cover
Contact Name
Dyah Palupiningtyas
Contact Email
dyah.stiepari@gmail.com
Phone
+6287831978242
Journal Mail Official
jurnal@apji.org
Editorial Address
Jalan Bendan Ngisor - Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
ISSN : 27743349     EISSN : 27747107     DOI : https://doi.org/10.56910/wrd.v1i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin, adalah jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian sebagai hasil pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang. Focus dan Scope pada bidang pendidikan, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, dan Rekayasa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin terbit 1 tahun 3 kali (Januari, Mei, September)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 212 Documents
STRATEGI REBRANDING PADA WISATA ALAS PALA SANGEH UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH WISATAWAN Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Putu Trisna Ermawati; Ida Ayu Agung Nusantari; Cokorda Alit Surya Prabawa; Nurul Savika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i1.265

Abstract

Pengembangan pariwisata adalah sebuah usaha pembangunan pada sektor pariwisata yang dilakukan untuk lebih meningkatkan daya tarik sehingga mampu menarik wisatawan yang lebih banyak untuk mengunjungi wisata tersebut. Kegiatan promosi dan rebranding yang baik dalam usaha pengembangan pariwisata akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan daerah tersebut serta membantu peningkatan dan pembangunan ekonomi daerah tersebut. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata terfavorit serta menjadi daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Obyek Wisata Sangeh adalah salah satu destinasi wisata yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Obyek Wisata Sangeh mengalami penurunan pengunjung yang disebabkan oleh adanya image bahwa Sangeh memiliki monyet yang galak dan kerap kali menyerang wisatawan yang berkunjung dengan mengambil barang milik wisatawan serta tidak adanya pengawasan yang ketat dari pengelola obyek wisata menyebabkan para wisatawan ragu untuk berkunjung. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan rebranding pada Obyek Wisata Sangeh. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam proses rebranding diantaranya yaitu, menjadikan Obyek Wisata Sangeh menjadi obyek wisata yang edukatif, meningkatkan keamanan bagi pengunjung serta dengan meningkatkan upaya promosi. Upaya- upaya pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah, akan mendorong dan mempermudah tercapainya proses rebranding yang berusaha diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah pengunjung yang menjadi tujuan dari rebranding pun dapat tercapai.
PENYULUHAN TENTANG PEMILAHAN SAMPAH SERTA PEMBERSIHAN LINGKUNGAN OBJEK WISATA “ALAS PALA” SANGEH Gede Wirata; I Made Dwiantara; Made Kunayanti; Abdul Gafur Ramdhoni; Komang Agoes Udayana Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i1.266

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak ragam. Terdapat beberapa sektor penting yang berada di Indonesia seperti Sektor pertanian, pendidikan, pembagunaan, objek wisata, dan lainnya. Bali sebagai salah satu destinasi wisata utama dunia menawarkan ragam jenis dan tempat wisata. Salah satunya Wisata “Alas Pala” Sangeh. Wisata ini merupakan salah satu tempat yang menyediakan objek wisata berupa pemandangan alam yang indah yang merupakan salah satu habitat kera atu monyet yang ada di Bali. Disisi lain sampah merupakan suatu masalah yang membutuhkan penanganan yang benar dan sungguh- sungguh untuk menjaga kelestarian wisata “Alas Pala” Sangeh. Oleh sebab itu, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat selaku pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan, dan meningkatkan pengetahuan dalam pemilahan sampah yang dibuang di tempat wisata “Alas Pala” Sangeh. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah berupa penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat dan pengelola tempat wisata serta pemberian tempat sampah yang tepat di lokasi ini serta kegiatan bersih-bersih . Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat dan pengelola menjadi paham tentang pemilahan sehingga lingkungan “Alas Pala” Sangeh” tetap terjaga dengan baik.
Penyuluhan Kewirausahaan pada Kelompok UMKM Desa Parereja untuk Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Dwi Ariyanti Barkah; Dumadi, Dumadi; Ari Kristiana; Nasiruddin, Nasiruddin; Farhan Saefudin Wahid; Ubaedillah, Ubaedillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v2i3.275

