population growth requires the development of infrastructure and residential areas that cause changes in land use from vegetation to built-up land. The rapid changes in building density and vegetation density caused by changes in land use cause climate conditions in the Bekasi City area to turn uncomfortable and tend to get hotter, this is one of the factors for the Urban Heat Island (UHI) phenomenon in Bekasi City. Remote sensing methods can be used to analyze changes in building density, vegetation density, Land Surface Temperature (LST) and UHI. This study aims to determine the effect of changes in building density and vegetation density on UHI in Bekasi City from 2001-2021. The method for obtaining building density data is using NDBI, vegetation density using NDVI, and LST using the Single Channel Algorithm (SCA) method. The LST value is used to identify UHI. The results showed that the building density of Bekasi City in 2001-2021 continued to experience changes in the increasing area, while the vegetation density experienced changes in the decreasing area. There is a 49 percent effect of changes in building density and vegetation density on UHI in Bekasi City. The variable density of buildings has a stronger influence than the variable density of vegetation. Kota Bekasi merupakan salah satu Kota Metropolitan dan hinterland Jakarta yang mengalami pertambahan jumlah penduduk yang cukup pesat. Pertambahan penduduk mengharuskan adanya pembangunan infrastruktur dan kawasan permukiman yang menyebabkan perubahan penggunaan lahan vegetasi menjadi lahan terbangun. Pesatnya perubahan kerapatan bangunan dan kerapatan vegetasi yang diakibatkan oleh perubahan penggunaan lahan menyebabkan kondisi iklim di wilayah Kota Bekasi berubah menjadi tidak nyaman dan cenderung semakin panas, hal tersebut menjadi salah satu faktor terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI) di Kota Bekasi. Metode penginderaan jauh dapat digunakan untuk analisis perubahan kerapatan bangunan, kerapatan vegetasi, Land Surface Temperature (LST) dan UHI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan kerapatan bangunan dan kerapatan vegetasi terhadap UHI di Kota Bekasi pada tahun 2001-2021. Metode untuk memperoleh data kerapatan bangunan menggunakan NDBI, kerapatan vegetasi menggunakan NDVI, dan LST menggunakan metode Single Channel Algorithm (SCA). Nilai LST digunakan untuk identifikasi UHI. Hasil penelitian menunjukan kerapatan bangunan Kota Bekasi tahun 2001-2021 terus mengalami perubahan kenaikan luasan, sedangkan kerapatan vegetasi mengalami perubahan penurunan luasan. Terdapat 49 persen pengaruh dari perubahan kerapatan bangunan dan kerapatan vegetasi terhadap UHI di Kota Bekasi. Variabel kerapatan bangunan memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan dengan variabel kerapatan vegetasi.
Pengaruh model discovery learning berbantuan video terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Didik Gunawan; Hadi Soekamto; Alfi Sahrina; Yusuf Suharto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p626-635

Abstract

Discovery learning is a scientific learning model that is suitable to train students in critical thinking. Video assistance on several learning syntaxes can support students' critical thinking skills, because they can encourage motivation and complement students' experiences in learning. The study was conducted to determine the effect of the video-assisted discovery learning model on students' critical thinking skills. The method used is a quasi-experimental posttest-only control group design which was carried out at SMAN 1 Batu semester 2021/2022. The subjects of study are XI IPS 4 control class and XI IPS 5 experimental class. Collecting data using essay tests. Data were analyzed using a t-test and obtained sig. (2-tailed) 0.00 less than equal to 0.05, so H1 can be accepted, and H0 can be rejected, which means that the video-assisted discovery learning model affects students' critical thinking skills. The findings of this study are that the syntax that has the most influence on student's critical thinking skills is the data collection which raises three critical thinking indicators, followed by problem statement and verification with two critical thinking indicators. Furthermore, the syntax of stimulation, data processing, and generalization each appear as indicators of critical thinking. Another finding from this study is that gender also makes a difference in critical thinking skills, where female students get critical thinking scores above male students due to their different ways of thinking and learning styles. Discovery learning merupakan model pembelajaran saintifik yang cocok melatih siswa dalam berpikir kritis. Bantuan video pada beberapa sintaks pembelajaran mampu menunjang keterampilan berpikir kritis siswa, karena mampu mendorong motivasi dan melengkapi pengalaman siswa dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh model discovery learning berbantuan video terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Metode yang dipergunakan yaitu eksperimen semu desain posttest-only control group yang dilaksanakan di SMAN 1 Batu semester genap 2021/2022. Subjek dari penelitian yaitu XI IPS 4 kelas kontrol dan XI IPS 5 kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan instrument tes berupa soal essay. Data dianalisis menggunakan uji-t dan diperoleh sig. (2-tailed) 0.00 kurang dari sama dengan 0.05, sehingga H1 dapat diterima, H0 dapat ditolak, yang berarti model discovery learning berbantuan video lebih berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan dari penelitian ini yaitu sintaks yang paling berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa adalah sintaks data collection yang memunculkan tiga indikator berpikir kritis, kemudian diikuti sintaks problem statement dan verification dengan dua indikator berpikir kritis. Selanjutnya sintaks stimulation, data processing, dan generalization masing-masing muncul satu indikator berpikir kritis. Temuan lain dari penelitian ini yakni gender juga membuat perbedaan terhadap keterampilan berpikir kritis, di mana siswa perempuan memperoleh skor berpikir kritis di atas siswa laki-laki yang disebabkan oleh cara berpikir dan gaya belajar keduanya yang berbeda.
Pengaruh lama pengalaman mengajar terhadap keterampilan menjelaskan seorang guru Ulya Rosida; Rooslya Melinda Pratiwi; Sardya Farnanda Natagara; Ulya Furoidah Andari; Widya Ayu Rarassita Dewi; Rissa Permata Sari; Hadi Soekamto
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p636-640

