cover
Contact Name
Adi Nur Rohman
Contact Email
adi.nur@dsn.ubharajaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdibhara@ubharajaya.ac.id
Editorial Address
Fakultas Hukum, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Grha Summarecon Lt. 4, Kampus 2 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Jl. Raya Perjuangan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat 17121, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29637406     DOI : https://doi.org/10.31599/abhara
Core Subject : Social,
Jurnal Abdi Bhara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal pengabdian kepada mayarakat yang diterbitkan dan dikelola oleh Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dibawah binaan Lembaga Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Publikasi (LPPMP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Jurnal Abdi Bhara menerbitkan versi elektronik yang terdaftar dengan E-ISSN: 2963-7406. Jurnal Abdi Bhara mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah sebagai hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu khususnya bidang ilmu hukum. Jurnal Abdi Bhara menerima manuskrip atau artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Setiap naskah yang diterbitkan terlebih dahulu dilakukan proses peer-review dengan sifat double-blind review dan ditulis dalam bahasa Indonesia. Setiap artikel Jurnal Abdi Bhara bersifat open access dan memiliki nomor unik Digital Object Identifier (DOI) dengan frekuensi penerbitan dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yakni bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 120 Documents
Edukasi dan Pencegahan Cybercrime Dalam Penguatan Literasi Digital Mayarakat Desa Satriamekar (Tambun Utara) Kabupaten Bekasi Rona Apriana Fajarwati; Aditya Dwi Rachmanto; Aril Agusta Sebayang; Ferry Mareska; Kevin Jewison Mangangantung; M. Naufal Azizul Hakim; Rais Syah Buana; Rafly Alfathir; Uum Khumairoh; Yosi Novianti
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.4851

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai bagian dari kurikulum Fakultas Hukum. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan dan dampak dua program KKN yang berfokus pada peningkatan kesadaran hukum dan disiplin sosial masyarakat. Program pertama berupa penyuluhan hukum mengenai kejahatan siber (cybercrime) beserta berbagai jenisnya. Program kedua, sebagai program pendukung, berupa kegiatan gotong royong yang bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan disiplin sosial di tengah masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kedua program tersebut berhasil meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap tindak pidana siber serta memperkuat kepedulian lingkungan dan disiplin sosial di wilayah pelaksanaan KKN.
Bermain Sambil Belajar Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa MI AL-Fatah Melalui Permainan Ular Tangga Silviana Putri; Siwi Widura Yuwana; Tri Diantami; Vernando Riky Ardianto; Wuni Arya Gusti; Dewi Surkiyah; Nurina Ayuningtyas
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5228

Abstract

 Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa kelas 1–2 MI Al Fatah yang berdampak pada kesulitan memahami konsep dasar matematika. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan numerasi siswa melalui aktivitas edukatif berbasis permainan ular tangga dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Pendekatan PAR dipilih karena melibatkan siswa sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, hingga refleksi bersama. Mitra dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 1–2 MI Al Fatah, dengan teknik pengumpulan data melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan numerasi, serta angket respons untuk mengetahui pengalaman belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa dari 44,6 pada tahap pretest menjadi 79,8 pada tahap posttest. Peningkatan ini menunjukkan bahwa permainan ular tangga efektif membantu siswa memahami konsep penjumlahan sederhana, pengenalan angka, dan urutan bilangan. Selain itu, hasil angket menunjukkan siswa merasa senang, antusias, dan lebih percaya diri dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan edukatif berbasis PAR melalui permainan ular tangga terbukti mampu menciptakan pembelajaran yang partisipatif, bermakna, dan menyenangkan, serta berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa.  
Penyuluhan Hukum Tentang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana rahman amin; Endang Hadrian; Anggreany Haryani Putri; Gatot Efrianto; Lidya Novega; Sukri Wahyudin; Freddy; Yasin A. Ali
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5379

