cover
Contact Name
Vit Ardhyantama
Contact Email
vit.10276@gmail.com
Phone
+6285932141099
Journal Mail Official
redaksijse@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien No.4-A, Kebon, Ploso, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 63515
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Social Empowerment
ISSN : 25035371     EISSN : 28096894     DOI : DOI: 10.21137/jse
Journal of Social Empowerment (JSE) sebagai wadah publikasi artikel ilmiah dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berkaitan tentang pengabdian pada masyarakat. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalan satu tahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
Pengajaran dan Pengembangan Kaligrafi sebagai Media Dakwah dan Pelestarian Budaya di Era Modern Danang Endarto Putro; Arif Rahman Hakim; Fridya Nirwana; Intan Nurfitasari; Matori Matori
Journal of Social Empowerment Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.344 KB)

Abstract

Kaligrafi merupakan seni Islam tertua yang digunakan sebagai media dakwah,namun saat ini telah jarang dilakukan. Dalam Penulisan artikel ilmiah ini kaligrafi digunakansebagai media dakwah dan pelestarian budaya Islam. Tujuan Penulisan artikel ilmiah ini adalahuntuk mengajarkan dan mengembangkan kaligrafi di kalangan masyarakat serta melestarikanbudaya Islam. Populasi dari Penulisan artikel ilmiah ini adalah anak TPA Avicena di DusunDlopo RT 01 RW 04 Total sampel sejumlah 18 anak. Penulisan artikel ilmiah ini menggunakanmetode deskriptif kualitatif sehingga data yang didapatkan bersifat alamiah. Programpengajaran kaligrafi dapat menarik perhatian anak dalam belajar dan menjadi media dalammenyampaikan materi. Program ini tidak hanya menarik perhatian anak tetapi juga mampumelatih ingatan anak dalam menghafal ayat-ayat alquran serta hadits.
Pelatihan Pembelajaran Matematika Kepada Guru MTS dengan Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) Taufik Hidayat Hidayat; Khoirul Qudsiyah
Journal of Social Empowerment Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.003 KB)

Abstract

Madrasah Tsanawiyah Al-Anwar Ploso Pacitan terletak di Kecamatan Pacitan,Kabupaten Pacitan. Merupakan sekolah swasta yang Bapak/Ibu gurunya belum memahamidengan baik tentang Pembelajaran Matematika dengan menggunakan Strategi PembelajaranPeningkatan Kemampuan berpikir (SPPKB). Dalam hal ini tim ABDIMAS memiliki ide untukmengadakan pelatihan Pembelajaran Matematika dengan menggunakan Strategi PembelajaranPeningkatan Kemampuan berpikir (SPPKB). Tujuan kegiatan pelatihan ini antara lain: untukmeningkatkan pemahaman Bapak/Ibu guru tentang Strategi Pembelajaran PeningkatanKemampuan berpikir (SPPKB). Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan danpendampingan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan di dalam kelas, sehinggamampu membantu peserta didik mudah memahami materi yang diajarkan oleh Bapak/Ibu guru.Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini meliputi: 1) Peserta pelatihan mencapai 60%, 2)Keterampilan yang dikuasai peserta dalam sebanyak 90%, serta 3)Bapak/Ibu guru berperan aktifdalam pelatihan100%.
SECRET (Sensasi Jenang Cita Rasa Tape Telo) Olahan Berdaya Saing Tinggi Mulyadi Mulyadi; marwanto marwanto; siska malika; suci prastiwi; Widodo Widodo; Rini Istanti
Journal of Social Empowerment Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.586 KB)

Abstract

Singkong merupakan tanaman yang melimpah dikabupaten pacitan. Pemanfaatansingkong menjadi jenanag tape merupakan produk olahan singkong baru yang memiliki prospekbesar. Jenang tape yang dijadikan sebagai makanan khas dari pacitan ini diharapkan mampumemanfaatkan singkong lokal yang bernilai ekonomis dan dapat menambah varian jenangdipasaran. Singkong yang didapatkan dari para petani yang selanjutnya dibuat menjdai tapeterlebih dahulu sebelum dibuat adonan jenang. Terlebih dahulu singkong dikupas kulitnyakemudian dipotong 3-5 cm dan di cici hingga bersih. Selanjutnya singkong dikukus selama 30menit kemudian didinginkan. Setelah itu dilakukan proses peragian dan didiamkan kurang lebih2 hari. Setelah menjadi tape, singkong dicampur dengan santan dan gula yang sudah mendidihdalam wajan. Tape yang sudah tercampur dengan santan dan gula kemudian di aduk hinggakental dan berubah warna menjadi kecoklatan. Proses selanjutnya yaitu pendinginan adonan danpengemasan setelah itu siap dipasarkan
Pelestarian Kebudayaan Bahasa Jawa Krama Inggil melalui Kegiatan Bimbingan Belajar pada Anak Usia Sekolah Dusun Puluhan Desa Sawahan Tika Dedy Prastyo; Anif Nurjanah; Rintis Prawitiasari; Tatag Hendhika J
Journal of Social Empowerment Vol. 3 No. 1 (2018): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.59 KB)

