cover
Contact Name
Andika Nuraga Budiman
Contact Email
infoabdicendekia@gmail.com
Phone
+6285887454274
Journal Mail Official
andika.nuraga@yarsi.ac.id
Editorial Address
Menara YARSI, Kav. 13, Jl. Let. Jend. Suprapto. Cempaka Putih, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Indonesia. 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Info Abdi Cendekia
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 26854732     DOI : https://doi.org/10.33476/iac.v4i2.51
Jurnal Info Abdi Cendekia (IAC) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Lembaga Penelitian Universitas YARSI dan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember). Terbit pertama pada bulan Juni 2018. Jurnal IAC memuat hasil pengabdian masyarakat yang mencakup bidang kedokteran, kedokteran gigi, hukum, teknologi dan informatika, ekonomi dan bisnis, serta psikologi. Editor mengundang para akademisi dan praktisi terkait (Perguruan Tinggi, Pemerintahan, LSM, dan lain-lain) untuk dapat mengirimkan artikelnya ke Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat IAC.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Edukasi Bahaya Merokok pada Remaja SMP N 1 Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang Insani, Bella Khoiriyah; Rachmadini, Agisni Kartika; Putri, Dhea Angela; Putri, Citranda Yofi; Zahra, Mayang Ratu; Wijayanti, Erlina; Munti, Diana Batara
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 1: Juni 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i1.161

Abstract

Merokok merupakan perilaku berisiko yang menjadi masalah utama dikalangan remaja, tak terkecuali pada siswa SMP Negeri 1 Kemiri Tangerang. Diperlukan edukasi agar remaja memiliki pemahaman yang benar tentang merokok dan dampaknya serta mampu menolak keinginan atau ajakan orang lain untuk merokok. Setelah edukasi dilakukan evaluasi untuk menilai peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang bahaya merokok. Partisipan meliputi 35 siswa kelas VII-VIII di SMP Negeri 1 Kemiri, Tangerang. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan dengan media audiovisual, diskusi kelompok, dan pengembangan media promosi kesehatan dengan melibatkan partisipasi aktif siswa. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap setelah intervensi (p<0,001). Rerata skor post-test (98,9 ± 4,7) jauh lebih tinggi dibandingkan rerata skor pre-test (68,0 ± 13,9). Presentase peserta dengan pengetahuan dan sikap baik (skor ≥80) meningkat dari 11,5% menjadi 97,1%. Pendekatan pembelajaran interaktif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang bahaya merokok. Namun, kolaborasi multi-sektor dan pendekatan multi-komponen diperlukan untuk memastikan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Evaluasi lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang intervensi terhadap perilaku merokok pada remaja.
Aplikasi Stop HIV dan Peningkatan Pengetahuan HIV-AIDS Remaja Yasmin, Intan Farida; Trisiswati, Maya; Maharsi, Eri Dian; Febrian, Andreas
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i2.137

Abstract

Peningkatan kasus baru HIV AIDS di kalangan remaja terus meningkat tanpa diikuti dengan tingkat pengetahuannya. DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah kasus HIV AIDS tertinggi di Indonesia. Populasi remaja di DKI Jakarta menjadi rentan terhadap penyebaran kasus HIV AIDS. Tujuan: Mengetahui adanya peningkatkan pengetahuan remaja tentang HIV AIDS dengan aplikasi STOP HIV. Metode: Desain studi yang dilakukan adalah one-group pretest-posttest design dengan jumlah peserta sebanyak 217 siswa kelas X dari 5 SMA di DKI Jakarta. Pengetahuan terhadap HIV AIDS dinilai sebelum dan sesudah penggunan aplikasi STOP HIV menggunakan kuesioner daring. Aplikasi STOP HIV berisi tentang informasi komprehensif tentang HIV AIDS beserta permainan edukatif yang diakses selama 30 menit. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan pada semua pertanyaan mengenai penularan, pencegahan, dan mitos/stigma mengenai HIV AIDS (p< 0.01) setelah penggunan aplikasi STOP HIV. Kesimpulan: Aplikasi STOP HIV terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan HIV AIDS remaja.
Sosialisasi Perubahan Undang-Undang Perkawinan Mengenai Batas Usia Perkawinan bagi Laki-Laki dan Perempuan di Desa Bantarsari Islami, Irfan; Alawiyah Jufri, Ely; Kharis Umardani, Mohammad
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i2.139

