cover
Contact Name
Rendy Nugraha Frasandy
Contact Email
cerdas@uinib.ac.id
Phone
+6285357225612
Journal Mail Official
cerdas@uinib.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, Jalan Mahmud Yunus , Lubuk Lintah Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Cerdas Mahasiswa
ISSN : 2797975x     EISSN : 29626137     DOI : https://doi.org/10.15548/jcm.v4i1.4499
Core Subject : Education, Social,
Journal Cerdas Mahasiswa diterbitkan pertama kali januari 2009 oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang dengan nama jurnal Cerdas. Journal Cerdas Mahasiswa mulai tahun 2019 terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan Oktober. Journal Cerdas Mahasiswa mulai volume 3 no 1 sudah memiliki ISSN Cetak : 2797-975X . Journal Cerdas berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil mahasiswa dibidang pendidikan dan Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Articles 80 Documents
PENERAPAN METODE OK5R (OVERVIEW, KEY IDEAS, READ, RECORD, RECITE, REVIEW, REFELECT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MADRASAH IBTIDAIYAH Septiana, Nyangfah Nisa; Frasandy, Rendy Nugraha
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10974

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan kemampuan membaca pemhaman yang dimiliki peserta didik belum sepenuhnya bisa memahami isi bacaan dengan benar. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih berfokus pada guru berdampak pada cara membaca peserta didik yang belum tepat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melalui penggunaan metode OK5R dalam proses pembelajaran membaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peningkatan dan perbedaan kemampuan membaca pemahaman peserta didik antara menggunakan metode OK5R dengan metode ceramah . Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen jenis quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini menggunakan keseluruhan populasi berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada kelas yang menerapkan metode OK5R yang dilihat dari rata-rata nilai pre test 56,60 menjadi 82,80. Kemudian juga terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan membaca pemahaman kelas eksperimen dengan kelas kontrol melalui hasil analisis uji SPSS nilai  sig α (0,00) 0,05 hal ini berarti terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara yang menggunakan metode OK5R dengan menggunakan metode ceramah.
PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DI MTsN 9 PADANG PARIAMAN Ms, Febria Caesar; Sermal, Sermal; Awida, Awida
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10980

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena kurangnya kinerja tenaga kependidikan dalam menyelesaikan pekerjaan, pemerataan pembinaan tenaga kependidikan, ketidaksesuaian tugas dengan bidang tenaga kependidikan, serta pengelolaan administrasi belum maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan tindak lanjut pembinaan tenaga kependidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian yaitu kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, 2 orang tenaga kependidikan, 2 orang tenaga pendidik di MTsN 9 Padang Pariaman. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembinaan tenaga kependidikan sudah berjalan namun belum sepenuhnya sesuai dengan konsep indikator perencanaan pembinaan tenaga kependidikan ; 2) Pelaksanaan pembinaan tenaga kependidikan dilakukan dengan 2 cara, pertama pembinaan secara internal dilaksanakan dalam bentuk seminar, rapat, dan penegasan tugas, kedua pembinaan secara eksternal dalam bentuk pelatihan, workshop, lokakarya dan bimtek ; 3) Tindak lanjut pembinaan tenaga kependidikan dilakukan oleh kepala madrasah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dengan bentuk adanya reward dan funishment.
PENGARUH KECERDASAN EMOSI TERHADAP FORGIVENESS (MEMAAFKAN) PADA SISWA KORBAN PERUNDUNGAN DI SMP NEGERI 16 PADANG Putra, Dicki Aria; Ruaidah, Ruaidah; Arlotas, Rena Kinnar
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10975

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan perundungan yang masih marak terjadi di lingkungan sekolah. Sekolah yang seharusnya menjdi tempat menuntut ilmu, justru menjadi tempat perundungan. Data dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kememendikbudristek) disebutkan bahwa bullying atau perundungan adalah salah satu dari 3 dosa besar pendidikan, selain kekerasan seksual dan intoleransi. Maka dari itu apakah korban perundungan masih dapat memaafkan pelakunya dengan adanya pengaruh kecerdasan emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosi terhadap forgiveness pada siswa korban perundungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 803 siswa dengan jumlah sampel 116 siswa yang korban perundungan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrumen pengambilan data dalam penelitian ini adalah skla psikologi yaitu skala kecerdasan emosi dan skala forgiveness. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosi dan forgiveness pada siswa korban perundungan berada pada kategori tinggi dan rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh kecerdasan emosi terhadap forgiveness pada siswa korban perundungan. Hasil ini mengacu pada nilai signifikansinya yaitu (p 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Saran untuk penelitian ini diharapkan guru lebih memperhatikan perilaku anak didiknya, guru harus bersikap tegas kepada siswa yang melakukan perundungan, bagi korban perundungan diharapkan guru selalu mendampinggi dan memberikan solusi terkait permasalahan yang dialami korban perundungan.
Strategies for Teaching English as a Foreign Language (EFL) to Senior High School: A Systematic Literature Review Afriyan, Agil Putri
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10981

