cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 781 Documents
Analisis Peran Apron Movement Control (AMC) Dalam Mitigasi Risiko Foreign Object Debris (FOD) di Area Sisi Udara Terminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Moh Rifqi Maulana Hakim; Kifni Yudianto
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8950

Abstract

Keberadaan Foreign Object Debris (FOD) di area sisi udara merupakan salah satu potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Dalam konteks tersebut, Apron Movement Control (AMC) memiliki peran penting dalam melaksanakan pengawasan operasional serta pengendalian FOD melalui kegiatan inspeksi, pemantauan area apron, dan koordinasi dengan unit terkait. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran AMC dalam mitigasi risiko FOD, mendeskripsikan prosedur pelaksanaan pengendalian FOD, mengidentifikasi kendala operasional yang dihadapi, serta menganalisis upaya optimalisasi mitigasi risiko FOD di Terminal 1 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu Koordinator AMC, 3 petugas AMC, dan 1 petugas Injourney Aviation Services (IAS). Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitigasi risiko FOD oleh AMC dilaksanakan melalui inspeksi rutin, penanganan dan pelaporan setiap temuan FOD, serta koordinasi dengan IAS, Ground Handling, dan unit operasional lainnya. Kendala yang dihadapi meliputi tingginya aktivitas operasional serta masih perlunya peningkatan kesadaran seluruh personel dalam menjaga kebersihan area sisi udara. Upaya optimalisasi dilakukan melalui penguatan koordinasi antar unit, pelaksanaan inspeksi rutin secara konsisten, evaluasi berkelanjutan, serta penguatan budaya keselamatan guna mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.
Kartu Nusantara Cinta Indonesia: Media Edukatif Untuk Mengenalkan Keragaman Budaya pada Siswa SDN Menadi Hana Fadlilah; Lina Erviana; Suryatin
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8954

Abstract

Pembelajaran keragaman budaya di SD Negeri Menadi telah memanfaatkan berbagai metode dan media penunjang seperti poster serta ular tangga budaya. Meskipun mendapat respon positif dan antusias dari siswa, tetapi penggunaan media tersebut belum optimal karena berfokus pada hafalan dan pengulangan informasi yang disampaikan guru. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengembangan media pembelajaran baru untuk mengenalkan dan memberikan pengalaman belajar sambil bermain. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Mengetahui kelayakan media Kartu Nusantara Cinta Indonesia (KUNCI) untuk mengenalkan keragaman budaya pada siswa kelas VI SD Negeri Menadi, dan 2) Mengetahui respon guru serta siswa kelas VI SD Negeri Menadi terhadap penggunaan media Kartu Nusantara Cinta Indonesia (KUNCI) dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan prosedur pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penggunaan metode dan prosedur pengembangan ADDIE menunjukkan alur yang sitematis dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Menadi sebanyak 6 siswa pada tahap uji coba dan 17 siswa pada tahap uji lapangan. Hasil temuan pada penelitian menunjukkan bahwa media Kartu Nusantara Cinta Indonesia (KUNCI) memenuhi kriteria, yaitu: 1) Hasil validasi ahli media memperoleh rata-rata presentase 85% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan validasi ahli materi memperoleh rata-rata presentase 89% dengan kategori “Sangat Layak”. 2) Hasil uji coba produk memperoleh presentase 98% dengan kategori “Sangat Baik”, dan mengalami peningkatan pada hasil uji lapangan memperoleh presentase 100% dengan kategori “Sangat Baik”. Hasil observasi peneliti dan wawancara respon guru menunjukkan bahwa media pembelajaran Kartu Nusantara Cinta Indonesia (KUNCI) mampu mengenalkan keragaman budaya Indonesia kepada siswa melalui kegiatan belajar sambil bermain. Media Kartu Nusantara Cinta Indonesia (KUNCI) membantu siswa mengembangkan sikap menghargai perbedaan budaya dan menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Potensi Pemanfaatan Platform Game Roblox Dalam Rekrutmen Radikalisasi Anak Indonesia di Era Digital Muhamad Padhil; Priyanto; Ahmad G Dohamid
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8963

