cover
Contact Name
Melati Ferianita Fachrul
Contact Email
melati@trisakti.ac.id
Phone
+62215663232
Journal Mail Official
juara@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan Gedung K, Kampus A Jl. Kyai Tapa Grogol Jakarta 11440, Indonesia Telephone: +62-21-5663232 ext 8767/8765 Fax: +62-21-5602575
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JUARA: JURNAL WAHANA ABDIMAS SEJAHTERA
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27154998     DOI : https://dx.doi.org/10.25105
Berbagai permasalahan yang terkait dengan layanan masyarakat perlu ditangani dan dikelola dengan baik. Di lain pihak pengembangan dan penerapan ipteks, model, konsep, hasil penelitian dan pemikiran perlu diimplementasikan untuk meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat serta mitra dalam pembangunan berkelanjutan. JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera menerima naskah dari berbagai disiplin keilmuan terutama berfokus (tetapi tidak terbatas pada) upaya peningkatan pelayanan dan pelibatan masyarakat sebagai berikut: - Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna - Layanan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal - Layanan Komunitas Mahasiswa - Pelatihan, Pemasaran, Akses Sosial, Layanan Desain-Ramah Lingkungan - Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
PENDAMPINGAN RANCANGAN TATA ATUR RUANG DAN LANSEKAP DALAM HUNIAN TEMPAT TINGGAL DI KRENDANG, JAKARTA BARAT Karista, Ardilla Jefri; Fadhilah, Arief; Budiarti, Ratih; Fauzi, Reza
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.14681

Abstract

The design of the arrangement needs to be pursued to get the impression of harmony in the residential space. The design of this regulation is also intended to minimize the occurrence of cabin fever for residents during the Covid-19 pandemic. Residential housing for residents of RW 02 Krendang Village is a building in a densely inhabited area where on average the living space is relatively narrow and coincides with one building with another. Residential adaptation was carried out by residents by arranging furniture, but there was a buildup of furniture which resulted in irregularities and an uncomfortable impression. These feelings have the potential to be the cause of cabin fever symptoms. Assistance in Spatial and Landscape Arrangements is intended to increase the understanding of the residents of RW 02 Krendang on the importance of arrangement and regulation in order to achieve a comfortable living space to minimize the occurrence of cabin fever. Implementation of activities through counseling on pilot homes for residents and assistance in designing residential and landscape arrangements for residents who ask about conditions in their respective homes. The success indicators of this Community Service activity will be confirmed and measured through pre-test and post-test. The result of this activity is that residents gain an understanding of the principles of good spatial and landscape management that can be applied in their respective dwellings. The conclusion of this activity is that the residents of RW 02 Krendang Village are paying more attention to the quality of the living space in their respective residences
PENYULUHAN DAN PEMASANGAN SISTEM PEMANENAN AIR HUJAN (PAH) DI DESA SUKALUYU - KARAWANG Wijayanti, Asih; Iswanto, Bambang; Wartaman, Anita Sitawati; Marendra, Sheilla Megagupita Putri
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.14706

Abstract

The source of clean water for the people of Sukaluyu Village, Telukjambe Timur District, Karawang Regency comes from surface water, namely from the Drinking Water Company (PAM), and some comes from ground water. Excessive groundwater withdrawal will cause the volume of groundwater to shrink. On the other hand, during the rainy season, due to excess water discharge, the problem that often arises is flooding. These floods can occur in areas close to rivers. One alternative to fulfilling the need for clean water in Sukaluyu Village is by making Rainwater Harvesting with appropriate technology. Rainwater Harvesting is a way to collect and store rainwater from rooftops when it rains. The method used is socialization of PAH installation online. The purpose of this Community Service activity is to invite the people of Sukaluyu Village to actively participate in creating alternative appropriate technologies. The method of carrying out this activity is to conduct counseling and training on installing the PAH tool system online. The results of the implementation of this PKM activity can be concluded that this PKM activity can add insight to KSM Friends of the Environment members and the community in Sukaluyu Village, Teluk Jambe Timur District, Karawang Regency regarding the benefits of rainwater and the installation of rainwater harvesting system tools which can be used as an alternative source of clean water
PENYULUHAN MENGENAI KONSERVASI EKOSISTIM PERAIRAN DAN PENATAAN LANSKAP BANTARAN SITU PANGARENGAN KOTA DEPOK Fachrul, Melati Ferianita; Hendrawan, Diana; Rinanti, Astri; Besila, Qurrotu ‘Aini; Magfhira, Azzahra
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.14719

