cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,160 Documents
Penerapan Asas Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Putusan Nomor 117/Pid.B/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Hilmansah, M Ridho; Monica, Dona Raisa; Husin, Budi Rizki; Dewi, Erna; Riski, Sri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7921

Abstract

Disparitas putusan tidak hanya menimbulkan pertanyaan serius mengenai konsistensi penerapan asas-asas hukum oleh hakim, tetapi juga berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap integritas dan kredibilitas sistem peradilan. Permasalahan penelitian adalah apa yang menjadi faktor penyebab terjadinya disparitas putusan hakim dalam tindak pidana penganiayaan berdasarkan Putusan Nomor 117/Pid.B/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk serta bagaimanakah penerapan asas keadilan terhadap disparitas putusan Hakim dalam tindak pidana penganiayaan dalam Putusan Nomor 117/Pid.B/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan empiris dan disimpulkan dengan cara pikir deduktif sehingga menjadi gambaran umum jawaban permasalahan berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab terjadinya disparitas putusan hakim dalam tindak pidana penganiayaan berdasarkan Putusan Nomor 117/Pid.B/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk disebabkan oleh beberapa faktor utama. Di antaranya adalah perbedaan dalam pertimbangan yuridis maupun non-yuridis oleh masing-masing hakim, seperti kondisi sosial ekonomi pelaku, sikap terdakwa di persidangan, hingga dampak penganiayaan terhadap korban. Penerapan asas keadilan terhadap disparitas putusan hakim dalam tindak pidana penganiayaan dalam Putusan Nomor 117/Pid.B/2024/PN Tjk dan Putusan Nomor 76/Pid.B/2025/PN Tjk tetap menjadi pertimbangan utama oleh masing-masing hakim. Saran, Disparitas putusan yang terjadi dalam tindak pidana penganiayaan menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat pedoman pemidanaan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung. Untuk mewujudkan keadilan yang dapat diterima oleh masyarakat, diharapkan setiap putusan hakim harus disertai dengan pertimbangan hukum yang jelas, rasional, dan terbuka.
Analisa Upaya Satuan TNI AD Dalam Meningkatkan Sektor Perekonomian di Wilayah Perbatasan Papua Guna Menanggulangi Dampak Perang Ukraina-Rusia Rasyid, Muhammad Irfan; Hadi, Yulianto; Munthe, Sungkunen
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7857

Abstract

Tujuan dari pnelitian ini difokuskan pada pengembangan model strategi pertahanan wilayah perbatasan Indonesia dalam menghadapi dampak perang antara Rusia dan Ukraina, menggunakan pendekatan sistem dinamis. Penelitian ini berusaha untuk memberikan manfaat teoritis dan praktis terhadap dampak perang Rusia-Ukraina sebagai bahan penyusunan konsep TNI AD dalam upaya mengembangkan tingkat perekonomian di wilayah perbatasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam upaya menguji keabsahan data, penelitian ini menerapkan triangulasi sumber, yakni dengan melakukan perbandingan dan pemeriksaan silang terhadap data yang diperoleh dari beberapa informan atau sumber yang berbeda. Objek penelitian dalam kajian ini difokuskan pada implementasi kebijakan kesiapan logistik, anggaran, kesiapsiagaan dan pengawasan di lingkungan operasi Personnel Bagian Umum Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, Inspektorat Jenderal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Staf Logistik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Staf Teritorial Angkatan Darat. Staf Latihan Angkatan Darat dan TNI AD di Papua. Wilayah perbatasan Papua menjadi salah satu wilayah perbatasan yang menjadi sorotan khususnya TNI AD dalam mengambil sikap terhadap geopolitik dan geoekonomi yang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pembinaan teritorial menekankan terkait pentingnya membangun ketahanan wilayah melalui kegiatan-kegiatan tertentu, seperti penguatan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan menjaga stabilitas keamanan. Doktrin tersebut tercermin dalam berbagai kebijakan tertentu, seperti Tugas BKO Satgas Pamtas, Operasi Teritorial, dan program Ketahanan Pangan Satuan Komando Kewilayahan khususnya di wilayah perbatasan Papua.
Tabir Kosmis Wahyu: Perjalanan al-Qur’an ke Jantung Muhammad Rahim, Zakiyuddin; Abubakar, Achmad; Chalik, Sitti Aisyah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7806