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola rekrutmen kelompok radikal melalui potensi pemanfaatan ruang virtual, termasuk platform game online. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan platform game online dalam rekrutmen radikalisme anak di era digital serta mengkaji fenomena tersebut dalam perspektif peperangan asimetris. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui analisis data sekunder yang bersumber dari laporan resmi, literatur akademik, dan pemberitaan terkait radikalisasi digital anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola rekrutmen mengalami transformasi dari pendekatan konvensional berbasis interaksi fisik menuju pendekatan digital yang lebih terselubung, adaptif, dan sulit dideteksi. Fitur interaktif dalam platform game online, seperti komunikasi real-time, anonimitas pengguna, dan komunitas virtual, dimanfaatkan sebagai media infiltrasi ideologi secara bertahap terhadap anak-anak sebagai kelompok rentan. Dalam perspektif peperangan asimetris, fenomena ini mencerminkan bentuk warfare non-kinetik yang menargetkan dimensi kognitif dan psikologis generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi digital, pengawasan ruang siber, serta kolaborasi lintas sektor untuk mencegah radikalisasi anak di era digital.
Strategi Operasi Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste di Wilayah Atambua Guna Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Bagas Fismasiaga Gatrapraja; Moch Afifudin; Rudy Sutanto
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8964

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste di Atambua memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun masih dihadapkan pada kerawanan pelintas batas ilegal, penyelundupan, dan kondisi geografis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan operasi pengamanan perbatasan serta merumuskan strategi pengamanan yang tepat di wilayah Atambua. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasi pengamanan dilaksanakan melalui penggelaran pos, patroli wilayah dan patok batas, kegiatan intelijen, koordinasi antarinstansi, kerja sama bilateral dengan Timor Leste, serta pembinaan teritorial, namun belum optimal akibat kendala geografis dan keterbatasan sarana. Penelitian ini menghasilkan Model Strategi Operasi Pengamanan Terintegrasi yang memadukan pendekatan militer, diplomasi pertahanan, hukum dan kebijakan, serta pembinaan teritorial guna memperkuat kedaulatan NKRI di perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Optimasi Estimasi Intensitas Guncangan Gempa Skala MMI Menggunakan XGBoost Berdasarkan Parameter Seismik dan GMPE Felix John Pardamean Hutabarat; Ayman Human Sukma; Azhara Amelia H; Rinto Manik; Sehati Saurmatania Tampubolon; Suvriadi Panggabean
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8966

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan aktivitas seismik tinggi sehingga estimasi intensitas guncangan gempa yang akurat menjadi komponen penting dalam mitigasi bencana. Persamaan empiris Ground Motion Prediction Equations (GMPE) banyak digunakan untuk mengestimasi intensitas guncangan, namun memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan hubungan nonlinier antara parameter seismik dan kondisi lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model estimasi Modified Mercalli Intensity (MMI) berbasis physics-informed machine learning dengan mengombinasikan algoritma XGBoost dan GMPE. Dataset yang digunakan berasal dari arsip USGS ShakeMap wilayah Indonesia periode 2004–2025 yang mencakup 528 kejadian gempa dan 6.222 rekaman observasi. Tahapan penelitian meliputi pra-pemrosesan data, rekayasa fitur, perhitungan estimasi awal menggunakan GMPE, pelatihan model XGBoost, serta evaluasi menggunakan Group K-Fold Cross Validation melalui studi ablasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model hibrida mampu mengatasi keterbatasan model machine learning murni sekaligus mempertahankan stabilitas pendekatan empiris. Model menghasilkan nilai Mean Absolute Error (MAE) 0,435 skala MMI, dengan prediksi GMPE sebagai fitur paling dominan berdasarkan analisis feature importance. Model terbaik selanjutnya diimplementasikan ke dalam prototipe berbasis ONNX yang mampu melakukan estimasi intensitas guncangan secara real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan hibrida berpotensi mendukung sistem peringatan dini dan pengambilan keputusan dalam mitigasi bencana gempa bumi.
Tranformasi Ekonomi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Genteng Melalui Program Kewirausahaan Digital Leadership Dwi Songgo Panggayudi; Solikin; Moh Romli; Ali Fais; Moh Ali; Irwansyah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8967