Abstract

Perkawinan merupakan suatu peristiwa yang berharga dalam kehidupan manusia, berbagai norma dan aturan terikat dalam suatu ikatan perkawinan, norma agama, norma adat, norma sosial, dan norma hukum. Keberlangsungan perkawinan penting dibekali suatu pemahaman yang baik, karena jika perkawinan diawali dengan niat, persiapan dan proses yang baik akan mempengaruhi kebertahanan dalam ikatan perkawinan. Dalam hal ini Negara telah mengatur hukum keluarga dalam suatu peraturan perundang-undangan, yaitu Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang telah diamandemen menjadi Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Undang-Undang Perkawinan. Namun pemahaman terhadap pembangunan hukum keluarga selama ini memang terkesan didominasi hanya terfokus terhadap hal-hal yang normatif semata. Dalam ranah praktis perlu adanya pendekatan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan hukum keluarga dan permasalahannya. Berbagai persoalan, seperti seringnya  bertengkar, hilangnya rasa kecocokan, KDRT, faktor ekonomi, hingga perselingkuhan sering jadi sumber masalah keretakan hubungan rumah tangga yang berujung pada perceraian. Kegiatan penyuluhan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hukum perkawinan dan permasalahannya khususnya bagi warga Desa Bantarsari Kabupaten Bogor. Hasil dari kegiatan ini bertambahnya wawasan dan pengetahuan warga tentang hukum perkawinan dan memahami penyelesaian hukum dalam permasalahan perkawinan.
Agent of Change Remaja Melalui Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja di Desa Kadubelang Kabupaten Padeglang Mardhiyah, Dian; Qomariyah; Aryenti; Widianti, Dini; Mahardhika, Zwasta Pribadi; Yusnita; Erlina Wijayanti; Eri Dian Maharsi; Kanaya
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i2.166

Abstract

Agent of Change Remaja (ACIR) diharapkan dapat mempersiapkan para remaja agar mampu meningkatkan pengetahuan remaja terhadap informasi kesehatan reproduksi dan seksualitas secara komprehensif. Tujuan dibentuknya Agent of Change Remaja (ACIR) agar remaja dapat ikut menjadi agen perubahan di antara kelompok sebayanya agar berperilaku sehat dan diadakannya pelatihan konselor sebaya untuk melatih remaja sebagai agent of change. Metode yang dilakukan pada pengabdian masyarakat ini dengan melakukan Focus Disscuss Group (FGD), pelatihan konselor sebaya dan penyuluhan remaja tentang kesehatan dan permasalahan yang dihadapi remaja (bullying dan kekerasan seksual). Pada kegiatan pelatihan konselor sebaya menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan pada peserta yang berjumlah 10 orang dengan p value 0.025. Sedangkan saat dilakukannya penyuluhan tentang kekerasan seksual dan bullying menunjukkan 9 orang pengetahuan menurun, 18 orang tetap, dan 8 orang meningkat. Ditemukan tidak adanya perbedaan yang bermakna dalam pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan, hal ini dikarenakan saat pre-test berlangsung banyak ibu kader yang membantu memberikan jawaban. Perlu adanya pengulangan pelatihan konselor sebaya agar lebih terlatih dan memperbanyak konselor remaja yang dilatih terutama di sekolah yang berada di lingkungan desa Kadubelang, agar kesehatan mental remaja terjaga.
Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) pada Anak-anak Sekolah Dasar Negeri 14 Pagi Sumur Batu Jakarta Pusat Ferlianti, Rika; Sabrina Azmi; Silpi Hamidiyah
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i2.167