Abstract

Damage to the ecosystem there will cause problems for the city. The factors causing the damage to the lake in Depok City are changes in land use in the catchment area, sedimentation, pollution and eutrophication resulting in reduced aesthetic value. Basically, this lake ecosystem can be turned into a tourist destination. Situ Pangarengan, which is located in Cisalak Village, Sukma Jaya District, Depok City, initially has an area of about 10.00 Ha, but now it is 8.00 Ha and shrinks in the dry season to 6.70 Ha. Therefore, saving this ecosystem needs to be done by conducting outreach to the people who live around it. The purpose of this activity is to provide counseling on management by implementing conservation and structuring the landscape along Situ Pangarengan. The activity was carried out on August 18, 2022, attended by 40 people. The PKM method is carried out with counseling in the form of lectures, discussions. The training atmosphere is designed to be interactive so that participants can more easily understand with case examples in the field. The results of this PkM activity participants gain knowledge about the benefits of managing and conserving the Situ Pangarengan ecosystem properly; participants get information about the landscape design for the lake bank; participants get a forum to exchange opinions and provide input regarding the management of the Situ Pangarengan ecosystem and the necessary communication occurs between extension workers and participants for the preparation of further action plans
Percontohan Placemaking Melalui Narasi Ruang Publik Lorong Bintan winandari, Maria immaculata ririk; Wijayanto, Punto; Setiadi, Virginia Suryani; Pekerti, Mayissa Anggun; Eki, Aurum Obe Titu
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.14884

Abstract

Lingkungan permukiman Lorong Bintan merupakan permukiman tua bersejarah di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Sebagai kawasan pusaka, permukiman yang mayoritas penghuninya adalah etnis Tionghoa ini mengalami penurunan kualitas lingkungan. Kondisi ini menyebabkan kawasan kurang terawat dan kotor di beberapa lokasi. Bangkitnya kesadaran penghuni akan tingginya sejarah dan peninggalan pusaka di lingkungan permukiman mereka menyebabkan Kawasan tersebut mulai berbenah diri. Pemahaman mengenai potensi lingkungan sebagai lingkungan pusaka serta pengetahuan dan ketrampilan mengenai penataan kawasan pusaka melalui kegiatan pendukung kawasan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menghidupkan kawasan. Pendekatan placemaking berdasar partisipasi masyarakat menjadi solusi yang dianggap tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sasaran PKM adalah peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Kawasan Lorong Bintan. Tujuan PKM adalah memberikan percontohan placemaking secara partisipatif melalui narasi sejarah Kawasan Lorong Bintan. Metode yang dilakukan adalah pendampingan perencanaan dan perancangan placemaking. Peserta percontohan adalah pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Hasil program menunjukkan bahwa rasa memiliki warga terhadap asset pusaka di lingkungannya dapat ditingkatkan melalui percontohan placemaking ruang publik. Bukti rasa memiliki tersebut ditunjukkan dengan pembuatan mural di dinding bangunan di Lorong Bintan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pengelolaan Pusaka Melalui Percontohan Gerobak Dagang Dan Penataan Koridor Jalan Di Pecinan Pasar Lama Tangerang Hartanti, Nurhikmah Budi; Purwaningsih, Lucia Helly; Zayadi, Ruwaida; Delfiyanti, Farah Febrian; Maharani, Dwiyana Hemas; Wahyudi, Jundi A.H.
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.15632

