cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,160 Documents
Pembuatan Camilan Sehat Berbahan Ikan Lele dan Daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting Nadia, Lana Santika; Harmini, Sri; Amrih, Dewi
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7016

Abstract

Mitra pengabdian pada masyarakat adalah PRA Jambidan Timur, sebuah organisasi perempuan Aisyiyah di Pedukuhan Kepanjen, Kalurahan Jambidan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Organisasi ini peduli dengan risiko stunting di sekitarnya karena kurangnya pengetahuan tentang pemenuhan gizi untuk remaja putri dan ibu hamil, serta kurangnya pengetahuan tentang diversifikasi pangan lokal yang bergizi. Solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya stunting dan pencegahannya, serta memberikan pelatihan pengolahan camilan sehat dengan bahan dasar ikan lele dan daun kelor. Ikan lele dikenal tinggi protein dan mineral seperti zat besi, yang sangat baik untuk pencegahan stunting. Daun kelor, yang banyak terdapat di lingkungan nasyarakat mitra, merupakan pangan fungsional dengan nilai gizi yang tinggi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan mengenai pencegahan stunting, gizi untuk remaja putri, ibu hamil, balita, diikuti dengan pelatihan pembuatan camilan sehat berbahan ikan lele dan daun kelor. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan nugget lele dan kelor dilaksanakan pada 27 Juli 2025.
Perlindungan Hukum Bagi Pihak Investor Dalam Perjanjian Crowdfunding Sebagai Kegiatan Usaha Financial Technology Zaini, Zulfi Diane; Zulvi, Destria
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7957

Abstract

Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum investor dalam perjanjian crowdfunding sebagai kegiatan usaha financial technology di Indonesia. Crowdfunding berkembang pesat sebagai mekanisme pembiayaan alternatif yang memungkinkan masyarakat berperan sebagai investor melalui platform digital, namun menimbulkan berbagai persoalan hukum terkait kedudukan investor, penggunaan perjanjian elektronik baku, dan efektivitas perlindungan hukum. Penelitian dilakukan di Bandar Lampung dengan menggunakan metode yuridis normatif dan pendekatan empiris. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan wawancara terhadap pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perlindungan hukum investor telah diatur dalam berbagai peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan perjanjian crowdfunding sah menurut Pasal 1320 KUHPerdata, penerapannya belum sepenuhnya efektif karena investor berada pada posisi lemah akibat perjanjian baku, klausula pembatasan tanggung jawab platform, dan minimnya mekanisme penyelesaian sengketa. Hambatan utama meliputi asimetri informasi, literasi digital rendah, dan lemahnya pengawasan terhadap platform ilegal. Penelitian menyimpulkan perlunya penguatan regulasi, peningkatan transparansi informasi, perbaikan substansi perjanjian elektronik yang lebih berkeadilan, serta edukasi investor untuk meningkatkan kepercayaan dan perlindungan dalam ekosistem crowdfunding digital.
Strategi Intelijen Keimigrasian Dalam Melakukan Forecasting Potensi Pelanggaran Hukum oleh Komunitas Kampung Rusia Prasetya, Raynard Arya; Syahrin, M Alvi; Purwanti, Maidah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6123

Abstract

Penelitian ini membahas keberadaan komunitas Rusia di Bali, yang dikenal sebagai "Kampung Rusia", serta bagaimana intelijen keimigrasian berupaya secara proaktif memprediksi potensi pelanggaran hukum yang mungkin terjadi dan pembentukan strategi intelijennya. Masalah utama yang ditemukan adalah keterbatasan kemampuan intelijen dalam melakukan forecasting sehingga kebijakan yang diambil kurang tepat sasaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis literatur guna menyusunnya. Penelitian ini mengidentifikasi tiga probabilitas ancaman utama: gangguan ketertiban masyarakat, peningkatan kasus kriminal, dan indikasi keterlibatan dalam jaringan kejahatan lintas negara yang harus diselesaikan oleh imigrasi. Temuan ini menekankan pentingnya memperkuat sistem intelijen keimigrasian dengan pengumpulan informasi secara holistik untuk mengenali pola aktivitas warga asing di Kampung Rusia, serta menerapkan strategi intelijen terpadu untuk melakukan forecasting dan intercept terhadap probabilitas ancaman yang muncul.
Pertanggungjawaban Pidana Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pengeroyokan Yang Menyebabkan Kematian (Studi Putusan No. xx/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk) Justicia, Ryan; Manaf, Idham
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7916

