cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 369 Documents
Pelaksanaan pendidikan karakter gotong royong melalui pembelajaran PPKn di SMA Negeri 01 Batu Windi Dyah Priyana; Yuniastuti Yuniastuti; Nuruddin Hady
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to instil the character education of mutual cooperation, which gradually weakens along with the development of technology. This research is expected to develop students’ caring attitudes toward the surrounding environment. As well a balanced increase in knowledge, this means educating students not only intelligently but also of good character. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data collection techniques using observation, interviews, and recordings. The result of this study indicates that the role civics teachers play an active role in the classroom. How civics teachers at SMAN 01 strengthen mutual cooperation character education by (1) Teaching mutual cooperation education through learning activities such as group assignments, (2) Strengthening character education through daily habits, (3) instilling a caring attitude toward the surrounding environment to students of SMAN 01 Batu. In addition, the SMAN 01 teacher minimizes the problem of mutual cooperation character education is done by fostering understanding and awareness of the quality of position to students, such as community service activities every Friday, division of group tasks, and much more. Learning that puts forward the value of character seeks to add insight or knowledge for students to continue to behave, behave, and act in accordance with the knowledge that has been given. Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter gotong royong yang lambat laun melemah seiring dengan perkembangan teknologi. Tidak hanya itu, penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan sikap peduli siswa terhadap lingkungan sekitar. Serta peningkatan ilmu pengetahuan yang seimbang, ini berarti tidak hanya mendidik siswa yang hanya cerdas tetapi juga berkarakter baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru PPKn berperan aktif di dalam kelas. Cara guru PPKn di SMAN 01 dalam penguatan pendidikan karakter gotong royong dengan (1) Mengajarkan pendidikan gotong royong melalui kegiatan pembelajaran seperti pemberian tugas kelompok, (2) Memberikan penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan sehari-hari, (3) Menanamkan sikap peduli terhadap lingkungan sekitar kepada siswa SMAN 01 Batu. Serta, cara guru SMAN 01 dalam meminimalisir permasalahan pendidikan karakter gotong royong, yaitu dilakukan dengan menumbuhkan pemahaman dan kesadaran kesamaan kedudukan kepada siswa, seperti kegiatan kerja bakti setiap hari jumat, pembagian tugas kelompok, dan masih banyak lagi. Pembelajaran yang mengedepankan nilai karakter tersebut berupaya untuk menambahkan wawasan atau pengetahuan siswa untuk tetap bersikap, berperilaku, dan bertindak sesuai dengan ilmu yang telah diberikan.
Pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga, dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal (studi wisata Makam Bungkarno Kota Blitar) Febriana Adi Saputro; I Komang Astina; Nailul Insani; Fauzi Ramadhoan A'Rachman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Expanding life anticipation has an affect on changes within the age structure of the populace, this condition results in an increment within the number of elderly individuals and the reliance proportion. The reason of this think about is to clarify: the impact of instruction level, family burden and conjugal status on the decision of the elderly to still work within the casual segment at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. The investigate area is found in Bendogerit Town, Sananwetan Locale, Blitar City. This sort of investigate utilized a quantitative expressive inquire about strategy. The test utilized to conduct the inquire about comprised of 81 casual laborers comprising of 54 dealers, 17 pedicabs, and 10 others. Assurance of the respondent test was carried out by purposive examining strategy which is portion of non-probability inspecting. Information preparing is done with insights utilizing Chi Square. The comes about of the ponder based on factual tests found that the level of instruction and family burden had a sig. rise to to 0.00 both factors impact the choice of the elderly to still work, whereas the variable of conjugal status within the elderly encompasses a sig esteem. 0.09 that does not influence the choice of the elderly to work within the casual division at Bung Karno's tomb visit, Blitar City. Meningkatnya angka harapan hidup berdampak pada perubahan struktur usia penduduk, kondisi tersebut berakibat pada bertambahnya jumlah penduduk lansia dan rasio ketergantungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan: pengaruh tingkat pendidikan, beban tanggungan keluarga dan status pernikahan terhadap keputusan lansia masih bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung karno Kota Blitar. Lokasi penelitian terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Jenis penelitian yang dipakai menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan untuk melakukan penelitian terdiri dari 81 pekerja informal yang terdiri dari 54 responden pedagang, 17 responden becak wisata dan lain-lain sebanyak 10 responden. Penentuan sampel responden dilakukan dengan metode Purposive sampling yang merupakan bagian dari nonprobability sampling. Pengolahan data dilakukan dengan statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian yang didasarkan uji statistik menemukan bahwa tingkat pendidikan dan beban tanggungan keluarga memiliki nilai sig sebesar 0.00 kedua variabel berpengaruh terhadap keputusan lansia masih bekerja, sedangkan variabel status pernikahan pada lansia memiliki nilai sig sebesar 0.09 bahwa tidak berpengaruh terhadap keputusan lansia bekerja pada sektor informal di wisata makam Bung Karno Kota Blitar.
