cover
Contact Name
Ramlan
Contact Email
ramlan.mm@gmail.com
Phone
+6285255397485
Journal Mail Official
sainsglobal01@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.sainsglobal.com/index.php/gjp/index
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Global Journal Basic Education
ISSN : -     EISSN : 28286383     DOI : 10.35458
Global Journal Basic Education with e ISSN 2828-6383 is a scientific journal that aims to communicate research results of professors, teachers, practitioners, and scientists in the field of basic education covering the fields of basic teaching in elementary, Applied science and analytical-critical studies in the field of basic education. We publish original research papers, review articles and case studies every month February, May, August, and November. Target readers of the journal are professors, students, teachers and practitioners of basic science education. Author has to make sure that the manuscript has been prepared with Global Journal Basic Education following author guidelines. The journal does not accept single author. The manuscript which does not meet the author guidelines, template, or focus and scope will be immediately rejected. The only manuscript which meets the journal requirement will be processed further. Registration and login are required to submit items online and to check the status of current submissions.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 201 Documents
PENERAPAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VI SD NEGERI 23 JEPPEE KECAMATAN TANETE RIATTANG BARAT KABUPATEN BONE CAHYANI, AMALIAH DWI; LISMAYANI, ANGRI; IRMA, IRMA
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1541

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model PBL untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VI di SD Negeri 23 Jeppee Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, mendeskripsikan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada siklus I sebanyak 66,66% atau 10 siswa memperoleh nilai rata-rata 73,26% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebanyak 80% atau 12 siswa dengan nilai rata-rata 78,8%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Yanti, Devi; salam, rosdiah; rahman, widyawati
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1543

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu hasil belajar siswa kelas III belum mencapai Standar Ketuntasan Belajar Minimal (SKBM). Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah proses penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran IPA di Kelas III UPD SDN 86 Barru dan apakah penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas III UPTD SDN 86 Barru. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan mengetahui proses penerapan model pembelajaran problem based learning di Kelas III dan mengetahui peningkatan hasil belajar dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu guru kelas dan siswa yang berjumlah 25 siswa dan 1 guru. Penelitian dilaksanakan dua siklus. Pada siklus I hasil penelitian pada proses pembelajaran berada pada kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi kurang (K). Sedangkan pada siklus II hasil penelitian pada proses pembelajaran berada pada kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar belajar berada pada kualifikasi baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem based learning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas III UPTD SDN 86 Barru.
Penerapan Media Pembelajaran Wordwall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Yusuf, Andi Muhammad; Pada, Amir; Sultani, Sultani
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1546

Abstract

UPT SD Inpres 5/81 Ajangpulu melakukan pembelajaran daring dengan menggunakan media wordwall untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran tematik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media wordwall dalam pembelajaran tematik Kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi terkait penggunaan media wordwall, sedangkan observasi dilakukan untuk mengamati langsung pelaksanaan penggunaan media wordwall. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan sikap pada siswa setelah pembelajaran dengan media wordwall. Perubahan tersebut terlihat dari segi aktivitas siswa dan kriteria evaluasi observasi diukur dengan menggunakan berbagai indikator, antara lain: (a) aktivitas siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring yang dibuktikan dengan pengisian absensi, (b) aktivitas siswa, ketika menyelesaikan tugas tepat waktu, (c) mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan media wordwall pada pembelajaran tematik Kelas V dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN KELAS V Katappanan, Desriwanti; R, Rika Kurnia
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPA di kelas V SDN 4 Bonggakaradeng dengan menggunakan media gambar. Metode penelitian yang digunakan adalah siklus tindakan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, dilakukan identifikasi masalah melalui observasi awal yang menunjukkan rendahnya minat belajar siswa dalam IPA. Kemudian, merancang strategi pembelajaran dengan mengintegrasikan media gambar dalam setiap topik pembelajaran IPA. Pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan strategi tersebut selama beberapa pertemuan. Media gambar digunakan untuk memperjelas konsep-konsep IPA yang abstrak, memberikan contoh visual, dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Observasi dilakukan selama dan setelah penerapan strategi untuk memantau perkembangan minat belajar siswa. Hasil analisis minat belajar siswa pada observasi awal adalah 50%. Setelah melakukan tindakan siklus I minat belajar mengalami peningkatan menjadi 65,5%, meskipun masih di bawah standar ketuntasan sebesar 75%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan minat belajar hingga mencapai 85,5%, sehingga bisa dinyatakan telah mencapai kriteria ketuntasan dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPA untuk siswa kelas V di SDN 4 Bonggakaradeng efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE TENTANG LIHAT SEKITAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN PARAGRAF SISWA KELAS IV UPTD SD NEGERI 16 PAREPARE Annisa, Nur; Febriati, Farida; Budiarti, Andi Ima
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1553

Abstract

Studi ini menelaah penerapan model pembelajaran Concept Sentence tentang Aku Suka Berpetualang untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun Paragraf Siswa Kelas IV UPTD SD NEGERI 16 PAREPARE. Pelaksanaan tindakan penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang diawali dengan kegiatan pratindakan kemudian setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sedangkan untuk mengetahui tingkat persentase hasil belajar siswa, peneliti menggunakan lembar observasi dan tes evaluasi akhir pada setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas IV UPTD SD NEGERI 16 PAREPARE yang berjumlah 23 siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan II, diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 72,5 untuk siklus I dan 85,7 untuk siklus II. Terdapat 17 siswa telah mencapai SKBM, hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menyusun paragraf siswa di kelas IV UPTD SD NEGERI 16 PAREPAREmengalami peningkatan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASIC LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DAN MENGGUNAKAN WORDWALL DI KELAS IV SDN 104 WIWITAN Silamma, Angel Zwita Della; Musfirah, Musfirah; Desiana, Desiana
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1561

