Global Journal Basic Education
Global Journal Basic Education with e ISSN 2828-6383 is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. We publish original research papers, review articles and case studies every month February, May, August, and November. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Author has to make sure that the manuscript has been prepared with Global Journal Basic Education following author guidelines. The journal does not accept single author. The manuscript which does not meet the author guidelines, template, or focus and scope will be immediately rejected. The only manuscript which meets the journal requirement will be processed further. Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.
Articles
201 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Alim, Nur;
Hermuttaqien, Bhakti Prima Findiga;
Imran, Muh
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran means ends analysis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika kelas IV UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2 Fokus dari penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran means ends analysis dan kemampuan berpikir kritis. Subjek dari UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2 pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes hasil belajar, lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran means ends analysis yang terdiri dari 4 langkah, yaitu: 1) mengidentifikasi perbedaan keadaan awal dengan tujuan, 2) mengidentifikasi keadaan sekarang dengan tujuan 3), menyajikan permasalahan kedalam sub-sub tujuan 4), memilih cara atau solusi penyelesaian. Dari penerapan model tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran means ends analysis pada kelas IV mengalami peningkatan hasil belajar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model pembealajaran means ends analysis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika peserta didik kelas IV UPT SPF SD Inpres Tallo Tua 2.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Siswa Kelas IV
Hasriani, Hasriani;
Febriati, Farida;
Muchtar, Hasriani
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan dalam penelitian ini rendahnya hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika. Adapun rumusan masalah penelitian ini ialah bagaimana gambaran penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika di Kelas IV. Dan yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran Matematika di Kelas IV. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah sembilan orang pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Hasil yang dicapai pada siklus I termasuk dalam kategori Rendah sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan yaitu kategori Sangat Tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajarn Matematika di Kelas IV.
ANALISIS KETERAMPILAN ABAD 21 TERHADAP KESIAPAN KERJA DI DUNIA INDUSTRI PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FT UNM
Irfan, Andi Muhammad;
Wahyuni, Andi Sri Astika
Global Journal Basic Education Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v2i4.1485
Tujuan penelitian untuk menganalisis keterampilan abad terhadap kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dan sampel sebesar 257 mahasiswa aktif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data meliputi statitistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Terdapat kontribusi yang signifikan antara 21st Century Teacher Skills (literasi digital) terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNM dengan kontribusi sebesar 32,94%; (2) Terdapat kontribusi yang signifikan antara 21st Century Teacher Skills (berpikir inventif) terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNM dengan kontribusi sebesar 45,15%; (3) Terdapat kontribusi yang signifikan antara 21st Century Teacher Skills (komunikasi efektif) terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNM dengan kontribusi sebesar 50,69% dan (4) Terdapat kontribusi yang signifikan antara 21st Century Teacher Skills (produktivitas tinggi) terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FT UNM dengan kontribusi sebesar 46,51%.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas IV SD Negeri 106 Inpres Takalar 1
Sentya, Mirna;
Kurnia, Rika;
Listayani, Listayani
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang masih di alami oleh peserta didik, yakni rendahnya kemandirian belajar mereka selama pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemandirian belajar peserta didik melalui penerapan model pebelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SD Negeri 106 Inpres Takalar 1. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IV SD Negeri 106 Inpres Takalar 1 sebanyak 28 orang. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus kemandirian belajar peserta didik berada pada kategori rendah dengan rata-rata hanya sebesar 58,7%. Pada siklus I terjadi sedikit peningkatan kemandirian belajar peserta didik menjadi 62,7%. Kemudian pada siklus II kembali terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian belajar peserta didik menjadi 74,2%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian belajar peserta didik di kelas IV SD Negeri 106 Inpres Takalar 1 melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL).
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS III SD INPRES 10/73 WATANG PALAKKA
Rahma, Rahma;
musfirah, musfirah;
srimarjayanti, srimarjayanti
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Numbered Head Together ( NHT ) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas 3 SD Inpres 10/73 Watang Palakka ”. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan keaktifan siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe numbered head together ( NHT ) siswa kelas 3”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 3a. Faktor-faktor yang diteliti adalah siswa, guru dan proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis. Untuk mengetahui peningkatan keaktifan siswa maka yang perlu diperhatikan adalah aktifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan melihat keterampilan siswa dan pengelolaan pembelajaran oleh guru, serta pencapaian hasil belajar siswa. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran dengan model cooperative learning tipe numbered head together ( NHT ) dapat meningkatkan keaktifan siswa di kelas 3a SD Inpres 10/73 Watang Palakka Sulawesi Selatan yang dilihat dari hasil penilaian observasi pada setiap siklusnya. Hasil analisis data disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning tipe numbered head together ( NHT ) dapat meningkatkan keaktifan siswa. Pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learning tipe numbered head together ( NHT ) perlu dijadikan referensi dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada sekolah dasar.