Abstract

Untuk melaksanakan ketentuan dalam KUHP, Pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, yang telah disesuaikan dengan nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat dan dinamika perkembangan kehidupan masyarakat yang terjadi, namun ketentuan dalam KUHAP baru belum dipahami dengan baik oleh aparat penegak hukum dan warga masyarakat, sehingga menjadi penting untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum tentang KUHAP baru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi, dan tahap pelaporan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Pertama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP yang dilaksanakan di Polsek Mande, Polres Cianjur, berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan rencana. Kedua, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan hukum Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP telah memberikan pengetahuan dan pemahaman hukum kepada anggota Polsek Mande dan warga masyarakat yang tinggal di Kecamatan Mande sehingga dapat menjadi bekal pengetahuan dalam menjalani aktivitas kehidupannya sehari-hari.
Penyuluhan dan Sosialisasi Hukum Kepastian Hukum Pencatatan Perkawinan di Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Septiayu Restu Wulandari; Ickbal Hofifi Bairuroh; Husein Manalu; Ika Dewi Sartika Saimima
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5545

Abstract

Pencatatan perkawinan merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh tiap warga negara yang melaksanakan perkawinan. Hal ini dinyatakan dalam Pasal 2 Ayat 2 Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Namun aturan yang ada belum sepenuhnya dipatuhi oleh masyarakat salah satunya di Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukatani menyampaikan bahwa ada lebih dari 100 kepala keluarga yang perkawinan nya tidak tercatat dengan berbagai faktor penyebab salah satunya adalah kurangnya pengetahuan perkawinan pada masyarakat. Penulis melakukan penyuluhan dan sosialisasi hukum perihal pentingnya pencatatan perkawinan dengan tujuan agar masyarakat memahami aturan perkawinan serta hak dan kewajiban setelah perkawinan. Selain itu penyuluhan dan sosialisasi ini juga bertujuan untuk membantu Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Sukatani untuk merealisasikan isbat nikah terpadu atas perkawinan yang tidak tercatat serta untuk mewujudkan Fakultas Hukum Berdampak di Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi. Sebelum melakukan penyuluhan, penulis terlebih dahulu melakukan penelitian dengan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan dan kasus. Setelah dilakukan penyuluhan dan sosialisasi, masyarakat memiliki tingkat pengetahuan perihal hukum perkawinan yang lebih baik sehingga perkawinan yang tidak tercatat dapat dicatatkan melalui metode isbat nikah. Setelah rangkaian penyuluhan dan sosialisasi ini dilakukan dapat disimpulkan bahwa faktor kurangnya pemahaman perihal dampak negatif dari perkawinan yang tidak tercatat menimbulkan dampak lebih besar berupa maraknya perkawinan tidak tercatat yang akan berdampak lagi kepada hak perempuan sebagai istri dan anak, sehingga penyuluhan dan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu seluruh pihak terkait di Kecamatan Sukatani untuk meminimalisir terjadinya kembali perkawinan tidak tercatat sehingga hak perempuan sebagai istri dan anak dapat dilindungi oleh negara..
Pemaanfaatan Point Of Sale (Pos) Dalam Pengelolaan Pembukuan Pada Umkm Dikecamatan Soreang Kabupaten Bandung Heni Rohaeni; Apriyanti Widiansyah; Murti Wijayanti; Dewi Sri Woelandari P.G
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5553

Abstract

Mengadopsi Teknologi bagi UMKM bukan lagi sebuah pilihan melainkan sebagai suatu kebutuhan yang perlu dilakukan agar UMKM bisa tetap bertahan serta berkembang di era gempuran kemajuan digital yang semakin pesat. Teknologi menawarkan banyak peluang untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi pengelolaan usaha, meskipun tidak menutup kemungkinan tetap ada tantangan yang harus dihadapi. Agar UMKM bisa berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat, pemanfaatan teknologi seperti  Point of Sale (POS) menjadi suatu Langkah strategis yang patut dicoba. Point of Sale (POS) bisa dimanfaatka oleh UMKM di kecamatan Soreang untuk meningkatkan pengelolaan manajemen keuangan sehingga dapat bermanfaat dalam mencatat transaksi penjualan, mengelola inventari hingga menghasilkan laporan penjualan harian secara otomatis. Sistem ini sangat cocok bagi UMKM yang ada di kecamatan Soreang yang rata-rata bergerak di bidang Ritel.
Peran Strategis Ibu Rumah Tangga Sebagai Pelopor Pencegahan Judi Online di Desa Mekarsari Andina Intan Nurfitri; Muhammad Rizky Isfalana; Sasikirana Azalia Rahmadhani; Willy Marchello Dharmajie; Angghito Bagas Panuntun; Nadya Haifa Aulia; Aliffa Sheikha Putri Fazrya; Arif Rahman Hakim; Azhar Raffy Azis; Muhammar Sanjaya; Lailika Ramadani; Khalida Dwi Maylani; Aisyah Nurul Syifa; Najwa Zahra Nabila; Ryan Febriansyah Hartant
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5599

