cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 29620430     EISSN : 29642493     DOI : https://doi.org/10.57235
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia is published twice a year: January and July. E-ISSN: 2964-2493 (Elektronik) P-ISSN: 2962-0430 (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, S.Pd., M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata Receive articles from research and community service in the fields of: 1. Education 2. Economy 3. Social 4. Politics 5. Law 6. Religion 7. Technology 8. Health 9. Culture etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 973 Documents
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru Sahara, Nelvita Putri; Umari, Tri; Donal, Donal
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6053

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan perasaan takut tertinggal momen berharga yang dialami individu lain. Perkembangan teknologi dan internet berdampak pada Fear of Missing Out (FoMO) yang menjadikan individu ketergantungan pada keinginan untuk terus terhubung dengan orang lain melalui media sosial.Penelitian ini berjudul Pengaruh Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mengurangi Fear of Missing Out (FOMO) di SMA Negeri 9 Pekanbaru, bertujuan untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh terhadap Fear of Missing Out (FoMO) siswa di SMAN 9 Pekanbaru.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, menggunakan pre-eksperimental design dengan model design One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian diambil dengan menggunakan purposive sampling, dimana didapatkan 10 orang siswa kelas XI SMAN 9 Pekanbaru yang mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket Fear of Missing Out (FoMO) yang kemudian di analisis pretest dan posttest menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program SPSS versi 23 for windows dan uji N-Gain ternormalisas dengan bantuan Microsoft Excel.Hasil hipotesis membuktikan terdapat perbedaan tingkat Fear of Missing Out (FoMO) siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) dengan nilai uji Wilxocon menunjukan Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,005 0,05, maka Ha diterima. Selanjutnya, dari hasil uji N-Gain diperoleh gain score sebesar 0,42 artinya konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) berpengaruh menurunkan Fear of Missing Out (FoMO) siswa dan berada pada kategori sedang.
Penerapan Media Gambar Seri Dengan Teknik Cerita Berantai Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara di Kelas IV SDN 5 Palangka Itasni, Karmi; Diplan, Diplan; Shukuri, Hakan; Enjeli, Enjeli; Pribadi, Fachriza Adji
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi proses penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai sehingga dapat meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka dan mengetahui peningkatan keterampilan berbicara peserta didik melalui penerapan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada peserta didik kelas IV SDN 5 Palangka. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 5 Palangka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 5 Palangka Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi dan Tes Analisis data menggunakan perhitungan presentase nilai klasikal dengan indikator keberhasilan 70% untuk hasil belajar siswa. Hasil penelitian yakni hasil tes awal keterampilan berbicara nilai rata-rata 63,42 dengan kriteria kurang tercapai dan ketuntasan klasikal sebesar 36,84% kriteria ini termasuk kategori sangat kurang, pada siklus I hasil tes dengan  nilai klasikal menjadi 63,15% dan skor rata-rata 70,15. Pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar yaitu meningkat menjadi 89,48% dengan rata-rata 81,47, yaitu 17 orang masuk kategori tuntas dan 2 orang peserta didik masuk kategori tidak tuntas. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai pada setiap aktivitas guru dan aktivitas peserta didik juga terlaksana dengan baik. Hasil aktivitas siswa pada siklus I sebesar 2,43 dengan kategori cukup, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,06 dengan kategori baik. Hasil aktivitas guru pada siklus I sebesar 2,61 dengan kategori cukup kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 3,18 dan kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa guru dapat mengelola pembelajaran dengan menerapkan media gambar seri dengan teknik cerita berantai dengan baik.
Ancaman Perang Siber China terhadap Indonesia: Analisis Strategi, Dampak, dan Respons Kebijakan Ariel, Keio; Suhirwan, Suhirwan; Dohamid, Ahmad G
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5428

Abstract

Studi ini mengkaji karakteristik, strategi, dan dampak perang siber Tiongkok terhadap Indonesia, serta respons kebijakan dan tantangan Indonesia dalam keamanan siber. Memanfaatkan pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan tinjauan literatur, penelitian ini menganalisis pola serangan siber Tiongkok, target, dan motivasinya. Temuan mengungkapkan bahwa Tiongkok menggunakan teknik canggih seperti Advanced Persistent Threats (APT) dan spear-phishing, yang menargetkan lembaga pemerintah, infrastruktur penting, dan perusahaan strategis di Indonesia. Dampaknya termasuk kerentanan dalam infrastruktur penting, pelanggaran data sensitif, dan gangguan ekonomi. Meskipun Indonesia telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan pertahanan sibernya melalui kerangka hukum, pengembangan kemampuan, dan kerja sama internasional, kesenjangan yang signifikan tetap ada dalam teknologi, sumber daya manusia, dan koordinasi antar-lembaga. Studi ini menerapkan teori Pertahanan Nasional, Perang Asimetris, Pencegahan Siber, dan Keamanan Siber untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang dinamika kompleks yang terlibat. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan investasi dalam teknologi dan infrastruktur keamanan siber, pengembangan sumber daya manusia, penguatan kerangka hukum, meningkatkan koordinasi antar pemangku kepentingan,
Optimalisasi Pemanfaatan Bak Sampah Sebagai Sumber Mata Pencaharian bagi Karang Taruna di Desa Arjasari Kusnadi, Edi; Verawati, Kamila; Haryanto, Restu; Tri R, Alif Safri; Damayanti, Dini; Alan, Ismul; A, Muhamad Azhar; Irsan, M; Rahma A, Mutiara; Amalia U, Tasha; Himmah K, Wafa; Nuzulunnisa, Hikmah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.4890

Abstract

Penerapan bak sampah khusus untuk botol plastik di Desa Arjasari bertujuan untuk mengelola sampah plastik sekaligus meningkatkan pendapatan karang taruna dan masyarakat melalui pengumpulan dan daur ulang. Penelitian ini mengkaji efektivitas program ini dalam menyelenggarakan berbagai acara di desa, seperti festival budaya dan kegiatan komunitas. Dengan menyediakan bak sampah khusus, masyarakat didorong untuk memisahkan sampah botol plastik sejak awal, yang kemudian dapat dijadikan sumber penghasilan. Metode penelitian meliputi pengamatan langsung, wawancara dengan warga, dan analisis dampak ekonomi dari penjualan botol plastik yang terpilah. Hasilnya menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam mengumpulkan botol plastik meningkat signifikan, dan dana yang diperoleh dari penjualan sampah plastik ini digunakan untuk mendukung penyelenggaraan acara-acara lokal. Selain itu, inisiatif ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini merekomendasikan penguatan program edukasi tentang pengelolaan sampah dan pemanfaatan hasil daur ulang sebagai sumber pendanaan untuk kegiatan kemasyarakatan. Dengan demikian, penerapan bak sampah khusus botol plastik di Desa Arjasari tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga menciptakan ladang pemasukan yang berkelanjutan bagi masyarakat
Penerapan Culturally Responsive Teaching Melalui Model PBL Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII pada Materi Penyajian Data Ananta, Puja Asti; Rochaminah, Sutji; Sudarsono, Sudarsono
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5563

Abstract

Pendidikan yang efektif memerlukan pendekatan yang relevan dengan keberagaman budaya peserta didik, terutama untuk meningkatkan pemahaman konsep abstrak seperti penyajian data. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran matematika sering kali bersifat monoton dan kurang mengaitkan materi dengan latar belakang budaya peserta didik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) melalui model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi penyajian data. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksikan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 30 orang, sedangkan instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan CRT melalui model PBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pada siklus I, terdapat 14 peserta didik (53,3%) yang mencapai ketuntasan belajar, sedangkan pada siklus II jumlah tersebut meningkat menjadi 24 peserta didik (86,7%).
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi dan Peningkatan Prestasi Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas XI IPA SMA Negeri 17 Gowa Irwan, Irwan; Saprin, Saprin; Syamsuddin, Syamsuddin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5372