Abstract

Transformasi ekonomi berbasis digital menjadi kebutuhan strategis dalam meningkatkan kemandirian organisasi kepemudaan di era modern. Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Genteng sebagai organisasi otonom memiliki potensi besar dalam mengembangkan kapasitas ekonomi anggotanya, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital dan kompetensi kewirausahaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendorong transformasi ekonomi melalui program kewirausahaan berbasis digital leadership guna meningkatkan kemampuan adaptasi, inovasi, dan kemandirian ekonomi anggota. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi program. Materi yang diberikan meliputi literasi digital, strategi pemasaran digital, pengembangan model bisnis berbasis teknologi, serta penguatan kepemimpinan digital (digital leadership). Kegiatan ini melibatkan anggota PCPM Genteng sebagai peserta utama dengan pendekatan praktik langsung dan studi kasus. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan platform digital untuk kegiatan usaha, termasuk penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran dan pengelolaan bisnis secara daring. Selain itu, terbentuk pola pikir kewirausahaan yang lebih adaptif dan inovatif serta munculnya inisiatif usaha baru berbasis digital di kalangan anggota. Program ini juga berhasil memperkuat kapasitas kepemimpinan digital dalam mengelola dan mengembangkan unit usaha organisasi. Kesimpulannya, program kewirausahaan berbasis digital leadership efektif dalam mendorong transformasi ekonomi PCPM Genteng menuju kemandirian yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi organisasi kepemudaan lainnya dalam menghadapi tantangan era digital.
Strategi Peningkatan Peran Dokter Batalyon Infanteri 512/Quratara Yudha Dalam Pencegahan Malaria di Daerah Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini Arief Rahman; Deni Dadang; Dwi Hartono
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8968

Abstract

Wilayah pengamanan perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini (RI–PNG) merupakan kawasan strategis dengan kondisi geografis yang berat, keterbatasan infrastruktur, serta tingkat endemisitas malaria yang tinggi. Kondisi tersebut menjadikan malaria sebagai ancaman kesehatan yang dapat memengaruhi kesiapan tempur prajurit dan efektivitas pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan. Dalam situasi ini, Dokter Batalyon Infanteri 512/Quratara Yudha memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan prajurit dan mendukung keberhasilan operasi satuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pencegahan malaria yang diterapkan oleh dokter batalyon, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan strategi untuk meningkatkan peran dokter batalyon dalam pencegahan malaria di wilayah perbatasan RI–PNG. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter batalyon telah melaksanakan berbagai upaya pencegahan malaria melalui edukasi kesehatan, pemberian kemoprofilaksis, penggunaan kelambu berinsektisida, pengendalian lingkungan, serta deteksi dini kasus malaria. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan sarana dan logistik kesehatan, kondisi geografis yang sulit dijangkau, serta faktor sosial budaya masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan peran dokter batalyon memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya kesehatan, pengembangan sistem pencegahan yang terintegrasi, serta kolaborasi antara unsur militer dan sipil. Selain itu, diperlukan penguatan surveilans kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga medis, serta optimalisasi logistik untuk meningkatkan efektivitas pencegahan malaria. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesehatan prajurit, melindungi masyarakat perbatasan, dan mendukung ketahanan pertahanan negara di wilayah RI–PNG
Peningkatan Keterampilan Berbahasa Inggris Dosen Persyarikatan di Lingkungan Faperta Universitas Muhammadiyah Makassar Ilmiah; Hilda Hafid; Hijrah
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8974