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggali perjalanan wahyu al-Qur’an sebagai fenomena kosmis dan spiritual yang tidak hanya melibatkan aspek eksternal, tetapi juga dimensi batin yang sangat dalam, yakni qalb Nabi Muhammad. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah sumber-sumber utama dan relevan untuk memberikan gambaran utuh mengenai perjalanan wahyu dan relevansinya. Melalui pendekatan tafsir klasik, filsafat Islam, dan tasawuf, tulisan ini menyoroti perjalanan wahyu dari Lauh al-Mahfūzh ke qalb Nabi, proses pembersihan qalb, serta resonansi spiritual yang dialami oleh Nabi dalam menerima wahyu. Kajian ini juga menyoroti pentingnya kesadaran qalb dalam memahami dan menghayati al-Qur’an oleh umat kontemporer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perjalanan wahyu ke qalb Nabi Muhammad merupakan fenomena kosmis dan spiritual yang melibatkan lapisan-lapisan realitas dari alam Ilahi hingga dunia manusia. Wahyu bukan sekadar teks, tetapi pancaran cahaya Ilahi yang menyentuh hati dan jiwa Nabi, membentuk kesadaran dan pengalaman spiritual yang mendalam. Penelitian ini merekomendasikan penyucian dan pemanfaatan qalb sebagai media dalam interaksi kosmik dengan Sang Pemilik Ilmu.
Transformasi Wefluencer Sebagai Katalisator Resiliensi Ekonomi Komunitas di Ekosistem Tiktok Satrio, Sello
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7952

Abstract

Perkembangan pesat social commerce di Indonesia, khususnya melalui ekosistem TikTok, telah memicu pergeseran paradigma komunikasi pemasaran dari gaya "Influencer Tradisional" yang glamor menuju fenomena baru yang disebut "Wefluencer". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Wefluencer dalam membangun ketahanan ekonomi komunitas serta bagaimana struktur afordansi TikTok mendukung transformasi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi, penelitian ini mengumpulkan data primer berupa rekaman live streaming dan interaksi kolom komentar, serta data sekunder dari laporan industri seperti Momentum Works dan We Are Social 2025. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai teori komunikasi, antara lain Social Presence Theory, Source Credibility Theory, Social Capital, Hyperpersonal Perspective, Homophily, dan Affordance Theory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wefluencer berperan sebagai katalisator ekonomi melalui narasi kolektif yang menekankan pada "perjuangan bersama" dan kejujuran, bukan kemewahan eksklusif. Strategi utama yang ditemukan meliputi: Aktivasi Modal Sosial: Menghubungkan UMKM lokal dengan pasar nasional. Pemanfaatan Homofili: Penggunaan bahasa daerah dan identitas yang setara untuk membangun kepercayaan. Afordansi Media TikTok: Pemanfaatan fitur interaktif seperti "Keranjang Kuning" dan "Live Shopping" yang menciptakan kehadiran sosial (social presence) dan interaksi dua arah yang intens. Penelitian ini menyimpulkan adanya "Kontrak Sosial Digital", di mana audiens tetap memberikan dukungan komersial selama Wefluencer konsisten pada pemberdayaan produk lokal dan transparansi. Fenomena ini membuktikan bahwa keberhasilan ekonomi digital di Indonesia sangat bergantung pada komunikator yang mampu mengubah interaksi digital menjadi gerakan ekonomi kolektif berbasis solidaritas.
Peran Kepolisian dalam Pemenuhan Hak Korban Perdagangan Orang Abdelnoer, Muhammad Syaddam; Shafira, Maya; Tamza, Fristia Berdian; Farid, Muhammad; Meidiantama, Refi
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7900

