cover
Contact Name
Naya Desparita
Contact Email
j.sainspertanian@gmail.com
Phone
+6285262294964
Journal Mail Official
j.sainspertanian@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Al-Muslim. Jl. Almuslim Matanggumpangdua, Kampus Timur Desa Paya Cut, Bireuen-Aceh
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains Pertanian
Published by Universitas Almuslim
ISSN : 20880111     EISSN : 27988597     DOI : https://doi.org/10.51179/jsp
Jurnal Sains Pertanian (JSP) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh dengan nomor 2088-0111 (media cetak) dan 2798-8597 (media online). Jurnal Sains Pertanian adalah publikasi ilmiah di bidang ilmu pengetahuan dibidang pertanian. Artikel yang dimuat berupa hasil penelitian terkait ilmu pengetahuan terkait ilmu pertanian yang belum pernah dipublikasikan di media lain (kecuali dalam bentuk abstrak atau karya ilmiah akademik atau dipresentasikan dalam seminar atau konferensi). Jurnal Sains Pertanian diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober serta terbit perdana pada 14 Februari 2011 menggunakan OJS 2. Jurnal Sains Pertanian adalah artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, dan artikel konseptual yang mencakup ilmu: Agroteknologi, Kehutanan, Agribisnis, Teknologi Hasil Pertanian, Perikanan, Peternakan dan Veteriner. Setiap jurnal yang diterbitkan melalui proses double-blind review.
Articles 151 Documents
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi Mawarni; Fatmala, Nanda; Sofia, Aiya; Fridayati, Diah; Kurnia Risna, Yayuk; koji al adam
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/c2h4jd92

Abstract

ABSTRAK. Besarnya limbah ampas tebu yang dihasilkan belum mampu dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga ampas tebu yang dihasilkan sering kali dibuang dan diabaikan. Pembakaran ampas tebu yang secara masif dilakukan membuat pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ampas tebu sebagai pakan ternak dengan mengkaji kualitas silase ampas tebu (saccharum officinarum L.) dengan penambahan urea dan kapur terhadap lama pemeraman. Penelitian ini dilaksanakan di Lab MIPA Universitas Almuslim dan Lab Pelayanan Publik BSPJI Banda Aceh. Berlangsung selama 05 Desember 2023 sampai 05 Maret 2024. Penelitian ini menggunakan limbah ampas tebu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan penelitian ini terdiri dari P0 (control/ tanpa perlakuan), P1 (20 hari pemeraman), P2 (25 hari pemeraman), dan P3 (30 hari pemeraman). Parameter yang diamati meliputi pH, Suhu, SK (Serat Kasar), PK (Protein Kasar), dan Aroma. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (Analisis Of Variance/ ANOVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa silase ampas tebu berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap suhu, pk, aroma, dan tidak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, dan serat kasar. Kata Kunci: Ampas Tebu; Serat Kasar; Protein Kasar; Fermentasi; Pemeraman.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Ekowisata Gunung Geureudong di Desa Bukit Mulie Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah: Community Participation in the Development of Mount Geureudong Ecotourism in Bukit Mulie Village Timang Gajah Sub-District Bener Meriah Regency Sahara, Nurul; Fahmi, Reza; Amar, Aidil
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/h588q433

Abstract

Ekowisata merupakan salah satu alternatif pembangunan yang berkelanjutan, yang melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk partisipasi masyarakat Desa Bukit Mulie dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong dan untuk mengetahui bagaimana bentuk strategi masyarakat Desa Bukit Mulie dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, quesioner dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, display data dan dibuat rekapitulasi. Hasil penelitian, partisipasi masyarakat terdapat macam-macam dan bentuk-bentuk partisipasi dalam pengembangan ekowisata Gunung Geureudong. Partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata hanya dalam pelaksanaan dan penerima manfaat dan memiliki partisipasi dalam bentuk tenaga, ide dan keahlian. Berdasarkan persepsi dan partisipasi masyarakat berada pada tingkat kedua atau partisipasi konsultatif yaitu masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan pendapat atau masukan, tetapi keputusan akhir tetap ditangan pihak pengambil keputusan. Kata Kunci: Masyarakat, Partisipasi, Ekowisata
Efektivitas Beberapa Dosis Pelet Trichoderma Harzianum Untuk Mengendalikan Penyakit Rebah Kecambah Pada Tanaman Kedelai (Glaycine Max (L) Merrill). Ritaqwin, Zaitun; Maulia, Era; Pratiwi, Hilda; pratiwi, vinny
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pakhc177

