cover
Contact Name
Wardani
Contact Email
socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Phone
+62853666779094
Journal Mail Official
socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Editorial Address
Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial FTIK Institut Agama Islam Negeri Metro Jl. Ki Hajar Dewantara Kampus 15A Iringmulyo Kota Metro Lampung 34111. email : socialpedagogy@metrouniv.ac.id
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
ISSN : 27227138     EISSN : 27227154     DOI : https://doi.org/10.32332/social-pedagogy
Scope Artikel yang akan dipublikasikan merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang di lakukan oleh dosen, guru, dan mahasiswa dalam bidang: Studi Sosial/ Pendidikan IPS Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Kajian Pendidikan Sejarah Kajian Pendidikan Ekonomi Kajian Pendidikan Geografi Kajian Sosiologi Kajian Antropologi Kajian Ilmu-Ilmu Sosial
Articles 171 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa SMP IT Nurul Falah Bandar Lampung Sari, Yoga Puspa
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i2.7639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran model make a match terhadap hasil belajar IPS siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan Quasy Experimen. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 60 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu siswa kelas kelas IX-A dengan jumlah 30 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Desain penelitian yang digunakan Nonequivalent Control Group yaitu membagi kelas menjadi dua kelompok, yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Prosedur penelitian meliputi pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Instrumen penelitian ini yaitu lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu observasi, tes (pretest-posttest) dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa di SMP IT Nurul Falah Bandar Lampung. Nilai signifikan pada Levene's Test for Equality of Variances adalah 0,252 yang berarti >0,05 dan pada nilai Equal variances assumed mempunyai taraf signifikan Sig. (2-tailed) = 0.000 yang artinya <0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar IPS siswa pada kelas IX A SMP IT Nurul Falah Bandar Lampung. Sehingga model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran IPS.
Pengaruh Tokoh Pahlawan Nasional Dalam Pembelajaran Sejarah Terhadap Pembentukan Pendidikan Karakter Anak Aprianto, Rivaldy; Kumalasari, Dyah
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i2.7716

Abstract

Penelitian ini berfokus terhadap pembentukan karakter pada peserta didik melalui pembelajaran dengan memperkenalkan tokoh-tokoh nasional sebagai penunjang untuk anak-anak meneladani perilaku tokoh pahlawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan karakter pada anak melalui pembelajaran sejarah yang telah diterapkan pada proses pelaksanaan. Metode pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif studi pustaka dengan cara pengumpulan data melalui pemahaman dari teori-teori dari berbagai literature. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter merupakan faktor pelopor utama dalam pengembangan moral manusia. Kehadiran pendidikan karakter telah menjadi wajah baru berdasarkan nilai-nilai yang terkandung, yang mempunyai pengaruh besar dalam tatanan kehidupan sehari-hari. Pembentukan pendidikan karakter telah berkembang sejak lama di Indonesia, terutama diperkenalkan oleh Ki Hajar Dewantara melalui Taman Siswa. Proses pendidikan karakter pribadi meliputi pengenalan etika berupa nilai-nilai moral luhur yang kemudian dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi pendidikan karakter yang dilakukan pemerintah Indonesia telah diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran di pendidikan Indonesia. Pendidikan karakter kolaboratif melalui pembelajaran sejarah merupakan salah satu proses pembentukan karakter. Hal ini mengarah pada pengaruh pahlawan nasional dengan memberikan kontribusi berupa nilai-nilai karakter yang dapat diterapkan dalam praktik khususnya pada anak-anak agar terhindar dari perilaku yang menyimpang dari standar yang berlaku saat ini.
Analisis Dampak Sosial Industri Tahu Terhadap Kualitas Air di Desa Sidomulyo Kecamatan Punggur: Analisis Dampak Industri Tahu Terhadap Kualitas Air Di Desa Sidomulyo Kecamatan Punggur Arifa, Azaria Nur; Ratnawati, Dewi
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i2.7827

Abstract

Industri tahu merupakan salah satu cabang industri yang bergerak dibidang pengolahan pangan berbahan dasar kedelai.Salah satu wilayah yang memproduksi tahu dengan jumlah yang cukup banyak adalah desa Sidomulyo. Dengan potensi sumber daya yang ada, wilayah ini mempunyai 25 industri tahu rumahan. Banyaknya jumlah industri tahu ternyata dapat mempengaruhi jumlah limbah yang dihasilkan, baik limbah padat maupun limbah cair. Berkaitan dengan hal tersebut, maka penelitian kali ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari limbah cair industri tahu terhadap kualitas air di desa Sidomulyo Kecamatan Punggur dan untuk memberikan solusi terkait bagaimana upaya mengurangi pencemaran limbah yang dihasilkan dari produksi tahu. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengen pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi pustaka.Hasil dari penelitian menunjukkan 1) Kualitas air sungai yang terdampak mulai menurun seperti menimbulkan bau tidak sedap, berbuih, dan berubah warna menjadi kuning kehitaman, 2) Kualitas air sumur masyarakat sekitar juga ikut terdampak seperti berbau tidak sedap, dan berwarna sedikit keruh.Tidak hanya itu dampak lain yang dirasakan masyarakat seperti dampak ekonomi dan dampak kesehatan.Adapun solusi yang dapat ditawarkan yaitu meningkatkan kualitas air sungai dengan menggunakan eceng gondok atau biasa disebut dengan istilah fitoremediasi, dan pembuatan Instansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
Analisis Sosial Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Sebagai Pupuk Organik di Desa Wonokarto Sulistyo, Azzam Maulana; Yulfiani, Nadya
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i2.7828

