cover
Contact Name
Elyas Djufri
Contact Email
ppg@ustjogja.ac.id
Phone
+6285228015599
Journal Mail Official
ppg@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Profesi Guru PPG FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Jl. Batikan UH-III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo DI Yogyakarta - INDONESIA
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG)
ISSN : 27750973     EISSN : 27230295     DOI : https://doi.org/10.30738
Core Subject : Education,
JIPG: Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru merupakan jurnal yang diterbikan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Memfasilitasi para akademisi, praktisi, guru, mahasiswa dalam bidang kependidikan dari hasil penelitian maupun pemikiran. JIPG: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari, Agustus setiap terbit 10 artikel. Ruang lingkup karya tulis ilmiah dalam jurnal JIPG ini meliputi bidang keilmuan: Strategi pembelajaran; Evaluasi pendidikan; Kurikulum; Manajemen sekolah dan kelas; Pengembangan media dan bahan ajar.
Articles 98 Documents
Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran PjBL Terhadap Hasil Belajar IPAS dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Vivin Elfitriyah H.S; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18685

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menciptakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berlandaskan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) guna meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta keterampilan kerja sama siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Penerapan, Evaluasi). Fokus penelitian ini adalah 50 siswa kelas V di SD Inpres 1 Inti Bantaya. Alat yang digunakan terdiri dari angket validasi untuk menilai kelayakan LKPD dari segi isi, bahasa, dan media; lembar observasi untuk mengevaluasi keterampilan kolaborasi siswa; tes pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; serta angket respon untuk mengumpulkan pandangan guru dan siswa tentang kepraktisan LKPD. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa LKPD berbasis PjBL yang dirancang memenuhi kriteria kelayakan dengan hasil validasi yang sangat baik (85% untuk aspek isi, 90% untuk aspek bahasa, dan 88% untuk aspek media). Perbaikan hasil belajar siswa terlihat dari perbedaan signifikan antara pre-test (rata-rata skor 55) dan post-test (rata-rata skor 80), dengan uji t menunjukkan p < 0,05. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa selama pembelajaran berbasis PjBL juga meningkat, dengan skor rata-rata observasi di atas 4 (dari skala 5) pada aspek komunikasi, pembagian tugas, dan penyelesaian masalah kelompok. Angket respon menunjukkan bahwa 85% guru dan 90% siswa menilai LKPD ini praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menyarankan agar penerapan LKPD berbasis PjBL dilakukan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21.
Philosophy of Education and Technology to Achieve a Balance between Tradition and Innovation Maisaroh, Ima; Hidayat, Soleh; Sujanah, Nanah; Supiyati; Mehmed, Muhammad Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18693

Abstract

The philosophy of education provides a theoretical foundation for integrating traditional moral, ethical, and cultural values with the demands of innovation in the digital age. Educational technologies, such as online learning and artificial intelligence, offer excellent opportunities to expand access to learning and improve efficiency. However, reliance on technology may reduce education's personal and emotional aspects. This research aims to discuss the role of educational philosophy in bridging the balance between tradition and innovation in the era of rapidly developing technology. The method used is descriptive qualitative research with a literature study approach. The study results show that educational philosophy plays a vital role in maintaining the relevance of traditional education through the wise utilization of technology. One example of the application of this concept is blended learning, which allows technology to complement learning without eliminating direct interaction between teachers and students. In addition, educational philosophy emphasizes the importance of character development, social responsibility, and morality of students as essential aspects of education. This research concludes that the integration of tradition and technology must be balanced so that innovation does not come at the expense of the fundamental values of education. With educational philosophy as a guide, technology can enrich the learning process holistically while maintaining a balance between technological efficiency and humanist values.
Pembelajaran Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Konteks Kerang dan Bantal Hitung Aisyah, Siti; Ningsih, Lina Rahayu; Zuliana, Eka
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18709