Abstract

Bahasa jawa krama inggil merupakan suatu kebudayaan yang selalu diutamakan masyarakat jawa khususnya di wilayah Pacitan. Penggunaan bahasa jawa krama inggil seolah-olah sekarang semakin dilupakan karena kurangnya minat terhadap bahasa jawa yang dianggap Sulit, terutama bagi anak usia sekolah di dusun Puluhan desa Sawahan. Oleh karena itu perluadanya penggunaan bahasa jawa krama inggil bagi anak usia sekolah di dusun Puluhan desasawahan melalui kegiatan bimbingan belajar (bimbel) sehingga pembelajaran bahasa jawa dapatdilakukan dan anak mampu menguasai serta menggunakan bahasa jawa krama inggil dalamkomunikasi sehari-hari. Oleh karena itu adanya bimbingan belajar bahasa jawa krama inggildapat dijadikan sebagai sarana untuk pelestarian kebudayaan bagi anak-anak usia sekolah dusunpuluhan desa Sawahan.
Pelatihan Kompetensi Dasar Penggunaan Microsoft Office pada Guru Sd Kristen Brawijaya I Ypk Jatim Danang Aditya Nugraha; sudiyono sudiyono
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.151 KB)

Abstract

Teknologi saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Kemampuan dalam memanfaatkan teknologi saat ini merupakan tuntutan yang mutlak dibutuhkan oleh seorang guru, karena teknologi tidak hanya berguna dalam memperkaya proses belajar mengajar tetapi juga berguna dalam mendukung proses administrative yang harus dilakukan seorang guru. SD Kristen Brawijaya I YPK Jatim adalah sebuah sekolah Kristen yang terletak di Jl. Brawijaya No.1 Malang. Sekolah ini memiliki tenaga pendidik sebanyak 9 orang guru dengan fasilitas 6 buah unit komputer yang berfungsi dilengkapi dengan LCD. Kemampuan dasar guru-guru yang ada pada SD Kristen Brawijaya I YPK Jatim dalam pengoperasian Microsoft Office ditemukan sangat minim. Hal itu banyak berdampak pada proses belajar mengajar dan administratif yang terhambat karena kurangnya kompetensi guru dalam penggunaan komputer tersebut. Para guru SD Kristen Brawijaya I YPK Jatim cenderung untuk selalu bertanya dan meminta bantuan kepada penanggung jawab operasi komputer, sehingga hal itu mengakibatkan menurunnya produktivitas kerja dan efisiensi waktu, serta media pembelajaran yang kurang variatif. Pada pelatihan ini para guru diberikan pendampingan untuk memastikan proses penyerapan materi dapat terjadi secara optimal, dan ini terlihat pada hasil pelatihan yang menunjukkan peningkatan kemampuan komputer dari setiap peserta.
Pelestarian Seni Tari Tradisional melalui Peran Serta Ibu Rumah Tannga Indah Puspitasari; Agung Budi Kurniawan
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.032 KB)

Abstract

Kegiatan abdimas ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT RI ke 74 di dusun Krajan, desa Kayen, Kec./Kab. Pacitan. Kegiatan utama adalah pengenalan, pelatihan, dan diakhiri dengan pertunjukkan seni tari traditional. Ada dua jenis tari yang menjadi bahan kegiatan yaitu tari Gambyong Mari Kangen dan tari kreasi baru yang berjudul tari Embok Borot. Kegiatan dilaksanakan secara terstruktur dari tanggal 02 hingga 06 September 2019 dengan juga mendapatkan dukungan penuh dari para pejabat setempat yaitu Camat Pacitan, perangkat dan kepala desa. Pelaksanaan kegiatan lebih dari sekedar kegiatan seni, tapi ada nilai implikasi edukasi di dalamnya. Kegiatan tersebut memberikan wawasan pentingnya melestarikan nilai-nilai luhur dan budaya kearifan lokal dengan tetap mengikuti perkembangan jaman yang berbasis digital dan penggunaan internet sekarang ini. Para subjek yaitu ibu rumah tangga mendapatkan suatu konsep bahwa nilai dan norma sosial lokal tetap menjadi pegangan dalam mengurus dan mendidik anak-anak mereka di tengah perkembangan IPTEK sekarang ini. Kesimpulan yang diambil adalah tetap perlunya melestarikan budaya dan kearifan lokal tanpa perlu mengganti dengan budaya dari daerah atau negara lain untuk mengikuti perkembangan jaman.
Peningkatan Kapasitas Kebencanaan pada OMEK dibidang sosial Kebencanaan. Hari Purnomo Susanto
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.725 KB)