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa dengan tujuan: 1) untuk mengetahui deskripsi Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 2) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 3) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa; 4) untuk mengetahui adakah pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Motivasi Dan Peningkatan Prestasi Belajar  Peserta Didik Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas Xi Ipa Sma Negeri 17 Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI Ipa Sma Negeri 17 Gowa sebanyak 35 peserta didik dengan  sampel sebanyak 35 peserta didik berdasarkan pedoman penentuan ukuran sampel menurut Isaac Michael dengan taraf kesalahan 5%, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple stratified random. Instrumen penelitian meliputi angket pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, skala motivasi belajar, dan angket Prestasi belajar. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dan analisis path. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw peserta didik berada pada kategori sedang, motivasi belajar  peserta didik berada pada kategori sedang, dan Prestasi belajar peserta didik berada pada kategori Sangat Tinggi; 2) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar ditunjukkan dengan nilai P = 0,000; 3) terdapat pengaruh secara positif pembelajaran kooperatif terhadap prestasi belajar dengan nilai P = 0,001; 4) terdapat pengaruh positif pembelajaran berbasis multimedia terhadap perilaku belajar melalui motivasi belajar dengan nilai P = 0,002. Implikasi penelitian ini antara lain: 1) Para guru PAI dan Budi Pekerti diharapkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran hendaknya menyadari bahwa setiap aspek Penggunaan Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang dimiliki peserta didik mempengaruhi prestasi belajar; 2) Sehubungan dengan adanya pengaruh dari Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan Motivasi belajar maka disarankan kepada pihak sekolah terutama guru-guru/ pengajar agar memasukkan unsur-unsur Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam menyampaikan materi serta melibatkan Motivasi belajar peserta didik dalam proses pembelajaran; 3) Guru harus senantiasa mengajarkan kepada peserta didiknya tentang nilai-nilai kehidupan dan juga memberikan nasehat atau motivasi yang dapat mendorong peserta didik lebih semangat lagi untuk belaja4) Peserta didik diharapkan dapat memaksimalkan peralatan teknologi disekitarnya dalam rangka menunjang proses belajar mereka.
Pendampingan Implementasi P5 Berbasis Kearifan Lokal ‘Cerita Rakyat’ di SMK Negeri 1 Belinyu Oktariani, Dini; Hijran, Muhamad; Zahri, Tsulia Amiruddin; Fauzi, Padlun; Tohari, Mustofa
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5966

Abstract

Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berkaitan dengan bidang ilmu yang mereka pelajari. Kondisi tersebut, membatasi ruang gerak pendamping, dalam hal ini guru untuk membuat kegiatan P5 menghasilkan karya yang inovatif. Pendampingan untuk pelaksanaan P5 lebih kreatif dan inovatif, maka diperlukan kerjasama dengan berbagai pihak. Hal tersebut yang mendasari tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen Universitas Bangka Belitung untuk mendampingi guru dan siswa di SMK Negeri 1 Belinyu memiliki gagasan inovatif dalam pelaksanaan P5. Kegiatan ini memberikan pengalaman pembelajaran yang interaktif melalui permainan cerdas cermat yang dikemas sederhana dan menghasilkan karya buku cerita rakyat di wilayah Bangka. Kegiatan permainan cerdas cermat diberi nama “Game GEMAS 2045” yang membawa semangat generasi emas 2045. Sedangkan dalam penulisan buku cerita rakyat, dilakukan pendampingan 4 kali pertemuan virtual dan diakhiri dengan proses review oleh tim dosen Bahasa Indonesia yang khusus memfasilitasi perbaikan ejaan dan diksi yang digunakan. Hasilnya, siswa SMK Negeri 1 Belinyu memiliki minat dan bakat yang potensial dalam kecerdasan kognitif dan karya tulis.
Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar IPS Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Wordwall pada Murid Kelas VI UPTD SDN 88 Barru Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru Asridah, Asridah; W, Muhammad Fahreza; Nurdin, Nurdin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5197

Abstract

This study aims to increase interest in social studies learning through the use of Wordwall-based learning media in grade VI students of UPTD SDN 88 Barru, Tanete Riaja District, Barru Regency and improve social studies learning outcomes through the use of Wordwall-based learning media in grade VI students of UPTD SDN 88 Barru, Tanete Riaja District, Barru Regency. The research method used is classroom action research The subject of this research is a student of class VI UPTD SDN 88 Barru, Tanete Riaja District, Barru Regency with a total of 16 students, consisting of 8 boys and 8 girls. This research was carried out in two cycles, namely cycle I which was carried out 3 meetings (the first and second meetings for the learning process and the third meeting for social studies learning outcome assessment activities) and cycle II was also carried out 3 meetings. The two cycles were carried out for 2 months plus summarizing all existing research results.  The results of the study show that the use of Wordwall-based learning media can increase students' interest in learning social studies in class VI UPTD SDN 88 Barru. This is evidenced by the increase in the average percentage of student learning interest indicators in each cycle. In the first cycle, the average percentage of student learning interest indicators was 57%. In the second cycle, there was a significant increase, namely by 26% to 83%. This means that the average percentage of student learning interest indicators has exceeded the set success criterion of 75%. The use of Wordwall-based learning media can improve student learning outcomes. This is evidenced by the percentage of students who achieved KKM scores in the first cycle of 31%, increasing to 94% in the second cycle. This means that the number of students who have achieved the KKM score (70) has exceeded the set success criterion of 75%.
Development of Intermediate Media for Snakes and Ladders Multiplication and Division for Understanding Mathematics Class III State Primary School 1 Banjar Tengah Astika Dewi, Made Sri; Nurgiansah, T Heru
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5839