Abstract

Penelitian ini berawal dari minimnya minat siswa terhadap mata pelajaran matematika, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Salah satu cara untuk membuat matematika mudah dipahami adalah dengan menggunakan matematika realistik dengan bantuan media pembelajaran berupa kerang dan bantal hitung. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan tujuh belas siswa kelas II SD 2 Megawon. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pembelajaran matematika siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan pendekatan matematika realistik dan media kerang serta bantal hitung. Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data, yaitu observasi dan wawancara. Kedua metode ini digunakan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Data di penelitian ini dianalisis dengan teknik deskriptif, yaitu dengan mengamati, mengumpulkan, dan menyusun data secara sistematis. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pembelajaran penjumlahan dan pengurangan menggunakan media pembelajaran kerang dan bantal hitung dapat membantu siswa untuk mempelajari matematika materi penjumalahan dan pengurangan.
Pengembangan Media Pembelajaran E-LKPD Dalam Mata Pelajaran PAI Mahrini; Jeelani, Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Vol 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18715

Abstract

Inovasi pembelajaran diperlukan oleh guru untuk menarik perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang menarik dapat menggugah motivasi peserta didik untuk belajar secara mandiri. Belajar mandiri diperlukan untuk pendalaman materi terutama bagi sekolah Kejuruan yang fokus pada kemampuan di dunia pekerjaan sehingga untuk pendalaman materi pada pembelajaran PAI tidak begitu diperhatikan. SMK Karsa Mulya salah satu sekolah kejuruan di Palangka Raya menerapkan sistem magang selama tiga bulan pada awal tahun ajaran baru untuk mengasah kemampuan peserta didik saat lulus dan bekerja nantinya. Sehingga tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran E-LKPD agar pembelajaran PAI dapat dipantau oleh guru dan peserta didik dapat tertarik untuk belajar secara mandiri dalam menggali pengetahuan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan model DevOps yang dilaksanakan selama 3 bulan. Model DevOps adalah model pengembangan yang cocok digunakan dalam mengembangkan perangkat lunak secara konsisten dan berkelanjutan. Data yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara dan obeservasi bersama guru dan siswa di SMK Karsa Mulya. Setelah melakukan analisis kebutuhan dengan observasi dan wawancara peneliti mengembangkan sebuah produk E-LKPD. Hasil produk E-LKPD dikembangkan dengan menggunakan aplikasi canva pro untuk mendesain produk. Didalam E-LKPD berisi tujuan pembelajaran dan soal pilihan ganda, teka-teki silang, essay serta studi kasus. Peneliti menggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif sederhana pada uji produk E-LKPD yang telah dikembangkan. Produk di uji kelayakan ahli materi dan ahli media, kemudian kuesioner uji kelayakan dihitung dengan rumus praktikalitas berdasarkan persentase penilaian ahli materi mendapatkan nilai 88% dan ahli media 86%. Sehingga produk yang telah dikembangkan dapat dikategorikan sangat layak digunakan karena jika X > 81%; layak jika 61% ˂ X ≤ 80%; Cukup jika 41% ˂ X ≤ 60%; Kurang jika 21%˂ X ≤ 40% dan Sangat Kurang jika X ≤ 20%. Development of E-LKPD Learning Media in PAI Subjects Learning innovation is needed by teachers to attract students' attention in the learning process. Interesting learning can inspire students' motivation to learn independently. Independent learning is needed for material deepening, especially for vocational schools that focus on skills in the world of work so that the deepening of material in PAI learning is not so concerned. SMK Karsa Mulya, one of the vocational schools in Palangka Raya, implements a three-month internship system at the beginning of the new school year to hone students' abilities when graduating and working later. So the purpose of this research is the development of E-LKPD learning media so that PAI learning can be monitored by teachers and students can be interested in learning independently in exploring knowledge. This research method uses a type of development research (R&D) with the DevOps model. The DevOps model is a development model that is suitable for use in developing software consistently and continuously. The data obtained is based on the results of interviews and observations with teachers and students at SMK Karsa Mulya. After conducting a needs analysis with observations and interviews, researchers developed an E-LKPD product. The results of E-LKPD products are developed using the Canva Pro application to design products. The E-LKPD contains learning objectives and multiple choice questions, crossword puzzles, essays and case studies. Researchers used a simple descriptive quantitative analysis method on the E-LKPD product test that had been developed. The product is tested by material experts and media experts, then the feasibility test questionnaire is calculated by the practicality formula based on the percentage of material expert assessments getting a value of 88% and 86% media experts. So that the product that has been developed can be categorized as very feasible to use because if X> 81%; feasible if 61% ˂ X ≤ 80%; Adequate if 41% ˂ X ≤ 60%; Less if 21% ˂ X ≤ 40% and Very Less if X ≤ 20%.
Analisis Kebutuhan E-LKPD Interaktif Dalam Pembelajaran PAI Raudah; Jasiah
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Vol 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18748

