cover
Contact Name
Ma'ruf Riadi Putra
Contact Email
jrlkes20022@gmail.com
Phone
+6289520091658
Journal Mail Official
jrlkes20022@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lintas Padang Painan KM 24, Batang Kapas, Sumatra Barat.
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
ISSN : -     EISSN : 27155854     DOI : https://doi.org/10.55642
Core Subject : Health,
This journal publishes a wide range of article in this discipline covering all modern trends in clinical and experimental research associated with Public Health, Human Health Safety, Health Education, Health Care System, Health Professional, Health Equity, Health Effects, Health Hazard, Health Risk, Nutrition Policies, Food safety, Hygiene, Safety Programs, Risk Assessment, Chronic Disease, Statistical Significance, Processed Food, Quality of Life, Primary Care, Infectious Diseases, Globalization, Nutrition, Risk Management, Adverse Health Effects, Genetic Factors and creates a platform for the authors to contribute towards the journal. The scope of the journal is not limited to the listed research areas but covers a lot more areas globally. The editorial office promises to peer review the submitted manuscripts and ensures quality.
Articles 168 Documents
Tinjauan Penanganan Limbah Medis Padat Di Puskesmas Suak Ribee Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025 Sindy Elviani; Rubi Rimonda; Kiswanto; Eva Flourentina Kusumawardani
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1067

Abstract

Pengelolaan limbah medis padat yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Suak Ribee, Kabupaten Aceh Barat Mei – April 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses pemilahan, pewadahan, pengangkutan, dan penyimpanan sementara. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar aspek pengelolaan telah sesuai dengan regulasi seperti Permenkes No. 18 Tahun 2020 dan Permen LHK No. P.56 Tahun 2015. Limbah telah dipilah sesuai jenis (infeksius, farmasi, dan tajam), ditempatkan dalam wadah ,berlabel serta safety box, dan diangkut rutin oleh petugas terlatih. Namun, pengangkutan belum melalui jalur khusus dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) masih belum dilengkapi sumber air serta peralatan kebersihan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Suak Ribee berjalan cukup baik, tetapi peningkatan pada aspek teknis dan infrastruktur pendukung masih diperlukan untuk menjamin keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Penerapan Posisi Semi Fowler dan Diaphragmatic Breathing Exercise dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen pada Pasien Penyakitparu Obstruktif Kronik (Ppok) di Icu Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Dr. Soediran Mangun Sumarso Prasetya, Daffa Sucika Wulan; Pamukhti, Bagas Biyanzah Drajad; , Sumardi
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyakit kronis yang menyebabkan penurunan saturasi oksigen akibat gangguan pertukaran gas di paru-paru. Penurunan ini berdampak serius terhadap kondisi fisiologis pasien, kualitas hidup, dan peningkatan risiko komplikasi. Intervensi nonfarmakologis seperti posisi semi fowler dan latihan pernapasan diafragma (diaphragmatic breathing exercise) diketahui dapat memperbaiki oksigenasi melalui peningkatan ventilasi paru dan efisiensi kerja diafragma. Mengetahui pengaruh kombinasi posisi semi fowler dan diaphragmatic breathing exercise terhadap peningkatan saturasi oksigen pasien PPOK di ICU RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua responden. Intervensi dilakukan rutin sesuai SOP. Terdapat peningkatan signifikan saturasi oksigen dari nilai di bawah normal menjadi ≥95% setelah intervensi. Kombinasi posisi semi fowler dan diaphragmatic breathing exercise terbukti efektif dan aman meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK dan dapat menjadi terapi penunjang di ruang ICU.
Penerapan Teknik Senam Ergonomis untuk menurunkan Kadar Asam Urat pada Lansia di Desa Petoran Rt 01/Rw 07 Kelurahan Jebres Kota Surakarta Agustin, Arinda; Silvitasari, Ika; Haryani, Nur
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1069