Abstract

Maraknya praktik judi online di Indonesia menjadi permasalahan sosial yang semakin mengkhawatirkan akibat kemudahan akses teknologi digital dan rendahnya literasi masyarakat mengenai dampak yang ditimbulkannya. Kondisi ini juga ditemukan pada masyarakat RW 03 Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang masih memiliki persepsi keliru bahwa judi online dapat menjadi sarana hiburan dan alternatif memperoleh keuntungan finansial secara cepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya judi online dari aspek hukum, finansial, sosiologis, dan psikologis. Mitra kegiatan adalah warga RW 03 Desa Mekarsari yang didominasi oleh ibu rumah tangga sebagai kelompok strategis dalam pencegahan di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif dan andragogi yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyuluhan interaktif, diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 84,0 menjadi 95,0 serta meningkatnya pemahaman mengenai sanksi hukum, dampak finansial, sosial, dan psikologis judi online. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap praktik judi online dan penguatan peran ibu rumah tangga sebagai garda terdepan dalam pengawasan dan deteksi dini di lingkungan keluarga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sosial keluarga dalam mencegah penyebaran judi online.
Edukasi Terhadap Siswa Tentang Kontrak  Dalam Persiapan Memasuki Dunia Kerja Pada Perusahaan Dwi Atmoko; Noviriska; Sugeng; Jantarda Mauli Hutagalung; Otih Handayani; Esther Masri; Adhalia Septia Saputri; Septina Rahmi Kinasih
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5690

Abstract

Dunia kerja saat ini demakin kompetetif di Indonesia . Pengetahuan tentang  kontrak kerja dan peraturan ketenagakerjaan bagi calon tenaga kerja m terutama dari Pendidikan siswa SMK sangat penting dan beresiko , eiring dengan masuknya investor ke Indonesia. Pentingmya pengetahuan tentang kontrak atau perjanjian kerja danpendidikan  karakter bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan berfungsi untuk membentuk watak atau karakter bangsa Indonesia.Pengetahuan tentak perjanjian kkertja atau kontrak menjadi kebutuhan utama. Selainn itu penanaman nilai luhur atau karakter harus dimulai sejak dini sehingga nantinya mampu menjadi anak bangsa yang membanggakan. Menghadapi permasalahan penurunan moral atau karaker pada anak di sekolah, diperlukan inovasi-inovasi untuk membentuk karakter pada diri anak agar mengurangi berbagai krisis moral. Melalui studi kajian pustaka diketahui bahwa pengetahuan akan kontrak dan   Pendidikan karakter tak dapat dipisahkan.. Pengetahuan yang cukup trntang kontrak dan pembentukan karakter siswa di sekolah, dapat dilaksanakan melalui kegiatan di sekolah dan peran guru. Kegiatan di sekolah dapat dilaksanakan melalui berbagai kegiatan rutin dan spontan guna membentuk anak melakukan nilai-nilai perilaku yang positif atau baik. Sedangkan melalui peran guru dapat dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dan keteladanan. Dari kesimpulan tersebut disarankan bagi sekolah, kegiatan rutin dan spontan dibutuhkan kepedulian dan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, komite sekolah, dan orang tua. Bagi guru, dapat mengembangkan strategi pembelajaran yang berinovasi dalam pembentukan karakter serta memberikan contoh perilaku yang baik melalui keteladanan.
Peningkatan Kesadaran Pencegahan Bullying dan Tawuran melalui Sosialisasi di SDN Mekarsari 03 Rabiah Al Adawiah; Dina Nur Fadhilah; Aryo Gading Saputra; Fityan Abraham; Sabrina Widyarora; Nadila Catur Sulistyo Rini; Zidan Fadliasnyah; Azka Fatihatuz Zulfa; Reva Zahra Aulia; Luthfiah Nur Sa’adah; Muhammad Fathan Akbar; Lestari Triohana Sianturi; Nanda Dwi Yuniarti; Zaldi Athaillah Nofrizal; Agisni
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5719