Abstract

Group assault resulting in death constitutes a grave criminal offense that directly violates the fundamental right to life. The legal complexity of such cases becomes more significant when the perpetrators are juveniles, as the criminal justice system must balance the objectives of punishment, justice for victims, and the protection of the best interests of the child. Juveniles, as individuals who are still in the process of physical, psychological, and social development, require a distinct legal approach compared to adult offenders. This study aims to examine the legal framework governing juvenile criminal liability in cases of group assault resulting in death and to analyze the considerations taken by judges in imposing criminal sanctions, with specific reference to Decision Number xx/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk. This research employs a normative juridical approach supported by an empirical approach. The normative approach is conducted through a comprehensive analysis of statutory regulations, particularly Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, the Indonesian Criminal Code, relevant legal doctrines, and judicial precedents. Meanwhile, the empirical approach is carried out through interviews with law enforcement officials to obtain factual insights into the practical application of juvenile criminal law. The collected data are analyzed qualitatively to assess the consistency between legal norms and judicial practice.The findings reveal  that juveniles may be held criminally responsible for acts of group assault resulting in death, provided that the elements of the offense and the requirements of criminal liability are fulfilled. However, the imposition of criminal sanctions must prioritize the principles of child protection, proportionality, and rehabilitation, as mandated by juvenile justice legislation. Judicial considerations in such cases extend beyond juridical elements and include non-juridical factors such as the age of the juvenile, psychological maturity, social and family background, level of participation in the offense, expressions of remorse, and prospects for rehabilitation. Ultimately, judicial decisions are expected to reflect a balanced form of justice that safeguards the rights and future of the child while simultaneously addressing the sense of justice for victims and the wider community.
Protokol Penelitian: Hubungan Attack-Time pada Sonic Branding untuk Meningkatkan Digital Wellness Retanubun, Fransiskus Rendy
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7852

Abstract

Perkembangan ekosistem digital yang masif telah meningkatkan intensitas paparan stimulus audio melalui notifikasi, iklan, dan identitas suara merek (sonic branding). Meskipun sonic branding terbukti efektif dalam meningkatkan brand recall dan afeksi merek, desain audio yang kurang memperhatikan aspek psikoakustik berpotensi memicu respons kejut (startle response) dan meningkatkan stres pengguna. Penelitian ini menganalisa hubungan antara variasi attack-time pada envelope ADSR terhadap sonic branding dan pengaruh nya pada respons fisiologis, tingkat kecemasan, dan persepsi kenyamanan pengguna sebagai bagian dari sample yg di uji dalam melihat digital wellness. Metodologi yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain between-subjects pada variable penelitian, melibatkan pengukuran fisiologis dan psikologis. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoretis pada kajian audio branding, audio production dan psikoakustik, serta rekomendasi praktis bagi industri kreatif digital dalam merancang identitas suara yang lebih berorientasi pada kenyamanan pengguna.
Jenis-Jenis Media Masa Kini, Analisis Kebutuhan Pemilihan Media dan Karakteristik Audiens Saragih, Dwi Akselly; Tarigan, Gilbert; Matondang, Mentari Nababan Mutiara; Sinaga, Rhandi; Ginting, Meri Ulina Br
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis media massa kini serta menganalisis kebutuhan pemilihan media berdasarkan tujuan komunikasi dan karakteristik audiens. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui penelusuran berbagai sumber perkembangan media digital, strategi komunikasi, dan teori karakteristik audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemajuan teknologi informasi telah membentuk lanskap media yang semakin kompleks dan beragam, mencakup media konvensional hingga media digital interaktif. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan media harus mempertimbangkan tujuan pesan, sifat konten, ketersediaan sumber daya, serta profil audiens, termasuk usia, preferensi media, dan konteks sosial. Pertimbangan tersebut diperlukan agar pesan dapat diterima dengan efektif dan mencapai dampak komunikasi yang diharapkan. Pemahaman yang tepat mengenai karakteristik audiens menjadi faktor kunci dalam memastikan relevansi pesan, meningkatkan keterlibatan, serta mengoptimalkan efektivitas komunikasi. Kesimpulan penelitian adalah perkembangan teknologi informasi telah memperluas ragam media, sehingga pemilihan media komunikasi perlu disesuaikan dengan tujuan pesan, sifat konten, dan karakteristik audiens. Pemahaman yang tepat mengenai profil audiens menjadi faktor utama untuk memastikan pesan tersampai secara efektif, relevan, dan berdampak optimal.
Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Informasi Elektronik Bermuatan Perjudian (Studi Putusan Nomor: 636/Pid.Sus/2025/PN Tanjung Karang) Perdana, Muhammad Adjie; Manaf, Idham
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7893

