cover
Contact Name
Septiana Dewi Andriana
Contact Email
septianamuchtar89@gmail.com
Phone
+6281376685533
Journal Mail Official
jurnal.prioritas@gmail.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol No. 35 Medan Kecamatan Medan Maimun Sumatera Utara Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Prioritas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164535     EISSN : 2774258X     DOI : -
Jurnal ini dikelola oleh Lembaga penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Harapan Medan. Untuk mempublikasikan tulisan dan artikel pengabdian masyarakat yang telah dilakukan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas.
Articles 135 Documents
Peningkatan Keterampilan Makidung Berbasis Media Voice Mail bagi Remaja Desa Adat Tumingal Jatiyasa, I Wayan
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.1049

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di Desa Adat Tumingal, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, bertujuan untuk melestarikan tradisi makidung melalui pendekatan inovatif berbasis teknologi voice mail. Tradisi makidung, yang menggabungkan elemen spiritual, moral, dan edukatif, menghadapi tantangan keberlanjutan akibat minimnya minat generasi muda terhadap kesenian tradisional. Program ini melibatkan remaja Desa Adat Tumingal sebagai sasaran utama untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam makidung melalui metode pembelajaran tatap muka (luring) dan daring. Pembelajaran luring dilaksanakan setiap pekan dengan materi teknik vokal, intonasi, dan pemaknaan teks kidung, sedangkan pembelajaran daring memanfaatkan voice mail pada aplikasi WhatsApp untuk evaluasi mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam menyanyikan kidung secara bertahap, didukung oleh umpan balik yang konstruktif dari pembina. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam memahami dan melestarikan tradisi ini. Penggunaan media voice mail terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan generasi muda, memadukan tradisi lokal dengan teknologi modern. Program ini diharapkan dapat menjadi model pelestarian budaya yang tidak hanya meningkatkan keterampilan remaja, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur mereka.
Program Pendampingan Usaha “Pendidikan Pengusaha” Dalam Sektor Bisnis Pendidikan Amanah, Dita; Nuryanti, B Lena; Aji, Andri Jayasadipa; Harahap, Dedy Ansari
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.1076

Abstract

Program pendampingan usaha “Pendidikan Pengusaha” yang berdiri sejak 2021, dirancang sebagai inisiatif strategis untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan sektor bisnis pendidikan melalui pemberdayaan komunitas lokal. Program ini bertujuan untuk membangun kapasitas kewirausahaan di kalangan pelaku usaha pendidikan, seperti lembaga bimbingan belajar, kursus, dan pelatihan vokasional, agar mampu beradaptasi dengan tantangan era digital dan persaingan global. Beberapa permasalahan ditemukan, seperti logo yang tidak ada, tidak memiliki halaman web sendiri, database pelanggan yang kosong, konten yang tidak original, hingga permasalahan dalam segi produk. Survei dilakukan dengan cara mengamati usaha hingga melakukan wawancara dengan pemilik usaha perusahaan tersebut. Dikarenakan usaha pada bidang pendidikan ini memiliki potensi yang sangat baik dalam jangka panjang oleh karena itu berbagai solusi diupayakan untuk dicari dari permasalahan-permasalahan yang ada agar harapannya dapat memajukan usaha ini hingga dapat memberikan lebih banyak dampak bagi calon pengusaha di Indonesia sesuai dengan visi dan misi perusahaan tersebut. Melalui pendekatan pendampingan, program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem pendidikan di Indonesia.
Pelatihan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran pada Organisasi HMPS Manajemen Pendidikan Islam Ansori, Ahmad; Andriani, Tuti; Febrian, Vicky Rizki; Damsir, Damsir; Azizah, Nur
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.1077