Abstract

Desa Parereja merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Banjarharjo yang terdapat beberapa kelompok usaha rumahan dan UMKM diantaranya produksi arumanis, kerupuk basreng, rengginang dan kerupuk centir. Dalam perkembangan usaha ada beberapa kelompok usaha yang masih terkendala dalam inovasi produk, pemasaran, pengemasan dan disstribusi produksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman ilmu tentang pentingnya melakukan motivasi dalam berwirausaha dan pentingnya melakukan inovasi pada usaha dengan kolaborasi ilmu dan teknologi yang dapat meningkatkan perekonomian lokal masyarakat. Bentuk kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi melalui penyampaian materi oleh narasumber, tanya jawab dan diskusi. Peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah kelompok UMKM, kelompok Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta masyarakat umum yang berjumlah 33 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta kegiatan memperoleh berbagai manfaat seperti: menambah pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membangun motivasi dan jiwa kewirausahaan yang meliputi inovasi pada produk, pengemasan yang menarik pembeli serta pentingnya pembukuan selama kegiatan produksi berlangsung. Diharapkan dapat dijadikan pemberdayaan kepada masyarakat dalam mengembangkan usahanya serta siap dalam menghadapi persaingan pada tiap produk yang sama dengan keunggulan yang berbeda.
Strategi Marketing UMKM “ETES” Melalui Digital Marketing Terhadap Penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) Kurnia Yuli Sintakarini; Putri Kurniawati; Nabil Abiyu Rohman; Devi Claudia Vanessa Jorger; Nadhifatul Azizah Putri Bachtiar; Adistia Nurul Aini; Arifatur Rahma Putri; Eric Septian Anantha; Vivia Nur Salsabila Trisnalia; Ardi Zulva Budianto; Aji Qolbu Wibawa Syah'alam; Dewi Puspa Arum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.280

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMES) engaged in the world of Food and Beverage (F&B) in the Sentul Village area are one of the community service partners. One of these partners was established by the RT 01 association in the Sentul Village area with the lack of a conventional marketing system owned by these MSMEs. By providing various trainings and also providing socialization on the importance of digital marketing so that the marketing system can be improved so that it can cover more business targets and can be a better sales support. MSMES are also provided with service assistance in creating business accounts on digital media such as Instagram, Tiktok, Facebook, and Google Business accounts with optimal digital media management. marketing communication is able to build a brand. In line with the above, marketing communication is an effort to convey messages to the public, especially target consumers, regarding the existence of products in the market, so that they contribute to brand awareness for the company.
Manajemen Kredit Gadai Sistem Angsuran (KRASIDA) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pada PT. Pegadaian (PERSERO) UPC Wlingi Kabupaten Blitar Winarto Winarto; Nik Haryanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.284

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMES) engaged in the world of Food and Beverage (F&B) in the Sentul Village area are one of the community service partners. One of these partners was established by the RT 01 association in the Sentul Village area with the lack of a conventional marketing system owned by these MSMEs. By providing various trainings and also providing socialization on the importance of digital marketing so that the marketing system can be improved so that it can cover more business targets and can be a better sales support. MSMES are also provided with service assistance in creating business accounts on digital media such as Instagram, Tiktok, Facebook, and Google Business accounts with optimal digital media management. marketing communication is able to build a brand. In line with the above, marketing communication is an effort to convey messages to the public, especially target consumers, regarding the existence of products in the market, so that they contribute to brand awareness for the company.
Prosedur Pengelolaan Arsip Dalam Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Kerja Studi Kasus Pada PT. Griya Asri Mandiri Maghfirotin Munawaroh; Winarto Winarto; Nik Haryanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.285

Abstract

Archives are a collection of documents that are stored systematically so that anything needed can be found quickly and accurately (Gie, 1996:118). Every work and activity of government and private offices requires data and information. One source of information that must be owned by an office is archives. Therefore good archive management is needed. Organizing records properly and correctly will facilitate retrieval, so that when records are needed in making a decision, they can be found immediately. The problem in this research is how to manage archives at the office of PT. Griya Asri Mandiri and what are the obstacles experienced when managing records at the PT. Griya Asri Mandiri. The purpose of this research is to find out how the procedures for managing records at the office of PT. Griya Asri Mandiri and to find out what are the obstacles experienced when managing records at the office of PT. Griya Asri Mandiri. This research is a descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that in general archive management at the PT. Griya Asri Mandiri, among others: 1) Arrangement of archives 2) Storage of archives 3) Borrowing of archives 4) Retrieval of archives 5) Maintenance of archives 6) Security of archives 7) and shrinkage of archives. The obstacles faced when managing records include: 1) Human resources managing records. 2) Limited filing facilities.
Pelatihan Menjawab Prediksi Soal Bahasa Inggris: Reading Skill Sebagai Upaya Pembekalan Siswa Menghadapi Ujian Nasional Di SMP Negeri Sukadana Astri Riance; Herlina Herlina; Sinta Sinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.288

