cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
ds.nahdi@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
edukasiana.papanda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cigasong-Cirebon Majalengka, Jawa Barat 45476
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan
Published by Papanda Publisher
ISSN : -     EISSN : 28096770     DOI : https://doi.org/10.56916/ejip
Core Subject : Education,
Edukasiana is a scientific journal published by Papanda. The purpose of this journal publication is to disseminate new theories and research results that have been achieved in the field of education. Edukasiana has been published online since 2022. This Journal was published in January, April, July, and October. Edukasiana published by Papanda Publisher mainly focuses on major issues in teaching, Teaching Assessment, learning media, development of subjects of education, and management of education. This Journal received all the topics about the results of studies and research by lecturers, students, teachers, practitioners, and scientists in the field of elementary education. For the research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies.
Articles 357 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Pada Materi Ciri-Ciri Makhluk Hidup Untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar Harnum, Nunu
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1446

Abstract

Rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran IPA di sekolah dasar menuntut pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran pop-up book pada materi ciri-ciri makhluk hidup untuk siswa kelas III sekolah dasar. Metode: Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahapan. Subjek penelitian meliputi dua ahli media, dua ahli materi, dan 29 siswa kelas III SDN Kadudodol 2. Instrumen penelitian berupa lembar validasi dan angket respons siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil: Media pop-up book yang dikembangkan memperoleh validasi ahli media sebesar 86%, validasi ahli materi sebesar 87%, dan respons siswa sebesar 90%, seluruhnya dalam kategori sangat layak. Media menampilkan visualisasi tiga dimensi yang menarik dan sesuai dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kesimpulan: Media pembelajaran pop-up book layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA yang inovatif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi ciri-ciri makhluk hidup di sekolah dasar.
Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Analisis Sistematis terhadap Dampak, Tantangan, dan Strategi Implementasi Anita; Tini, Neng; Robiah Adawiyah, Siti
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1522

Abstract

Transformasi digital telah mengubah lanskap pendidikan global, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan media digital dalam pembelajaran PAI, mengidentifikasi dampaknya, dan mengeksplorasi tantangan implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur sistematis terhadap 45 artikel yang memenuhi kriteria dari berbagai basis data akademik periode 2018-2024. Data dianalisis menggunakan metode analisis konten tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform pembelajaran daring (40.0%), video interaktif (33.3%), dan aplikasi mobile (26.7%) merupakan media digital dominan dalam pembelajaran PAI. Pemanfaatan media digital meningkatkan motivasi belajar (62.2%), aksesibilitas materi (55.6%), dan interaktivitas pembelajaran (51.1%). Namun, implementasi terkendala oleh keterbatasan infrastruktur (71.1%), rendahnya kompetensi digital pendidik (64.4%), dan kurangnya konten berkualitas (53.3%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital memiliki potensi signifikan meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, namun memerlukan pendekatan holistik mencakup pelatihan pendidik, pengembangan infrastruktur, dan kebijakan institusional yang mendukung. Strategi implementasi yang berhasil meliputi pelatihan berkelanjutan, pengembangan konten kontekstual, dan model pembelajaran hybrid yang mengintegrasikan metode digital dan konvensional.
Kualitas Pengajaran Dan Peran Guru: Sinergi Menuju Pembelajaran Berpusat Pada Siswa Komalasari, Nunung; Fajri Al Mustofa, Muhammad; Waashil Ar Rohim, Muhammad
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1592

Abstract

Pembelajaran berpusat pada siswa memerlukan sinergi optimal antara kualitas pengajaran dan peran guru untuk mencapai hasil yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pentingnya sinergi antara kualitas pengajaran dan peran guru dalam mewujudkan pembelajaran berpusat pada siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan melalui analisis sistematis terhadap literatur ilmiah nasional dan internasional. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga dimensi kunci: (1) kualitas pengajaran yang efektif mencakup pembangunan kesadaran kognitif, penciptaan pembelajaran bermakna, dan penghadiran kegembiraan dalam belajar; (2) transformasi peran guru menjadi aktivator, kolaborator, pembangun budaya, dan fasilitator; serta (3) model sinergi yang menunjukkan bahwa kedua aspek saling memperkuat secara timbal balik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran berpusat pada siswa bergantung pada integrasi sistematis antara kualitas pengajaran dan peran guru yang didukung oleh pengembangan profesional berkelanjutan, budaya sekolah inovatif, dan kepemimpinan yang mendukung. Implikasi penelitian mencakup panduan praktis bagi guru, administrator, dan pembuat kebijakan dalam merancang ekosistem pembelajaran yang holistik dan berpusat pada siswa.
Implementasi Peran Guru Sebagai Pendidik dan Fasilitator dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Harahap, Fitri E; Syarifah, Sherina Zakiyah; Sukandar, Ahmad
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1613