Abstract

Sclerotium rolfsii Sacc. merupakan jamur penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai (Glycine max L.) yang menyebabkan penurunan produksi kedelai. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan tanaman kedelai terhadap serangan patogen S. rolfsii adalah dengan menggunakan agen hayati T. harzianum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dosis pelet T. harzianum yang tepat untuk menekan pertumbuhan cendawan patogen Sclerotium rolfsii penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK), dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh kombinasi perlakuan sebanyak 30 unit tanaman. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), didapatkan hasil yang berbeda nyata α<0,05 dilanjutkan dengan analisis BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan T. harzianum dengan dosis 20 gram/tanaman berpengaruh menurunkan intensitas penyakit rebah kecambah yang disebabkan cendawan patogen S. Rolfsii dan masa inkubasi perlakuan yang terserang lebih cepat yaitu pada perlakuan kontrol (VD0), Trichoderma harzianum dengan dosis 10 gram/tanaman (VD1) sedangkan perlakuan yang paling lambat terserang penyakit yaitu perlakuan Trichoderma harzianum dengan dosis 30 gram/tanaman (VD5).
Kajian Potensi Desa Suak Raya Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Husna, Naziratil; Yusdiana; Nur, T.M; Desparita, Naya; naziratil husna
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/afthgw22

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Desa Suak Raya yang terletak di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Desa ini memiliki berbagai sumber daya alam dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi utama desa meliputi sektor pertanian dan perkebunan. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur, akses terhadap pasar, dan pengelolaan sumber daya yang belum optimal menghambat pengembangan potensi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya desa. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan Desa Suak Raya dapat mencapai kemandirian ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan daerah secara keseluruhan. Kata Kunci : Potensi Desa, Pertanian, Pengembangan, Aceh, Aceh Barat
Sifat Fisik Tanah dan Laju Infiltrasi di Bawah Tegakan Gaharu (Aquilaria malaccensis) dan Ulin (Eusideroxylon zwageri) Laode Muhamad Asdiq Hamsin Ramadhan; Adelia Juli Kardika; Herijanto Thamrin; Agustina Murniyati; Rifki Noor Rosyid; Sakti AL’Adiat Islami Putra
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pzc7vv05

Abstract

Forest ecosystems play an important role in regulating hydrological processes, particularly through soil physical properties that influence air infiltration and storage. This study aims to analyze and compare soil physical properties and infiltration rates under Aquilaria malaccensis (agarwood) and Eusideroxylon zwageri (ironwood) stands in the Samarinda State Agricultural Polytechnic campus area. Field infiltration measurements were conducted using a double ring infiltrometer, while soil physical properties analysis included soil texture, bulk density, particle density, porosity, air content, and organic carbon analyzed in the laboratory. The results showed that the soil in both stands was dominated by sandy texture. The soil under the agarwood stands had a composition of 85.08% sand, 6.59% silt, and 8.23% clay, while the soil under the ironwood stands consisted of 83.18% sand, 14.26% silt, and 2.56% clay. The soil bulk density under agarwood stands (1.70 g cm³) was higher than that under ironwood stands (1.39 g cm³). Conversely, soil porosity, water content, and organic carbon content were higher in ironwood stands, namely 46.12%, 28.7%, and 2.04%, respectively, compared to agarwood stands, which were 38.41%, 20.96%, and 1.69%, respectively. The constant infiltration rate under agarwood stands reached 12 cm min, while in ironwood stands it reached 18 cm min.
Sinergi pupuk hayati Bioboost dan NPK Organik dalam Meningkatkan Performa Agronomis Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Muhamad Nur; Nuniek Hermita; Samsu Hilal; Andi Apriany Fatmawaty
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jr7x4696