Abstract

One important component of education is the teacher. The teacher has an important role in teaching and learning activities in the classroom. Therefore, the role of a teacher is very necessary in supporting the achievement of educational goals in schools. In the learning process activities, a teacher is required to be able to master every material that will be taught and connect other knowledge that has a relationship with the material being taught. The length of a teacher's teaching experience can be a benchmark in assessing a teacher's explaining skills when carrying out learning. The purpose of this research is to find out whether there is an effect of length of teaching experience on a teacher's explaining skills. This study uses a type of quantitative research. The population in this study were teachers from several high schools in Malang Raya with a target of 30 teachers (Malang 9 State High School, Malang National High School, Muhammadiyah 3 Batu City High School, and Immanuel High School Batu City) selected randomly. The results of the study show that teachers have different backgrounds, coming from the field of education, some are non-educational, of course this also affects them. Thus, in this study it can be said that the length of teaching experience has no effect on the skills of explaining material during learning, but it is not significant. Salah satu komponen penting pendidikan adalah guru. Guru memiliki peran penting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Maka dari itu, peran seorang guru sangat diperlukan dalam menunjang pencapaian tujuan pendidikan di sekolah. Dalam kegiatan proses pembelajaran, seorang guru dituntut mampu menguasai setiap materi yang akan diajarkan serta menghubungkan pengetahuan lain yang memiliki hubungan dengan materi yang sedang diajarkan. Lama pengalaman mengajar seorang guru dapat menjadi tolak ukur dalam menilai keterampilan menjelaskan seorang guru pada saat melaksanakan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh lama pengalaman mengajar terhadap keterampilan menjelaskan seorang guru. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru beberapa SMA di Malang Raya dengan target 30 guru (SMA Negeri 9 Malang, SMA Nasional Malang, SMA Muhammadiyah 3 Kota Batu, dan SMA Immanuel Kota Batu) dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki latar belakang yang berbeda beda berasal dari bidang pendidikan ada juga yang non kependidikan tentunya hal tersebut juga mempengaruhi. Dengan demikian, pada penelitian ini dapat dikatakan bahwa lama pengalaman mengajar tidak berpengaruh terhadap keterampilan menjelaskan materi pada saat pembelajaran, namun tidak signifikan.
Pengembangan media pembelajaran video animasi pada materi urbanisasi Mohamad Choirul Anam; Djoko Soelistijo; Alfi Sahrina; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p641-652