Abstract

Penderita gout arthritis pada usia di bawah 34 tahun yaitu sebesar 32% dan pada usia diatas 34 tahun sebesar 68%. Sedangkan Di Provinsi Jawa Tengah sendiri sendiri prevelensi penyakit asam urat mencapai 2,6 – 47,2%.Berdasarkan studi pendahuluan Jumalah Penderita asam urat di Puskesmas Ngoresan pada tahun 2025 yaitu 360 penderita. Di desa Petoran RT 01/RW07 Jebres Surakarta jumlah penderita asam terdapat 15 orang dari 32 jumlah lansia. Mengetahui hasil implementasi penerapan senam ergonomik terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia. Metode;Jenis penelitian ini menggunakan dua reponden studi kasus.Dilakukan senam ergonomic selama 7 x, senam dilakukan selama 20 menit.Dilakukan pre test dan post test unutk mengukur kadar asam urat menggunakan alat uric acid. Hasil pre test nilai kadar asam urat pada Ny.M sebesar 7.4 mg/dl dan pada Ny.P nilai kadar asam urat sebesar 7,6 mg/dl. Hasil post test Ny.M sebesar 6,4 mg/dl dan pada NY.P nilai kadar asam urat sebesar 6.1 mg/dl. Hasil perbandingan y. P mengalami penurunan kadar asam urat yang lebih besar dibandingkan dengan Ny. M, yaitu sebesar 1,5 mg/dL pada Ny. P dan 1,0 mg/dL pada Ny. M.Kesimpulan; Penerapan Senam Ergonomis mampu menurunkan kadar asam urat pada lansia.
Hubungan Perilaku Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Pada Pasien TB Paru Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam Arina Fatmawati; Maiza Duana; zakiyuddin; Susy Sriwahyuni; Onetusfifsi Putra
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi akibat Mycobacterium tuberculosis yang terutama menyerang paru-paru. Kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) menjadi kunci pengendalian penyakit ini dan sangat dipengaruhi oleh perilaku pasien, seperti pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara perilaku pasien dengan kepatuhan mengonsumsi OAT pada pasien TB paru di RSUD Kota Subulussalam. Menggunakan desain cross-sectional dan teknik purposive sampling, diperoleh 65 responden. Analisis dengan uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan (p=0,017), namun tidak pada sikap (p=0,390) dan tindakan (p=0,321). Berdasarkan teori Lawrence Green, pengetahuan sebagai faktor predisposisi penting dalam membentuk kepatuhan. Oleh karena itu, edukasi menjadi intervensi kunci dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan TB.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kiri, Kota Subulussalam Nadiatul Ulfa; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Mardi Fadillah; Kiswanto; Ihsan Murdani
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ISPA merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita, terutama di negara berkembang. Pada tahun 2023, Provinsi Aceh mencatat 17.271 kasus ISPA pada seluruh kelompok umur, dengan prevalensi ISPA pada balita sebesar 22,1% (1.920 kasus). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu, paparan asap rokok, dan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel 96 responden dari total populasi 2.676 ibu yang memiliki balita, dipilih melalui teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara, serta dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,013), paparan asap rokok (p=0,000), dan kepadatan hunian (p=0,000) dengan kejadian ISPA pada balita. Disimpulkan bahwa ketiga faktor tersebut berhubungan dengan ISPA. Disarankan agar institusi kesehatan meningkatkan penyuluhan mengenai ISPA, khususnya bahaya asap rokok dan pentingnya hunian yang sehat.
Perilaku Pencarian Informasi Digital terkait Operasi Batu Ginjal di Indonesia: Sebuah Pendekatan Infodemiologi Wiratama, Made Adi; Fauzan, Ahmad
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan distribusi geografis perilaku pencarian informasi digital terkait "operasi batu ginjal" di Indonesia menggunakan data dari Google Trends. Studi infodemiologi ini menggunakan data retrospektif dari Google Trends untuk kata kunci "operasi batu ginjal" dalam rentang waktu 1 Januari 2014 hingga 31 Maret 2025 di Indonesia. Data yang dianalisis meliputi volume pencarian relatif atau relative search volume (RSV) dari waktu ke waktu dan distribusi RSV berdasarkan provinsi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini mendapatkan tren peningkatan minat pencarian yang signifikan selama periode sebelas tahun terakhir. Data menunjukkan terjadi peningkatan RSV dari level dasar 25-50 pada periode 2014-2018 menjadi 50-75 pada periode 2019-2025, dengan puncak tertinggi (RSV=100) terjadi pada akhir tahun 2022. Secara geografis, minat pencarian tertinggi tercatat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (RSV=100) dan Sulawesi Tenggara (RSV=100), diikuti oleh Jawa Tengah (RSV=97) dan Nusa Tenggara Barat (RSV=95). Temuan ini mengindikasikan pentingnya peran internet sebagai sumber informasi kesehatan dan menyoroti kebutuhan penyediaan konten kesehatan digital yang akurat, mudah diakses, dan ditargetkan secara geografis untuk mendukung literasi kesehatan masyarakat. Studi mengenai pola pencarian informasi digital ini dapat memberikan wawasan penting bagi para pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Penderita Tb Paru Dengan Tindakan Pencegahan Penularan Di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua Kabupaten Aceh Selatan Yuni Sartika Pratiwi; Safrizal; Jun Musnaidi Is; Perry Boy Chandra Siahaan; Eva Flourentina Kusumawardan
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dapat menimbulkan dampak serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap penderita TB Paru terhadap tindakan pencegahan penularan di wilayah kerja Puskesmas Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 41 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan (p = 0,524), namun terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan tindakan pencegahan TB Paru (p = 0,035). Diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif memberikan edukasi dan motivasi, serta pasien menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan TB Paru.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Las Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya Pipi Wahyuni; Susy Sriwahyuni; Fikri Faidul Jihad; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Onetusfifsi Putra
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan permasalahan yang sering terjadi di sektor informal, termasuk bengkel las yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang K3, sikap terhadap K3, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja bengkel las di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 35 responden yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan K3 dengan kejadian kecelakaan kerja (p = 0.002), sikap terhadap K3 (p = 0.020), serta penggunaan APD (p = 0.015). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan, sikap positif terhadap K3, dan kepatuhan dalam penggunaan APD berperan penting dalam menurunkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, disarankan agar pemilik bengkel rutin memberikan edukasi K3, menyediakan APD yang memadai, serta membentuk budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Tidur Pasien dengan Penyakit Kardiovaskuler: Tinjauan Literatur Lailya Khusna; Erwan Ahmad; Pratiwi Christa Simarmata
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1080

