cover
Contact Name
Rendy Nugraha Frasandy
Contact Email
cerdas@uinib.ac.id
Phone
+6285357225612
Journal Mail Official
cerdas@uinib.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang, Jalan Mahmud Yunus , Lubuk Lintah Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal Cerdas Mahasiswa
ISSN : 2797975x     EISSN : 29626137     DOI : https://doi.org/10.15548/jcm.v4i1.4499
Core Subject : Education, Social,
Journal Cerdas Mahasiswa diterbitkan pertama kali januari 2009 oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang dengan nama jurnal Cerdas. Journal Cerdas Mahasiswa mulai tahun 2019 terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan Oktober. Journal Cerdas Mahasiswa mulai volume 3 no 1 sudah memiliki ISSN Cetak : 2797-975X . Journal Cerdas berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil mahasiswa dibidang pendidikan dan Artikel telaah (review article) dimuat atas undangan.
Articles 80 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT WORDWALL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SD AL-BAITUL AMIEN Hidayatullah, Alvin; Arafah, Febriyanti; Ula, Aqis Puji Amanatul; Prayogo, Muhammad Suwignyo
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i2.7476

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana pengaruh model team games tournament atau TGT dan media aplikasi word wall pada keaktifan belajar peserta didik kelas IVB SD Al Baitul Amien 02 Jember. Mata Pelajaran IPA sampai saat ini masih saja dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit dan membosankan. Kurangnya minat peserta didik dalam mata pelajaran IPA karena model pembelajaran dan juga media yang digunakan dalam pembelajaran kurang menarik. Masih banyak guru yang menggunakan metode ceramah sehingga membuat peserta didik bosan dan sulit menerima materi. Hal tersebut membuat berkurangnyaminat peserta didik dalam belajar IPA. Rasa bosan akan sesuatu yang monoton bisa saja kapanpun terjadi dan dimanapun (Tatsa Galuh Pradani,2022:453). Hal ini diungkapkan berdasarkan fakta dilapangan bahwa peserta didik sering merasa bosan akibat dari model pembelajaran yang kurang menarik dan tidak bervariasi.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI 23 PASIR SEBELAH KOTA PADANG Febriani, Nurtiya; Septiana, Vini Wela; Susanti, Dini
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9440

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang aktifnya peserta didik dalam mengikuti pembelajaran sehingga peserta didik kurang mengasah kemampuan berpikir kritisnya terutama pada keterampilan menulis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis oada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik dari kelas I sampai kelas VI SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang tahun ajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik dengan dua kelas yaitu kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen ialah kelas VA yang berjumlah 17 peserta didik dan kelas kontrol yaitu kelas VB yang berjumlah 19 peserta didik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji-t yang menunjukkan nilai sig sebesar 0,000 yang menyatakan dari 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis pada keterampilan menulis peserta didik kelas V SD Negeri 23 Pasir Sebelah Kota Padang. Hasil analisis data diperoleh rata-rata pada kelas eksperimen ialah 80,82 sedangkan pada kelas kontrol ialah 74,73.
The Role of Artificial Intelligence (AI) in the Transformation of 21st Century Education  Afril, Rezkya; Rehani, Rehani; husna, Ilya
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9444

Abstract

The current technological advancements, particularly artificial intelligence (AI), have revolutionized the way education is conducted. AI not only changes the methods of teaching and learning but also creates new opportunities to enhance efficiency and personalize learning. This research aims to 1) formulate the understanding of AI in the transformation of education, 2) investigate the role played by artificial intelligence in the 21st-century education transformation, 3) explore its benefits, challenges, and implications. The research utilizes the Library Research method with content analysis techniques from various literature sources. The findings reveal that 1) AI in educational transformation is an artificial intelligence program within the educational system used in the planning, implementation, and evaluation of overall learning activities conducted. 2) AI plays a transformative role in education, altering the paradigm of teaching and learning by introducing significant innovations. 3) The use of artificial intelligence (AI) in education provides significant benefits such as personalized learning, increased efficiency, and accessibility. However, challenges related to privacy, ethics, technological gaps, and teacher training need to be addressed. The implications of AI use include better career preparation for students, innovation in education, and the development of learning independence. By understanding its benefits, challenges, and implications, educators can prepare students tobecome skilled and competitive future leaders in the digital era.
IMPLEMENTASI ADAB MENUNTUT ILMU PERSPEKTIF SYEKH AL-ZARNUJI DALAM KITAB “TA’LIM MUTA’ALIM” Ardiansyah, Andri; Ihrom, Nur Fajar
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i2.7477