Abstract

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) memiliki nilai ekonomis tinggi, namun produktivitasnya sering terkendala oleh rendahnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas sinergi antara pupuk hayati Bioboost dan pupuk NPK organik terhadap performa agronomis tanaman mentimun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk hayati Bioboost (0, 40, dan 55 mL/L air), dan faktor kedua adalah dosis pupuk NPK organik (0, 15, 45, dan 60 g/tanaman).Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mandiri, kedua jenis pupuk memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, meskipun tidak ditemukan interaksi statistik yang signifikan antara keduanya. Pada fase vegetatif, aplikasi Bioboost dosis 55 mL/L (W2) secara konsisten menghasilkan tinggi tanaman optimal pada umur 14 dan 21 HST. Menariknya, pada awal pertumbuhan, tanaman tanpa NPK organik (N0) menunjukkan tinggi yang lebih unggul dibandingkan dosis tinggi. Namun, pada fase generatif, pupuk NPK organik menjadi faktor krusial bagi produktivitas. Dosis NPK organik 45 g/tanaman (N2) terbukti paling efektif dengan menghasilkan jumlah buah terbanyak (3,22 buah), buah terpanjang (19,82 cm), diameter terbesar (47,32 mm), serta berat buah per tanaman tertinggi mencapai 0,89 kg. Disimpulkan bahwa kombinasi Bioboost 55 mL/L dan NPK organik 45 g merupakan rekomendasi teknis terbaik untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas mentimun sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem tanah.
Respon Dosis Pupuk Frass dan Trichoderma sp. Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kembang Kol PM 126 F1 (Brassica oleracea var. botrytis L.) Junialdo Rizki Wahyudi; Sri Ritawati; Nuniek Hermita; Abdul Hasyim
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/446y5951

Abstract

Kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) merupakan sayuran ekonomis yang membutuhkan optimalisasi nutrisi organik dan agen hayati untuk meningkatkan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk organik frass dan aplikasi Trichoderma sp. yang tepat terhadap pertumbuhan serta hasil kembang kol varietas PM 126 F1. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada Mei hingga September 2025. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Fakultas Faktorial dengan dua faktor. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh nyata perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan dosis pupuk frass berpengaruh nyata terhadap bobot segar tanaman, di mana dosis P3 (250 g) menghasilkan rata-rata tertinggi 219,78 g. Aplikasi Trichoderma sp. juga berpengaruh nyata terhadap hasil dengan bobot tertinggi pada perlakuan T3 (193,11 g). Tidak terdapat interaksi nyata antara kedua perlakuan, namun secara deskriptif kombinasi P3T3 menghasilkan bobot krop tertinggi mencapai 260,67 g.
Integrasi Location Quotient, Analisis Rantai Pasok, dan Business Model Canvas dalam Pengembangan Jagung di Kawasan Transmigrasi Muhammad Bagus Jatmiko; Widya Hasian Situmeang; Ajmir Akmal; Agief Julio Pratama
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/b4my9v23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komoditas, struktur rantai pasok, peran pelaku usaha, serta model bisnis agribisnis jagung di Kawasan Transmigrasi Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi komoditas basis, analisis rantai pasok untuk mengkaji aliran produk, informasi, dan finansial, serta Business Model Canvas (BMC) untuk mengevaluasi model bisnis agribisnis jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung merupakan komoditas basis dengan nilai rata-rata LQ > 1 selama periode 2020–2024. Namun demikian, fluktuasi nilai LQ menunjukkan bahwa keunggulan komparatif jagung masih dipengaruhi oleh produktivitas, akses input produksi, dan dinamika permintaan pasar. Struktur rantai pasok jagung masih didominasi oleh saluran distribusi yang panjang dengan keterlibatan beberapa perantara, sehingga menyebabkan rendahnya farmer’s share, tingginya margin pemasaran, dan lemahnya posisi tawar petani. Selain itu, model bisnis agribisnis jagung masih bersifat konvensional dan belum optimal dalam memanfaatkan elemen strategis BMC, terutama pada aspek value proposition, channels, customer relationship, dan key partners. Penelitian ini mengusulkan pengembangan model bisnis berbasis koperasi sebagai pusat integrasi distribusi, pemasaran kolektif, dan informasi pasar guna meningkatkan efisiensi rantai pasok dan daya saing agribisnis jagung. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pendekatan integratif yang menghubungkan analisis keunggulan wilayah, rantai pasok, dan model bisnis dalam sistem agribisnis berbasis kawasan. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam penguatan kelembagaan petani, digitalisasi informasi pasar, dan pengembangan kebijakan agribisnis jagung yang lebih berorientasi pasar dan berkelanjutan.
Eksplorasi Rantai Nilai dan Efisiensi Pemasaran Beras di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan Silviana Putri; Ifan Rizky Kurniyanto; Nurul Arifiyanti; Dwi Martha Yulia
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/29qh4380