Abstract

Era digital, otomatisasi tata kelola perkantoran menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Seiring dengan perkembangan teknologi, banyak sektor termasuk sektor pendidikan yang membutuhkan keterampilan dalam mengelola administrasi perkantoran secara digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada organisasi HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Manajemen Pendidikan Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau mengenai penggunaan teknologi dalam otomatisasi tata kelola perkantoran guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi digital. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan yang dilakukan melalui tahapan persiapan, tahapan pembinaan, tahapan pendampingan, tahapan pelatihan, dan tahapan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Pelatihan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran pada organisasi HMPS Manajemen Pendidikan Islam UIN Mahmud Yunus Batusangkar dan UIN Sultan Syarif Kasim Riau telah berhasil dilaksanakan dan mencapai tujuannya untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengelola administrasi perkantoran berbasis teknologi. Melalui tahapan pelatihan yang meliputi pembinaan, pendampingan, dan simulasi praktis, peserta dapat menguasai berbagai perangkat lunak yang penting dalam otomatisasi perkantoran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta, yang tercermin dalam perubahan skor pre-test dan post-test, serta kepuasan peserta terhadap materi dan metode pelatihan. Pelatihan ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa untuk mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Kegiatan ini sangat relevan dan perlu dilanjutkan untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang administrasi perkantoran berbasis teknologi.
Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI) untuk Perancangan Pembelajaran dan Pembuatan Media Ajar Inovatif bagi Guru Adhitya, Wisnu Rayhan; Adhitya, Tiara Reizsa; Dody Hidayat
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 01 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35447/prioritas.v7i01.1166