Abstract

Belajar adalah acuan pendidikan yang benar-benar penting, maka karna itu seseorang bisa tercapai yang diinginkan nya. Sebab belajar ialah sebuah aktivitas yang dikerjakan secara nyata guna menciptakan suatu akhlak yang baik. Tujuan penelitian bagi umat islam atau bagi peserta didik dalam proses pembelajaran agar bisa beradab kepada ilmu dan ahli ilmu guna untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka, dimana memperlihatkan pendapat-pendapat pengetahuan. Hasil penelitian ini diambil dari berbagai sumber-sumber pengetahuan yang mengenai “Adab Menuntut Ilmu”. Kemudian dapat disimpulkan dari hasil pembahasan adalah para penuntut ilmu mengerti tata cara menuntut ilmu agar tidak salah jalan dan menghasilkan hal yang bermanfaat bagi penuntut ilmu.
PENGARUH APLIKASI KAHOOT  TERHADAP MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMAN 2 PADANG Apriliani, Wilda; Samad, Duski; Misra, Misra
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.9445

Abstract

Jenis Penulisan ini adalah kuantitatif eksperimen, Penulisan ini menggunakan jenis Penulisan Pre-Experimental Design. Metode ini diberikan pada satu kelas saja tanpa kelompok pembanding. Desain Penulisan eksperimen yang digunakan dalam Penulisan ini adalah One Group Pre-test and Post-test Design. Metode ini diberikan pada satu kelas saja tanpa kelompok pembanding. Rumus Pre Experiment One Group Pre-test and Post-test DesignHasil Penulisan menunjukkan bahwa minat belajar kelas XI.F2 berada pada klasifikasi tinggi, Berdasarkan uji-t dengan SPSS 21. Hasil analisis diperoleh sig dalam dua sisi atau sig (2-tailed) sebesar = 0,000. Kesimpulannya bahwa (0,000 0,05). Hal ini berarti   yang berbunyi tidak terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMAN 2 Padang ditolak dan   yang berbunyi terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMAN 2 Padang.Dan    yaitu 8,549 1,690 artinya   yang mengatakan terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti di SMAN 2 Padang diterima dan  ditolak. Artinya terdapat pengaruh aplikasi kahoot terhadap minat belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI di SMAN 2 Padang.
IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMP NEGERI 3 BERBAH, SLEMAN, YOGYAKARTA Devi, Silvi Ananda Putri
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i2.7468

Abstract

Di era perkembangan zaman ini banyak dijumpai dan ditemukan kasus-kasus tindakan kekerasan yang dilakukan di lingkungan pendidikan. Tindakan kekerasan anak di sekolah yang terjadi dan dialami oleh anak telah menjadi perbincangan hangat di dunia maya atau internet. Selain itu permasalahan perundungan atau bullying di sekolah juga menjadi topik permasalahan yang krusial di dunia pendidikan. Hal ini tentu saja menorehkan catatan buruk bagi dunia pendidikan di Indonesia. Kasus kekerasan dan perundungan beberapa tahun belakangan ini menjadi pembahasan yang sangat hangat. Kemudian muncullah solusi mengenai konsep Sekolah Ramah Anak. Pelaksanaan sekolah ramah bertujuan untuk memenuhi hak anak secara menyeluruh. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Kementerian PPPA RI No. 8 Tahun 2014. Cara ini juga diadaptasi oleh SMP Negeri 3 Berbah, Sleman, Yogyakarta. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menyatakan bahwa manjemen sekolah seperti, sarana prasarana, fasilitas, dan lingkungan telah memenuhi syarat Sekolah Ramah Anak. Namun masih terdapat beberapa permasalahan yang luput dari perhatihan pihak sekolah, seperti terdapat siswa yang mengumpat dan menggunakan kata-kata kasar dalam pergaulannya
MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK PADA PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 BONDOWOSO Azizah, Kaviyatun; Hidayat, Rofiq
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.7282