Abstract

Prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia masih tinggi dan angka kematian tertinggi terjadi pada anak-anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyebaran penyakit DBD adalah terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit. Sekolah merupakan lingkungan yang potensial untuk penyebaran dan penularan penyakit DBD. Peran strategis anak usia sekolah sebagai bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan DBD. Anak usia sekolah dapat berperan dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) baik di sekolah maupun di rumah. Tujuan dari Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang DBD. Metode yang digunakan meliputi tiga tahap yaitu pengisian kuesioner (pre-test dan post-test), pemberian edukasi (DBD, vektor, dan PSN), dan tanya jawab dengan 31 peserta didik kelas V SDN Sumur Batu 14 Pagi, Jakarta. Hasil analisis hasil pre-test dan post-test menunjukkan hasil yang signifikan, p = 0,000 artinya ada pengaruh yang signifikan setelah dilakukan penyuluhan. Kesimpulan ada peningkatan pengetahuan siswa tentang DBD dan pencegahannya.
Inovasi Edukasi Kesehatan Masyarakat dengan Media Digital di Posyandu Seruni RW 01 Buaran Indah Sarwoyo, Ventianus; Wahidin, Ahmad Jurnaidi; Prayudhi, Risa
Info Abdi Cendekia Vol. 7 No. 2: Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v7i2.169

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Posyandu Seruni RW 01 Kelurahan Buaran Indah bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam mendukung layanan kesehatan dan edukasi masyarakat. Pelatihan ini mencakup penggunaan aplikasi KMS Online sebagai pengganti buku KMS manual dan pengenalan media sosial seperti whatsapp, youtube, tiktok, instagram, dan facebook untuk penyebaran informasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi presentasi materi, demonstrasi, praktik langsung, penggunaan modul panduan, dan sesi tanya jawab interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert untuk mengukur tingkat pemahaman dan kepuasan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dengan skor kepuasan rata-rata 4,07 (kategori puas), di mana peserta mampu mempraktikkan penggunaan aplikasi digital dan menciptakan konten edukasi kesehatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional Posyandu serta memperluas jangkauan layanan kesehatan melalui media digital. Disarankan pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dengan materi yang diperbarui sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program.
Penyuluhan dan Edukasi Mengenai Deteksi Dini Diabetes Melitus bagi Warga di Kelurahan Rawa Badak Selatan liany, lusy; Ain, Qurratul; Alfia, Nurul; Athia, Putri; Aulia, Mifta; Permatasari, Putri; Shakila, Puteri; Alfajri, Rizki; Ismail, Muhammad; Alifah, Farah; Cahya, Meyga
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i1.168

Abstract

Berdasarkan International Diabetes Federation (IDF) tahun 2021, Indonesia menduduki posisi ke-6 kematian terbanyak di dunia akibat Diabetes Meltius (DM). Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dan menjadi pintu masuk penyakit lain seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, maupun disfungsi seksual. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai penyakit DM menjadi permasalahan pada mitra sehingga solusi yang dilakukan ialah memberikan edukasi serta melakukan pengecekan kadar gula darah. Metode yang digunakan dalam bentuk edukasi dengan metode penyuluhan dan diskusi digunakan waktu sebanyak 50% untuk ceramah atau penyampaian materi, sedangkan sisanya 50% digunakan untuk diskusi dan tanya jawab. Dengan metode ini, kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah edukasi langsung dan memberikan analisis dan solusi terhadap permasalahan yang ada. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai DM dan sebagai skrining awal untuk mendeteksi dini penyakit DM. Kegiatan dilakukan selama 1 hari di RPTRA Rasela Kelurahan Rawa Badak Selatan. Harapan dari kegiatan ini ialah masyarakat dapat memahami mengenai Diabetes Melitus (DM) dan sadar akan pentingnya mengecek kesehatan secara berkala
Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan UMKM Sesuai SAK EMKM pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kampung Batu Seruni Tangerang Riesmiyantiningtias, Ninuk; Rizky Amalia; Herayati; Ade Onny Siagian
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i1.170