Abstract

The level of literacy and reading interest of students in Indonesia is currently still low. One solution that can be done by using a smartphone as a tool in learning activities. The purpose of this research is to produce learning media in the form of animated videos on urbanization material. The research procedure chosen is the ADDIE model. The types of data used are quantitative and qualitative data. Data was collected through open interviews and closed questionnaires. Data were analyzed by quantitative descriptive. The product trial was carried out in class XII IPS 2 MAN 2 Malang Regency. The results of getting the right media by the media validator have an average score of 4.88 (Very Eligible) and the assessment of material experts an average score of 4.72 (Very Eligible). The results of the students obtained an average score of 4 (Good). These results indicate that animated video media is feasible and can be applied in geography learning on urbanization materials. Tingkat literasi dan minat baca peserta didik di Indonesia saat ini masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan ialah dengan memanfaatkan smartphone sebagai alat dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi pada materi urbanisasi. Prosedur penelitian yang dipilih ialah model ADDIE. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terbuka dan angket tertutup. Data dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Uji coba produk dilakukan kepada kelas XII IPS 2 MAN 2 Kabupaten Malang. Hasil kelayakan media oleh validator media mendapatkan skor rata-rata 4,88 (Sangat Layak) dan penilaian ahli materi mendapatkan skor rata-rata 4,72 (Sangat Layak). Hasil tanggapan peserta didik memperoleh skor rata-rata 4 (Baik). Hasil tersebut menunjukkan bahwa media video animasi layak dan dapat diterapkan dalam pembelajaran geografi pada materi urbanisasi.
Interaksi sosial antara mahasiswa pemeluk Agama Kristen dengan mahasiswa pemeluk Agama Islam di lingkungan FISH Unima Paulus Robert Tuerah; Puteri Dewi Sari Pinem; Romi Mesra
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p653-666

Abstract

The purpose of this study was to find out the forms and inhibiting factors of social interaction between Christian and Muslim students at FISH Unima. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results showed that Christian and Muslim students had a good relationship. They put forward a high attitude and tolerance by accepting and appreciating the differences that exist. (1) the forms of interaction that exist between Christian and Muslim students are associative and dissociative. The form of cooperation is established in intercurricular and extracurricular activities. The form of accommodation is that they mutually prevent disputes and conflicts from occurring with an attitude of tolerance while the dissociative form is in the form of competition in academic terms, (2) as for the inhibiting factors in interactions between Christian and Muslim students. Internal factors are introverted, introverted, shy and insecure as well as the views of Christian students who say Islamic students seem fanatical and language differences are also an obstacle to the interaction process between the two. External factors, namely behavior and unfavorable responses from Islamic students when asked to communicate by Christian students and Islamic students tend to limit themselves to socializing. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk dan faktor penghambat interaksi sosial antar mahasiswa beragama Kristen dan Islam di FISH Unima. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa beragama kristen dan islam menjalin hubungan yang baik. Mereka sangat mengedepankan sikap dan rasa toleransi yang tinggi dengan menerima dan menghargai perbedaan yang ada. (1) bentuk-bentuk interaksi yang terjalin antara mahasiswa kristen dan islam bersifat asosiatif dan disosiatif. Bentuk kerja sama terjalin dalam kegiatan interakurikuler dan ekstrakurikuler Bentuk akomodasi yaitu mereka saling mencegah terjadinya pertikaian dan pertentangan dengan sikap toleransi sedangkan bentuk disosiatif berupa kompetisi dalam hal akademik, (2) adapun faktor penghambat dalam interaksi antara mahasiswa kristen dan islam. Faktor internal yaitu sifat introvert, tertutup, rasa malu dan tidak percaya diri serta adanya pandangan dari mahasiswa kristen yang mengatakan mahasiswa islam terkesan fanatik dan perbedaan bahasa juga menjadi kendala proses interaksi antara keduanya. Faktor eksternal yaitu perilaku dan respon yang kurang baik dari mahasiswa islam ketika diajak berkomunikasi oleh mahasiswa kristen dan mahasiswa islam cenderung membatasi diri untuk bergaul.
Pengembangan media video animasi berbasis audio visual powtoon pada materi siklus air M. Hadi Satria; Hadi Soekamto; Alfi Sahrina; Dwiyono Hari Utomo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p667-681