Abstract

Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang mengalami penurunan kualitas lingkungan karena kurangnya wawasan dan kesadaran para pedagang terhadap nilai pusaka kawasan yang perlu dilestarikan dan dikelola agar potensinya sebagai objek wisata budaya sekaligus pusat perdagangan yang nyaman bisa lebih optimal. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat khususnya para pedagang untuk lebih menghargai pentingnya menjaga warisan sejarah melalui penataan koridor jalan kawasan Pasar Lama Tangerang dan desain prototipe gerobak dagang yang inovatif. Kedepannya diharapkan para pedagang memiliki kemampuan untuk menata dagangannya dengan gerobak dagang yang lebih teratur sehingga semakin menarik minat pengunjung. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan perwakilan pedagang dan tokoh masyarakat setempat untuk menjaring aspirasi dalam menata kawasan tersebut. Kegiatan dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan mengenai nilai signifikan sejarah kawasan, serta edukasi akan pentingnya kebersihan dan kesehatan di koridor pasar. Tim PkM membuat desain penataan koridor pasar dan desain prototipe gerobak dagang sebagai percontohan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pemahaman para pedagang akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pada kawasan yang bernilai pusaka. Simpulan dari kegiatan pendampingan pengelolaan pusaka melalui percontohan penggunaan gerobak dagang dan penataan koridor jalan pada mitra kelompok pedagang di kawasan, memerlukan proses pendekatan yang lebih intensif dan berkelanjutan dengan memaksimalkan peran tokoh masyarakat dan pengurus RT/RW setempat
Pengelolaan Air Dengan Rain Water Harvesting Dan Pengelolaan Air Bekas Wudhu Di Lingkungan Masjid Untuk Mendukung Konsep Eco-Masjid Hendrawan, Diana; Fachrul, Melati Ferianita; Herika; Anak Agung Istri Anindya Nanda Yana; Salsabila Azzahra; Febriano Dilla Saputra
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.15715

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai manfaat dari teknologi rainwater harvesting ini menimbulkan berbagai macam permasalahan diantaranya yaitu belum memahami konsep Eko-Masjid dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu; melakukan penyuluhan tentang konsep eco-masjid, melakukan pelatihan pemanfaatan air hujan dengan teknik rain harvesting, melakukan pelatihan pengurangan debit air untuk wudhu dan pengelolaan air bekas wudhu, membangun sumur resapan, membangun kolam penampung air bekas wudhu, dan menata lanskap disekitar masjid. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan, pelatihan dan pembuatan saran contoh di Masjid Hidayaturrahman. Hasil yang didapat dalam PKM ini yaitu masyarakat menjadi lebih mengetahui dan memahami mengenai rainwater harvesting, sumur resapan, pengelolaan air wudhu dan konsep eco-masjid yang sudah diterapkan. Kesimpulan yang didapat yaitu kegiatan KKM dengan waktu yang singkat ini telah terlaksana dengan hasil memuaskan dan sangat bermanfaat dalam konservasi air.
Pemberdayaan Pengepul Sampah Dalam Penyiapan Bahan Baku Refuse Derived Fuel (RDF) di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor Purwaningrum, Pramiati; Ratnaningsih Ruhiyat; Astari Minarti; Olivia Seander
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.15982

Abstract

Desa Ciangsana adalah salah satu desa di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, merupakan salah satu wilayah yang memiliki perkembangan sangat pesat, ditandai dengan berubahnya kawasan desa menjadi kawasan semi urban, dan karakteristiknya sebagai wilayah penyangga Kota Jakarta. Kawasan Nagrak yang terletak berdekatan dengan desa Ciangsana memiliki banyak kompleks perumahan modern. Penanganan sampah di desa Ciangsana masih bertumpu pada peran masyarakat dan pengelola informal, sehingga pengumpulan sampah dilakukan oleh pengepul sampah menggunakan kendaraan bak terbuka milik pribadi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kegiatan pemberdayaan terhadap pengepul sampah untuk penyiapan bahan baku RDF yang merupakan tahap awal dari persiapan pembangunan TPST-3R. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah mendukung percepatan perwujudan edu-park waste to value di lahan Trisakti sebagai pusat pembelajaran pengelolaan sampah skala kawasan; mengurangi ketergantungan pada TPA; memberikan alternatif tempat pengelolaan sampah kepada pengepul sampah; memberikan pengetahuan kepada pengepul bahwa sampah yang biasa mereka buang, ternyata masih bisa dimanfaatkan kembali; mendorong agar pengepul dan masyarakat mau memilah sampah dari sumber. Pelaksanaan kerjasama antara Universitas Trisakti, yaitu FALTL dengan PT. Emsus Global Indonesia (EGI) bertujuan untuk mengatasi masalah TPS ilegal tersebut dengan perencanaan pembuatan TPST – 3R yang melibatkan partisipasi dari para pengepul sampah di desa Ciangsana dan desa Nagrak untuk mensuplai bahan baku plastik non-valuable pada fasilitas RDF yang akan segera dioperasikan di lahan milik Universitas Trisakti di desa Nagrak dan desa Ciangsana.
IPTEK Bagi Masyarakat (IbM) Pembuatan Produk Kewirausahaan Ecospray Hand Sanitizer Berbahan Dasar Eco-Enzym Di Desa Jatikalang Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Ratnawati, Rhenny; Pungut; Widyastuti, Sri; Sugito
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i2.16017

Abstract

Residents of Jatilang Village, Krian District, Sidoarjo Regency have waste problems so they do not understand the use of organic waste and do not have the awareness to process this waste into goods that are beneficial to the economy. The purpose of carrying out this community service activity is to increase the knowledge of the Jatikalang Village community to reduce the household organic waste generated and to make Jatilang Village a village that has the superior product Ecotizer (handsanitizer made from ecoenzym) which can support the economy and family income. Implementation this program consists of several stages, namely site survey, preparation of facilities and infrastructure, procurement of tools and materials, counseling on knowledge about eco enzymes, how to make eco enzymes, and making ECOSPRAY. The result of this activity is that the community has an understanding of processing waste and turning it into useful products with a percentage value of up to 90% of the initial conditions. Through this activity the residents of Jatilang Village are able to properly apply waste management and use it to become a product.
DESAIN TAMAN TOGA DI PEKARANGAN RUMAH POSYANDU RW 04 DESA CIBODAS, KECAMATAN PASIR JAMBU, KABUPATEN BANDUNG Indrawati, Etty; Yuslim, Silia; Indrawati, Dwi; Seanders, Olivia
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.16135

Abstract

Cibodas Village, Pasir Jambu District, Bandung Regency is an Eco-village that has been fostered through the Ministry of Research, Technology and Higher Education's Grant program. The sustainability of an Eco-village requires the involvement of a healthy local community. One of the efforts implemented through this PkM program is the utilization of Posyandu house yards through planting family medicinal plants (TOGA). The PkM activity aims to provide an example of a TOGA garden design that is beneficial for the local community to be an example in arranging TOGA in their yards. The PkM implementation method begins with a location survey and discussions with representatives of the RW/RT and PKK administrators to obtain an optimal TOGA garden design in the Posyandu RW 04 yard. The implementation was carried out with counseling regarding the design of the TOGA park and the technical construction of it. In addition, to find out the benefits felt from this PkM activity, participants consisting of representatives of RW/RT administrators and PKK administrators were given a pretest and posttest. The pretest results showed that basically the participants already knew TOGA, but did not understand the TOGA arrangement and then the posttest results showed that there was an increase in the participants' understanding of the TOGA garden (100%). However, participants hope to receive assistance in applying garden designs in their yards. Therefore, it is necessary to extend the collaboration between the Faculty of Landscape Architecture and Environmental Technology, Universitas Trisakti and the Head of Cibodas Village, which has expired.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING, BRANDING DAN PEMASARAN ONLINE BERBASIS MARKETPLACE DAN SOSIAL MEDIA BAGI PENGEMBANGAN USAHA SAGU LICIOUS UNIT KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA Musbar, Hafidawati; Yenie, Elvi; Zahrina, Ida; Johan, Vonny Setiaries; Eriyati, Eriyati; Irfandy, Bagus Duhan; Islamy, Muhammad Agung
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 4, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/juara.v4i1.16155

Abstract

Sago Licious is a student business at the University of Riau which is engaged in the production and marketing of processed sago-based products that was founded in 2020, this business continues to grow and has become one of the MSMEs that is slowly exploring the market in Meranti Islands Regency. However, the obstacle that is a big obstacle for business units today is weak marketing because it only focuses on meeting local needs and does not fully understand how to utilize the marketplace and social media as a capable digital marketing tool. In addition, promotion and branding patterns have not been implemented optimally. Therefore, this training is carried out as a means of increasing partners' knowledge. After the training, it is hoped that the output produced will be partners able to implement the correct marketing strategy, develop market share based on digital marketing and be able to apply branding and promotion concepts appropriately. This activity begins with a site survey and coordination with partners to identify problems. Next, a brainstorming was carried out with the PkM team to determine the solutions to be offered to partners, then an offline FGD was carried out to describe the program along with the schedule of activities to be carried out. The result of this activity was the marketing development of the Sago Licious Student Entrepreneurship Unit, the activities went well and smoothly and there were interactive discussions between resource persons and activity participants, participants also easily understood the material with clear presentation of the material and easy-to-understand training modules