Pengembangan Buku Suplemen Digital Geografi bermuatan ayat-ayat Al-Qur’an pada materi tata surya untuk MA Fika Damayanti; Yuswanti Ariani Wirahayu; Djoko Soelistijo; Budi Handoyo
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The demands of teaching materials today lead to digital forms. One of the things that can be pursued is through the development of a digital supplement book. This study aims to produce a digital Geography supplement book that is correlated with the Qur'an on solar system material that is practical and easy for Madrasah Aliyah students. This research method is the development of the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Using quantitative and qualitative data types. Quantitative data acquisition through a questionnaire with a Likert scale. While qualitative data obtained through criticism and suggestions from material experts, media, Al-Qur'an and research subjects. This digital supplement book was tested on 25 students covering grades X, XI, and XII IPS 1 MA Plus Al Amin Abung Surakarta, North Lampung. The results of the development of digital geography supplement books from material experts got a percentage of 88 percent, media experts 98 percent, and Al-Qur'an experts 92 percent. While the teacher's response got a percentage score of 92 percent and students with a score of 91 percent. These results show that the development of a digital geography supplement book containing verses of the Qur'an on solar system material is very feasible so that it can be used in Geography learning. Tuntutan bahan ajar saat ini mengarah pada bentuk digital. Salah satu yang bisa diupayakan yakni melalui pengembangan buku suplemen digital. Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku suplemen Geografi digital yang dikorelasikan dengan Al-Qur’an pada materi tata surya yang praktis serta mudah untuk siswa Madrasah Aliyah. Metode penelitian ini adalah pengembangan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Menggunakan jenis data kuantitatif dan kualitatif. Perolehan data kuantitatif melalui angket dengan skala likert. Sementara prolehen data kualitatif didapat melalui kritik dan saran dari ahli materi, media, Al-Qur’an dan subjek peneliti. Buku suplemen digital ini diujicobakan pada 25 siswa yang mencakup kelas X, XI, serta XII IPS 1 MA Plus Al Amin Abung Surakarta Lampung Utara. Hasil pengembangan buku suplemen Geografi digital dari ahli materi mendapat persentase sebesar 88 persen, ahli media 98 persen, serta ahli Al-Qur’an 92 persen. Hasil tersebut memperlihatkan bahwasannya pengembangan buku suplemen digital geografi bermuatan ayat-ayat Al-Qur’an pada materi tata surya sangat layak sehingga dapat dipergunakan dalam pembelajaran Geografi.
Pengaruh model pembelajaran Group Investigation (GI) pada mata pelajaran geografi terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Singosari Lia Yulistiana; Yuswanti Ariani Wirahayu; Didik Taryana
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The ability to solve problems is the availability of a person in the process of thinking and solving a problem, the ability to solve problems needs to be possessed by students, especially high school students. This study aims to determine the effect of the group investigation on the subject of Geography on the problem-solving ability of students in SMA Negeri 1 Singosari, Malang Regency, class XI Social Sciences. The research subjects were XI IPS A as the experimental class and XI IPS B as the control class. The instrument in this study used descriptive questions to measure students' ability to solve learning problems. Data analysis used independent sample t-test using SPSS 2.0 for Windows. The ability to solve learning problems in experimental class students with an average gainscore (18,48) is significantly different from the control class (16,6). This shows that the difference in problem solving abilities of the experimental class students is higher than the control class because the experimental class is given special treatment by using the group investigation learning model. Based on this, it can be concluded that there is an effect of using the group investigation in the Geography learning process on the problem solving ability of students in SMA Negeri 1 Singosari, Malang Regency, class XI Social Sciences. Kemampuan memecahkan masalah adalah ketersediaan seseorang dalam proses pemikiran dan penyelesaian dari suatu masalah, kemampuan memecahkan masalah perlu dimiliki oleh siswa terutama siswa SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation pada mata pelajaran Geografi terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang kelas XI IPS. Subjek penelitian XI IPS A sebagai kelas eksperimen dan XI IPS B kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah soal uraian sebagai alat ukur kemampuan siswa memecahkan masalah Geografi. Analisis data dilaksanakan dengan uji independent sample t-test dengan menggunakan SPSS 2.0 for Windows. Kemampuan memecahkan masalah Geografi di kelas eksperimen dengan hasil rata- rata gainscore (18,48) hal tersebut berbeda signifikan dengan kelas kontrol (16,6). Hal ini menunjukan bahwa perbedaan kemampuan memecahkan masalah siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol dikarenakan kelas eksperimen diberikan perlakuan khusus dengan penggunaan model pembelajaran group investigation. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran group investigation pada proses pembelajaran Geografi terhadap kemampuan memecahkan masalah siswa SMA Negeri 1 Singosari Kabupaten Malang kelas XI IPS.