Abstract

Sepuluh tahun terakhir bencana alam di Indonesia tidak ada hentinya terjadi. Begitu juga di wilayah pacitan bencana silih berganti, bahkan terjadi bersamaan dua jenis bencana yang berbeda. Kesadaran masyarakat yang masih rendah membuat BPBD selaku pihak yang berwenang memiliki tantangan berat dalam preoses penanggulangan bencana. BPBD tidak dapat menangani masalah ini sendiri, tetapi tetap membutuhkan kerjasama pihak swasata dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran semuanya. Salah satu bagian dari masyarakat yaitu Mahasiswa yang tergabung dalam OMEK di Pacitan. Tidak diragukan lagi dalam sejarah Indonesia, pergerakan mahasiswa memiliki posisi sebagai the agent of Change, dan seringnya pergerakan tersebut lebih berkaitan dengan urusan sosial politik. Pada artikel ini membahas sebuah kegiatan sosialisasi kebencanaan dan mencoba merubah pola pikir para mahasiswa yang tergabung dalam OMEK untuk melek Kebencanaan. Beberapa tahapan yang dilakukan saat kegiatan sosialisasi memberikan informasi tentang ancaman bencana yang ada dipacitan, apa penyebab hadirnya ancaman tersebut, bagaimana menaggulanginya, sejauh mana tindakan yang telah dilakukan BPBD, sejauh mana keberhasilan tindakan yang dilakukan, kerentanan, kapasitas, dan level bahaya. Hasil dari kegiatan ini yaitu mahasiswa OMEK memiliki kapasitas kebencanaan berupa pengetahuan mendasar tentang bencana, dan cara menganalisis ancaman, kerentanan, serta kapasitas dalam penanggulangan bencana.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh Minat Baca Siswa Kelas Viii SMP N 3 Nawangan FARIS PUJI UTOMO; Agoes Hendriyanto
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.653 KB)

Abstract

Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apa yang berpengaruh terhadap minat minat baca siswa kelas VII SMP N 3 Nawangan? Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat baca siswa kelas VII SMP N 3 Nawangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif yang merupakan penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap minat baca siswa kelas VII SMP N 3 Nawangan antara lain faktor atensi / perhatian adalah pembelajaran pengamatan yakni memberikan perhatian pada orang yang ditiru atau dijadikan model, merupakan faktor yang dapat mempengaruhi minat baca seseorang utamanya perhatian yang berupa ucapan atau teguran yang diperoleh dari lingkungannya yang sangat berkesan dalam diri siswa yang dianggap sebagai sebuah model dan motivasi untuk meningkatkan minat bacanya. Faktor retensi (pengingatan) dimana aktivitas membaca yang dilakukan oleh siswa sangat ditentukan oleh minat anak terhadap aktivitas membaca dimulai oleh rasa ingin mengetahui sesuatu dari bacaan sehingga menimbulkan aktivitas membaca dan faktor persepsi merupakan proses perlakuan individu yaitu pemberian tanggapan, arti, gambaran, atau penginterprestasian terhadap apa yang dilihat, didengar, atau dirasakan oleh indranya dalam bentuk sikap, pendapat, dan tingkah laku atau disebut sebagai perilaku individu.
Meningkatkan Keterampilan Tendangan T Pencak Silat Melalui Pendekatan Media Pecing Siswa PSHT Rayon Mendolo Lor Aviq Nur Avendi; Ismani Ismani; Dicky Alfindana
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.024 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan media pecing, dalam pembelajaran tendangan “T” pencak silat Siswa PSHT rayon Mendolo Lor. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu suatu metode untuk menjelaskan tentang sesuatu yang diteliti. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas. Untuk pemecahan rendahnya pembelajaran tendangan “T” pencak silat PSHT rayon Mendolo Lor dengan menggunakan media Pecing. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: dari observasi awal rata-rata kemampuan siswa melakukan tendangan “T” pencak silat belum sepenuhnya tekhnik tersebut benar. Oleh karena itu harus adanya fasilitas yang memadai seperti Pecing yang gunanya untuk sasaran pukulan dan tendangan. Setelah dilakukan tindakan latihan materi tendangan T siswa mengalami peningkatan dalam tekhnik dan ketepatan sasaran dalam hal tendangan T. setelah melakukan tendangan dengan tekhnik dan sasaran yang tepat maka meningkat lagi dengan tenaga yang dimiliki oleh siswa akibat tendangan yang dilatih terus menerus. Dengan demikian rata-rata peningkatan tendangan T dengan media Pecing siswa PSHT Rayon Mendolo Lor bagus.
Sosismase (Sosialisasi Makanan Sehat) Untuk Anak-Anak Desa Ngargoharjo Henri Faisal; Danang Endarto Putro
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.692 KB)

Abstract

Desa Ngargoharjo merupakan desa yang berada di Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri. Di Desa Ngargoharjo terdapat anak-anak yang tingkat pemahamannya masih rendah terkait dengan makanan sehat. Maka dari itu terlihat dari permasalahan yang ada penulis melaksanakan sosialisasi makanan sehat kepada anak-anak. Sumber daya manusia yang baik dan berkualitas dihasilkan dari tubuh yang sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Makanan juga merupakan salah satu bagian yang penting untuk kesehatan manusia, karena dari makanan yang dikonsumsi tubuh manusia mendapatkan asupan-asupan yang dibutuhkan untuk aktifitas. Makanan yang baik 4 sehat 5 sempurna meliputi protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin. Dengan adanya sosialisasi makanan sehat ini anak-anak di Desa Ngargoharjo menjadi lebih paham akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang sehat.