Abstract

Keaktifan belajar yang menjadi salah satu indikator keberhasilan belajar dalam suatu kelas dengan menerapakan model Problem Based Learning (PBL), Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dengan menggunakan wordwall untuk siswa kelas IV. Rancangan dalam penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 104 Wiwitan dengan jumlah 24 anak. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Yakni setiap pertemuan terdiri dari 3 tahap yaitu Tahapan (1) Perencanaan (2) Pelaksanaan, dan (3) pengamatan. Analisis data yang digunakan yaitu kualitatif. Dengan demikian bahwa penerapan model problem basic learning dalam meningkatkan keaktifan siswa dan menggunakan word wall di kelas IV SDN 104 wiwitan dapat terlaksana dengan baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN KELAS II SDN LAIYOLO NO 52 KEPULAUAN SELAYAR Hikma, Nur; Usman, Hikmawati; Saifuddin, Saifuddin
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar PKN siswa sekolah dasar yang dibelajarkan dengan model problem based learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah meta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran problem based learning dalam meningkatkan hasil belajar PKN Kelas II SDN Laiyolo No 52 Kabupaten Selayar dalam bentuk %. Berdasarkan hasil analisis penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapan model Problem based learning (PBL) sebagai peningkatan hasil belajar PKN Kelas II di SDN Laiyolo No 52 Kepualauan Selayar dapat meningkatkan hasil belajar PKN peserta didik. Peningkatan hasil belajar dari yang terendah 7% sampai yang tertinggi 88,8%.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SDN 2 RANTEPAO PD, Sarny Lentasik; Mus, Sumarlin; Kumau, Agustina
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1566

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 2 Rantepao yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match di SDN2 Rantepao. Desain penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan tes. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan soal isian, data yang terkumpul dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator keterlaksanaan pembelajaran dari siklus I sebesar 77,5%, meningkat di siklus II sebesar 92,5% dan masuk kategori sangat baik. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 63,63%, meningkat pada siklus II sebesar 91% dan masuk kategori sangat aktif. Hasil tes belajar siswa pada siklus I sebesar 60%, meningkat pada siklus II sebesar 80%. Apabila dikonfirmasikan dengan nilai KKM sekolah pada mata pelajaran IPA, siswa dinyatakan berhasil apabila mencapai angka 70% yang memperoleh nilai 70 ke atas. Hasil tersebut mempe.rlihatkan bahwa dengan penerapan model kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 2 Rantepao pada siklus II
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SD Ridwan, Hardiyanti; Latang, Latang; Wahyuni, Sri
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1572

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa dalam menunjukan minat belajar, Permasalahan tersebut didasari oleh data awal yang didapatkan dari hasil observasi. Penelitian ini meneliti tentang penerapan model kooperatif tipe TGT (Team Game Tournament). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan model kooperatif tipe TGT dan meningkatkan motivasi belajar siswa kelas I sekolah dasar. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dilakukan dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD P di kecamatan Pajjaiang Kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terbagi dalam 4 kali pertemuan dan masing-masing siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dari hasil angket motivasi siklus I kepada 28 siswa diperoleh 21 siswa (75%) sangat termotivasi. Sedangkan pada siklus II diperoleh hasil 25 (89%) sangat termotivasi. Dari hasil postest siklus I dengan nilai KKM 74, yang tuntas sebanyak 57,1 % (16) siswa dan belum tuntas 12 siswa atau 42,9 %. Sedangkan hasil dari postest siklus II ada peningkatan, bahwa siswa yang mendapat nilai tuntas adalah 24 siswa (85,7%), dan belum tuntas 4 siswa (14,3%). Berdasarkan data siklus I dan siklus II sangat signifikan adanya kepuasan siswa terhadap pembelajaran kooperatiftipe TGT.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SD NEGERI 39 PADANG KALUA DA, Dian Angraini; mus, sumarlin; husrah, husrah
Global Journal Basic Education Vol 3 No 4 (2024): November
Publisher : Sains Global Institut, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35458/gjp.v3i4.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 39 Padang Kalua, dalam mengikuti pembelajaran di kelas dengan penerapan model pembelajaran role playing dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 39 Padang Kalua tahun ajaran 2023/2024 semester I. Penelitian ini dilakukan secara bersiklus yang dimana siklus I dan siklus berikutnya berkaitan, dengan jumlah pertemuan tiap siklusnya dua kali pertemuan dalam satu siklus. Gambaran umum yang dilakukan ialah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Setelah dilakukan tindakan selama dua siklus, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Pada tindakan pra-siklus dari 20 siswa sebanyak 5 siswa telah tuntas dengan persentase ketuntasan secara klasikal sebanyak 30% dengan nilai rata-rata secara klasikal 65. Tindakan siklus I dari 20 siswa yang mencapai KKM sebanyak 13 dengan nilai persentase klasikal 65% dan rata-rata secara klasikal 68,5. Siklus II siswa yang mencapai KKM 17 dengan nilai persentase klasikal 85% dan rata-rata secara klasikal 76,25. Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran siklus I ke siklus II menunjukkan peningkatan dengan persentase secara klasikal yaitu dari 75% ke 94% dengan kategori sangat aktif.