Abstract

Pendidikan yang berkualitas sangat penting dalam membentuk karakter dan pemahaman siswa, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah kejuruan. Namun, banyak tantangan yang dihadapi, termasuk kurangnya media pembelajaran yang inovatif. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran yang lebih efektif dalam mendukung proses belajar siswa di sekolah menengah kejuruan, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model DevOps, yang melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara dengan siswa dan guru di SMK Karsa Mulya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kekurangan inovasi dalam metode dan media pembelajaran yang digunakan, serta kurangnya variasi dalam penggunaan media yang menarik. Berdasarkan analisis kebutuhan, ditemukan bahwa baik guru maupun siswa menginginkan media pembelajaran yang lebih variatif dan interaktif, seperti E-LKPD berbasis digital, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi PAI. Dengan demikian, pengembangan E-LKPD ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Analysis of The Need for Interactive E-Lkpd in Islamic Education Learning Quality education is very important in shaping students' character and understanding, especially in the subject of Islamic Religious Education (PAI) in vocational high schools. However, many challenges are faced, including the lack of innovative learning media. Therefore, this study aims to analyse the needs of learning media that are more effective in supporting the learning process of students in vocational high schools, especially in the subject of Islamic Religious Education (PAI). The method used is research and development with the DevOps model, which involves data collection through questionnaires and interviews with students and teachers at SMK Karsa Mulya. The results showed that there was a lack of innovation in the learning methods and media used, as well as a lack of variety in the use of interesting media. Based on the needs analysis, it was found that both teachers and students wanted more varied and interactive learning media, such as digital-based E-LKPD, to improve the quality of learning and students' understanding of PAI materials. Thus, the development of this E-LKPD is expected to fulfil students' learning needs and provide a more interesting and effective learning experience.
Analysis of Reading Skills and Science Literacy on the Topics of Pure Substances and Mixtures in 5th Grade Students Ni Gusti Ayu Putu Eka Sri Wahyuni; Maulidiyah, Arum; Afadil; Nurjannah; Elinich, Karen
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Vol 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18806

Abstract

This study aims to analyse the relationship between reading skills and science literacy in single substance and mixed substance materials in Year 5 primary school. This study uses a quantitative approach with descriptive and correlation analysis. The research sample consisted of 18 students at SD Negeri 2 Petobo. The instruments used were a reading skills test covering reading aloud, reading comprehension, reading speed, and text content analysis, as well as a science literacy test consisting of multiple-choice questions. The results of the Pearson correlation analysis showed a value of 0.6643, indicating a fairly strong positive relationship between reading skills and science literacy. The coefficient of determination (R²) of 0.4413 shows that approximately 44.13% of the variability in science literacy can be explained by reading skills. These findings emphasise the importance of reading skills in improving students' understanding of science material. This study is expected to contribute to the development of more effective science learning through the strengthening of students' reading skills. Analisis Literasi Sains dan Keterampilan Membaca Pada Materi Zat di kelas 5 Sekolah Dasar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterampilan membaca dan literasi sains pada materi zat tunggal dan zat campuran di kelas 5 SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 18 siswa di SD Negeri 2 Petobo. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan membaca yang mencakup membaca nyaring, pemahaman bacaan, kecepatan membaca, dan analisis isi teks, serta tes literasi sains yang terdiri dari soal pilihan ganda. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,6643, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara keterampilan membaca dan literasi sains. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4413 menunjukkan bahwa sekitar 44,13% variabilitas literasi sains dapat dijelaskan oleh keterampilan membaca. Temuan ini menekankan pentingnya keterampilan membaca dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sains. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran sains yang lebih efektif melalui penguatan keterampilan membaca siswa.
Elektronik Modul Berbasis Ethnomathematics Sebagai Media Pengembangan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar : Analisis Kelayakan Amaliyah, Fitriyah; Rahayu, Ratri; Ermawati, Diana; Riswari, Lovika Ardana
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Vol 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a19273