Abstract

Peternakan sapi yang ada di setiap daerah utamanya di desa Wonokarto bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan bagi petani. Selain dari hasil mereka bercocok tanam, masyarakat dapat memanfaatkan limbah kotoran sapi sebagai pupuk organik selain ramah lingkungan juga menghemat biaya pupuk. Usaha pertanian yang dijalani masyarakat desa Wonokarto terkadang mengalami kendala karena pupuk yang digunakan terbilang langka dan mahal, sehingga masyarakat perlu memanfaatkan limbah ternak sapi untuk di jadikan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman petani di desa Wonokarto. Kotoran sapi memiliki nilai tambah bagi masyarakat karena dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Pengelolaan kotoran sapi menjadi pupuk organik memberikan banyak manfaat bagi para petani dan juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menguji faktor-faktor yang mendorong dan memperoleh gambaran status pengelolaan limbah ternak sapi yang dilakukan saat ini, faktor tersebut yaitu faktor karakteristik peternak, faktor karakteristik inovasi pengelolaan limbah ternak, dan faktor kondisi lingkungan. Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dan pemanfaatan limbah kotoran sapi hingga menjadi pupuk organik. Di desa Wonokarto sudah cukup banyak yang mengelola limbah kotoran sapi. Metode yang penulis lakukan yaitu meneliti pada sejumlah warga termasuk penulis itu sendiri.
Tradisi Budendo Nikah Sumbang Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal di Kerinci Asyafila, Indah; Adi Saputra, Muhammad
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.10594

Abstract

Tradisi budendo nikah sumbang merupakan salah satu bentuk sanksi adat di desa Air Tenang, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, terhadap pasangan yang melangsungkan pernikahan sumbang, yakni pernikahan antar kerabat dekat yang dianggap melanggar norma adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk mengungkap proses pelaksanaan, serta relevansinya sebagai sumber belajar sejarah lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi budendo tetap dilaksanakan meskipun masyarakat telah mengalami pengaruh modernisasi. Prosesi adat melibatkan unsur simbolik seperti penanaman dan penebangan batang pisang, debat adat oleh Ninik Mamak, pembayaran denda, dan pertunjukan silat (busilek). Tradisi ini bukan hanya sebagai bentuk hukuman adat, tetapi juga berperan sebagai media pelestarian nilai sosial dan hukum adat yang diwariskan turun-temurun. Dalam konteks pendidikan, budendo dapat dijadikan sumber belajar sejarah lokal karena memuat aspek sejarah, budaya, hukum adat, serta kearifan lokal masyarakat Kerinci. Pembelajaran sejarah yang bersumber dari tradisi lokal seperti ini mampu menumbuhkan rasa identitas, memperkuat karakter siswa, dan membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya. Oleh karena itu, integrasi budendo dalam pembelajaran sejarah lokal di sekolah menjadi langkah penting dalam menjaga keberadaannya.
Tradisi Lisan Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang Suri, Ima
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pdagogy.v6i2.11369

Abstract

Tradisi Lisan Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang diwariskan secara turun menurun secara lisan melalui lingkungan keluarga dan masyarakat. Masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang sangat kaya akan tradisi lisan seperti tutur bahasa yang meliputi pemberian gelar adat, jabatan dalam adat serta hak dan wewenang punyimbang adat. Penelitian tradisi lisan masyarakat Tulang bawang menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi lisan masyarakat Lampung Pepadun Megou Pak Tulang Bawang terdiri dari beberapa jenis tradisi yang begitu beragam, kaya dan bermakna. Keragaman tradisi lisan ini semakin meneguhkan bahwa masyarakat adat Lampung di Menggala telah berinteraksi dalam proses waktu yang cukup panjang sehingga menghasilnya warisan tuturan yang kaya, beragam, dan bermakna sebagai pelengkap prosesi upacara adatnya. Adapun beberapa jenis tradisi lisan yang peneliti cermati seperti ungkapan tradisional, syair, mantra, pantun, nyanyian rakyat, hingga mitos yang berkembang. Namun sayangnya tradisi ini sudah mulai pudar dalam artian masyarakat Lampung yang tinggal di Menggala tidak mengetahui tentang tradisi ini. Pudarnya Tradisi lisan disebabkan karena adanya perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi yang berdampak pada segala bidang kehidupan manusia.
Local Wisdom Of Gulai Umbut Undak Tapeghan Ikan  In The Mangkal Luagh Tradition In Durian Sebatang Village, Kedurang District, South Bengkulu Mentari, Gaya; Desmi W, Fenny; Syaputra, Een
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.11480