Abstract

This research is motivated by students' needs for animated video media as a support for complex and abstract water cycle material that is difficult for students to understand. This study aims to produce media in the form of animated videos that have superior components in the form of additional material, "Human activities that can affect the water cycle", News Videos and Voice Over language which are based on the development of deficiencies in previous media. This development research only reaches the stage of media feasibility testing using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model and uses formative evaluation to review each stage of development. The validation results on Powtoon animated video media from the material aspect got a percentage of 86 percent and from the media aspect got a percentage of 85 percent. The average of the overall validation test got a percentage of 85 percent which is classified as "Very Feasible". The trial was carried out to 10 students who received a total average of 85.4 percent which was classified as "Very Feasible" which then proceeded to the implementation stage by applying media in the learning process and providing questionnaires to students to get a response in the form of a score and get the final result in the form of an overall average of 82 percent which is classified as "Very Feasible". The main components of this Powtoon animated video media are: 1). News videos got a percentage of eligibility of 85 percent, 2). Additional material "Human activities that can affect the water cycle", got a feasibility of 82 percent, and 3). Voice Over languages, got an eligibility percentage of 86 percent. The results obtained show that the Powtoon animated video media is very feasible to use in the learning process of geography. Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan siswa terhadap media video animasi sebagai penunjang materi siklus air yang bersifat komplek dan abstrak yang sukar dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media berupa video animasi yang memiliki komponen keunggulan berupa materi tambahan “Aktivitas manusia yang dapat mempengaruhi siklus air”, Video Berita dan bahasa Voice Over yang didasarkan atas pengembangan kekurangan pada media terdahulu. Penelitian pengembangan ini hanya sampai pada tahap uji kelayakan media yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan menggunakan evaluasi formatif guna meninjau setiap tahapan pengembangan. Hasil validasi pada media video animasi Powtoon dari aspek materi mendapat persentase sebesar 86 persen dan dari aspek media mendapat persentase sebesar 85 persen. Perolehan rata-rata keseluruhan uji validasi mendapat persentase sebesar 85 persen yang tergolong “Sangat Layak”. Uji coba dilakukan kepada 10 siswa yang mendapat rata-rata total sebesar 85,4 persen yang tergolong “Sangat Layak” yang kemudian dilanjutkan ke tahap implementasi dengan menerapkan media dalam proses pembelajaran dan memberikan angket kepada siswa untuk memperoleh respon berupa skor dan mendapatkan hasil akhir berupa rata-rata keseluruhan yaitu sebesar 82 persen yang tergolong “Sangat Layak”. Komponen unggulan media video animasi Powtoon ini yakni; 1). Video berita, mendapat persentase kelayakan sebesar 85 persen, 2). Materi tambahan “Aktivitas manusia yang dapat mempengaruhi siklus air”, mendapat kelayakan sebesar 82 persen, dan 3). Bahasa Voice Over, mendapat persentase kelayakan sebesar 86 persen. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa media video animasi Powtoon sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran geografi.
Penilaian kekeringan meteorologi menggunakan metode SPI dengan Citra Satelit CHIRPS di Kabupaten Tulungagung Anang Ma’ruf; Ike Sari Astuti; Ferryati Masitoh
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i6p682-696

Abstract

Kekeringan di Kabupaten Tulungagung sering terjadi. Sebanyak 11 kejadian kekeringan yang tercatat sepanjang Tahun 2001-2020. Kabupaten Tulungagung memiliki luasan lahan pertanian sebanyak 70 persen dari tolal wilayah. Pemantauan kekeringan diperlukan sebagai langkah awal dalam menghadapi bencana kekeringan . Metode SPI digunakan dalam analisis kekeringan di Kabupaten Tulungagung. Data yang digunakan adalah curah hujan bulanan dari CHIRPS dan curah hujan bulanan dari Stasiun Hujan di Kabupaten Tulungagung rentang tahun 2010-2018. Analisis dilakukan menggunakan software ArcGIS. Analisis kekeringan dilakukan pada Bulan Mei-September Tujuan ditulisnya artikel ini, petama melakukan pemantauan kekeringan meteorologi menggunakan indeks SPI yang berasal dari Data CHIRPS. Kedua, memberikan informasi nilai perbandingan antara nilai SPI 1 Bulanan dari Data CHIRPS dengan nilai SPI 1 Bulanan dari data stasiun hujan. Ketiga, memberikan informasi terkait pengaruh kekeringan meteorologi dengan produksi padi gogo yang diasumsikan bahwa sumber air pada padi gogo sepenuhnya berasal dari air hujan. Hasil menunjukkan bahwa kekeringan meteorologi di Kabupaten Tulungagung adalah berada pada kategori Normal (0,99 sampai -0,99) hingga Agak kering (-1,00 sampai -1,49). Nilai perbandingan antara SPI 1 Bulanan dari data CHIRPS dengan SPI 1 Bulanan dari data stasiun hujan adalah 0,69. Sehingga data SPI 1 Bulanan dari CHIRPS dapat dipakai dalam analisis kekeringan meteorologi di Kabupaten Tulungagung. Pengaruh yang kuat terjadi antara kekeringan meteorologi terhadap produksi padi gogo di Kabupaten Tulungagung. Terlihat dari Nilai koefisien determinansi sebesar 0,69 yang menunjukkan bahwa 69 persen produksi padi gogo di pengaruhi oleh kekeringan meteorologi. Nilai korelasi yang kuat sebesar 0,83 antara kejadian kekeringan dengan produksi padi gogo. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Data CHRIPS dapat digunakan dalam memantau kekeringan meteorologi di Kabupaten Tulungagung serta produksi padi gogo sangat dipengaruhi oleh adanya kejadian kekeringan meteorologi.
Potensi wisata bahari Pantai Serang di Desa Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar Anita Zumrotin Fitrotul Laila; Satti Wagistina; Heni Masruroh
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i7p699-710