Abstract

Penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab utama morbiditas, disabilitas dan kematian dini diseluruh dunia. Faktor resiko yang memperberat adalah gaya hidup yang tidak seimbang. Semakin tinggi angka kejadian penyakit kardiovaskuler, kualitas hidup pasien terancam semakin memburuk. Beberapa hal yang dapat mempengaruhinya adalah kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bukti terkait faktor faktor yang mempengaruhi kualitas tidur pasien dengan penyakit kardiovaskuler. Menggunakan pedoman PRISMA dan melalui proses seleksi berdasarkan kriteria yang ditentukan, ditetapkan sebanyak 6 artikel yang sesuai untuk direview. Diperoleh hasil bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas tidur antara lain nyeri, dyspnea, palpitasi, kelelahan, insomnia, ritme aktifitas-istirahat, obstructive sleep apnea, kurangnya aktifitas fisik, masalah psikologis, dan pengobatan. oleh karenanya, perlu dtekankan bahwa diperlukan strategi lanjutan sebagai acuan pengembangan keilmuan agar kualitas tidur pasien stabil.
Literature Review: Inkontinensia Urin di Indonesia: Patofisiologi, Diagnosis, dan Penatalaksanaan Terkini Muhammad Rozaqy Ishaq; Soetojo
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1082

Abstract

Inkontinensia urin merupakan kelainan yang ditandai dengan keluarnya urin secara involunter yang mempengaruhi 51% wanita di seluruh dunia. Prevalensi meningkat seiring usia, dari 13% pada wanita muda hingga 75% pada wanita tua. Di Indonesia, prevalensi inkontinensia urin mencapai 13% dari 2765 responden, dengan stress inkontinensia urin (4,0%), inkontinensia urgensi (4,1%), dan mixed inkontinensia urin (1,6%) sebagai tipe utama. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk memahami patofisiologi, klasifikasi, diagnosis, dan penatalaksanaan inkontinensia urin berdasarkan literatur terkini. Studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai referensi mengenai anatomi kandung kemih, fisiologi normal berkemih, dan berbagai tipe inkontinensia urin dari database PubMed, Scopus, dan Google Scholar dengan rentang waktu 2014-2024. Inkontinensia urin diklasifikasikan menjadi tiga tipe utama: stress incontinence, urgency incontinence, dan mixed incontinence. Patofisiologi melibatkan gangguan pada otot detrusor, sphincter uretra, dan sistem saraf. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti urodinamik. Terapi bervariasi mulai dari modifikasi gaya hidup, terapi farmakologis, hingga intervensi bedah sesuai dengan tipe inkontinensia. Inkontinensia urin bukan merupakan proses penuaan normal namun kondisi medis yang dapat ditangani. Kemajuan dalam diagnosis dan terapi memberikan harapan bagi penderita untuk mengembalikan kualitas hidup normal.