Abstract

Gulai Umbut Undak Tapeghan Ikan is a traditional dish originating from Durian Sebatang Village, Kedurang District, South Bengkulu Regency. The availability of raw materials for making this curry is now declining due to the exploitation of the local environment. This has caused the local knowledge contained in Gulai Umbut Undak Tapeghan Ikan to erode and become vulnerable amid the tide of globalization. The purpose of this study is to examine the form of local knowledge values in Gulai Umbut Undak Tapeghan Ikan. The method used is qualitative descriptive with a cultural anthropology approach. Data collection was conducted through interviews and observations by observing the process of collecting ingredients such as umbut in the forest and fish in the river. Data analysis was carried out by sorting information based on the concept of local wisdom. The results of the study show that the local knowledge values contained in Gulai Umbut Undak Tapeghan Ikan are evident in the knowledge of the process of searching for raw ingredients for gulai, the skills involved in the process of cooking gulai, and the social integration created by the serving of gulai in the Mangkal Luagh tradition. The social integration of this food is evident when it is served in the Mangkal Luagh tradition. Gulai Umbut is a mandatory and special dish that must be made in every home as a requirement for the Mangkal Luagh tradition so that guests can try the local specialty.
Membangun Kemampuan Berpikir Kritis melalui Kesiapan Belajar dan Keaktifan Siswa: Studi pada SMA Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Lampung Fahri, Ardian; Rafika Utari, Citra; Ketut Arya Sentana, I; Bukhari, Bukhari
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.11505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis pengaruh kesiapan belajar dan keaktifan siswa terhadap kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Sejarah Indonesia di SMA yang berada di bawah naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Lokasi penelitian meliputi sekolah-sekolah JSIT pada empat kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Populasi penelitian berjumlah 376 siswa, dan melalui perhitungan Taro Yamane diperoleh sampel sebanyak 194 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta kuesioner. Uji validitas instrumen dilakukan dengan korelasi product moment Pearson dan penilaian ahli, sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α) dengan bantuan program SPSS 23.0 for Windows. Uji prasyarat meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan belajar dan keaktifan siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 12,4% terhadap perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa SMA di bawah JSIT Provinsi Lampung. 
Persepsi Guru terhadap Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sejarah di Sekolah Menengah Atas Bahtiar Afwan; Agung Dian Putra; Alfarisi Abbas, Navil; Azmi Muhammad, Ulul; Rijal Fadli, Muhammad
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.11519

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membekali siswa dengan pemahaman peristiwa masa lalu serta kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis keterkaitannya dengan kondisi sosial, politik, dan ekonomi masa kini. Seiring perkembangan teknologi, integrasi kecerdasan buatan (AI) mendorong penerapan pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang relevan adalah deep learning, yang menekankan pemahaman konseptual, aplikatif, dan reflektif, bukan sekadar hafalan fakta. Penelitian ini bertujuan menggali persepsi guru terhadap penerapan deep learning dalam pembelajaran sejarah di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan 20 guru sejarah di Bandar Lampung yang memiliki pengalaman dalam mengimplementasikan deep learning. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap penerapan deep learning karena dianggap mampu meningkatkan pemahaman mendalam, keterampilan berpikir kritis, serta keterkaitan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kendati demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman teknis, minimnya pelatihan, serta belum optimalnya pemanfaatan teknologi dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan institusional, pelatihan guru, serta pengembangan kurikulum untuk memaksimalkan penerapan deep learning dalam pembelajaran sejarah.
Tinjauan Aspek Afektif dalam Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia Nurlatifa; Lianda Dewi Sartika
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6i2.11521

Abstract

Pendidikan kewarganegraan bertujuan untuk menciptakan warga negara yang berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan sosial bermasayarakat sehingga salah satu kompetensi yang harus dicapai yaitu aspek afektif (sikap). Penelitian ini penting untuk dilakukan agar pendidik mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya berfokus pada pengajaran dan evaluasi aspek kognitif dan psikomotorik saja tetapi juga merancang pembelajaran dan evaluasi aspek afektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sejauh ini perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dalam pendidikan kewarganegaraan di Indonesia hanya berfokus pada ranah kognitif dan seringkali ranah penilaian aspek afektif terabaikan. Pendidik dapat merancang dan melaksanakan proses pembelajaran dalam pendidikan kewarganegaraan berdasarkan taksonomi domain afektif sehingga aspek sikap dalam pendidikan kewarganegaraan dapat tercapai. Taksonomi domain afektif terdiri dari menerima, menanggapi, menghargai, pengorganisian, dan karakterisasi berdasarkan nilai atau kumpulan nilai.

Filter by Year

2020 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 1 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 2 (2024): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 4 No 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 4 No 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 1 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 3 No 2 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 2 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 3 No 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 1 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 2 No 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 2 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 2 No 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 1 No 2 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol. 1 No. 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education More Issue