cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 454 Documents
Model Pengembangan Kepemimpinan Berbasis Kecerdasan Majemuk dan Resiliensi Diri: Tinjauan Kualitatif terhadap Aspek Self-Awareness, Etika Profesi, dan Pendekatan Coaching. Rika Linuih Amsa; Hilda Asihatul Afiyah; Haikal Asyraf; Machdum Bachtiar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2758

Abstract

  Pengembangan kepemimpinan pada fase remaja merupakan periode inkubasi krusial yang menentukan efektivitas individu di masa depan. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kompetensi intrapersonal, kecerdasan majemuk, dan strategi pengembangan profesional dalam membentuk pemimpin yang adaptif. Melalui metode studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengeksplorasi sinergi antara self-awareness dan self-esteem sebagai fondasi internal, yang dipadukan dengan penguatan soft skills mencakup kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, dan IC (Integrity Quotient). Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang berintegritas tidak hanya lahir dari kapasitas intelektual, tetapi juga dari kematangan moral dan etika yang terintegrasi. Lebih lanjut, implementasi metode coaching dan mentoring terbukti efektif dalam mengakselerasi potensi diri serta membangun resiliensi terhadap dinamika lingkungan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara pemahaman diri yang mendalam, penguasaan kecerdasan holistik, serta komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan merupakan prasyarat utama dalam mewujudkan kepemimpinan yang responsif dan berkelanjutan. Penemuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kurikulum pendidikan karakter yang menitikberatkan pada keseimbangan stabilitas emosional dan prestasi akademik.
Manajemen Kinerja Aida Abdilah; Musfiroh; Siti salsabila kamilia; Machdum Bachtiar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2759

Abstract

Manajemen kinerja merupakan instrumen strategis yang krusial dalam menyelaraskan potensi individu dengan visi organisasi di era disrupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif siklus manajemen kinerja yang meliputi penetapan tujuan, perencanaan, pemantauan, evaluasi, hingga pengembangan sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penetapan tujuan berbasis kriteria SMART dan standar kinerja yang objektif merupakan fondasi utama untuk menghindari bias dalam penilaian. Perencanaan yang partisipatif dan  pengawasan  yang  bersifat  membina  terbukti  mampu  meningkatkan efektivitas kerja serta deteksi dini terhadap penyimpangan. Lebih lanjut, evaluasi kinerja yang transparan bukan hanya berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan, tetapi juga sebagai dasar bagi program pengembangan kompetensi yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi yang harmonis antara kelima elemen melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble dengan pendekatan CTL tersebut membawa efek terhadap peningkatan hasil belajar.  manajemen kinerja tersebut sangat esensial dalam menciptakan ekosistem  kerja  yang  produktif,  adil,  dan  adaptif  terhadap  perubahan global.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence dan Literasi Digital terhadap Kompetensi Mahasiswa di Era Digital dengan Efektivitas Belajar sebagai Variabel Mediasi dan Motivasi Belajar sebagai Variabel Moderasi. Achmad Ridho Firmansyah; Fetty Desi Ariyanti; Faiq Ahmad Fauzi; Risqi Mubarok; Sinollah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Artificial Intelligence (AI) (X1) dan literasi digital (X2) terhadap kompetensi mahasiswa (Y), dengan efektivitas belajar (Z) sebagai variabel mediasi dan motivasi belajar (M) sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan PROCESS Macro dengan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi mahasiswa. Selain itu, AI dan literasi digital juga berpengaruh signifikan terhadap efektivitas belajar, yang selanjutnya terbukti memediasi secara penuh pengaruh AI dan secara parsial pengaruh literasi digital terhadap kompetensi mahasiswa. Namun, motivasi belajar tidak terbukti memoderasi hubungan antara AI maupun literasi digital terhadap kompetensi mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kompetensi mahasiswa di era digital lebih dipengaruhi oleh pemanfaatan teknologi dan kemampuan literasi digital yang dioptimalkan melalui efektivitas proses pembelajaran.
Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Jigsaw dengan Berbantuan Media Cerita E-book Pada Siswa Kelas IVk Pada Siswa Kelas IV Lailatul Azkia; Ika Evitasari Aris; Fauzi Fadliansyah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2765

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Learning tipe Jigsaw berbantuan media cerita e-book terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dan desain Non-equivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 52 siswa yang terdiri atas kelas IV A dan IV B. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan membaca pemahaman. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 42,5 pada saat pretest menjadi 72,8 pada saat Posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Learning tipe Jigsaw berbantuan media cerita e-book berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Kopi.
Makna Kepercayaan Diri dalam Proses Adaptasi Akademik pada Mahasiswa Tahun Pertama di Universitas Negeri Manado Marssel Michael Sengkey; Immanuel Nainggolan; Angelique Lomboan; Abigail Kosakoy
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2768