Abstract

Mutu pembelajaran merupakan indikator utama keberhasilan pendidikan yang ditentukan oleh peran guru sebagai pendidik dan fasilitator. Namun, implementasi optimal kedua peran tersebut secara seimbang masih menghadapi tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi peran guru sebagai pendidik dan fasilitator serta menganalisis pengaruhnya terhadap mutu pembelajaran. Metode: Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif dilakukan di SMP Plus Al-Musthafa Ciherang. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap lima guru selama delapan minggu, wawancara dengan 30 siswa dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil: Implementasi peran pendidik terwujud melalui penanaman nilai karakter, keteladanan (80% konsisten), dan pemberian motivasi yang meningkatkan minat belajar dari 3,4 menjadi 4,2. Peran fasilitator ditunjukkan melalui penyediaan media pembelajaran variatif dan penerapan metode aktif yang meningkatkan partisipasi siswa dari 45% menjadi 78%. Kesimpulan: Integrasi optimal kedua peran guru meningkatkan hasil belajar sebesar 4,2 poin dan keaktifan siswa rata-rata 29,6%, membuktikan kontribusi signifikan terhadap mutu pembelajaran holistik.
Implementasi Pendekatan Saintifik untuk Mengembangkan Keterampilan Abad 21 Oktaviani, Elpin; Rahman Hakim, Zerri; Adya Pribadi, Reksa
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1643

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi melalui pendekatan pembelajaran inovatif. Tujuan: Penelitian ini mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik berbasis keterampilan abad 21 di SDN Sepang, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menggambarkan perkembangan keterampilan peserta didik. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif dilakukan pada 28 siswa kelas V dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif (8 pertemuan) dan wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil: Pendekatan saintifik (5M) berhasil diterapkan dengan partisipasi siswa mencapai 82% pada tanya jawab dan 76% pada diskusi kelompok. Keterampilan abad 21 berkembang signifikan: kemampuan bertanya meningkat dari 45% menjadi 78%, kreativitas mencapai 68%, kolaborasi 72%, dan komunikasi 80%. Faktor pendukung meliputi lokasi strategis, kesiapan guru, dan dukungan orang tua, sedangkan penghambat mencakup keterbatasan fasilitas, minimnya pelatihan guru (30%), dan penyalahgunaan teknologi (70%). Kesimpulan: Pendekatan saintifik efektif mengembangkan keterampilan abad 21 dalam konteks keterbatasan sumber daya melalui kreativitas guru dan kolaborasi stakeholder.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Peningkatan Motivasi dan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI (Studi Deskriptif Kualitatif di SDN 090 Cibiru Kota Bandung) Lusepi, Lusepi; Muhammad Jafar Sidiq; Ifah Hadijah; Wiwik Dyah Aryani
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1649

Abstract

Peniltian ini adalah untuk menganalisis implementasi model pembelajaran kooperatif terhadap peningkatan motivasi dan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya motivasi dan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran PAI, dimana Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi mata pelajaran yang esensial, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, serta pemahaman ajaran Islam secara komprehensif. Model Kooperatif dipilih karena dapat memunculkan inovasi dalam pendekatan pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa, membangkitkan semangat, dan menumbuhkan rasa ingin tahu mereka terhadap PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 di SDN 090 Cibiru yang menjadi objek Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Peningkatan Motivasi dan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru PAI, serta analisis dokumen terkait proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Kooperatif dapat secara signifikan meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam mata pelajaran PAI. Siswa terlihat lebih antusias, berani bertanya, berdiskusi, dan mencari informasi sendiri untuk memecahkan masalah atau memahami materi. Hal ini terlihat dari peningkatan interaksi siswa dengan guru dan sesama siswa, serta motivasi internal untuk belajar. Hambatan yang ditemukan antara lain adalah adaptasi awal siswa terhadap model pembelajaran baru dan kebutuhan akan persiapan guru yang lebih matang dalam merancang skenario pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif terhadap peningkatan motivasi dan minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model kooperatif sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi dan minat, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran PAI dan pembentukan karakter peserta didik yang utuh.
Integrating Language and Spirituality: The Impact of Instructor Mentoring and Foreign Language Habituation on Santri Intelligence Development in Indonesian Islamic Boarding Schools Fariha, Hanik Sindi; Khoirotul Idawati; Hanifuddin
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1694