HUBUNGAN ANTARA PERAN PENDAMPINGAN ORANG TUA DENGAN KEEFEKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS V DI UPTD SDN 40 JENETAESA
Pada, Amir
Global Journal Basic Education Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35458/gjp.v2i4.1491
Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran pendampingan orang tua siswa kelas V di UPTD SDN 40 Jenetaesa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros, untuk mengetahui gambaran keefektifan belajar siswa kelas V di UPTD SDN 40 Jenetaesa Kecamatan Simbang kabupaten Maros, dan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara peran pendampingan orang tua dengan keefektifan belajar siswa kelas V di UPTD SDN 40 Jenetaesa Kecamatan Simbang kabupaten Maros. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di UPTD SDN 40 Jenetaesa sebanyak 162 siswa yang terdiri dari 6 kelas. Sampel yang terpilih dalam penelitian ini berdasarkan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas V di UPTD SDN 40 Jenetaesa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros sebanyak 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat analisis (uji normalitas dan uji linearitas) dan pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendampingan orang tua siswa berada dalam kategori sedang. Keefektifan belajar siswa berada dalam kategori sedang. Uji hipotesis menunjukkan harga “r” hitung yang diperoleh lebih besar dari “r” tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Peran Pendampingan Orang Tua Dengan Keefektifan Belajar Siswa Kelas V Di UPTD SDN 40 Jenetaesa Kecamatan Simbang Kabupaten Maros
PENERAPAN MEDIA TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V UPT SD INPRES 12/79 JEPEE
Maisori, Sofiah;
Usman, Hikmawati;
Sendana, Sriwidayanti
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V SD Inpres 12/79 Jeppee Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Teka-teki Silang untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, dimana tiap siklus kegiatan meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penerapan media pembelajran Teka-teki Silang dan hasil belajar siswa. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data menggunakan format observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran baik pada aktivitas guru dan siswa maupun hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PADA TEMA 5 EKOSISTEM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS V SD INPRES 6/86 LABURASSENG KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE
Hatta, Rahmah;
Usman, Hikmawati;
Muliyani, Andi
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 6/86 Laburasseng pada tema ekosistem. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Di dalam pendekatan setiap siklus menggunakan model Arikunto yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan (4) Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Inpres 6/86 Laburasseng, tepatnya di kelas V dengan jumlah siswa sebanyak 11 siswa. Jumlah siswa laki-laki sebanyak 4 orang sedangkan jumlah siswa perempuan sebanyak 7 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: (1) Tes, (2) Observasi, (3) Wawancara singkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA tema ekosistem mengalami peningkatan setelah dilaksanakannya model pembelajaran Discovery Learning di setiap siklus yang dilakukan oleh peneliti. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata disetiap siklusnya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovey Learning pada tema ekosistem dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 6/86 Laburasseng Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar siswa pada tema ekosistem pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus II hasil belajar siswa pada tema ekosistem mengalami peningkatan yaitu berada pada kategori sangat baik. terjadinya peningkatan hasil belajar siswa tidak terlepas dari peningkatan.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL (VIDEO PEMBELAJARAN) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SD INPRES PABANGIANG
Adriyan, Andi Wahyudi;
Musfirah, Musfirah;
Amin, Nuraminah
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa pada materi Bahasa Indonesia Kelas I SD Inpres Pabangiang Jl. Andi Tonro, Kab. Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penggunaan Media Audio Visual (Video Pembelajaran) untuk meningkatkan Hasil Belajar siswa kelas I pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari2 siklus, dimana tiap siklus meliputi 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Fokus penelitian ini adalah penggunaan Media Audio Visual (Video Pembelajaran) dan hasil belajar siswa. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas I pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data menggunakan format observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran baik pada aktivitas guru dan siswa maupun hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan. Hasil belajar siswa pada siklus I berada pada kategori kurang sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sudah meningkat berada pada kategori baik dan penggunaan Media Audio Visual pada mata pelajaran Bahasa IndonesiaKelas I dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN (STUDI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 22 JEPPE’E KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE)
Febriani, Dhea Amanda;
Salam, Rosdiah;
Mahmud, Sitti Masyitha
Global Journal Basic Education Vol 3 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV di SD Negeri 22 Jeppe'e Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah sebanyak 29 siswa dan guru wali kelas IV. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, mendeskripsikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada siklus I sebanyak 68,96% atau 20 siswa memperoleh nilai rata-rata 75,51 dengan kualifikasi cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II sebanyak 86,20% atau 25 siswa dengan nilai rata-rata 80,31 dengan kualifikasi baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa.