cover
Contact Name
Hadi Riyadi
Contact Email
jurnalgizidietetik@apps.ipb.ac.id
Phone
+628984223735
Journal Mail Official
jurnalgizidietetik@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor Jl. Kamper, Kampus IPB Dramaga, Bogor, Indonesia, 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik
ISSN : -     EISSN : 28300890     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik (Journal of Nutritional Science and Dietetics) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan berbagai artikel penelitian tentang ilmu gizi dan dietetik, yang berhubungan dengan aspek biokimia gizi, gizi klinik, gizi masyarakat, gizi olahraga, dietetik, komponen pangan untuk kesehatan, suplementasi dan fortifikasi gizi, ketahanan pangan dan gizi, pendidikan dan konseling gizi, serta aspek sosioekonomi dan budaya gizi, termasuk regulasi dan informasi gizi dan dietetik.
Articles 140 Documents
Penggunaan Aplikasi Pemesanan Makanan Online dengan Kebiasaan Konsumsi Pangan Sumber Gula, Garam, dan Lemak pada Mahasiswa IPB University: The Use of Online Food Ordering Applications and the Habit of Consuming Food Sources of Sugar, Salt, and Fat among IPB University Students Rachmawati, Sandra Eka; Riyadi, Hadi
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.45-51

Abstract

Mahasiswa memiliki mobilitas dan tingkat kesibukan yang cukup tinggi serta waktu yang terbatas untuk memenuhi konsumsi pangan yang sesuai dengan kebutuhannya, sehingga banyak mahasiswa menggunakan cara yang praktis dan instan untuk memenuhi kebutuhan pangannya, salah satunya dengan menggunakan aplikasi pemesanan makanan online. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan intensitas penggunaan aplikasi pemesanan makanan online dengan kebiasaan konsumsi pangan sumber gula, garam, dan lemak pada mahasiswa IPB University. Penelitian menggunakan desain Cross Sectional Study melibatkan 73 subjek dan dilaksanakan pada Maret 2024. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan Semi Quantitative Food Frequency Questionaire (SQ-FFQ). Subjek lebih banyak berjenis kelamin perempuan (53,4%), berusia 18-22 tahun, berasal dari 9 fakultas yang berbeda, memiliki rata-rata uang saku sebesar Rp 1.635.616±Rp453.725/bulan, dan rata-rata persen pengeluaran pangan 70,4%±19,1%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan positif (p<0,05) antara intensitas penggunaan aplikasi pemesanan makanan online dengan frekuensi konsumsi pangan sumber gula, garam, dan lemak.
Faktor Determinan Kejadian Wasting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Pusako Kabupaten Siak: Determinants of Wasting Incidence in Toddlers in the Working Area of the Pusako Health Center, Siak Regency Riawan, Agus; Adha, Bella Nur; Rizqi, Eka Roshifita; Raiawan, Agus
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.1-8

Abstract

Kecamatan Pusako masih menghadapi tantangan dalam permasalahan gizi yaitu wasting yang disebabkan oleh cakupan ASI eksklusif yang rendah, penyakit infeksi, higiene dan sanitasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor determinan kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pusako Kabupaten Siak. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan desain case control, yang dilakukan pada tanggal 5-20 Juni 2024. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling pada kelompok wasting dan cluster random sampling pada kelompok tidak wasting dengan jumlah sampel 49 subyek pada setiap kelompok. Wasting diperoleh dengan cara pengukuran antropometri dan ASI eksklusif, penyakit infeksi, higiene, sanitasi diukur menggunakan kuesioner. Analisis terdiri atas univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil analisis bivariat yaitu adanya hubungan antara ASI eksklusif, penyakit infeksi, higiene, sanitasi dan kejadian wasting pada balita. Hasil analisis multivariat ASI eksklusif sig. 0,299(Exp(B) 1.802), higiene sig. 0,001(Exp(B) 36.897) dan penyakit infeksi sig. 0,000(Exp(B) 15.277. Kesimpulannya faktor determinan kejadian wasting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pusako Kabupaten Siak adalah penyakit infeksi dan higiene. Saran diharapkan masyarakat untuk menjaga kesehatan, menjaga kebersihan dan lingkungan balita serta memenuhi kebutuhan gizi balita.
Hubungan Tingkat Stres dan Persepsi Mutu Pelayanan Posyandu dengan Perilaku Gizi Ibu Baduta Pasca Pendampingan: Correlation between Stress Levels and Posyandu Services Quality Perceptions on Toddler’s Mothers’s Nutritional Behavior after Counseling Amalia, Anisa; Ekayanti, Ikeu; Nasution, Zuraidah
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.21-28