Abstract

Serang Village, Panggungrejo District, Blitar Regency is an area in the southern part of East Java. Serang Village is a village directly adjacent to the Indonesian ocean which has a beach so that it could be used as a tourist destination. Researchers study method as the method is used to achieve research objectives using observation sheets of data analysis techniques Analysis of Operational Areas and Natural Tourist Attractions or ADO-ODTWA which aims to determine the potential for marine tourism in Serang Beach. The most important tourism development is accommodation in the tourist area. The next development is the Availability of Clean Water. The latest tourism development is Conditions Around the Area. Based on these three variables, they have an important role in the success of building sustainable tourism in the area around the tour. The existence of Serang Beach can be used more for the growth of new tourism objects in the surrounding area. This study The purpose of this study was to determine the potential for marine tourism in Serang Beach in the development of sustainable tourism, and the potential for future tourism development besides Serang Beach in Serang Village. Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar merupakan wilayah yang berada di Jawa Timur bagian selatan. Desa Serang merupakan Desa yang berbatasan langsung dengan samudera Indonesia yang memiliki pantai sehingga dapat dijadikan destinasi obyek wisata. Metode kajian penulis Metode digunakan untuk mencapai tujuan penelitian menggunakan lembar observasi teknik analisis data Analisis Daerah Operasi dan Daya Tarik Wisata Alam atau ADO-ODTWA yang bertijuan mengetahui potensi wisata bahari Pantai Serang. Pembangunan pariwisata paling penting akomodasi yang berada daerah wisata tersebut Pembangunan selanjutnya adalah Ketersediaan Air Bersih. Pembangunan pariwisata terakhir adalah Kondisi Sekitar Kawasan. Berdasarkan tiga variabel tersebut memiliki peran penting dalam keberhasilan membangun wisata keberlanjutan pada daerah sekitar wisata tersebut. Adanya Pantai Serang dapat dimanfaatkan lebih banyak dapat tumbuhnya obyek wisata baru pada kawasan sekitar. Kajian ini Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi wisata bahari Pantai Serang dalam pembangunan pariwisata keberlanjutan, dan potensi pembangunan pariwisata yang akan datang selain Pantai Serang berada Desa serang.
Analisis Google Trends: Akulturasi budaya melalui musik Kpop di Indonesia Betty Masruroh; Ifan Deffinika; Vira Setia Ningrum; Prananda Anugrah; Fuad Maysa
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i7p711-716

Abstract

Culture is the result of human taste, initiative and creativity that grows and develops in a certain environment and region. The current digital era makes it easy to spread information to various countries in the world. Information that is spread does not escape from cultural content. This causes cultural acculturation, one of which is in the arts area. This research aims to find people's interest in Korean music through the two groups based on Google trends data. Understanding the interests of internet users through Google Trends will increase insight into the popularity and influence of Korean culture in Indonesia to provide insight for people interested in cultural acculturation and the development of K-pop music. This study uses a qualitative research method with a netnographic approach with data sources from Google Trends. The data is presented in the form of a description of the results of observations and interviews after being reduced first. The results showed that Korean bands were one of the factors that brought cultural acculturation to Indonesia. The Korean wave trend has both positive and negative impacts which can be a challenge for Indonesia in the future. Budaya merupakan hasil dari rasa, karsa, dan cipta manusia yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan dan wilayah tertentu. Era digital saat ini memudahkan penyebaran informasi ke berbagai negara di belahan dunia. Informasi yang tersebar tak luput dari muatan budaya. Hal ini menyebabkan adanya akulturasi budaya, salah satunya pada wilayah kesenian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat masyarakat terhadap musik Korea melalui kedua grup tersebut berdasarkan data tren Google. Pemahaman terhadap minat pengguna internet melalui Google Trends ini akan meningkatkan wawasan tentang popularitas dan pengaruh budaya Korea di Indonesia sehingga dapat memberikan wawasan bagi masyarakat yang tertarik dengan akulturasi budaya dan perkembangan musik Kpop. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi dengan sumber data dari Google Trendss. Data disajikan dalam bentuk deskripsi dari hasil pengamatan dan wawancara setelah direduksi terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Band Korea merupakan salah satu faktor pembawa akulturasi budaya ke Indonesia. Tren gelombang Korea ini memiliki dampak positif dan negatif yang dapat menjadi tantangan bagi Indonesia kedepannya.