cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29646278     EISSN : 29641268     DOI : https://doi.org/10.57235
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia is a journal that publishes Focus & Scope research articles, which include: 1. Humanities and social sciences 2. Contemporary political science 3. Education science 4. Religion and philosophy 5. engineering science 6. Business and economy 7. cooperative 8. technology 9. HR Development 10. Design and media arts.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,074 Documents
Strategi Penggunaan Alat Utama Sistem Senjata Artileri Medan Sebagai Efek Deteren Terhadap Kelompok Separatis Papua Dalam Mewujudkan Pertahanan Keamanan Wilayah Papua M Dastin Meta Swandana; Kusuma Kusuma; Herlina Juni Risma Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8128

Abstract

Penelitian ini membahas strategi penggunaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Artileri Medan sebagai efek deteren terhadap kelompok separatis di Papua dalam rangka mewujudkan pertahanan dan keamanan wilayah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi penggunaan Alutsista Artileri Medan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian dilakukan pada konteks operasi militer di wilayah Papua dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara, dan analisis dokumen kebijakan pertahanan serta operasi militer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas efek deteren dipengaruhi oleh kesiapan Alutsista, kualitas sumber daya manusia, dukungan logistik, integrasi sistem komando dan intelijen, serta kondisi geografis dan dinamika ancaman di Papua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Alutsista Artileri Medan dapat menjadi instrumen deteren yang efektif apabila dilaksanakan secara terpadu, proporsional, berbasis intelijen, serta didukung legitimasi hukum dan dukungan masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan wilayah Papua secara berkelanjutan.
Strategi Peningkatan Profesionalisme Prajurit Melalui Optimalisasi Gaji, Tunjangan Kinerja dan Insentif pada Korem 182/Jazira Onim Ternalemta Ternalemta; Bambang Kustiawan; George Royke Deksino; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8129

Abstract

Profesionalisme prajurit TNI AD merupakan faktor strategis dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas negara, terutama di wilayah penugasan khusus seperti Papua. Profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan disiplin militer tetapi juga dipengaruhi oleh kesejahteraan yang bersumber dari gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif. Di Korem 182/Jazira Onim, terdapat kesenjangan antara penghasilan prajurit dan tingginya biaya hidup yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi keluarga serta fokus kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan analisis deskriptif verifikatif, disertai pengujian asumsi klasik dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghasilan prajurit belum sepenuhnya mengimbangi kebutuhan hidup di wilayah penugasan khusus. Secara parsial maupun simultan, gaji pokok, tunjangan kinerja dan insentif berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme prajurit. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyesuaian sistem penghasilan yang adaptif guna mendukung kesejahteraan dan profesionalisme prajurit secara berkelanjutan.
Strategi Pemanfaatan Sistem C4ISR Untuk Meningkatkan Efektivitas Komando dan Pengendalian Operasi Task Force Bravo Satgas Yonmek Konga UNIFIL di Lebanon Noer Hidayat Bastian Arifiyandhi; Hipdizah Hipdizah; Novky Asmoro; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8130

Abstract

Operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghadapi lingkungan operasi yang semakin kompleks sehingga menuntut efektivitas komando dan pengendalian yang adaptif. Pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Task Force Bravo Satgas Yonmek Konga TNI memerlukan dukungan sistem informasi yang mampu meningkatkan kesadaran situasional dan kualitas pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan komando dan pengendalian dengan sistem C2, menganalisis dukungan sistem C4ISR, serta merumuskan strategi pemanfaatan C4ISR dalam operasi Task Force Bravo di Lebanon. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi tidak langsung, dan studi dokumentasi dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem C2 masih menjadi fondasi utama, sementara pemanfaatan C4ISR belum terintegrasi secara optimal. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas komando dan pengendalian memerlukan strategi pemanfaatan C4ISR yang terintegrasi melalui penguatan organisasi, prosedur, serta kompetensi sumber daya manusia.
Strategi Optimalisasi Penggunaan Peleton Escort Dalam Peningkatan Kapabilitas Operasional Satgas Kompi Zeni TNI Pada Misi Monusco di Kongo Yogi Priastanto; Kusuma Kusuma; Herlina Juni Risma Saragih; Sigit Purwanto
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8131