Abstract

In Indonesia, English is the first foreign language that is studied as a compulsory subject from junior high school to university. English is a very basic and important requirement in Indonesia. This is evident in the development of the current education system, English has been included as one of the subjects tested in the national exam. Based on the observations of class IX students at SMP Negeri Sukadana, in preparation for the national exam, many students still had difficulty answering English questions: reading skills. One of the causal factors of these student problems is the lack of practice by applying strategies to answer questions and do not have the skills to easily predict questions that will appear during the national exam. In addition, the lack of interest in learning English is also a major factor in learning English. Based on the results of the community service activities, it was shown that class IX students at SMP Negeri Sukadana were motivated so that they could optimize their abilities and skills in answering English questions: reading skills. Thus it can be concluded that in this service program students have gained experience in implementing strategies for quick predictions in identifying the right answers.
Implementasi Pembuatan Label Kemasan Dan Digital Marketing Dalam Pengembangan Teknologi UMKM Di Kelurahan Bendo Kota Blitar Dewi Puspa Arum; Indah Sari Dwi Agustin; Hendrik Cahyono; Rizky Rianto; Santi Eka Rahmawati; Fajerul Dicky Saputra; Ardhelia Damayanti Wirawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.290

Abstract

The aim of this digital marketing training activity is to increase participants' knowledge in terms of utilizing digital platforms, as well as provide alternative livelihood options for participants to increase their income. Therefore, the identity of the product itself is needed in the industrial era 4.0. This research method was carried out offline using two sessions, namely, an explanation regarding labeling and digital marketing and practicing how to make labels. Therefore, KKN students carry out a work program in the form of regular assistance to MSME business actors related to making labels to make attractive packaging. The training for labeling and digital marketing has gone according to the wishes and expectations of two parties, namely the owner of the Soybean Crackers "BERKAH" UMKM and also from the East Java UPN "Veteran" Community Service Students. It is hoped that the holding of this training can support and further develop MSMEs in the Bendo Village area, Kepanjen Kidul District, Blitar City.
Peran Digital Mareting dan Branding Produk dalam Pengembangan UMKM di Kelurahan Karangtengah Anita Wulandari; Ikfina Rosyada Kamila; Rizkiyatul Awwalu Bil Khikmah; Bahtiar Arifuddin Fadturahman; Gerry Mario Alexis Martua Manalu; Dewi Puspa Arum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 3 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v3i2.291

Abstract

In today’s modern era, the development of small and medium-sized enterprises (SMEs) must be able to innovate in order to attract the attention of consumers and maintain their efforts. Many UMKMs experienced a decline in sales and could not grow even bankrupt during the Covid-19 pandemic last year. These conditions make the UMKM perpetrators have to think to be able to survive for the sake of their efforts. The transition of offline shopping to online (digitalized) in modern times will make it easier for UMKM to expand marketing access. The role of digital technology has a significant impact on UMKM. Emerging technological paradigms leverage the potential of a stronger and more sustainable UMKM. Social media and e-commerce can be the sales container of UMKM offenders. The aim of the community empowerment program on UMKM in the Middle East is to provide support for digital marketing training as an effort to develop and expand the technology-based marketing network (digital). After doing this dedication, it is hoped that the UMKM perpetrators in the Middle Coral Coral will continue to synergize for the sustainability of UMKM and the development of the economy of the community.
Pemberdayaan Umkm Ibu Pkk Menuju Perintisan Desa di Wilayah Desa Jembrak Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang Dyah Palupiningtyas; Guntur Suryaning Hadi; Ray Octafian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Vol. 2 No. 3 (2022): September : Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/wrd.v2i3.292

Abstract

This activity aims to provide solutions for partners in dealing with Small and Medium Enterprise (UMKM) problems in tourist villages. Jembrak Village is a village in the Pabelan sub-district, Semarang, Central Java. The characteristics of this village are advanced and the beautiful environment is still there. Jembrak Village is about management and marketing. The management itself is how to manage Small and Medium Enterprises (UMKM) themselves in terms of the lack of community interest, ignorance of finance, management systems, and marketing. The remarketing is online marketing, where most of the owners of Small and Medium Enterprise (UMKM) find it difficult to use applications and online marketplaces, methods of proper promotion, and to administrative issues related to the use of social media to market their products. For this reason, the PKK Community Service team carried out activities including: 1) Observing Small and Medium Enterprise (UMKM) targets, 2) Conducting outreach about the Product Management and Marketing, 3) Provide a direct training on Product Management and Marketing, 4) Monitor and evaluate UMKM Pioneers in Jembrak Tourism Village. The implementation of this community service activity has gone well. Thanks to the cooperation between the committee and the support of various parties. However, there were a number of things that were noted after the activity took place, namely, the training participants needed ongoing assistance after this activity, because there were still many training participants who were unable to manage UMKM.

Page 4 of 22 | Total Record : 212