Abstract

Bullying dan tawuran merupakan bentuk perilaku negatif yang dapat memengaruhi perkembangan sosial dan emosional, serta pembentukan karakter peserta didik. Kurangnya pemahaman siswa mengenai konsekuensi dari perilaku tersebut berpotensi memicu berbagai permasalahan di lingkungan sekolah sehingga diperlukan langkah pencegahan melalui edukasi sejak dini. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata ini diselenggarakan di SDN Mekarsari 03, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dengan sasaran siswa sekolah dasar. Pelaksanaan program dilakukan melalui metode sosialisasi yang dikemas secara interaktif, meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif agar proses pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta. Pelaksanaan program memperlihatkan siswa mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias dan berpartisipasi secara aktif. Setelah mengikuti sosialisasi, pemahaman siswa terkait berbagai bentuk dan dampak bullying, penyebab terjadinya tawuran, dan pentingnya penyelesaian konflik secara damai mengalami peningkatan. Selain itu, siswa juga mulai menyadari pentingnya menerapkan sikap saling menghormati, memiliki empati, dan membangun komunikasi yang positif dalam kesehariannya. Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menjadi salah satu upaya preventif untuk mendukung terbentuknya suasana sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Pemberdayaan Masyarakat Multi-Aspek: Integrasi Edukasi Lingkungan, Peningkatan Keterampilan Produktif, dan Kesadaran Hukum di Desa Mekarsari Fransiska Novita Eleanora; Kania Cikal Larasati; Raihan Habibie Listio Wibowo; Anisa Fitriyani; Arlan Fadillah Raharjo; Budi Dwi Harsono; Fathur Ibnu Fahrezi; Galuh Sekar Naila; Lathifah Nazwa Azzahra; Maya Afriyanti; Muhammad Ahnas Nurfadilah; Mutiara Putri Puspa Wardani; Resda Atsila Imanda; Salma Ahmad; Yudha Slamet Prakoso; Yusuf Rahman Maulana
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5734

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 21 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya dilaksanakan di RW 05 Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada bulan Mei–Juni 2026. KKN ini mengusung tema "KKN Desa Berdampak dan Berkelanjutan" dengan fokus pemberdayaan masyarakat secara multi-aspek melalui lima program kerja, yaitu: Remaja Berkarya (pelatihan produksi bangku), Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Biopori serta Komposter Organik, Penataan Taman TOGA, Totebag Ceria (kreativitas lansia), dan Penyuluhan Hukum tentang Warisan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan produktif, kepedulian lingkungan, kreativitas, dan kesadaran hukum masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan langsung (praktik), pendampingan, dan penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat di berbagai bidang: remaja memperoleh keterampilan membuat bangku; masyarakat memahami dan mempraktikkan pembuatan biopori dan komposter organik; Taman TOGA tertata dengan penambahan tanaman produktif; lansia aktif berkreasi melalui melukis totebag; serta masyarakat mendapatkan pemahaman hukum waris yang lebih baik guna meminimalkan sengketa keluarga. Program KKN ini berkontribusi signifikan dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di Desa Mekarsari.
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Mitigasi Risiko Kesehatan Keluarga untuk Mendukung Human Security Apriyanti Widiansyah; Heni Rohaeni; Rahmat Saputra
Abdi Bhara Vol. 5 No. 1 (2026): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/abdibhara.v5i1.5941

Abstract

Strengthening the capacity of Posyandu cadres is an important strategy for mitigating family health risks as part of efforts to support human security at the community level. Posyandu cadres play a strategic role as the frontline providers of basic healthcare services, functioning in health education, health monitoring, early risk detection, and family assistance in maintaining health and well-being. This Community Service Program aims to analyze the importance of strengthening the capacity of Posyandu cadres in enhancing their ability to mitigate family health risks in order to support the creation of sustainable human security. The method employed is a literature review, examining various scientific sources related to health cadre empowerment, health risk mitigation, and human security. The findings indicate that improving cadre capacity through training, mentoring, strengthening health literacy, and utilizing information technology can enhance their competence in identifying health risk factors, conducting preventive health education, and strengthening family resilience against various health threats. Furthermore, the active involvement of Posyandu cadres contributes to improving access to healthcare services, reducing disease risks, enhancing nutritional status, and strengthening community preparedness in facing public health emergencies. Strengthening the capacity of Posyandu cadres also supports the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in the areas of health and community well-being. Therefore, continuous support from the government, healthcare professionals, educational institutions, and the community is needed to optimize the role of Posyandu cadres as agents of change in realizing healthy, resilient, and secure families as the primary foundation of human security

Page 12 of 12 | Total Record : 120