Abstract

Learning English has begun to be implemented from junior high to senior high school. The purpose of this article is to outline some effective strategies that are often used by teachers of English as a foreign language (EFL) for students in senior high school. The method used in describing strategies for teaching English as a Foreign Language (EFL) to high school students is to refer to a literature review study. The results of this study found several strategies that can be used by teachers in learning English for high school students, including memory strategies, cognitive strategies, compensatory strategies, metacognitive strategies, affective strategies, and social strategies. The implications of this paper can be useful in the world of education, especially for teachers. Various findings in this paper can be a reference for teachers in developing English learning strategies to make it easier for students to learn. 
KOMPARASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 1 2x11 ENAM LINGKUNG YANG BELAJAR DENGAN MODEL RECIPROCAL TEACHING DAN MODEL EKSPOSITORI Amin, Muhammad Fakhril; Susanto, Andi; Mardika, Fitria
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10976

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMPN 1 2×11 Enam Lingkung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan model Ekspositori dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain randomized control group only design. Sampel penelitian terdiri dari 57 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen (Reciprocal Teaching) dan kelas kontrol (Ekspositori). Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematis yang dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa kelas eksperimen (78,28) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (67,68), dengan hasil uji-t menunjukkan nilai thitung=  (2,97) ttabel=  (2,37). Kesimpulannya, model Reciprocal Teaching lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa dibandingkan model Ekspositori. Hasil ini memberikan implikasi bahwa model Reciprocal Teaching dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang lebih aktif dan berorientasi pada siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS OUTDOOR LEARNING TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Fratiwi, Revvi Ayu; Muktadir, Abdul; Winarni, Endang Widi
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis Outdoor Learning terhadap berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini kuantitatif, metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Design dengan desain The Matching Posttest-Only Control Design terhadap dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN 51 Kota Bengkulu.Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes tertulis. Data dari hasil penelitian ini menggunakan inferensial yaitu uji-t dan uji korelasi.Hasil penelitian menunjukkan hasil uji-t dengan t-hitung pada keterampilan berpikir kritis siswa di kelas kontrol sebesar 60,77 mengalami kenaikan naik menjadi rata-rata kelas eksperimen pada hasil berpikir kritis siswa sebesar 88,43. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbasis Outdoor Learning terhadap berpikir kritis siswa sekolah dasar.
ANALISIS PROBLEMATIKA GURU DALAM MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 31 KOTA PAYAKUMBUH Aprilia, Cut Cantika; Hidayati, Hidayati; Dorisno, Dorisno
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10977

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi  permasalahan penerapan Kurikulum Merdeka dilihat dari pola yang muncul di lapangan, belum sepenuhnya terwujud karena berbagai persoalan yang dihadapi guru. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui problematika guru tentang perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka di SD Negeri 31 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian problematika guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka meliputi 3 hal. Pertama, pada perencanaan pembelajaran yaitu (1) Kesulitan guru dalam menganalisis Capaian Pembelajaran, (2) Guru kesulitan dalam mengembangkan langkah-langkah pembelajaran yang berdiferensiasi. Kedua, dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu (1) Guru kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi terutama dalam menerapkan metode pembelajaran yang interaktif, (2) Kesulitan dalam penerapan proyek penguatan profil pelajar pancasila, (3) Guru belum mampu membimbing dan memotivasi peserta didik berpartisipasi aktif  dalam menerapkan pembelajaran mandiri, (4) dan Keterbatasan referensi buku ajar. Ketiga, pada asesmen pembelajaran yaitu (1) Guru dalam menyusun instrument penilaian tidak bervariasi, (2) Kesulitan melakukan tindak lanjut langsung. Diharapkan hasil penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengatasi dan meminimalisir permasalahan yang terjadi.
PENERAPAN E-MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN PhET SIMULATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK FISIKA KELAS X SMA KARTIKA 1-5 PADANG Nanda, Geby Friska; Roza, Media; Suari, Muharmen
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik yang belajar dengan E-Modul berbasis Discovery learning berbantuan PhET simulation  kelas X Fase E SMA Kartika 1-5 Padang. Metode penelitian ini adalah eksperimen semu (quasy exsperimental) dengan randomized posttest only group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Kartika 1-5 Padang tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah yaitu 349 peserta didik terdiri dari 10 kelas. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Sampel yang terpilih sebagai kelas ekperimen adalah kelas X E1 dan X E3. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes dengan analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik menjadi lebih tinggi menggunakan E-Modul berbasis Discovery Learning Berbantuan PhET Simulation. Berdasarkan hasil uji t: Two Sample Assuming Equal Variance didapatkan nilai thitung kedua kelas 2,89 lebih tinggi dari ttabel (1,99) dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa, penggunaan E-Modul pada pembelajaran berbasis Discovery Learning Berbantuan PhET Simulation memberikan capaian kemampuan berpikir kritis peserta didik yang lebih tinggi pada pembelajaran fisika terutama pada materi energi terbarukan.
PENGARUH MODEL CHILDREN LEARNING IN SCIENCE(CLIS) TERHADAP KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMP NEGERI 35 PADANG Putri, Aulia Rahmi; Syahril, Syahril; Fajri, Suryadi
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10973