Abstract

Manajemen pelayanan publik merupakan upaya penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik khususnya madrasah meliputi pemenuhan pelayanan atas barang, jasa dan/atau pelayanan administratif yang diinginkan oleh masyarakat dengan berpedoman pelaksanaannya pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan). Subyek diambil menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana melalui langkah-langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan Triangulasi Sumber dan Triangulasi Teknik. Penelitian ini menghasilkan fakta-fakta sebagai berikut : 1) Perencanaan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan diturunkannya Surat Keputusan kepala madrasah dan dibuatnya SOP (Standar Operasional Prosedur) oleh kepala TU. 2) Pengorganisasian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan kepala madrasah menentukan tugas dan yang bertugas di PTSP. 3) Kepemimpinan Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan memberikan motivasi dan pengarahan melalui komunikasi secara langsung terhadap bawahan yang dilakukan secara langsung atau dalam waktu rapat. Terakhir dalam memecahkan konflik pimpinan PTSP melakukan dengan musyawarah mufakat di dalam rapat evaluasi. 4) Pengendalian Manajemen Pelayanan Publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu dilakukan dengan adanya pemantauan kegiatan serta pengoreksian penyimpangan yang dilakukan secara langsung oleh kepala TU terhadap kinerja petugas PTSP.
METODE SPEED READING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN Septiana, Nyangfah Nisa; Zulfahmi, Zulfahmi; Frasandy, Rendy Nugraha
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i2.7478

Abstract

Penelitian ini membahas tentang keterampilan membaca pemahaman peserta didik yang belajar dengan metode speed reading di kelas V SDN 21 Limau Sundai. Dalam pembelajaran membaca masih terdapat keterampilan membaca pemahaman yang tergolong rendah. Berdasarkan penelitian relevan permasalahan tersebut dapat diatasi dengan perbaikan menggunakan penerapan metode speed reading. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat perbedaan signifikan antara keterampilan membaca pemahaman peserta didik yang menggunakan metode speed reading dengan membaca nyaring. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan jenis penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan uji prasyarat dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis uji ―t‖ dengan pengolahan data menggunakan SPSS diperoleh signifikan α < 0,05 yaitu 0,005 ttabel yaitu 2,942 > 2,009, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan membaca pemahaman peserta didik yang menggunakan metode speed reading dengan membaca nyaring dan dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman. Dari hasil ini diharapkan pendidik dapat menggunakan metode speed reading sebagai alternatif metode pembelajaran membaca.
OPTIMALISASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PROGRAM TIGA PIN DI SDIT BAITURRAHIM Yakub Simbolon, Ali Mustopa; Ilmi, Darul; Syafitri, Aisyah; Devi, Indra; Anshari, Muhammad Ersyad
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v6i1.8963