Abstract

Digital transformation in the world of education requires teachers to adopt innovative technologies to improve the quality of learning. Generative Artificial Intelligence (AI) offers great potential to help teachers design learning and create more optimal and creative teaching media. However, teachers' understanding and skills in utilizing Generative AI tools are often still limited. This community service activity aims to improve the conceptual understanding and practical skills of teachers at the Ar-Rahman Medan Education Foundation in utilizing Generative AI to optimize learning design and create innovative teaching media. The implementation method of the activity includes an initial survey, a 2-day intensive workshop that includes material presentation, demonstration of AI tools (such as ChatGPT, Canva AI, Pictory AI), guided practice sessions (hands-on), discussions, and post-workshop assistance. Evaluation was carried out through pre-test, post-test, observation, product analysis, and satisfaction questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in participants' conceptual understanding of Generative AI, as evidenced by an increase in the average post-test score of 0.00 compared to the pre-test. Participants also showed an increase in practical skills in using various AI tools to design learning components and produce innovative teaching media. The level of participant satisfaction with the implementation of the workshop was very high, with an average score. It was concluded that the training on the use of Generative AI was effective in improving teacher competence and answering the need for learning innovation in the digital era. It is recommended that there be a tiered training program and institutional support for the sustainability of implementation. Keywords: Generative Artificial Intelligence, Teacher Training, Learning Media, Educational Innovation, Learning Design
A Peningkatan Kualitas Kesehatan Gigi Dan Mulut Melalui Pembentukan POSKESGITREN dengan Perawatan Konservasi Gigi Pada Siswa Pesantren Modern Al-Mukhlishin Deli Serdang: Improving the Quality of Oral and Dental Health Through the Establishment of POSKESGITREN with Conservative Dental Treatment for Students of Pesantren Modern Al-Mukhlishin Deli Serdang Farahanny, Wandania; Yanti, Nevi; Prasetia, Widi; Yudhit, Astrid
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain kesehatan umum lainnya, kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat mengganggu sistem pengunyahan, menyebabkan masalah fonetik ketika berbicara, menurunkan kepercayaan diri, dan memengaruhi kesehatan umum dan kualitas hidup seseorang. Prevalensi penyakit gigi terbesar adalah Karies (lubang gigi) yang proses kerusakannya dapat meluas ke dalam pulpa gigi sehingga menyebabkan rasa sakit atau nyeri gigi. Kurangnya pengetahuan tentang kesehatan gigi, rendahnya motivasi untuk mengobati sakit gigi dan jauhnya akses lokasi pesantren ke puskesmas mendorong Tim pengabdian masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi untuk membentuk Pos Kesehatan Gigi Pesantren (POSKESGITREN) sebagai salah satu unit pendukung tempat pelayanan kesehatan gigi untuk warga pesantren. Sebagai lembaga pendidikan agama Islam yang beroperasi dalam bentuk asrama atau pondok, pondok pesantren telah terbukti mampu membantu masyarakat dalam hal pendidikan keagamaan, sosial budaya, dan ekonomi, tetapi tidak dalam hal kesehatan, khususnya kesehatan gigi dan mulut. Program pelatihan untuk membentuk kader kesehatan gigi dan mulut yang terdiri dari santri, guru, dan karyawan puskesmas adalah bukti kerjasama antara Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dan Pesantren Modern Al Mukhlishin Deli Serdang. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut kepada siswa di lingkungan Pesantren Modern Al Mukhlishin Deli Serdang melalui program pemeriksaaan screening secara berkala, pelatihan kader sebagai motivator edukasi kesehatan gigi dan mulut dan melatih kader untuk dapat memberikan obat sakit gigi pertolongan pertama sebelum perujukan ke fasilitas kesehatan masyarakat,. Agar program dapat dijalankan dengan baik tim pengabdian ini membentuk Pos Kesehatan Gigi Pesantren (POSKESGITREN) dengan memberikan sumbangan fasilitas berupa alat dental unit portable dan bahan untuk menunjang Kesehatan Gigi. Pembentukan Pos Kesehatan Gigi Pesantren (POSKESGITREN) sebagai salah satu bentuk Pengabdian Fakultas Kedokteran Gigi khususnya dalam bidang Konservasi Gigi kepada masyarakat  dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut kepada warga santri di lingkungan Pesantren Modern Al Mukhlishin Deli Serdang.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Mading bagi Pembina Sekolah Minggu Vihara Sasana Dhamma Java Dvipa Wijaya, Candra; Eka Prasetiya, Andika; Fransisca Andanti, Maria
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan ajar menjadi bagian integral dalam proses pembelajaran. Guru semakin dituntut untuk dapat menciptakan bahan ajar yang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa. Tidak adanya bahan ajar kreatif menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di Sekolah Minggu Buddhis (SMB) Vihara Sasana Dhamma Java Dvipa. Oleh karena itu diperlukan pelatihan kepada pembina SMB dalam menyusun dan mengembangkan mading sebagai bahan ajar alternatif yang menarik dan kontekstual. Metode kegiatan mencakup tahap persiapan, pemaparan materi kepada pembina, uji coba penggunaan mading dalam pembelajaran, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengertian, fungsi, jenis, manfaat, hingga teknik penyusunan mading. Praktik pembelajaran dilaksanakan oleh pembina dengan menggunakan mading untuk mengajarkan materi Pancasila Buddhis kepada siswa SMB. Evaluasi kegiatan dilakukan setelah praktik pembelajaran dengan metode tanya jawab antara tim pengabdi dengan siswa dan pembina SMB. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami materi dan menyukai pendekatan ini. Sedangkan pembina menilai bahwa mading cukup efektif sebagai bahan ajar.
Eksplorasi Limbah Kertas Melalui Pelatihan Pembuatan Lamp Shade pada PKK Desa Bhinor hadina hasya, astrini; Wulandari, Sri; Nastiti, Ratna Andriani; Nuruddin, Muhammad Helmi; Ayuningrum, Agnes Athalia; Setiyoko, Devin Eka
