cover
Contact Name
Elyas Djufri
Contact Email
ppg@ustjogja.ac.id
Phone
+6285228015599
Journal Mail Official
ppg@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Profesi Guru PPG FKIP Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Jl. Batikan UH-III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo DI Yogyakarta - INDONESIA
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG)
ISSN : 27750973     EISSN : 27230295     DOI : https://doi.org/10.30738
Core Subject : Education,
JIPG: Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru merupakan jurnal yang diterbikan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Memfasilitasi para akademisi, praktisi, guru, mahasiswa dalam bidang kependidikan dari hasil penelitian maupun pemikiran. JIPG: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari, Agustus setiap terbit 10 artikel. Ruang lingkup karya tulis ilmiah dalam jurnal JIPG ini meliputi bidang keilmuan: Strategi pembelajaran; Evaluasi pendidikan; Kurikulum; Manajemen sekolah dan kelas; Pengembangan media dan bahan ajar.
Articles 107 Documents
Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran PjBL Terhadap Hasil Belajar IPAS dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Vivin Elfitriyah H.S; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18685

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menciptakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berlandaskan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) guna meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta keterampilan kerja sama siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Penerapan, Evaluasi). Fokus penelitian ini adalah 50 siswa kelas V di SD Inpres 1 Inti Bantaya. Alat yang digunakan terdiri dari angket validasi untuk menilai kelayakan LKPD dari segi isi, bahasa, dan media; lembar observasi untuk mengevaluasi keterampilan kolaborasi siswa; tes pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; serta angket respon untuk mengumpulkan pandangan guru dan siswa tentang kepraktisan LKPD. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa LKPD berbasis PjBL yang dirancang memenuhi kriteria kelayakan dengan hasil validasi yang sangat baik (85% untuk aspek isi, 90% untuk aspek bahasa, dan 88% untuk aspek media). Perbaikan hasil belajar siswa terlihat dari perbedaan signifikan antara pre-test (rata-rata skor 55) dan post-test (rata-rata skor 80), dengan uji t menunjukkan p < 0,05. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa selama pembelajaran berbasis PjBL juga meningkat, dengan skor rata-rata observasi di atas 4 (dari skala 5) pada aspek komunikasi, pembagian tugas, dan penyelesaian masalah kelompok. Angket respon menunjukkan bahwa 85% guru dan 90% siswa menilai LKPD ini praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menyarankan agar penerapan LKPD berbasis PjBL dilakukan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21.
Philosophy of Education and Technology to Achieve a Balance between Tradition and Innovation Maisaroh, Ima; Hidayat, Soleh; Sujanah, Nanah; Supiyati; Mehmed, Muhammad Umar
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18693

Abstract

The philosophy of education provides a theoretical foundation for integrating traditional moral, ethical, and cultural values with the demands of innovation in the digital age. Educational technologies, such as online learning and artificial intelligence, offer excellent opportunities to expand access to learning and improve efficiency. However, reliance on technology may reduce education's personal and emotional aspects. This research aims to discuss the role of educational philosophy in bridging the balance between tradition and innovation in the era of rapidly developing technology. The method used is descriptive qualitative research with a literature study approach. The study results show that educational philosophy plays a vital role in maintaining the relevance of traditional education through the wise utilization of technology. One example of the application of this concept is blended learning, which allows technology to complement learning without eliminating direct interaction between teachers and students. In addition, educational philosophy emphasizes the importance of character development, social responsibility, and morality of students as essential aspects of education. This research concludes that the integration of tradition and technology must be balanced so that innovation does not come at the expense of the fundamental values of education. With educational philosophy as a guide, technology can enrich the learning process holistically while maintaining a balance between technological efficiency and humanist values.
Pembelajaran Matematika Materi Penjumlahan dan Pengurangan menggunakan Pendekatan Matematika Realistik Konteks Kerang dan Bantal Hitung Aisyah, Siti; Ningsih, Lina Rahayu; Zuliana, Eka
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18709

Abstract

Penelitian ini berawal dari minimnya minat siswa terhadap mata pelajaran matematika, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam belajar matematika. Salah satu cara untuk membuat matematika mudah dipahami adalah dengan menggunakan matematika realistik dengan bantuan media pembelajaran berupa kerang dan bantal hitung. Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan tujuh belas siswa kelas II SD 2 Megawon. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pembelajaran matematika siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan dengan menggunakan pendekatan matematika realistik dan media kerang serta bantal hitung. Penelitian ini menggunakan dua metode pengumpulan data, yaitu observasi dan wawancara. Kedua metode ini digunakan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Data di penelitian ini dianalisis dengan teknik deskriptif, yaitu dengan mengamati, mengumpulkan, dan menyusun data secara sistematis. Hasil penelitian yang ditemukan adalah pembelajaran penjumlahan dan pengurangan menggunakan media pembelajaran kerang dan bantal hitung dapat membantu siswa untuk mempelajari matematika materi penjumalahan dan pengurangan.
Development of electronic electronic student worksheet in islamic religious education subjects Mahrini; Jeelani, Zubair
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18715