Abstract

Hasil studi international PISA dalam 3 kali berturut-turut yaitu 2015, 2018, 2022 menunjukkan kemampuan literasi numerasi siswa pada muatan matematika masih rendah. Salah satu inovasi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan tersebut yaitu pengembangan modul ajar berbasis ethnomathematics yang di integrasikan dengan teknologi. Modul EMASFALOKU (Elektronik Modul Matematika Materi Pecahan dengan Kearifan Lokal Kudus) memiliki asesment digital yang terintegrasi dengan platform Quizizz. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kelayakan EMASFALOKU terhadap kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Akan tetapi dibatasi sampai pada tahap Analisis, Desain, dan Pengembangan. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Instrumen penelitian pengembangan yang digunakan untuk menilai kelayakan EMASFALOKU berupa kuesioner kelayakan produk. Teknik analisis data deskriptif digunakan untuk pengolahan produk dan analisis kuantitatif untuk mengetahui kelayakan produk. Hasil penelitian ini menunjukkan ketercapaian kelayakan EMASFALOKU sebesar 79,04% dengan kategori layak. Kelayakan tersebut diperoleh dari hasil penilaian oleh 2 orang validator ahli media dan 2 orang validator ahli materi, Maka dapat disimpulkan bahwa EMASFALOKU layak digunakan dalam pembelajaran dan diharapkan dapat menjadi referensi sumber belajar oleh para pendidik untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Ethnomatematic-Based Electronic Modules as a Media for Developing Students' Numeracy Literacy in Elementary Schools: Feasibility Analysis The results of the international PISA study in three consecutive years, namely 2015, 2018, and 2022, show that students' numeracy literacy skills in mathematics are still low. One of the learning innovations to develop students' numeracy literacy skills is the development of teaching modules based on ethnomathematics integrated with technology. The EMASFALOKU module (Elektronik Modul Matematika Materi Pecahan dengan Kearifan Lokal Kudus) has a digital assessment integrated with the Quiziz platform, which is used for learning evaluation. The purpose of this study is to determine the feasibility of EMASFALOKU in improving the numeracy literacy skills of elementary school students. This research uses the Research and Development method with the ADDIE model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, it is limited to the stages of Analysis, Design, and Development. Data collection methods use questionnaires and documentation. The development research instrument used to assess the feasibility of EMASFALOKU is a product feasibility questionnaire. Data analysis techniques use descriptive data analysis for product processing and quantitative analysis to determine product feasibility. The results of this study show that the feasibility of EMASFALOKU is 79.04% with a feasible category. This feasibility was obtained from the assessment by 2 media expert validators and 2 material expert validators. Therefore, it can be concluded that EMASFALOKU is feasible to be used in learning and is expected to be a reference learning resource for educators to improve the numeracy literacy skills of elementary school students.
Differentiated Learning Innovation Assisted by Wordwall Media in Mathematics Learning Febrianita, Dina; Ulia, Nuhyal; Naniong, Rochelle Diaz
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Vol 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a19377

Abstract

This study aims to examine differentiated learning innovation assisted by Wordwall media in mathematics learning in grade VI of state elementary school Banyumanik 03. The main problem identified is the low motivation and participation of students in mathematics learning materials. To overcome this, a differentiated learning approach was developed that adapts to the learning styles and needs of students, with the support of Wordwall as an interactive medium to increase engagement and enthusiasm for learning. This study used a qualitative method with a case study approach involving 28 sixth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and analysis of learning outcomes. The results showed that the implementation of differentiated learning assisted by Wordwall significantly increased student motivation and participation in learning, as indicated by an increase in the average learning outcome score from 56 to 90. In addition, the use of Wordwall also helped teachers in classroom management and provided more effective feedback. Inovasi Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Media Wordwall dalam Pembelajaran Matematika Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media Wordwall dalam pembelajaran matematika di kelas VI SDN Banyumanik 03. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya motivasi dan partisipasi peserta didik terhadap materi pembelajaran matematika. Untuk mengatasinya, dikembangkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan gaya dan kebutuhan belajar peserta didik, dengan dukungan Wordwall sebagai media interaktif guna meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 28 peserta didik kelas VI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi belajar peserta didik secara signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 56 menjadi 90. Selain itu, penggunaan Wordwall juga membantu guru dalam pengelolaan kelas dan pemberian umpan balik yang lebih efektif.

Page 10 of 10 | Total Record : 98