Abstract

Pendidikan karakter berbasis religius semakin penting di tengah kompleksitas masyarakat yang meningkat. Kasus pelanggaran etika menunjukkan perlunya perhatian serius pada pembentukan karakter yang kuat. Dalam pendidikan, kebutuhan ini semakin mendesak, dengan banyak penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis religius efektif mengatasi tantangan tersebut. Integrasi ajaran agama dalam kurikulum membantu siswa memperoleh pengetahuan akademis dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moral dan etika yang penting untuk kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang implementasi, efektivitas, tantangan dan dampak dari program penguatan pendidikan karakter berbasis religius di SDIT Baiturrahim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang memungkinkan peneliti untuk mendeskripsikan secara rinci karakteristik, proses, dan dampak dari program tersebut. Penelitian ini mengungkapkan implementasi dan efektivitas program Tiga PIN di SDIT Baiturrahim dalam memperkuat pendidikan karakter religius. Program ini terdiri dari Tahfizh Al-Quran, Puasa Sunnah, dan Teladan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Tahfizh berhasil meningkatkan hafalan Al-Quran siswa serta memperdalam pemahaman mereka terhadap ajaran Islam. Puasa Sunnah juga berdampak positif pada disiplin dan pengendalian diri siswa. Teladan dari guru dan staf administrasi membantu memperkuat nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan sehari-hari siswa. Tantangan dalam implementasi meliputi konsistensi program dan dukungan eksternal yang terbatas. Langkah-langkah untuk mengatasi tantangan tersebut mencakup penguatan pengawasan dan evaluasi, pengembangan sistem penghargaan yang terstruktur, peningkatan partisipasi orang tua, dan penerapan ekstrakurikuler berbasis religius. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan karakter siswa melalui pendekatan holistik yang melibatkan sekolah dan komunitas.Kata kunci— Program, Pendidikan Karakter,  Religius. Abstract Religious-based character education is increasingly important amidst the increasing complexity of society. Cases of ethical violations show the need for serious attention to the formation of strong character. In education, this need is even more pressing, with many studies showing that religious-based character education effectively addresses the challenge. The integration of religious teachings in the curriculum helps students acquire academic knowledge and a deep understanding of moral and ethical values that are essential for daily life. This study aims to provide a better understanding of the implementation, effectiveness, challenges and impact of the religious-based character education strengthening programme at SDIT Baiturrahim. This study uses a descriptive qualitative method, which allows researchers to describe in detail the characteristics, processes and impacts of the programme. This research reveals the implementation and effectiveness of the Tiga PIN programme at SDIT Baiturrahim in strengthening religious character education. This programme consists of Tahfizh Al-Quran, Sunnah Fasting, and Exemplary. The results showed that the Tahfizh programme succeeded in improving students' Quran memorisation and deepening their understanding of Islamic teachings. Sunnah fasting also had a positive impact on students' discipline and self-control. Role models from teachers and administrative staff help strengthen moral and ethical values in students' daily lives. Challenges in implementation include programme consistency and limited external support. Measures to overcome these challenges include strengthening monitoring and evaluation, developing a structured reward system, increasing parental participation, and implementing religious-based extracurriculars. The results show that the programme was successful in improving students' character through a holistic approach involving the school and community.Keywords— Programme, Character Education, Religion.
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Zantia, Gauri; Pratiwi, Deyana
Journal Cerdas Mahasiswa Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jcm.v5i2.7469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki peran kepala sekolah sebagai supervisor dan mengeksplorasi bagaimana peran mereka dapat meningkatkan mutu pendidikan di SD Negeri 181 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif Deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, analisis dokumen, dan observasi langsung di SD Negeri 181 Pekanbaru sebagai studi kasus yang terletak di Jalan Kubang Raya, Gang Hijrah. Peserta penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan staf di SD Negeri 181 Pekanbaru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai pemimpin dan pengawas, kepala sekolah bertanggung jawab untuk memastikan implementasi kurikulum berjalan secara efektif dan efisien, memberikan pelatihan untuk meningkatkan profesionalisme guru, serta membantu mengatasi masalah-masalah pendidikan yang mungkin timbul di sekolah. Peningkatan mutu pendidikan ini dapat dilihat melalui penerapan kebijakan nasional yang dilakukan oleh kepala sekolah, kepemimpinan mereka dalam mengelola manajemen berbasis sekolah, penggunaan fasilitas yang memadai untuk pembelajaran, dan kemampuan siswa di SD Negeri 181 Pekanbaru. Dengan melalui supervisi yang efektif, kepala sekolah dapat memperkuat dan meningkatkan kompetensi guru, meningkatkan pembelajaran siswa, dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya pendidikan. Keefektifan seorang kepala sekolah pada dasarnya dapat dilihat melalui tiga kriteria utama: (1) Mampu menciptakan lingkungan yang mendukung siswa dalam proses belajar, (2) Terlibat dalam pengembangan pribadi dan profesional guru, dan (3) Mendapatkan dukungan dan harapan tinggi dari seluruh komunitas sekolah.