Abstract

Upaya preventif dan promotif berupa penyelenggaraan posyandu dan pendampingan gizi diperlukan untuk mengatasi masalah gizi pada usia baduta. Partisipasi ibu dalam pendampingan gizi dipengaruhi oleh faktor stres dan perilaku gizi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres dan persepsi mutu pelayanan posyandu dengan perilaku gizi ibu baduta pasca program pendampingan gizi. Penelitian ini melibatkan 51 ibu baduta. Pengambilan data dilakukan tiga waktu yaitu baseline, endline, dan follow-up (interval 3 bulan setelah endline) Tingkat stres dinilai dengan skala stres pengasuhan Berry dan Jones (1995). Persepsi mutu posyandu dinilai dengan service quality 5 dimensi Parasuraman et al. (1998). Pengetahuan ibu berkorelasi positif signifikan dengan pendidikan ibu (p=0,044). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan negatif signifikan (p<0,05) antara tingkat stres dan pengetahuan gizi serta hubungan positif signifikan (p<0,05) antara persepsi mutu pelayanan posyandu dengan pengetahuan gizi pasca pendampingan.
Perbedaan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Membaca Label Gizi antara Mahasiswa Gizi dan Nongizi IPB Univeristy: The Differences in Knowledge, Attitudes and Behavior in Reading Nutrition Label between Nutrition and Non-Nutrition Students of IPB University Mariam, Hana Waldah; Rachman, Purnawati Hustina
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.38-44

Abstract

Label gizi merupakan salah satu bentuk pengaturan diet sebagai upaya mencegah peningkatan angka penyakit tidak menular. Namun, kebiasaan masyarakat Indonesia dalam membaca label gizi tergolong kurang termasuk pada kelompok mahasiswa gizi yang seharusnya terbiasa membaca label gizi karena mempunyai pengalaman belajar label gizi dalam perkuliahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku membaca label gizi antara mahasiswa gizi dan nongizi IPB University. Penelitian ini menggunakan desain studi comparative cross-sectional yang dilaksanakan pada Mei-Juni 2024. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner daring yang terdiri atas 41 pertanyaan utama (10 pengetahuan, 13 sikap, dan 18 perilaku) yang disebar kepada 51 mahasiswa gizi dan 51 mahasiswa nongizi. Hasil uji beda menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) pada pengetahuan label gizi, sikap terhadap label gizi, dan perilaku membaca label gizi antara mahasiswa gizi dan nongizi. Namun, sebagian besar perilaku mahasiswa gizi berada pada kategori perilaku tidak baik.
Hubungan Pendapatan dengan Pengeluaran Pangan dan Tingkat Kecukupan Energi Protein pada Rumah Tangga Desa Babakan : The Relationship between Income and Food Expenditure and the Level of Protein Energy Adequacy in Households in Babakan Village Putri, Marini; Budiono, Jane Sidney; Sukandar, Dadang
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.52-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pendapatan terhadap pengeluaran pangan dan tingkat kecukupan energi dan protein rumah tangga di Desa Babakan. Penelitian ini dilakukan melalui survei dengan penarikan contoh acak berlapis. Sampel dalam penelitian ini adalah 95 rumah tangga di Desa Babakan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-November 2024 di Desa Babakan. Berdasarkan analisis data pendapatan terhadap pengeluaran pangan, didapatkan p-value <0,000 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pendapatan keluarga dengan pengeluaran pangan rumah tangga di Desa Babakan. Namun, tidak terdapat hubungan signifikan antara pendapatan keluarga dengan tingkat kecukupan energi rumah tangga di Desa Babakan (p-value 0,490). Dari hasil penelitian ini dapat ditunjukkan bahwa pendapatan yang cukup berhubungan dengan pengeluaran pangan keluarga untuk memilih makanan yang bergizi dan beragam yang nantinya akan berdampak pada tingkat kecukupan energi dan zat gizi anggota keluarga.
Tingkat Pendidikan Ibu, Tingkat Kecukupan Protein, dan Status Gizi Remaja di Desa Babakan: Mother's Education Level and Protein Adequacy Level with Nutritional Status of Adolescents in Babakan Village Heryatno, Yayat; Mulyani, Tria Sri; Fahrezi, Handika Firmana Juan
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.59-64