Pengaruh penerapan metode case method terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 10 pada mata pelajaran PPKn di SMK Negeri 2 Singosari Revly Manggala Putri; Margono Margono
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the implementation of the learningcase method, describe students, problem-solving abilities and analyze the effect of applying learning methods case method on the problem-solving abilities of 10th-grade students at SMK Negeri 2 Singosari. This study applies the method quasi-experimental design with test paired sample t-test using SPSS 22 to determine differences in problem-solving abilities of students in the experimental class and the control class. Learning by case method through three stages, namely individual preparation, group discussion, and class discussion. The results of data analysis show a significance value of 0.000 less than 0.05, meaning the application of the learning method case method has a significant effect on the problem-solving abilities of 10th-grade students at SMK Negeri 2 Singosari. From these data, it can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran case method, mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dan menganalisis pengaruh penerapan metode pembelajaran case method terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 10 di SMK Negeri 2 Singosari. Kajian ini menerapkan metode quasi experimental design dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 22 untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran dengan metode case method melalui tiga tahap yaitu persiapan individu, diskusi kelompok, dan diskusi kelas. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05 artinya penerapan metode pembelajaran case method berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 10 di SMK Negeri 2 Singosari. Dari data tersebut didapatkan kesimpulan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.
Pemetaan kerawanan longsor di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi menggunakan Metode Index Storie Haidar Maulana; Syamsul Bachri; Listyo Yudha Irawan
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landslide is one of the disaster threats in Pesanggaran District, Banyuwangi Regency. Landslides have the potential to cause material and environmental damage as well as loss of life. This research aims to map the Susceptibility of landslides in Pesanggaran District, Banyuwangi Regency. The method used in this study is the Storie Index method. Identification of landslide events based on remote sensing data and field observations taking into account the criteria of slope, geology, land use, soil texture and rainfall which is then processed using a Geographic Information System. Each criterion is weighted, then the results of the weighting are calculated using the Storie Index method. The results of the Susceptibility level of Pesanggaran District are divided into five classes: very low, low, medium, high and very high. Overall, Pesanggaran District has a low to very high level of Susceptibility. Landslides in Pesanggaran District often occur on mountain slopes that are relatively close to residents' homes or close to the tops of mountains. Very high levels of Susceptibility are found in Sumberagung and Kandangan Villages. Meanwhile, the level of Susceptibility is low to moderate in Pesanggaran, Sumbermulyo, and Sarongan villages. Longsor merupakan salah satu ancaman bencana di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Longsor berpotensi menimbulkan kerusakan material dan lingkungan maupun korban jiwa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan kerawanan longsor di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Indeks Storie. Identifikasi kejadian longsor berdasarkan data penginderaan jauh dan observasi lapangan dengan mempertimbangkan kriteria kemiringan lereng, geologi, penggunaan lahan, tekstur tanah dan curah hujan yang kemudian diolah menggunakan perangkat Sistem Informasi Geografis. Setiap kriteria dilakukan pembobotan yang kemudian hasil pembobotan melalui proses perhitungan dengan metode Indeks Storie. Hasil tingkat kerawanan Kecamatan Pesanggaran terbagi menjadi lima kelas, yaitu: sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Secara keseluruhan Kecamatan Pesanggaran memiliki tingkat kerawanan rendah hingga sangat tinggi. Longsor di Kecamatan Pesanggaran kerap terjadi di lereng pegunungan yang relatif dekat dengan rumah warga atau mendekati puncak pegunungan. Tingkat kerawanan sangat tinggi terdapat pada Desa Sumberagung dan Kandangan. Sementara itu, tingkat kerawanan rendah hingga sedang berada di Desa Pesanggaran, Sumbermulyo, dan Sarongan.