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bhinor di Kabupaten Probolinggo menghadapi permasalahan sampah kertas yang belum terkelola dengan optimal. Sampah kertas yang menumpuk di lingkungan sekitar sangat mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Berbekal dari kondisi ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menginisiasi kegiatan utama pembuatan kerajinan tangan berupa lamp shade dari limbah kertas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi kreatif dalam mengelola sampah kertas sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Ibu-ibu PKK Desa Bhinor yang diketuai oleh Ibu Hasti Retno Dewi dilibatkan sebagai pelaku utama dalam kegiatan ini, karena mereka memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi baru dalam pemanfaatan limbah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyalurkan ilmu dan keterampilan baru kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini tidak hanya mengurangi volume sampah kertas di Desa Bhinor, tetapi juga membuka peluang baru bagi sirkular ekonomi warga. Dengan demikian, pengabdian masyarakat ini tidak hanya sekadar kegiatan pelatihan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan desa yang mandiri, kreatif, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Sosial Ekonomi melalui Strategi Sinkronisasi Data Kemiskinan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Hulawa N. Bakari, Indrawaty; Retno Liputo, Isti; Ahmad, Akristianto; Agustiar Alaina, Dwiky
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan sosial ekonomi melalui strategi sinkronisasi data kemiskinan berbasis partisipasi warga. Metode yang digunakan meliputi pemetaan masalah, sosialisasi dan edukasi, pelatihan teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Desa (SILADES), pendampingan verifikasi lapangan, serta monitoring dan evaluasi lintas sektor.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas aparat desa dalam mengelola data secara digital, keterlibatan aktif masyarakat dalam proses verifikasi, serta perbaikan signifikan pada validitas data penerima bantuan. Sinkronisasi data juga mendorong terciptanya kolaborasi antara pemerintah desa, Dinas Sosial, Bappeda, dan Dukcapil, sehingga keterpaduan data semakin kuat. Dampak sosial yang muncul berupa meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa karena proses pendataan dilakukan secara terbuka. Kelebihan kegiatan ini adalah terbangunnya sistem tata kelola data yang lebih akurat dan partisipatif, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi data kemiskinan berbasis partisipasi masyarakat tidak hanya memperkuat efektivitas program bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Model yang diterapkan di Desa Hulawa berpotensi untuk direplikasi ke desa-desa lain sebagai strategi pembangunan inklusif berbasis data.
Desa Hulawa Menuju Lingkungan Ramah Anak: Penguatan Keluarga Dan Komunitas Untuk Mencegah Kekerasan Arifin, Ratih; Oktavian Kiraman, Albert; Igirisa, Wirta; Sakti Poiyo, Indra; Sunge, Risna
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan yang dianggap relatif aman. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mencatat lebih dari 28.000 kasus kekerasan anak pada tahun 2024, dengan prevalensi yang meningkat setiap tahunnya. Desa Hulawa sebagai salah satu desa di Kabupaten Gorontalo juga menghadapi tantangan serupa, di mana rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pola asuh tanpa kekerasan serta kuatnya budaya diam menjadikan anak rentan mengalami kekerasan fisik maupun psikis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai bentuk kekerasan anak, membangun kapasitas keluarga dalam menerapkan pola asuh positif, serta mendorong terbentuknya jejaring perlindungan anak berbasis desa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi kelompok, pelatihan, serta pendampingan masyarakat dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai dampak kekerasan terhadap anak, keterlibatan aktif tokoh agama, kader PKK, dan pemuda dalam merancang langkah pencegahan, serta komitmen pemerintah desa untuk mengintegrasikan isu perlindungan anak dalam kebijakan pembangunan desa. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memperkuat kesadaran kolektif warga dan membangun dasar bagi terwujudnya Desa Hulawa sebagai desa ramah anak. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Desa Hulawa Menuju Zero Stunting: Penyuluhan Pencegahan Stunting Kepada Ibu Hamil Dan Balita Tahir, Hartati; Alinti, Irawati; Latief, Yenni; Mohammad, Irfan; Sunge, Arman
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 02 (2025): EDISI SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai persentase anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus dua (<-2) dan minus tiga (-3) stunting kronis diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO. Angka stunting di Provinsi Gorontalo menunjukkan tren penurunan sepanjang tahun 2007 (39,9%), tahun 2013 (38,92%) dan sampai dengan tahun 2018 (32,5%) berdasarkan hasil Riskesdas. Memasuki tahun 2019  angka stunting kembali meningkat yakni (34,89%) hasil SSGBI 2019. Survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 dan tahun 2022 mencatat terjadi tren penurunan stunting (23,8%) dari tahun sebelumnya (29%) atau turun 5,2%. Hasil SKI tahun 2023 angka stunting di Provinsi Gorontalo kembali meningkat dari (23,8%) menjadi 26,9% atau naik (3,1%). Desa Hulawa sebagai salah satu desa di Kabupaten Gorontalo juga menghadapi tantangan serupa, di mana Faktor yang menjadi penyebab utama dari balita stunting asupan nutrisi yang tidak optimal dan kebutuhan nutrisi yang meningkat akibat penyakit atau karena infeksi dan sakit yang berulang. Stunting bisa dicegah secara dini jika penderita masih berusia dibawah dua tahun. Faktor determinan termasuk Pola asuh : Kurangnya pengetahuan dan praktik   pengasuhan yang baik, Sanitasi : Akses sanitasi yang buruk dan kebersihan lingkungan yang rendah, Asupan Gizi : Kekurangan gizi pada ibu hamil dan balita, dan Layanan Kesehatan : Terbatasnya akses dan kualitas layanan  kesehatan.. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi kelompok, pelatihan, serta pendampingan masyarakat dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai Pentingnya pencegahan stunting, keterlibatan aktif tokoh agama, kader PKK, dan pemuda dalam merancang langkah pencegahan, serta komitmen pemerintah desa untuk mengintegrasikan isu pencegahan stunting dalam kebijakan pembangunan desa. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memperkuat kesadaran kolektif warga dan membangun dasar bagi terwujudnya Desa Hulawa sebagai desa sehat zero stunting. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.