Abstract

Despite the increasing use of digital learning media, studies focusing on the development of Electronic Student Worksheets for Islamic Religious Education using a continuous development model remain limited. This study aims to develop an Electronic Student Worksheet for Islamic Religious Education to enhance students’ independent learning at Karsa Mulya Vocational High School, Palangka Raya. The research employed a Research and Development approach using the DevOps model, which emphasises continuous and sustainable product development. Data were collected through observations and interviews with teachers and students as the basis for needs analysis. The Electronic Student Worksheet was developed using the Canva Pro application and includes learning objectives as well as various forms of assessment, such as multiple-choice questions, crossword puzzles, essays, and case studies. The feasibility test results indicated an evaluation score of 88% from the subject-matter expert and 86% from the media expert, categorised as very feasible. The findings confirm that the Electronic Student Worksheet effectively supports students’ independent learning during internship programmes. The novelty of this study lies in the application of the DevOps model in developing an Electronic Student Worksheet for Islamic Religious Education. These findings provide practical implications for teachers by offering an effective digital learning medium that supports independent learning in vocational high school contexts. Pengembangan media elektronik lembar kerja peserta didik dalam mata pelajaran pendidikan agama islam Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian pengembangan Electronic Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) Pendidikan Agama Islam yang menerapkan model pengembangan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD Pendidikan Agama Islam guna meningkatkan kemandirian belajar peserta didik di SMK Karsa Mulya Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menerapkan model DevOps. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara sebagai dasar analisis kebutuhan. E-LKPD dikembangkan menggunakan Canva Pro dan dilengkapi tujuan pembelajaran serta berbagai bentuk penilaian, seperti pilihan ganda, teka-teki silang, esai, dan studi kasus. Hasil uji kelayakan menunjukkan skor 88% dari ahli materi dan 86% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD efektif mendukung kemandirian belajar peserta didik selama praktik kerja industri. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan model DevOps dalam pengembangan E-LKPD Pendidikan Agama Islam.
Analisis kebutuhan elektronik lembar kerja peserta didik interaktif dalam pembelajaran pendidikan agama islam Raudah; Jasiah
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18748

Abstract

Pendidikan yang berkualitas sangat penting dalam membentuk karakter dan pemahaman siswa, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah kejuruan. Namun, banyak tantangan yang dihadapi, termasuk kurangnya media pembelajaran yang inovatif. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran yang lebih efektif dalam mendukung proses belajar siswa di sekolah menengah kejuruan, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model DevOps, yang melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara dengan siswa dan guru di Sekolah Menengah Kejuruan Karsa Mulya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kekurangan inovasi dalam metode dan media pembelajaran yang digunakan, serta kurangnya variasi dalam penggunaan media yang menarik. Berdasarkan analisis kebutuhan, ditemukan bahwa baik guru maupun siswa menginginkan media pembelajaran yang lebih variatif dan interaktif, seperti Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik berbasis digital, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam. Dengan demikian, pengembangan Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Analysis of electronic requirements for interactive student worksheets in islamic religious education Quality education is very important in shaping students' character and understanding, especially in Islamic Religious Education (IRE) subjects in vocational secondary schools. However, there are many challenges, including a lack of innovative learning media. Therefore, this study aims to analyse the need for more effective learning media to support the learning process of students in vocational secondary schools, particularly in Islamic Religious Education (IRE) subjects. The method used was research and development (Research and Development) with the DevOps model, which involved data collection through questionnaires and interviews with students and teachers at Karsa Mulya Vocational School. The results showed that there was a lack of innovation in the teaching methods and media used, as well as a lack of variety in the use of interesting media. Based on a needs analysis, it was found that both teachers and students wanted more varied and interactive learning media, such as digital-based Electronic Student Worksheets, to improve the quality of learning and students' understanding of Islamic Religious Education material. Thus, the development of these Electronic Student Worksheets is expected to meet students' learning needs and provide a more interesting and effective learning experience.
Analysis of scientific literacy and reading skills in the topic of matter among primary school students Ni Gusti Ayu Putu Eka Sri Wahyuni; Maulidiyah, Arum; Afadil; Nurjannah; Elinich, Karen
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18806