Pengaruh model pembelajaran treffinger terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi Ines Anugrah Bathari; Yuswanti Ariani Wirahayu
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning geography in the 21st century requires students to have critical thinking skills and can be trained through the Treffinger learning model. The Treffinger model invites students to think critically and creatively in every syntax. This study aims to determine the effect of the Treffinger learning model on students' critical thinking skills in geography subjects. This quasi-experimental study used the Post-test Only Control Group Design with the research subjects being students of class XI IPS 2 and XI IPS 3 of SMAN 1 Garum, Blitar Regency. The research instrument used was an essay test. Data analysis using the Independent Samples-Test obtained p-level data 0.03 less than 0.05 with a mean post-test score of the experimental class was 77, while the control class was 70. It was concluded that there was a significant influence of the Treffinger learning model on students' critical thinking skills in geography subjects. Pembelajaran geografi pada abad 21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan dapat dilatih melalui model pembelajaran Treffinger. Model Treffinger mengajak siswa berpikir kritis dan kreatif pada setiap sintaksnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi. Penelitian eksperimen semu ini menggunakan desain Post test Only Control Group Design dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3 SMAN 1 Garum, Kabupaten Blitar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes essay. Analisis data menggunakan Independent Samples-Test memperoleh data p-level 0,03 kurang dari 0,05 dengan rerata nilai post-test kelas eksperimen adalah 77, sedangkan kelas kontrol adalah 70. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran geografi.
Pengaruh kompetensi pedagogik dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kasreman Aisyah Dewi Syukuri; Agus Purnomo; Agung Wiradimadja
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As an educator, a teacher must master competencies, one of which is pedagogical competence. Pedagogical competence is helpful in understanding students and managing learning, starting from planning, implementing, and evaluating learning. The importance of the pedagogical competence of social studies teachers in managing learning can improve students' social studies learning outcomes. The research objective is to analyze the effect of pedagogical competence on improving social studies learning outcomes of students at SMPN 1 Kasreman. The research method used a quantitative design with an experimental research type. Data analysis used simple linear regression. The determination of respondents used probability sampling techniques, namely stratified random sampling. The research instrument used online questionnaires through Google Forms. The results showed that Ha could be accepted, meaning that pedagogical competence positively and significantly improved social studies learning outcomes. This means that the higher the pedagogical competence, the higher the students’ learning outcomes. Based on the limited research on cognitive aspects of learning outcomes, the researcher recommends that future researchers investigate the effect of pedagogical competence on the affective and psychomotor aspects of student learning outcomes. Guru sebagai seorang pendidik harus menguasai kompetensi, salah satunya ialah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik berguna dalam memahami siswa dan mengelola pembelajaran mulai dari merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi pembelajaran. Pentingnya kompetensi pedagogik guru IPS dalam mengelola pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa di SMPN 1 Kasreman. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Penentuan responden memakai teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian yang dipakai adalah kuesioner online melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha dapat diterima, artinya kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Maknanya semakin tinggi kompetensi pedagogik maka semakin tinggi pula hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang terbatas pada hasil belajar aspek kognitif, maka peneliti merekomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk mengkaji pengaruh kompetensi pedagogik terhadap hasil belajar aspek afektif dan psikomotorik siswa.