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keaktifan belajar peserta didik, saat kegiatan diskusi peserta didik tidak berani menjawab pertanyaan pendidik dalam proses pembelajaran, kurang kreativitas pendidik dalam menggunakan model pembelajaran dalam proses pembelajaran tertentu yang dapat digunakan selama proses pembelajaran yang menyebabkan  peserta didik kurang pandai dalam mengemukakan ide-ide dan gagasan yang dimiliki selama proses pembelajaran. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan penerapan Model Pembelajaran  Children Learning In Science (CLIS)  Penelitian ini bertujuan 1). Untuk mengetahui gambaran hasil Pre-test  dengan penerapan Model Pembelajaran  Children Learning In Science (CLIS)  pada pembelajaran IPS di SMP N 35 Padang, 2). Untuk mengetahui gambaran hasil Post-test  dengan penerapan Model Pembelajaran  Children Learning In Science (CLIS)  pada pembelajaran IPS di SMP N 35 Padang, 3). Untuk mengetahui Perbedaan Model Pembelajaran  Children Learning In Science(CLIS) Terhadap Keaktifan Belajar Peserta didik pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII  di SMP Negeri 35 Padang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah Pre-test Post-test with Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh Peserta Didik kelas VIII SMP N 35 Padang tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Random Sampling, dengan sampel yaitu kelas VIII.5 dan kelas VIII.6Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test hasil belajar IPS kelas eksperimen adalah 43 dan rata-rata nilai post-test hasil belajar IPS kelas eksperimen adalah 54, sedangkan rata-rata nilai pre-test hasil belajar IPS kelas eksperimen adalah 50 dan rata-rata nilai post-test hasil belajar IPS kelas eksperimen adalah 63. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS versi 20 atau hasil analisis dipeoleh α sig dalam dua sisi atau sig (2-tailed) sebesar 0,000, maka diambil kesimpulan bahwa (0,000 0,05). Oleh karena itu dapat dikatakan Ha diterima, artinya terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) Terhadap Keaktifan Belajar Peserta didik pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII  di SMP Negeri 35 Padang
Paradigma Cinta dan Materialistik Menuntut Ilmu dalam Islam: Sebuah Solusi Bagi Kepala Madrasah Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dinata, Yuriyan; Setyaningsih, Rini
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i2.10979

Abstract

Permasalahan pendidikan di Indonesia salah satunya adalah pelajar umumnya malas dalam belajar menyebabkan tingkat IQ negara ini rendah, dan kemungkinan buruknya generasi bangsa akan mengalami penurunan drastis dalam kecerdasan literasi. Meskipun kajian tentang menumbuhkan motivasi belajar dan kewajiban menuntut ilmu dalam Islam telah banyak diteliti, kajian hal yang mendasar dan esensial secara mendalam, yaitu paradigma belajar dalam Islam jarang dipertimbangkan. Penelitian ini mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengubah paradigma pelajar Muslim di Indonesia yang mulanya materialistik menjadi paradigma cinta dalam menuntut ilmu pada Islam. Adapun metode yang digunakan adalah literature riview yang secara mendalam dan holistik. Temuan penelitian terlihat bahwa paradigma materialistik dalam belajar tidak memberikan motivasi yang kokoh dan konsisten untuk pelajar Muslim di Indonesia. Sedangkan, paradigma cinta dalam belajar dengan pemaknaan implisit terhadap hadist riwayat Ibnu Majah nomor 224 tentang kewajiban menuntut ilmu bagi seorang Muslim menjadikan qalbu (hati) terbuka dan rileks untuk menuntut ilmu. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagai seorang Muslim untuk tetap terdikte kepada Allah Swt, Rasulullah Saw, dan ilmu dalam hal belajar. Untuk itu, paradigma cinta ini sangat direkomendasikan bagi kepala madrasah sebagai langkah awal dalam perbaikan motivasi pelajar Muslim.