Abstract

This study aims to analyse the relationship between reading skills and science literacy in single substance and mixed substance materials in Year 5 primary school. This study uses a quantitative approach with descriptive and correlation analysis. The research sample consisted of 18 students at SD Negeri 2 Petobo. The instruments used were a reading skills test covering reading aloud, reading comprehension, reading speed, and text content analysis, as well as a science literacy test consisting of multiple-choice questions. The results of the Pearson correlation analysis showed a value of 0.6643, indicating a fairly strong positive relationship between reading skills and science literacy. The coefficient of determination (R²) of 0.4413 shows that approximately 44.13% of the variability in science literacy can be explained by reading skills. These findings emphasise the importance of reading skills in improving students' understanding of science material. This study is expected to contribute to the development of more effective science learning through the strengthening of students' reading skills. Analisis Literasi Sains dan Keterampilan Membaca Pada Materi Zat di kelas 5 Sekolah Dasar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterampilan membaca dan literasi sains pada materi zat tunggal dan zat campuran di kelas 5 SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 18 siswa di SD Negeri 2 Petobo. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan membaca yang mencakup membaca nyaring, pemahaman bacaan, kecepatan membaca, dan analisis isi teks, serta tes literasi sains yang terdiri dari soal pilihan ganda. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan nilai 0,6643, yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang cukup kuat antara keterampilan membaca dan literasi sains. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4413 menunjukkan bahwa sekitar 44,13% variabilitas literasi sains dapat dijelaskan oleh keterampilan membaca. Temuan ini menekankan pentingnya keterampilan membaca dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sains. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pembelajaran sains yang lebih efektif melalui penguatan keterampilan membaca siswa.
Elektronik modul berbasis ethnomathematics sebagai media pengembangan literasi numerasi siswa sekolah dasar: analisis kelayakan Amaliyah, Fitriyah; Rahayu, Ratri; Ermawati, Diana; Riswari, Lovika Ardana
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a19273

Abstract

Hasil studi internasional PISA pada tahun 2015, 2018, dan 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa Indonesia, khususnya pada muatan matematika, masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan modul ajar berbasis ethnomathematics terintegrasi teknologi, yaitu EMASFALOKU (Elektronik Modul Matematika Materi Pecahan dengan Kearifan Lokal Kudus), dalam mendukung kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi, dengan instrumen berupa kuesioner penilaian kelayakan produk. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EMASFALOKU memperoleh tingkat kelayakan sebesar 79,04% dengan kategori layak berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ethnomathematics dan asesmen digital berbasis Quizizz menjadi kebaruan (novelty) dalam pembelajaran pecahan. Implikasinya, EMASFALOKU berpotensi menjadi sumber belajar inovatif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Ethnomatematic-based electronic modules as a media for developing students' numeracy literacy in elementary schools: feasibility analysis Results from the international PISA studies conducted in 2015, 2018, and 2022 indicate that Indonesian students’ numeracy literacy, particularly in mathematics, remains at a low level. This study aimed to develop and evaluate the feasibility of a technology-integrated ethnomathematics-based teaching module, namely EMASFALOKU (Electronic Mathematics Module on Fractions Based on the Local Wisdom of Kudus), to support elementary students’ numeracy literacy. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. Data were collected through questionnaires and documentation, with product feasibility assessed using expert validation instruments. Descriptive and quantitative analyses were applied to interpret the data. The results show that EMASFALOKU achieved a feasibility score of 79.04%, categorised as feasible, based on evaluations by media and subject-matter experts. The main finding highlights the novelty of integrating local ethnomathematical contexts with digital assessment through the Quizizz platform. This module has practical implications as an innovative learning resource to enhance numeracy literacy among elementary school students.
Differentiated learning innovation assisted by wordwall media in mathematics learning Febrianita, Dina; Ulia, Nuhyal; Naniong, Rochelle Diaz
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a19377