Abstract

Human trafficking is a serious crime that violates human dignity and fundamental human rights and is often categorized as a form of modern slavery. Victims of human trafficking experience multidimensional suffering, including physical, psychological, social, and economic harm, which requires comprehensive legal protection from the state. This study aims to analyze the role of the police in fulfilling the rights of victims of human trafficking and to identify the obstacles encountered in the implementation of such protection. The research employs a normative-empirical legal research method. The normative approach examines laws and regulations related to the protection of victims of human trafficking, while the empirical approach analyzes their implementation in practice, particularly within the jurisdiction of the Lampung Regional Police. The results show that the police play a strategic role in identifying and rescuing victims, providing physical and psychological protection, facilitating access to justice, and coordinating with relevant institutions for victim rehabilitation. However, the fulfillment of victims’ rights has not been fully optimized due to several obstacles, including limited human resources, inadequate facilities, weak inter-agency coordination, economic vulnerability of victims, and social stigma. Therefore, strengthening victim-oriented policing, improving institutional capacity, and enhancing cross-sectoral cooperation are essential to ensure effective and just protection for victims of human trafficking.
Implementasi Sinergitas TNI-POLRI Dalam Operasi Madago Raya Guna Mencegah Penyebaran Paham Terorisme dan Radikalisme di Wilayah Kabupaten Poso Yudanindra, Jemmy; Prakoso, Lukman Yudho; Kustiwa, Aom Dikdik
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7848

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sinergitas antara TNI dan Polri dalam pelaksanaan Operasi Madago Raya guna menanggulangi ancaman terorisme dan mencegah penyebaran paham radikalisme di wilayah Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah. Meskipun operasi ini telah berhasil menekan aktivitas kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), namun implementasi sinergitas di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, baik dalam hal koordinasi, komunikasi, maupun keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi sinergitas TNI–Polri dalam Operasi Madago Raya, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya penanggulangannya, serta merumuskan strategi penguatan sinergitas dalam rangka pencegahan penyebaran paham terorisme dan radikalisme di Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah, serta didukung oleh data sekunder dari dokumen operasi, laporan resmi, dan kajian akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sinergitas TNI–Polri dalam Operasi Madago Raya telah berjalan baik, ditandai dengan peningkatan efektivitas komunikasi, koordinasi, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Namun, masih terdapat faktor penghambat yang meliputi perbedaan struktur komando, keterbatasan sumber daya manusia dan logistik, serta minimnya dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga sipil dalam program deradikalisasi. Upaya penanggulangan dilakukan melalui pembentukan posko terpadu, pelatihan bersama, kegiatan komunikasi sosial, dan kerja sama lintas sektor. Strategi penguatan sinergitas diarahkan pada keseimbangan antara tujuan (ends), cara (ways), dan sarana (means), dengan fokus pada penguatan kapasitas kelembagaan, regulasi, dan keterlibatan masyarakat sebagai mitra keamanan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sinergitas TNI–Polri dalam Operasi Madago Raya merupakan bentuk kolaborasi strategis antara komponen pertahanan dan keamanan negara dalam menjaga stabilitas wilayah pasca-konflik serta mencegah berkembangnya kembali jaringan terorisme dan paham radikalisme di Kabupaten Poso. Keberhasilan sinergi ini menjadi model penting dalam pelaksanaan operasi terpadu berbasis pendekatan keamanan dan kemanusiaan di Indonesia.
Hubungan Antara Literasi Gizi Dengan Persepsi Siswa Terhadap Program Makan Bergizi Gratis pada Kelas XII SMA Negeri 9 Manado Fauzi, Dasilfa Adhara; Bolang, Alexander Sam Leonard; Kawengian, Shirley Everdina Susanna
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7792

Abstract

Latar Belakang: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi dan mendukung proses belajar siswa melalui penyediaan makanan sehat di sekolah. Pemahaman siswa mengenai gizi serta persepsi mereka terhadap program sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi gizi dengan persepsi siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis pada siswa kelas XII SMA Negeri 9 Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 267 siswa yang dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data literasi gizi dan persepsi siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 20 item skala Likert. Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar siswa memiliki literasi gizi baik (70,4%) dan persepsi positif terhadap program MBG (65,9%). Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan kuat dan signifikan antara literasi gizi dengan persepsi siswa (r = 0,669; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi literasi gizi siswa, semakin positif persepsi mereka terhadap Program MBG. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara literasi gizi dan persepsi siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Peningkatan edukasi gizi di sekolah dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan penerimaan dan efektivitas program.
Implementasi Hukum Operasional TNI Dalam Penanganan Wilayah Perbatasan di Pulau Sebatik Studi pada Rumah yang Melintasi Dua Negara S D, R Deltanto; Zulkifli, Dedy; Prasetyo, Boedi
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.6988