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi optimalisasi penggunaan Peleton Escort dalam meningkatkan kapabilitas operasional Satgas Kompi Zeni TNI pada misi United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo. Penelitian bertujuan menganalisis peran, efektivitas, serta kontribusi Peleton Escort dalam menjamin keamanan pergerakan personel dan alat berat, menjaga keberlanjutan operasi konstruksi infrastruktur, serta meningkatkan ketahanan personel Zeni di wilayah konflik. Penelitian dilaksanakan pada lingkungan operasional Satgas Kompi Zeni TNI yang terlibat dalam misi MONUSCO dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, dan analisis data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peleton Escort memiliki peran strategis dalam meningkatkan keamanan konvoi, mendukung efisiensi logistik, serta memperkuat kesiapsiagaan operasional prajurit di daerah berisiko tinggi. Dengan demikian, optimalisasi fungsi Peleton Escort dapat meningkatkan kapabilitas operasional Satgas Kompi Zeni TNI dalam mendukung keberhasilan misi perdamaian PBB secara efektif dan berkelanjutan.
Strategi Dukungan Komunikasi Puskomlekad Guna Mewujudkan Keberhasilan Tugas Pokok Satgas Pamtas RI-PNG Dimas Bagus Mudanton; Yermia Hendarwoto; Sri Murtiana
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8132

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi dukungan komunikasi Pusat Komunikasi dan Elektronika Angkatan Darat (Puskomlekad) dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (Satgas Pamtas RI–PNG). Penelitian bertujuan mengidentifikasi kondisi sistem komunikasi yang ada, kemampuan personel dalam pengoperasian perangkat komunikasi, serta merumuskan strategi peningkatan dukungan komunikasi di wilayah perbatasan RI–PNG. Penelitian dilakukan pada satuan Puskomlekad dan Satgas Pamtas RI–PNG dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem komunikasi telah berjalan namun belum optimal karena keterbatasan infrastruktur, rendahnya interoperabilitas peralatan, serta kesenjangan kompetensi personel. Oleh karena itu, diperlukan strategi berupa modernisasi teknologi, penguatan infrastruktur komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan koordinasi kelembagaan untuk mendukung efektivitas operasi pengamanan perbatasan.
Peran Kecabangan Ajudan Jenderal Dalam Operasi Militer Selain Perang Pengamanan Wilayah Rawan di Papua Tengah R Arie Juwanda N.D.P.A; Yulianto Hadi; Sungkunen Munthe
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8133

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya peran kecabangan Ajudan Jenderal (Ajen) dalam mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penyelenggaraan pengurusan dan pemakaman jenazah prajurit di medan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi peran Ajen dalam OMSP pengamanan wilayah rawan di Papua Tengah serta merumuskan strategi untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas tersebut. Penelitian dilakukan di Mabesad, Direktorat Ajudan Jenderal Angkatan Darat, dan Kodam XVII/Cenderawasih dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ajen masih bersifat administratif dan reaktif serta belum terintegrasi secara optimal dalam tahap perencanaan operasi. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan pedoman operasional yang komprehensif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antar kecabangan guna mendukung efektivitas pelaksanaan OMSP.
Visual Design Of Commercial Campaign “Grow With Nature” For Kemaiu Haircare Promotion Khansa Maritza Isnaen; Aditya Rahman Yani; Widyasari Widyasari
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8151

Abstract

This study aims to increase public awareness about the importance of maintaining healthy hair naturally and as a promotional optimization strategy for Kemaiu shampoo products. Data collection was carried out using observation, interviews, and questionnaires. While the method in this design uses design thinking which includes the AISAS (Attention, Interest, Search, Attention, Share) communication technique. The design of the campaign visual design through digital media is expected to be beneficial in terms of functional, emotional and life changing. The results of the study are elements and components of design visualization used in Kemaiu's commercial campaign regarding the importance of maintaining healthy natural hair.
Merancang Aktivitas Percakapan Nyata Dalam Pembelajaran BIPA Sebagai Strategi Membangun Kelancaran Berbahasa Penutur Asing Hadya Aminah Harahap; Najla Haifa Maulidina Tarigan; Putri Octavia Simbolon; Safinatul Hasanah Harahap
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8175