Abstract

Era globalisasi modern telah menyebabkan perluasan yang signifikan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, yang mengakibatkan transformasi luas dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Penggunaan internet sebagai media komunikasi modern tidak hanya memudahkan akses informasi, tetapi juga menciptakan peluang untuk bentuk kejahatan baru yang sebelumnya tidak dikenal dalam sistem hukum tradisional.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya tindak pidana informasi elektronik bermuatan perjudian serta menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana pelaku berdasarkan Putusan Nomor 636/Pid.Sus/2025/PN Tanjung Karang. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan studi kasus, yang dilakukan melalui telaah terhadap putusan pengadilan, ketentuan peraturan perundang-undangan, serta data pendukung berupa hasil wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terjadinya tindak pidana perjudian daring disebabkan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, antara lain tekanan ekonomi, lingkungan sosial yang cenderung permisif, rendahnya kesadaran hukum pelaku, pesatnya perkembangan teknologi, serta lemahnya sistem pengawasan. Adapun pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku telah diterapkan secara terstruktur oleh hakim dengan mempertimbangkan terpenuhinya unsur kesalahan (mens rea), kemampuan untuk bertanggung jawab, serta ketiadaan alasan pemaaf dan pembenar. Putusan tersebut mencerminkan penerapan asas geen straf zonder schuld sekaligus menunjukkan upaya hakim dalam menyeimbangkan kepastian hukum dengan keadilan substantif.
Permohonan Pailit Terhadap Bumn Berbentuk Persero Ditinjau dari Perspektif Hukum Kepailitan Indonesia dan Singapura Tabah, Anggeraine Wulan Aji; Ardhya, Si Ngurah; Hadi, I Gusti Ayu Apsari
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7836

Abstract

Penelitian ini menelaah konstruksi hukum mengenai legal standing pemohon pailit BUMN Persero dengan menitikberatkan pada perbandingan antara sistem hukum Indonesia dan Singapura. Penelitian ini menjelaskan perbedaan legal standing permohonan pailit BUMN Persero menurut hukum Indonesia dan Singapura, serta bagaimana pertimbangan hakim dalam menentukan legal standing dalam perkara pailit. Penelitian ini membahas perbandingan hukum kepailitan di Indonesia dan Singapura dengan menitikberatkan pada terminologi, syarat kepailitan, serta perlakuan terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hasil penelitian menunjukkan Hukum kepailitan Indonesia dan Singapura memiliki perbedaan mendasar dalam terminologi, syarat kepailitan, dan perlakuan terhadap BUMN. Indonesia menggunakan istilah tunggal “kepailitan” dengan syarat sederhana serta membedakan BUMN Perum dan Persero, sehingga menimbulkan dualisme perlakuan. Sebaliknya, Singapura membedakan istilah bankruptcy untuk individu dan winding up untuk kepailitan perusahaan, menerapkan standar kuantitatif ketidakmampuan finansial, serta menempatkan seluruh perusahaan, termasuk BUMN, dalam rezim yang sama berdasarkan asas commercial solvency tanpa pengecualian. Singapura melalui Insolvency, Restructuring and Dissolution Act (IRDA) 2018 menegakkan asas persamaan di hadapan hukum, memberi legitimasi jelas kepada pihak-pihak yang dapat mengajukan winding up, dan menegaskan konsistensi berbasis rule of law.
Peran Human Skill Finance Consultant Dalam Mengoptimalkan Prospeksi Untuk Nilai CRM (Customer Relationship Management) Novtianti, Aisyah Dwi; Soebiyantoro, Ugy
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan dalam berinteraksi dengan orang lain dari konsultan keuangan memengaruhi efektivitas dalam mencari nasabah baru dan penggunaan sistem Customer Relationship Management (CRM) di PT Valbury Asia Futures Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan pengumpulan dokumen. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang terdiri dari tiga tahap, yaitu mengurangi data, menyajikan data, dan menyimpulkan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interpersonal, terutama dalam berkomunikasi, memahami perasaan orang lain, dan percaya diri, sangat penting dalam membangun hubungan awal dengan calon nasabah, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta memudahkan tindak lanjut melalui sistem CRM. Konsultan yang memiliki kemampuan interpersonal yang baik cenderung mencatat informasi yang lebih lengkap di CRM dan lebih efektif dalam melakukan pengejaran kembali pelanggan. Hasil ini menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan interpersonal secara terus-menerus sangat penting untuk meningkatkan efektivitas proses pencarian nasabah, kualitas pengelolaan informasi pelanggan, serta kinerja penjualan perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan CRM yang berbasis manusia dan juga memberikan panduan praktis bagi perusahaan jasa keuangan dalam strategi pengembangan kemampuan konsultan.
Edukasi Perawatan Ulkus Kaki Diabetik pada Remaja di Kota Surakarta Hermawati, Hermawati; Mulyaningsih, Mulyaningsih
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6937

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan global dengan peningkatan prevalensi yang signifikan, termasuk pada kelompok usia remaja. Komplikasi kronis DM, seperti kaki diabetik, dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas tinggi jika tidak ditangani dengan baik. Remaja putri, sebagai calon ibu dan pengambil keputusan kesehatan keluarga, memiliki peran krusial dalam pencegahan dan pengelolaan DM, termasuk perawatan kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang perawatan kaki diabetik melalui intervensi edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan 10 Mei 2025. Kegiatan dilakukan di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta dengan jumlah responden yaitu 120 peserta. Kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan pendidikan Kesehatan  tentang Definisi dan Komplikasi DM, pencegahan dan perawatan ulkus kaki diabetik.