Abstract

Latar Belakang: Masa awal perkuliahan merupakan fase transisi krusial yang menuntut kemampuan penyesuaian diri yang tinggi dari mahasiswa tahun pertama dalam menghadapi tuntutan akademik yang kompleks. Di Universitas Negeri Manado (UNIMA), proses ini menjadi semakin menantang akibat karakteristik demografis mahasiswa yang sangat heterogen dan multibudaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menyintesis makna kepercayaan diri dalam proses adaptasi akademik pada mahasiswa tahun pertama di UNIMA. Metode: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi peninjauan pustaka (literature review). Data sekunder diperoleh dari sintesis berbagai artikel ilmiah yang relevan dan dianalisis secara tematik. Hasil: Sintesis literatur menghasilkan empat tema utama mengenai makna kepercayaan diri, yaitu: (1) sebagai modal psikologis dalam menghadapi transisi akademik; (2) sebagai hasil interaksi dinamis antara faktor personal dan lingkungan sosial; (3) sebagai faktor pendukung keberhasilan adaptasi akademik; dan (4) sebagai konstruk psikologis yang dinamis dan berkembang melalui pengalaman. Kepercayaan diri terbukti menjadi sumber keberanian yang mendorong keterlibatan aktif mahasiswa serta berfungsi sebagai mekanisme psikologis untuk mereduksi risiko kecemasan, depresi, dan stres akademik saat menghadapi ketidakpastian di perguruan tinggi. Kesimpulan: Kepercayaan diri merupakan salah satu sumber daya psikologis utama yang maknanya terletak pada fungsi ketahanan, pendorong keterlibatan aktif, dan optimalisasi potensi mahasiswa selama masa transisi di perguruan tinggi negeri.
Gambaran Job Demand Resource pada Pekerja di JABODETABEK Hendrico Gaspersz; Frieska Soplantila
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran job demand dan job resource pada pekerja di wilayah JABODETABEK berdasarkan model Job Demands-Resources (JD-R). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 385 pekerja yang berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, dengan rentang usia 22–54 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner berbasis model JD-R yang mengukur dimensi job demand (tekanan kerja, tuntutan kognitif, tuntutan emosional, konflik peran, dan gangguan) serta job resource (otonomi, dukungan sosial, umpan balik, kesempatan pengembangan, dan pelatihan). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dengan membandingkan mean empirik dan mean hipotetik untuk menentukan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job demand dan job resource berada pada kategori tinggi. Pada dimensi job demand, tekanan kerja, tuntutan kognitif, dan gangguan berada pada kategori tinggi, sedangkan tuntutan emosional dan konflik peran berada pada kategori sedang. Pada dimensi job resource, seluruh dimensi berada pada kategori tinggi dengan pelatihan sebagai dimensi tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja di JABODETABEK menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, namun juga didukung oleh sumber daya kerja yang memadai. Meskipun demikian, terdapat indikasi ketidaksesuaian antara tuntutan emosional yang relatif tinggi dengan sumber daya yang dominan berupa pelatihan, sehingga diperlukan perhatian organisasi dalam menyediakan sumber daya yang lebih relevan untuk mengatasi tuntutan emosional.
Connectivism dalam Pembelajaran Sosiologi Berbasis Literasi Digital Indah Fitria Permatasari; Atik Catur Budiati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip Connectivism dalam pembelajaran Sosiologi berbasis literasi digital di SMA N 1 Teras, khususnya dalam mengidentifikasi tingkat literasi digital guru, keterlibatan siswa, dan strategi pembelajaran yang digunakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui tiga teknik: (1) observasi non-partisipatif dalam dua sesi pembelajaran untuk mencermati penggunaan media digital dan pola interaksi; (2) wawancara mendalam semi-terstruktur dengan satu guru Sosiologi dan empat siswa kelas X yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran digital; dan (3) studi dokumentasi meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), screenshot platform digital, dan data nilai tugas. Validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber, teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengadopsi platform digital seperti WhatsApp Group, Google Classroom, Canva, Google Meet, dan Google Form, namun penggunaannya terbatas pada fungsi dasar. Literasi digital guru berada pada level fungsional, belum mencapai level strategis untuk menciptakan jaringan pembelajaran kompleks. Keterlibatan siswa menunjukkan variasi signifikan, dengan siswa aktif menunjukkan konektivitas pembelajaran yang lebih kaya. Pola konektivitas yang terbentuk masih sentralistik dengan guru sebagai pusat, bukan jaringan terdistribusi sesuai prinsip Connectivism. Penggunaan platform digital dalam pembelajaran sosiologi belum sepenuhnya mencerminkan prinsip Connectivism karena interaksi belajar masih berpusat pada guru, sehingga perlu dikembangkan jaringan pembelajaran yang lebih kolaboratif dan terhubung antar siswa, sumber belajar, dan teknologi.
Strategi Co-Play Orang Tua dalam Mengurangi Perilaku Agresif Anak Sekolah Dasar Akibat Paparan Game Roblox Intan Dwi Nugroho; Muthia Zainnajwa Zahra; Khansa Tafidah Khairunnisa; Syahmumtaz Zirlyaliva Azwa; Arum Septiana Izzatul Janah; Maulidya Vina Apsari; Hazhira Qudsyi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2778