Abstract

Introduction: Language education in Islamic boarding schools (pesantren) presents unique opportunities to integrate linguistic competence with spiritual development. This study investigated how language instructor mentoring utilizing foreign language habituation approaches enhances santri's spiritual and linguistic intelligence at Pesantren Sains Tebuireng. Methods: A qualitative descriptive design was employed with purposively selected participants including the chief administrator, language instructors, student language administrators, and santri. Data were collected through semi-structured interviews, systematic observations, and document analysis, then analyzed using data reduction, display, and conclusion drawing procedures. Trustworthiness was established through triangulation, observation persistence, and peer debriefing. Results: Findings revealed that instructors functioned as multidimensional mentors—serving as teachers, spiritual guides, and role models—implementing systematic habituation strategies including vocabulary enrichment, multimedia learning, and performance activities. The tiered mentoring system, where instructors mentored student administrators who subsequently guided peers, effectively developed linguistic competencies across four language skills while fostering Islamic values of sincerity, perseverance, and knowledge pursuit. Supporting factors included instructor authority, collaborative structures, and accountability mechanisms, while motivational fluctuations, scheduling challenges, and incomplete immersion emerged as inhibiting factors Discussion: The study extends multiple intelligences theory and social learning frameworks by demonstrating specific mechanisms linking language instruction with spiritual development, providing practical implications for pesantren seeking to balance religious education with linguistic competence development.
Implementasi Model Role Play dan Simulasi dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar PAI di Sekolah Dasar Harahap, Fitri E; Purqoni, Aang; Ifah Hadijah; Aryani, Wiwik Dyah
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1729

Abstract

Conventional teaching methods are still widely used in Islamic Religious Education (IRE) classes at the elementary level, resulting in students’ low engagement and passive learning behavior. This study aims to analyze the implementation of Role Play and Simulation models in enhancing students’ learning activities. Employing a qualitative descriptive design, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving one IRE teacher and two students at SDN Palintangjaya, Bandung Regency. The findings reveal that the Role Play model is more frequently applied to moral and prophetic stories due to its flexibility and adaptability, while the Simulation model is particularly effective for practical materials such as congregational prayer. Both models enhance students’ cognitive, affective, and psychomotor engagement. Supporting factors include school leadership support, student enthusiasm, and adequate facilities, whereas time constraints and large class sizes pose significant challenges. These findings affirm the relevance of experiential learning approaches in improving IRE teaching quality and strengthening character education at the elementary level.
Implementasi Bimbingan dan Konseling Islami dalam Meningkatkan Moral Siswa di SMA Nurul Ilmi Harahap, Fitri E; Syarifah, Sherina Zakiyah; Ayi Najmul Hidayat; Teti Ratnawulan
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Bimbingan dan Konseling Islami (BKI) dalam meningkatkan moral siswa di SMA Nurul Ilmi. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan akan pendekatan pendidikan moral yang lebih integratif, menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru BK, kepala sekolah, dan siswa yang terlibat dalam layanan BKI. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BKI dilakukan melalui layanan bimbingan klasikal, konseling individu, mentoring keagamaan, serta pembinaan akhlak Islami. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, kejujuran, dan empati sosial siswa. Faktor pendukung utama mencakup dukungan kelembagaan, budaya sekolah religius, dan hubungan personal guru–siswa, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan tenaga konselor dan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BKI merupakan pendekatan efektif dan kontekstual dalam pembentukan moral dan karakter Islami di sekolah menengah.
Integrasi Pendekatan Spiritual dan Psikologis dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja: Study Deskriptif Kualitatif Pada SMK Jayabeka 01 Karawang Sasmita, Mitra; Suryadi, Iyadh; Helmawati
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1753

Abstract

Masalah kesehatan mental pada remaja semakin meningkat seiring dengan tekanan sosial dan akademik di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan spiritual dan psikologis dalam menjaga kesehatan mental remaja di SMK Jayabeka 01 Karawang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap siswa, guru, kepala sekolah, serta orang tua, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan spiritual seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, dzikir, dan doa bersama, serta layanan konseling memberikan pengaruh positif terhadap kesejahteraan mental peserta didik. Sebanyak 92% siswa merasa lebih tenang dan 93% mengalami perubahan positif dalam kesehatan mental mereka. Pendekatan ini terbukti efektif membangun ketenangan batin, meningkatkan resiliensi emosional, dan memperkuat karakter religius remaja. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman tentang integrasi nilai-nilai spiritual dan psikologis dalam pendidikan, serta merekomendasikan penerapan program serupa di lembaga pendidikan lain.