Abstract

The facilities formulated regarding this analysis contain visual learning intermediaries which include game boards, question cards related to multiplication and division, material cards, dice, and pawns (students). This research aims to develop learning media and determine the feasibility, practicality and effectiveness of this method. The development method used in this research is the development model A D D I E, "Analysis, design, development, Implementation, and Evaluation". In this case, the data collection pattern of questionnaires and tests is used. There are two data analysis techniques in this research, namely quantitative analysis and qualitative descriptive. Intermediary media for multiplication and division should be used, this is explained because it has been proven by the validator. The agent of multiplication and division snakes and ladders explains that it is very efficient based on the results questionnaire student and teacher responses. The snakes and ladders medium of multiplication and division was also stated to be effective in students' understanding of mathematical concepts. This is proven by the average value of the pretest and posttest. So the results obtained were that the development of snake and ladder intermediate learning media for multiplication and division was declared feasible, practical and effective in supporting the understanding of mathematical concepts for class III students at SD Negeri 1 Banjar Tengah.
Pemberdayaan Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) Jambi Melalui Pemenuhan Hak-Hak Pendidikan di Desa Pauh Menang (SPA) Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Kumala, Reziska Maya; Simaremare, Tohap Pandapotan; Usmanto, Heri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5483

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini menunjukkan masalah bahwa  terapat anak-anak  Suku anak Dalam (SAD) yang  belum  mendapatkan hak di dalam pemenuhan hak pendidikan terhadap anak-anak Suku anak Dalam (SAD). Ha itu di sebabkan karena beberapa faktor  di dalam pemenuhan hak pendidikkan tersebut.. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis dan mengetahui  bagaimana pemenuhan hak penididikan untuk anak-anak Suku anak Dalam (SAD) yang berada di daerah Pamnang tepatnya di  Desa Pauh Menang (SPA). Penelitian ini dilakukan di kawasan Suku Anak Dalam (SPA) yang berada di Desa Pauh menang (SPA), Kabupaten Merangin. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan yang di dapat melaui informasi yang di dapat melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa di dalam pemenuhan hak Pendidikan terhadap anak-anak Suku Anak Dalam (SAD) masih belum maksimal hal tersebut dibuktikan dengan adanya anak-anak yang belum mengakses Pendidikan itu sendiri, selain itu juga banyak anak-anak yang putus sekolah dan memilih untuk membantu orang tua-nya bekerja di kebun. Kemudian  kendala dalam pemenuhan hak Pendidikan itu terhadap anak-anak Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Desa Pauh Menang (SPA) yakni : 1) dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa anak-anak yang putus sekolah kebanyakan terkendala pada ekonomi keluarga yang kurang mencukupi, 2) banyak orang tua yang belum sadar akan pentingnya Pendidikan untuk anak-anak mereka sehingga banyak orang tua yang melarang anak nya untuk sekolah, 3) kurangnya tindak lanjut oleh pemerintah di dalam melaksanakan pemenuhan hak Pendidikan. Kesimpulanya yaitu anak-anak Suku anak Dalam (SAD) yang berada di Desa Pauh Menang (SPA) masih banyak yang belum mendaptkan hak pendidikan bahkan ada yang telah bersekolah akan tetapi memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan tersebut di karenakan ada beberapa faktor yang menjadi penghambat atau kenadala. Ekonomi, infrastruktur serta orag tua merupakan faktor yang menjadi penghambat di dalam pelaksanaa pemenuhan hak pendidikan itu sendiri.