Abstract

Wilayah perbatasan Pulau Sebatik antara Indonesia dan Malaysia menyimpan permasalahan kompleks, khususnya pada rumah-rumah warga yang secara fisik melintasi garis batas negara. Keberadaan rumah-rumah tersebut menimbulkan tantangan dalam penegakan kedaulatan, pengawasan wilayah, serta implementasi hukum nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menangani kondisi tersebut, dengan fokus pada kewenangan, hambatan, dan solusi hukum yang dapat diterapkan. Menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa peran TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP) telah dijalankan dalam kerangka hukum nasional, namun masih menghadapi tantangan batas yurisdiksi, tumpang tindih kewenangan, dan keterbatasan perangkat hukum di kawasan perbatasan. Diperlukan penguatan kerangka hukum, kerja sama lintas sektor, serta penguatan peran TNI sebagai aktor strategis dalam menjaga keutuhan wilayah negara di perbatasan.
Pengaruh Sikap Belajar, Pengelolaan Kelas dan Model Pembelajaran Meaningfull Instructional Design Terhadap Gemar Belajar dari 7 (Tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada Kelas XI B SMA Negeri 10 Tana Toraja Gayang, Sertika Arruan; Syarifuddin, Syarifuddin; W, Muhammad Fahreza
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7883

Abstract

This study aims to: 1). To determine and analyze the influence of learning attitudes on the love of learning based on 7 (Seven) Habits of Great Indonesian Children in Grade XI B of SMA Negeri 10 Tana Toraja. 2). To determine and analyze the influence of classroom management on the love of learning based on 7 (Seven) Habits of Great Indonesian Children in Grade XI B of SMA Negeri 10 Tana Toraja. 3). To determine and analyze the influence of the Meaningful Instructional Design Learning Model on the Love of Learning based on 7 (Seven) Habits of Great Indonesian Children in Grade XI B of SMA Negeri 10 Tana Toraja. 4). To determine and analyze the influence of learning attitudes, class management and the Meaningful Instructional Design learning model simultaneously on the love of learning from the 7 (seven) habits of great Indonesian children in class XI B of SMA Negeri 10 Tana Toraja. This research approach uses quantitative research. The study was conducted on 40 students of class XI B of SMA Negeri 10 Tana Toraja. The population in this study was 40 students studying Economics. The sampling technique used was Saturated Sampling, meaning the population is equal to the sample, so the sample size was 40 students. The data collection technique used a questionnaire and the data analysis technique used multiple regression techniques and t-test and F-test analysis using SPSS 26. The results of this study are: 1). Learning Attitude has a positive and significant effect on the variable Love of Learning. 2). Class Management (X2) has a positive and significant effect on the variable Love of Learning. 3). The Meaningful Instructional Design Learning Model (X3) has a positive and significant effect on the variable Love of Learning and 4). The sig. value of the F test is 0.000 at a significance level of 0.05. This value is less than 0.05, indicating that all independent variables, namely Learning Attitude (X1), Class Management (X2), and the Meaningful Instructional Design Learning Model (X3), jointly influence Love of Learning (Y) in class XI B students of SMA Negeri 10 Tana Toraja.
Pemanfaatan Kulit Pisang Sebagai Bahan Alami Penjernih Air Rumah Tangga Lingkungan Susilawati, Susilawati; Febriani, Mely; Amanda Nst, Amelia Putri; Utami, Sahkira Nabila
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7826

Abstract

Kulit pisang merupakan limbah organik rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami penjernih air karena mengandung senyawa selulosa, lignin, dan pektin yang mampu mengikat partikel pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan kulit pisang dalam meningkatkan kualitas air rumah tangga berdasarkan parameter kejernihan dan pH. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan memanfaatkan serbuk kulit pisang sebagai media filtrasi. Percobaan dilakukan sebanyak tiga kali menggunakan air keruh sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses filtrasi menggunakan kulit pisang mampu menurunkan tingkat kekeruhan air secara bertahap, ditandai dengan perubahan kondisi visual air menjadi lebih jernih. Selain itu, pengujian pH menggunakan kertas lakmus menunjukkan perubahan pH air dari kondisi sedikit asam (pH 7) menjadi netral (pH ± 7) setelah proses filtrasi. Hasil ini menunjukkan bahwa kulit pisang berpotensi digunakan sebagai bahan penjernih awal air rumah tangga yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan, meskipun air hasil filtrasi masih memerlukan pengolahan lanjutan sebelum dikonsumsi.