Abstract

This study aims to examine differentiated learning innovation assisted by Wordwall media in mathematics learning in grade VI of state elementary school Banyumanik 03. The main problem identified is the low motivation and participation of students in mathematics learning materials. To overcome this, a differentiated learning approach was developed that adapts to the learning styles and needs of students, with the support of Wordwall as an interactive medium to increase engagement and enthusiasm for learning. This study used a qualitative method with a case study approach involving 28 sixth-grade students. Data were collected through observation, interviews, and analysis of learning outcomes. The results showed that the implementation of differentiated learning assisted by Wordwall significantly increased student motivation and participation in learning, as indicated by an increase in the average learning outcome score from 56 to 90. In addition, the use of Wordwall also helped teachers in classroom management and provided more effective feedback.Inovasi pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media wordwall dalam pembelajaran matematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi pembelajaran berdiferensiasi berbantuan media Wordwall dalam pembelajaran matematika di kelas VI SDN Banyumanik 03. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya motivasi dan partisipasi peserta didik terhadap materi pembelajaran matematika. Untuk mengatasinya, dikembangkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi yang menyesuaikan gaya dan kebutuhan belajar peserta didik, dengan dukungan Wordwall sebagai media interaktif guna meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 28 peserta didik kelas VI. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan Wordwall dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi belajar peserta didik secara signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari 56 menjadi 90. Selain itu, penggunaan Wordwall juga membantu guru dalam pengelolaan kelas dan pemberian umpan balik yang lebih efektif.
Implementing differentiated instruction based on learning styles to improve elementary students’ learning outcomes Indira, Rheza Aulia; Wakhyudin, Husni; Pratama, Kukuh Wahyudin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18760

Abstract

The diversity of students' learning styles requires the application of adaptive learning strategies so that learning needs can be optimally met. This study aims to analyze students' learning styles, apply differentiated learning based on learning styles, and examine its impact on IPAS learning outcomes. The study uses a mixed method with a sequential exploratory design. Data were collected through learning style questionnaires, pretest, and posttest. The results showed that 41% of students had an auditory learning style, 33% had a visual learning style, and 26% had a kinesthetic learning style. Differentiated learning was implemented through the stages of diagnostic assessment, planning, implementation, and evaluation of learning. Analysis of learning outcomes showed an average score increase of 14.07, with significant paired samples test results (p < 0.0001). These findings indicate that differentiated learning based on learning styles has a positive effect on improving student learning outcomes. The implications of this study emphasize the importance of applying differentiated learning as an effective strategy to improve the quality of learning in elementary schools. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar Keberagaman gaya belajar peserta didik menuntut penerapan strategi pembelajaran yang adaptif agar kebutuhan belajar dapat terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar peserta didik, menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar, serta mengkaji dampaknya terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain eksplorasi berurutan. Data dikumpulkan melalui angket gaya belajar, tes pretest, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41% peserta didik memiliki gaya belajar auditori, 33% visual, dan 26% kinestetik. Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan asesmen diagnostik, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Analisis hasil belajar menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor sebesar 14,07, dengan hasil uji paired samples test yang signifikan (p < 0,0001). Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan gaya belajar berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan instrumen tes berbasis indikator ennis terhadap keterampilan berpikir kritis siswa Vivin Elfitriyah H.S; Rafiah; Afadil; Nurjannah
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 2 (2025): Volume 6. No 2 Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no2.a18790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal berbasis C4-C6 yang mengacu pada indikator berpikir kritis Ennis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Inti Bantaya. Soal yang dikembangkan difokuskan pada tiga tingkat berpikir kritis menurut taksonomi Bloom: analisis (C4), evaluasi (C5), dan kreasi (C6), dengan tujuan untuk mendorong siswa berpikir lebih mendalam dan kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang melibatkan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba soal dilakukan pada 40 siswa. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 55 (pre-test) menjadi 80 (post-test). Hasil uji statistik t-test menunjukkan nilai p = 0.000, yang menandakan bahwa penggunaan soal berbasis C4-C6 efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung penerapan soal berbasis berpikir kritis dalam pembelajaran di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan analitis, evaluatif, dan kreatif siswa. The development of test instruments based on ennis’s indicators for students’ critical thinking skills This study aims to develop C4-C6-based questions referring to Ennis' critical thinking indicators to enhance the critical thinking skills of students at State Elementary School 1 Inti Bantaya. The developed questions focus on three levels of critical thinking according to Bloom's taxonomy: analysis (C4), evaluation (C5), and creation (C6), to encourage students to think more deeply and critically. This research employs a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes analysis, design, development, implementation, and evaluation. A trial of the questions was conducted with 40 students. The results of pre-test and post-test analysis showed a significant improvement in students' critical thinking skills. The results showed that the average score increased from 55 (pre-test) to 80 (post-test). The t-test statistical results indicated a p-value of 0.000, suggesting that the use of C4-C6-based questions is effective in enhancing students' critical thinking skills. These findings support the application of critical thinking-based questions in elementary school learning to develop students' analytical, evaluative, and creative abilities.

Page 10 of 11 | Total Record : 107