Abstract

Beras adalah salah satu pilihan makanan utama masyarakat Indonesia. Secara umum beras diperoleh masyarakat di berbagai toko kelontong/ritel bahkan toko modern. Rantai nilai sebagai suatu pendekatan untuk mengungkap aliran proses input penyaluran produk beras dari petani sebagai produsen awal hingga dapat diperoleh konsumen beras. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada proses, melainkan juga pada nilai yang diperoleh masing-masing aktor. Namun petani sebagai produsen tidak menerima nilai yang tinggi, ini karena perbedaan margin pemasaran yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi rantai nilai beras dan efisiensi pemasaran beras di Kecamatan Burneh sebagai daerah penghasil padi terbesar di Bangkalan. Sampel yang digunakan adalah petani dengan menggunakan probability sampling untuk menentukan petani, sedangkan non-probability sampling untuk penentuan lembaga pemasaran dan konsumen. Hasil temuan ini diperoleht empat saluran pemasaran. Farmer’s share terbanyak terletak pada saluran pemasaran I yaitu petani ke konsumen akhir. Margin pemasaran paling tinggi berada pada saluran pemasaran III, dalam efisiensi pemasaran masing-masing saluran pemasaran menunjukkan efisien. Dengan nilai share yang tinggi pada saluran pemasaran I petani dapat melanjutkan mendistribusikan beras ke konsumen akhir, sehingga share yang diperoleh petani lebih tinggi. Pada fungsi pemasaran, petani dan konsumen menjadi fungsi pertukaran, dan lembaga pemasaran menjadi fungsi pertukaran, distribusi fisik, dan fasilitas.
PENGARUH MODERNISASI PERTANIAN TERHADAP SWASEMBADA PANGAN DI GAMPONG BLANG BARO KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA Zakia Ulfa; Julia; Yasir Yasir
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/c8edsk02

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh modernisasi pertanian terhadap swasembada pangan di Gampong Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya. Populasi penelitian adalah 438 Kepala Keluarga petani aktif. Sampel 30 responden ditentukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 15% menggunakan simple random sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier sederhana, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan H₀ ditolak dan Hₐ diterima, artinya modernisasi pertanian berpengaruh terhadap swasembada pangan. Uji F menghasilkan F-hitung 34,455 > F-tabel 4,196 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Uji t menghasilkan t-hitung 5,870 > t-tabel 2,048 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi R² = 0,581, artinya modernisasi pertanian berkontribusi 58,1% terhadap swasembada pangan. Kesimpulan modernisasi pertanian berpengaruh positif dan signifikan terhadap swasembada pangan di Gampong Blang Baro. Implikasi: penguatan alsintan dan irigasi perlu ditingkatkan