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tidak hanya berfokus pada penguasaan tata bahasa, tetapi juga pada kemampuan menggunakan bahasa secara lancar dan sesuai dengan situasi nyata. Salah satu masalah yang sering dihadapi pemelajar asing, terutama pada tingkat pemula dan menengah, adalah kesulitan berbicara secara spontan dan alami dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara penguasaan struktur bahasa dan kemampuan berkomunikasi secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas percakapan nyata sebagai strategi pembelajaran BIPA serta menjelaskan perannya dalam meningkatkan kelancaran berbahasa pemelajar asing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui kajian berbagai sumber tertulis, seperti buku, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran BIPA, komunikasi autentik, dan strategi pembelajaran bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas percakapan nyata, seperti simulasi transaksi sehari-hari, bermain peran dalam situasi tertentu, dan diskusi pengalaman pribadi, dapat meningkatkan kelancaran berbicara, kepercayaan diri, serta kemampuan menggunakan ungkapan secara lebih alami dan sesuai konteks. Aktivitas ini juga membantu pemelajar mengurangi jeda saat berbicara dan meningkatkan kemampuan merespons secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aktivitas percakapan nyata dapat membantu memperkuat kompetensi komunikatif dan pragmatik pemelajar.
Wordwall sebagai Media Interaktif dalam Pembelajaran Kosakata BIPA: Desain dan Implementasinya Agung Dzaky Syuhada; Ida Binneka; Irma Yanti Sitorus; Safinatul Hasanah Harahap
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8189

Abstract

Pembelajaran kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam penguasaan bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan desain dan implementasi aplikasi Wordwall sebagai media interaktif dalam pembelajaran kosakata BIPA. Wordwall merupakan platform berbasis web yang menyediakan berbagai template permainan edukatif, seperti kuis, pasang kata, anagram, dan teka-teki silang, yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi kepustakaan, yakni menganalisis berbagai penelitian terdahulu mengenai penggunaan Wordwall dan media digital dalam pembelajaran BIPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa Wordwall dapat dirancang secara sistematis sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator capaian pada setiap level BIPA. Implementasinya terbukti meningkatkan motivasi belajar, memudahkan pemahaman kosakata, dan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan. Tingkat kelulusan rata-rata mencapai 80% dan tingkat kepuasan pengguna mencapai 82% dalam beberapa studi yang dikaji. Dengan demikian, Wordwall layak dipertimbangkan sebagai media pembelajaran kosakata BIPA yang efektif, baik dalam pembelajaran tatap muka maupun daring.
Analisis Makna dan Struktur Entri Kamus pada Leksikon Kekerabatan Masyarakat Mandailing Agung Dzaky Syuhada; Ida Binneka; Irma Yanti Sitorus; Najla Haifa Maulidina Tarigan; Anggia Puteri; Ferdinand Simbolon
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8194

Abstract

Kajian tentang makna dan struktur entri kamus pada leksikon kekerabatan masyarakat Mandailing menjadi penting karena masyarakat ini menghitung hubungan keluarga dari pihak ayah. Kekayaan leksikon yang digunakan untuk menyebut anggota keluarga menunjukkan hal tersebut, namun dokumentasinya dalam bentuk kamus masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan struktur entri kamus dan menganalisis komponen makna leksikon kekerabatan Mandailing melalui pendekatan etnosemantik dan analisis komponensial. Data dikumpulkan dari kamus idiom bahasa Mandailing dan wawancara dengan penutur asli di Lembaga Adat Budaya Mandailing Medan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan struktur entri kamus terdiri atas lema, kelas kata, definisi, dan variasi penggunaan. Analisis komponensial mengungkapkan leksikon seperti amangtua, amanguda, namboru, dan anak boru memiliki fitur semantik generasi, garis keturunan, jenis kelamin, dan status pernikahan yang mencerminkan tingkatan dalam masyarakat. Leksikon ini tidak sekadar penanda hubungan keluarga, melainkan juga mengandung nilai budaya dan pengaturan peran dalam struktur sosial Dalihan Na Tolu. Dokumentasi ini berkontribusi pada pelestarian bahasa Mandailing dan pengembangan leksikografi bahasa daerah di Indonesia.