Abstract

Pelaporan keuangan dibutuhkan bagi entitas bisnis untuk mengetahui kinerja keuangan yang sedang dijalankan oleh entitas. Tuntutan pemahaman terhadap proses pembuatan laporan keuangan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja keuangan serta pengelolaan keuangan dengan pencatatan yang baik. Kelompok Wanita Tani (KWT) merupakan gerakan yang terdiri dari perempuan yang melaksanakan usaha di bidang pertanian sebagai salah satu upaya peningkatan peran perempuan dalam pembangunan. Untuk mengembangkan usaha pertanian yang semakin pesat, KWT Kampung Batu Seruni Tangerang membutuhkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan yang baik dengan melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan sesuai standar yang berlaku. Pelatihan dan penyuluhan terkait pembuatan pelaporan keuangan sesuai standar SAK EMKM diharapkan dapat membantu Kelompok Wanita Tani Kampung Batu Seruni Tangerang untuk meningkatkan kinerja keuangan dengan sumber daya yang dimiliki. Pelatihan dilakukan dengan praktik langsung menggunakan kertas kerja keuangan dengan aplikasi Microsoft Excel. Capaian pelatihan dapat terlihat dari hasil kuisioner yang menyimpulkan bahwa 94% anggota KWT menyatakan bahwa pelatihan dapat menambah keterampilan peserta terhadap pemahaman pembuatan pelaporan keuangan. Adapun 100% peserta menyatakan bahwa pelatihan dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terkait materi pembuatan pelaporan keuangan sesuai kebutuhan dan sasaran mitra KWT Kampung Batu Seruni Tangerang.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Stunting Melalui Penyuluhan Berbasis Poster di Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan Mardhotika, Arina; Ernawati, Kholis; Mazer, Aryadita Rmadhani; Jingga, Ardena Mayang; Suci, Fairuz Salsabila Gita; Arini, Ardelia Gita; Alfaridzi, Muhammad Ari; Salsabila, Zahra Gadis; Aisyah, Medinda; Khoirunnisa; Anggara, Luqmanul Hakim
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i1.171

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih dijumpai di wilayah perkotaan seperti Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan periode 1.000 hari pertama kehidupan menjadi faktor utama yang mendasari pelaksanaan kegiatan edukasi ini. Kegiatan penyuluhan mengenai stunting dilaksanakan pada tanggal 28 November 2024 di Kelurahan Pejaten Barat, Jakarta Selatan. Edukasi diberikan secara partisipatif menggunakan media poster sebagai alat bantu utama. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting melalui pendekatan visual dan interaktif. Evaluasi dilakukan terhadap 10 orang responden yang bersedia mengikuti pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, di mana 90% responden mampu menjawab semua pertanyaan post-test dengan benar setelah intervensi. Poster sebagai media visual terbukti membantu menyampaikan informasi penting secara ringkas, menarik, dan mudah dipahami. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis media visual dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan layak diterapkan secara berkelanjutan di wilayah berisiko tinggi.
Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Melalui Edukasi dalam Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting di Kelurahan Cengkareng Timur Helwiah Umniyati; Azzahara, Natasya; Nazla Antar; Adela Putri Amanda; Natasya Mutiara Hati; Achmad Said Agil; Mega Suhartini; Reza Bimantoro; Nur Afifah Inayah; Haikal Kamil; Anisa Mauliasyah
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 1: Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i1.172

Abstract

Masalah gizi seperti stunting merupakan tantangan utama dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal, khususnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan di Kelurahan Cengkareng Timur melalui penyuluhan terkait pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah pretest dan posttest untuk mengevaluasi pemahaman kader sebelum dan sesudah intervensi, dengan pendekatan edukasi partisipatif. Sebanyak 44 kader kesehatan yang mayoritas berusia paruh baya dan berpendidikan SMA dilibatkan dalam program ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader kesehatan setelah intervensi, dengan rata-rata peningkatan nilai sebesar 17,05 poin berdasarkan hasil uji Paired Samples T-Test (p < 0,05). Grafik pretest dan posttest juga memperlihatkan peningkatan signifikan pada sebagian besar kader. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kader terkait pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, intervensi gizi, dan peran kader dalam pencegahan stunting. Keberhasilan program ini memberikan dasar untuk pengembangan strategi berkelanjutan guna mendukung percepatan penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut.