cover
Contact Name
Melati Ferianita Fachrul
Contact Email
melati@trisakti.ac.id
Phone
+62215663232
Journal Mail Official
juara@trisakti.ac.id
Editorial Address
Universitas Trisakti - Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan Gedung K, Kampus A Jl. Kyai Tapa Grogol Jakarta 11440, Indonesia Telephone: +62-21-5663232 ext 8767/8765 Fax: +62-21-5602575
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JUARA: JURNAL WAHANA ABDIMAS SEJAHTERA
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : 27154998     DOI : https://dx.doi.org/10.25105
Berbagai permasalahan yang terkait dengan layanan masyarakat perlu ditangani dan dikelola dengan baik. Di lain pihak pengembangan dan penerapan ipteks, model, konsep, hasil penelitian dan pemikiran perlu diimplementasikan untuk meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat serta mitra dalam pembangunan berkelanjutan. JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera menerima naskah dari berbagai disiplin keilmuan terutama berfokus (tetapi tidak terbatas pada) upaya peningkatan pelayanan dan pelibatan masyarakat sebagai berikut: - Pemberdayaan Masyarakat, Sosialisasi dan Implementasi Teknologi Tepat Guna - Layanan Masyarakat, Partisipasi Masyarakat, dan Kearifan Lokal - Layanan Komunitas Mahasiswa - Pelatihan, Pemasaran, Akses Sosial, Layanan Desain-Ramah Lingkungan - Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 156 Documents
Proses Pengembangan Strategi Pemasaran Berbasis Digital Pada Kewirausahaan Lokal Ayu Candraningrum, Diah; Bastian, Cathrine; Jesse Chandra, Cecilia; Sandria, Deva; Natasha, Evelyn; Benedict Irawan, Glenn
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/4chdhw09

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan membantu pengembangan strategi pemasaran digital bagi UMKM Bakmi Garasi 52 di Jakarta Pusat sebagai upaya peningkatan brand awareness dan daya saing usaha di era digital. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari permasalahan mitra yang masih mengandalkan promosi konvensional serta keterbatasan dalam publikasi digital, sehingga kurang menjangkau audiens yang luas. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahap wawancara, observasi lapangan, perancangan konten digital, serta pengelolaan media sosial di Instagram @bakmigarasi52. Tim PKM melaksanakan kegiatan berupa sesi pemotretan menu, pembuatan desain promosi digital (spanduk, poster, katalog menu), hingga publikasi konten di media sosial untuk membangun citra digital yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap visibilitas mitra, yang menandakan efektivitas strategi digital dalam memperluas jangkauan. Selain itu, re-branding melalui spanduk baru turut memperkuat identitas visual UMKM secara offline. Kegiatan ini menunjukkan bahwa optimalisasi di media sosial bedampak positif terhadap peningkatan promosi dan pengenalan merek UMKM. Program ini sejalan dengan tujuan SDGs nomor 9 tentang “Industri, Inovasi, dan Infrastruktur” yang menekankan pentingnya inovasi digital bagi keberlanjutan industri kecil dan menengah.
Pemberdayaan Komunitas Lansia melalui Inovasi Produk Minuman Kesehatan “Mantanbuta” dari Hibiscus sabdariffa Adriani, Donna; Kurniasari; Kurniawan, Wawan; Nafaro, Cephas Lee
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/x3pqcf72

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas lansia di Desa Nagrak, Kabupaten Bogor yang memiliki kondisi kurang berdaya dalam ekonomi dan memiliki permasalahan kesehatan yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). Program ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi lokal berupa bunga Rosella atau Hibiscus sabdariffa menjadi produk bernilai tambah berupa aneka inovasi minuman kesehatan berbahan baku utama Rosella “mantanbuta” serta pemasarannya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan, pretest, dan postest. Hasil program PkM ini adalah peningkatan kompetensi dan keterampilan lansia sebesar 100%, produksi minuman kesehatan “mantanbuta”, dan perluasan area pemasaran produk “mantanbuta” sejauh 139 km. Simpulan: program ini berkontribusi pada peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas lansia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Signifikasi program ini adalah dapat mengimplementasikan nilai-nilai SDGs, yaitu: pada aspek kesehatan, ekonomi, keberlanjutan produksi, dan kemitraan. Implikasi dari program ini adalah produksi dan pemasaran minuman kesehatan “mantanbuta” dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan komunitas lansia.
Pendampingan Pemasaran Briket Arang Kulit Batang Sagu Untuk Komoditas Ekspor Dalam Sebagai Upaya Peningkatan perkenomian Di Desa Sagu Sungai Tohor Kabupaten Kepulauan Meranti Hafidawati; Ida Zahrina; Johan, Vonny Setiaries; Setiawan, Iwan; Mira Dharma; Syarfi Daud
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/qty9yz61

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sagu Sungai Tohor, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri sagu terbesar di Riau. Aktivitas pengolahan sagu menghasilkan limbah kulit batang sagu dalam jumlah besar, yang memiliki potensi tinggi untuk dikonversi menjadi briket arang bernilai ekonomi. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas briket arang kulit batang sagu agar memenuhi standar komoditas ekspor serta memperkuat pemasaran produk melalui pendekatan teknologi dan manajemen usaha. Pendampingan mencakup: pelatihan proses karbonisasi dan pembriketan kulit batang sagu, peningkatan mutu produk sesuai standar SNI dan kebutuhan pasar ekspor, serta pelatihan strategi pemasaran digital dan jaringan distribusi. Sebelum kegiatan, produksi briket dilakukan secara konvensional dan belum memenuhi standar kualitas internasional. Melalui program ini, UMKM lokal difasilitasi untuk meningkatkan kapasitas teknis, kualitas produk, serta kompetensi pemasaran sehingga briket arang sagu berpotensi menjadi komoditas ekspor unggulan daerah dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Agustus hingga akhir November 2025.. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan arang kulit batang sagu menjadi biopelet sebagai bahan bakar dirumah tangga atau skala lebih besar di skala industri pengganti bahan bakar di boiler . Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menjadi sumber pendapatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat disamping dapat mengatasi permasalahan dari limbah kulit batang sagu yang mencemari lingkungan
Implementasi Program Edukasi Dan Penyuluhan Lingkungan Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Kapasitas Siswa Sebagai Kader Kampanye Lingkungan Aphirta, Sarah; Winarni; Asih Wijayanti; Tazkiaturrizki; Reza Fauzi
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/0ez2yv78

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa/i SMA Negeri 14 Jakarta sebagai kader kampanye lingkungan melalui program edukasi dan penyuluhan tentang konservasi air bersih dan pengelolaan sampah. Program dilaksanakan pada tanggal 12 November 2024 dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemahaman peserta dalam berbagai aspek, antara lain konservasi air, pemilahan sampah, serta pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick sangat baik. Sebanyak 100% peserta dapat menjawab dengan benar pada beberapa indikator pasca kegiatan, dan capaian rata-rata pemahaman mencapai 90%. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih serta hemat air. Hasil kegiatan ini mendukung pernyataan bahwa pendidikan lingkungan yang diterapkan secara partisipatif dan kontekstual mampu meningkatkan pengetahuan dan perilaku positif siswa terhdap lingkungan. Program ini memberikan dampak positif dan membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.
Penyuluhan Pengelolaan Sampah Skala Rumah Tangga Pada Kelurahan Krendang, Jakarta Barat Christy Anandha Putri; Sih Andajani; Dewi Rintawati; Dwi Hartini Rahayu
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/g6jbm751

Abstract

Keberadaan pemukiman padat dan kumuh dapat menimbulkan berbagai masalah antara lain sanitasi, drainase, sampah, sumber air, serta kerentanan terhadap bencana. Salah satu cara untuk mengurai permasalahan sampah adalah dengan cara melakukan pengelolaan. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tim Jurusan Teknik Sipil Universitas Trisakti dilakukan bekerjasama dengan mitra yaitu RW 02 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. RW 02 Kelurahan Krendang merupakan salah satu kawasan padat penduduk yang memiliki masalah mengenai sampah di lingkungannya. Berdasarkan kondisi tersebut, Tim PKM ini melakukan penyuluhan mengenai pengelolaan sampah sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan di wilayah tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan pemaparan secara langsung yang diawali dengan ceramah, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, kemudian ditutup dengan pengisian kuesioner. Kuesioner yang diberikan kepada peserta digunakan untuk mengukur keberhasian penyampaian materi dari kegiatan ini. Hasil pengisian kuesioner menunjukkan bahwa materi yang diberikan dapat diterima dan dipahami dengan baik. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh persentase setuju dan sangat setuju dari pernyataan yang diberikan diatas 60%. Disisi lain, hasil pengisian kuesioner menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat untuk mengembangkan pengelolaan dengan menggunakan metode Bank Sampah. Kegiatan penyuluhan yang dilakukan pada RW 02 Kelurahan Krendang memberikan peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Keinginan tersebut, tidak lepas dari pengaruh ekonomi jika masyarakat terlibat dalam pengelolaan Bank Sampah.
Penerapan Lubang Resapan Biopori Sebagai Upaya Mendukung Sekolah Adiwiyata Berbasis Konservasi Air Di SMA 109 Jakarta Melati Ferianita Fachrul; Diana Irvindiaty Hendrawan; Astari Minarti; Ratnaningsih; Qurrotu ‘Aini Besila
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 7 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ezgm5r91

Abstract

SMA Negeri 109 Jakarta sebagai Sekolah Adiwiyata berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga sekolah terhadap konservasi air dan pengelolaan sampah organik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan guru dan siswa dalam sosialisasi serta praktik langsung pembuatan lubang biopori berdiameter 10 –15 cm dan kedalaman 100 cm yang diisi bahan organik dari dapur sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta; sebelum kegiatan, mayoritas berada pada kategori pemahaman dasar (40%), sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 70% pada kategori baik dan sangat baik. Lubang biopori yang dihasilkan berfungsi ganda sebagai area resapan air sekaligus media pengomposan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat fungsi ekologis Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekolah dan meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan. Penerapan teknologi biopori efektif sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang mendorong kesadaran ekologis, mendukung prinsip Sekolah Adiwiyata, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan ke-6 (Clean Water and Sanitation) dan ke-13 (Climate Action).