Abstract

Perilaku agresif pada anak usia sekolah dasar menjadi perhatian penting seiring meningkatnya penggunaan gawai dan paparan game daring, salah satunya Roblox, yang mengandung interaksi kompetitif dan potensi kekerasan. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji paparan negatif game Roblox terhadap perilaku agresif anak usia sekolah dasar serta mengidentifikasi peran strategi co-play orang tua sebagai upaya pencegahan. Penulisan makalah ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan terkait perilaku agresif anak, karakteristik perkembangan anak SD, game Roblox, serta konsep co-play dalam mediasi orang tua. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas bermain Roblox dapat memicu perilaku agresif melalui proses modeling, khususnya ketika anak meniru perilaku agresif dalam game. Peran orang tua menjadi krusial dalam memberikan pendampingan, pengawasan, dan pembelajaran nilai prososial. Strategi co-play, terutama dalam bentuk parent-directed, memungkinkan orang tua terlibat langsung dalam aktivitas bermain anak sehingga dapat mengarahkan emosi, perilaku, serta interaksi anak ke arah yang lebih adaptif. Strategi co-play orang tua merupakan pendekatan yang efektif dalam meminimalkan perilaku agresif anak akibat paparan game Roblox, sekaligus memperkuat hubungan orang tua dan anak serta mendukung perkembangan sosial-emosional anak secara positif.
Dampak Kurikulum Berbasis Cinta terhadap Tingkat Empati dan Perilaku Sosial Siswa SMA Bina Warga 1 Palembang Andika; Lutfiatul Nahdiah Ma'taul Hayat; Revalina Septika; Muhamad Fauzi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan kurikulum berbasis cinta terhadap tingkat empati dan perilaku sosial siswa. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa sekolah yang telah menerapkan kurikulum tersebut dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis cinta memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan empati siswa, yang ditandai dengan kemampuan memahami perasaan orang lain, serta meningkatnya perilaku sosial seperti kerja sama, tolong-menolong, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, kurikulum berbasis cinta dapat menjadi alternatif strategis dalam membentuk karakter siswa yang lebih humanis dan berakhlak mulia.
Implementasi Project Based Learning (PjBL) melalui Konsep 'From Waste to Taste' untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Mahasiswa Trining Puji Astutik; Amrina Rasyada; Akhmad Raihan; Cindi Aulia Nafisya; Muhammad Sanusi; Soraya Sholehah; Viandri Mulia Rahman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2787

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi Project Based Learning (PjBL) melalui konsep “From Waste to Taste” dalam meningkatkan kepedulian lingkungan mahasiswa. Fokus kegiatan adalah mengatasi masalah sampah di lingkungan kampus dengan mengubah limbah botol plastik menjadi kebun produktif dengan menggunakan sistem raised bed. Subjek yang berpartisipasi dalam kegiatan ini yaitu mahasiswa Program Studu Tadris Kimia UIN Antasari Banjarmasin. Metode pelaksanaan proyek meliputi tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pemeliharaan dan monitoring. Pada langkah persiapan, botol plastik bekas dikumpulkan, dipenuhi dengan air, dicat, dan disusun sebagai dinding raised bed yang dikombinasikan dengan media tanam yang berasal dari tahan gembur dan kompos limbah organik kampus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendekatan berbasis proyek ini, dihasilkan media tanam yang fungsional, estetik, dan ramah lingkungan. Partisipasi mahasiswa yang tinggi dalam mereduksi sampah plastik menunjukkan keberhasilan proses edukasi lingkungan di kampus. Tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan menghasilkan panen produktif. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi konsep From Waste to Taste dalam pembelajaran berbasis proyek sangat penting karena selain mengurangi sampah, juga menjadi sarana edukasi lingkungan dan penerapan ekonomi sirkular bagi mahasiswa.