Pengaruh model problem based learning berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar peserta didik SMAN 8 Malang Bangsa, Bryan Kusuma; Suharto, Yusuf; Astina, I Komang
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i10p1050-1065

Abstract

Technological advances influence world education. Advantages internet technology are beneficial dealing with online learning to COVID-19 pandemic. There are several learning models suitable for online learning, one which is the problem-based learning (PBL) model. PBL model is way of learning that refers to problems that can grow critical thinking skills. The learning motivation factor affects critical thinking skills. This study wanted to find out the influence online-based PBL model on critical thinking skills in terms learning motivation students at SMAN 8 Malang. This research is quantitative research with experimental method. Quasi-experimental (quasi-experimental) with posttest control group design is design used in study. Class X IIS was chosen as research subject. Random sampling is a method used to determine experimental class and control class. Based on results t-test, it was obtained that sig value of 0.009, probability value less than 0.05 and average value of the experimental class was 77.0 higher than control class 72.1, so online-based PBL model affected the critical thinking skills students of SMAN 8 Malang. Based on the results f-test, a sig value of 0.710 probability value less than 0.05 was obtained, so online-based PBL model had no significant effect on critical thinking skills in terms learning motivation students at SMAN 8 Malang. Kemajuan teknologi memiliki pengaruh terhadap dunia pendidikan. Keunggulan teknologi internet sangat berguna menghadapi pembelajarn online karena pandemi COVID-19. Beberapa model belajar cocok dengan pembelajaran secara online salah satunya Model problem-based learning (PBL). Model PBL merupakan cara belajar mengacu pada masalah sehingga menumbuhkan keteramilan berpikir kritis. Motivasi belajar menjadi faktor mempengaruhi kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini ingin mencari tahu adanya pengaruh model PBL berbasis daring terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar peserta didik SMAN 8 Malang. Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan metode eksprimen. Eksperimen semu (quasi experiment) dengan posttest control group design adalah desain yang digunakan. Kelas X IIS dipilih sebagai subjek penelitian. Random sampling adalah cara yang digunakan untuk menentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji t-test diperoleh sig 0,009 nilai probabilitas kurang dari 0,05 dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi 77,0 daripada kelas kontrol 72,1 maka model PBL berbasis daring berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis kelas peserta didik SMAN 8 Malang. Berdasarkan hasil uji f-test diperoleh sig 0,710 nilai probabilitas kurang dari 0,05, maka model PBL berbasis daring memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis ditinjau dari motivasi belajar peserta didik SMAN 8 Malang.
Pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19: Identifikasi kesulitan guru dan upaya mengatasinya pada mata pelajaran Geografi SMA Negeri Sari, Dian Nofita; Rosyida, Fatiya; Insani, Nailul; Soekamto, Hadi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um063v3i10p1066-1080

Abstract

Due to the COVID-19 pandemic, the government made a decision by conducting the learning process from home through online learning. This study aims to identify the difficulties of geography teachers in public high schools and efforts to overcome them in online learning during the COVID-19 pandemic. This research method is descriptive quantitative. The population of this study were 12 geography teachers of public high schools in Kediri Regency. Data collection techniques by distributing questionnaires in the form of a questionnaire. Data analysis used the percentage technique to compare the frequency of answers to questions in each category with the number of respondents. The results obtained with a score of 47 can be classified as having difficulty. Geography teachers in Kediri Regency have difficulty delivering material, managing classes, evaluating students, low internet mastery skills, low student readiness in online learning and inadequate student learning environment situations make it difficult for teachers to optimize the learning process. Efforts to overcome the teacher by participating in MGMP activities to increase information so that the implementation of online learning is more effective. Teachers can operate applications, improve communication with students and collaborate with parents face-to-face to optimize the achievement of learning objectives. Adanya pandemi COVID-19 pemerintah mengambil keputusan dengan melakukan proses pembelajaran dari rumah melalui pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru geografi SMA Negeri dan upaya mengatasinya pada pembelajaran daring saat masa pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 12 guru geografi SMA Negeri di Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner berupa angket. Analisis data menggunakan teknik persentase untuk membandingkan frekuensi jawaban pertanyaan tiap kategori dengan jumlah responden. Diperoleh hasil skor 47 dapat diklasifikasikan mengalami kesulitan. Guru geografi di Kabupaten Kediri mengalami kesulitan menyampaikan materi, mengelola kelas, mengevaluasi siswa, rendahnya kemampuan penguasaan internet, kesiapan siswa dalam pembelajaran daring yang rendah dan situasi lingkungan belajar siswa yang kurang memadai membuat guru kesulitan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Upaya mengatasi yang dilakukan guru dengan mengikuti kegiatan MGMP untuk meningkatkan informasi agar pelaksanaan pembelajaran daring lebih efektif. Guru dapat mengoperasikan aplikasi, meningkatkan komunikasi dengan siswa dan bekerjasama dengan orang tua secara tatap muka untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan pembelajaran.