Abstract

Kemampuan berbahasa Inggris merupakan kompetensi penting bagi dosen dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya untuk mengakses literatur ilmiah, menulis publikasi internasional, serta berpartisipasi dalam konferensi akademik. Namun, banyak dosen nonbahasa masih mengalami kendala dalam komunikasi lisan maupun penguasaan bahasa Inggris akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar melalui pelatihan yang berbasis Needs Analysis, Integrated Language Learning, dan Self-Access Language Learning (SALL). Program dilaksanakan selama satu bulan dengan 12 kali pertemuan yang mencakup pembelajaran listening, speaking, reading, dan writing secara terpadu. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan partisipasi, kepercayaan diri, dan kemampuan menggunakan bahasa Inggris dalam konteks akademik. Selain itu, pembelajaran berbasis kebutuhan membuat materi lebih sesuai dengan kemampuan awal peserta sehingga proses belajar berlangsung lebih efektif. Program ini juga mendorong terbentuknya kebiasaan belajar mandiri melalui penggunaan aplikasi pembelajaran bahasa dan jurnal belajar. Dengan demikian, model pelatihan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dosen nonbahasa dan berpotensi diterapkan pada fakultas lain sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing perguruan tinggi.
Kajian Disiplin Kerja Karyawan PT Arah Bagus Utara di Cilegon Tri Wahyuni Muthoyanah; Encep Saefullah; Arta Rusidarma Putra
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8978

Abstract

Permasalahan disiplin kerja masih menjadi salah satu kendala utama bagi banyak perusahaan, termasuk PT Arah Bagus Utara Cilegon. Permasalahan ini tidak hanya menghambat kelancaran kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga memengaruhi efektivitas penyelesaian pekerjaan. Penerapan disiplin kerja yang belum optimal menjadi salah satu faktor yang berperan penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji disiplin kerja karyawan dalam pelaksanaan proyek kontraktor dengan menganalisis empat indikator utama: kehadiran, ketepatan waktu, dan tanggung jawab berdasarkan kerangka kerja dari Bejo Siswanto dalam Muna dan Isnowati (2022). Metode kualitatif deskriptif diterapkan dalam penelitian ini, dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan enam informan dari berbagai peran di perusahaan, seperti manajer umum dan manajer operasional. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo 15. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja masih kurang memuaskan. Faktor-faktor penyebab meliputi kondisi pribadi karyawan, cuaca, keterlambatan material, dan pelaksanaan pekerjaan yang belum konsisten. Kesimpulannya, peningkatan kesadaran karyawan, pembinaan disiplin, dan penerapan peraturan secara konsisten diperlukan untuk meningkatkan disiplin kerja karyawan sehingga produktivitas kerja dan efektivitas pelaksanaan proyek dapat terus ditingkatkan.
Tinjauan Hukum Ketenagakerjaan terhadap Perpanjangan PKWT Maksimal 5 Tahun Pasca Pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja Anwar Budiman; Safira Malia Khasanah; Ranto Superintendent; Suto Mediantoro; Yuki Marzuki; Imam Nashirudin
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8981

Abstract

Pengesahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 membawa perubahan signifikan terhadap pengaturan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di Indonesia. Salah satu perubahan mendasar adalah dihapuskannya pembatasan jenis pekerjaan dan diberlakukannya ketentuan bahwa PKWT dapat diperpanjang hingga jangka waktu maksimal 5 tahun, termasuk perpanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum dan perlindungan pekerja terkait kebijakan perpanjangan PKWT maksimal 5 tahun pasca UU Cipta Kerja, serta mengidentifikasi implikasi yuridisnya bagi pekerja dan pemberi kerja.Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum ketenagakerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan PKWT 5 tahun memberikan fleksibilitas bagi pemberi kerja dalam pengelolaan sumber daya manusia dan investasi. Namun di sisi lain, kebijakan ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian status kerja dan melemahkan perlindungan pekerja karena hilangnya keharapan untuk diangkat menjadi pekerja tetap. Selain itu, tidak adanya kewajiban jeda waktu antar perpanjangan dan minimnya pengawasan ketenagakerjaan memperbesar risiko eksploitasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi turunan dan pengawasan ketat agar implementasi PKWT 5 tahun tetap seimbang antara kepentingan efisiensi usaha dengan pemenuhan hak-hak dasar pekerja sesuai amanat Pasal 27 ayat (2) UUD 1945.