Abstract

Remaja merupakan suatu masa ketika aspek fisik, psikologis, serta intelektual mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Hal tersebut sebagai bentuk persiapan untuk memasuki fase dewasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pendidikan ibu dan tingkat kecukupan protein (TKP) dengan status gizi remaja (IMT/U) di Desa Babakan. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan subjek berjumlah 48 orang yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan teknik 1x24 hours food recall. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus-November 2024 di Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Berdasarkan analisis data, didapatkan bahwa sebagian besar tingkat pendidikan ibu (50,0%) adalah SMA/sederajat dan tingkat kecukupan protein (55,1%) remaja masih tergolong kurang (<80%). Adapun sebagian besar status gizi anak remaja dikategorikan gizi baik (77,1%). Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat kecukupan protein (TKP) dengan status gizi (IMT/U) remaja di Desa Babakan (p>0,05).
Hubungan antara Konsumsi Ultra-Processed Food dengan Status Gizi: Studi Potong Lintang pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UIN Jakarta: The Relationship between Ultra-Processed Food Consumption and Nutritional Status: A Cross-Sectional Study on Public Health Students at UIN Jakarta Mutawakillah, Haziroh; Sari, Ratna; Afiva, Nur; Thahara, Annisa; Nurchalizah, Reyna; Rosidati, Catur; Yustiyani, Yustiyani
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.9-14

Abstract

Prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat, termasuk di kalangan penduduk usia >18 tahun, dengan kenaikan sebesar 1,6% pada tahun 2023 dibandingkan 2018. Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi akibat pola makan yang tidak sehat, termasuk konsumsi ultra-processed food (UPF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi UPF dengan status gizi mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional yang dilakukan pada November-Desember 2024 dengan 120 subjek yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel konsumsi UPF diukur menggunakan kuesioner food frequency questionnaire (FFQ), sedangkan variabel status gizi diukur berdasarkan skor indeks massa tubuh (IMT) yang dihitung dari tinggi dan berat badan subjek. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman. Rata-rata frekuensi konsumsi UPF subjek adalah sebanyak 6 kali per hari, 53,2% subjek menyatakan bahwa akses terhadap UPF di lingkungan tempat tinggal mereka sangat mudah, dan 68,9% subjek membeli UPF dengan alasan praktis dan cepat disajikan. Uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa konsumsi UPF tidak memiliki hubungan signifikan dengan status gizi mahasiswa (p-value=0,160; r= 0,129).
Kepuasan Pasien RSUD Ciamis terhadap Cita Rasa dan Penyajian Makanan dengan Sisa Makanan Diet Lunak: Ciamis Regional Hospital Patients’ Satifsfaction with the Taste and Presentation of Food with Soft Leftovers Putri, Olga Dila Pramudia; Susilowati, Prima Endang; Husnul, Nisatami
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.15-20

Abstract

Rumah Sakit pada umumnya sering menghadapi masalah tingginya sisa makanan diet lunak pada pasien rawat inap, yang menunjukkan penyajian dan cita rasa makanan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pasien terhadap cita rasa dan penyajian makanan serta hubungannya dengan sisa makanan diet lunak di ruang rawat inap non-VIP RSUD Ciamis. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 125 pasien dewasa (19–64 tahun) yang dipilih melalui metode quota sampling. Data kepuasan dikumpulkan melalui kuesioner yang dimodifikasi dari Hariez, sedangkan sisa makanan dihitung menggunakan metode food weighing. Analisis uji Chi-Square. Sebagian besar pasien menyisakan makanan kategori sedikit (70,4%). Kepuasan tertinggi dalam cita rasa adalah aroma (87,2%), sedangkan terendah pada suhu makanan (34,4%). Kebersihan alat makan memiliki kepuasan tertinggi (99,2%), dan ketepatan waktu penyajian terendah (96,8%). Hubungan signifikan kepuasan terhadap cita rasa dan sisa makanan (p=0,012), tetapi tidak dengan penyajian makanan (p=0,886). Cita rasa makanan berpengaruh nyata terhadap sisa makanan pasien. Instalasi Gizi RSUD Ciamis perlu menjaga suhu makanan tetap stabil selama distribusi untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Hubungan Perilaku Picky Eating dan Pengetahuan Gizi dengan Kualitas Diet Mahasiswa IPB University: The Correlation between Picky Eating Behavior and Nutritional Knowledge with Diet Quality among IPB University Students Intani, Pradjna Fitria Adzariiffa; Nurdiani, Reisi
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.29-37

Abstract

Penerapan pola makan yang kurang tepat pada kelompok dewasa awal umumnya disebabkan karena adanya preferensi dan kekuatan yang terbentuk dalam menentukan pilihan makanan berkaitan dengan berbagai faktor yang dapat berakibat pada risiko ketidakseimbangan asupan sesuai dengan rekomendasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara perilaku picky eating dan pengetahuan gizi dengan kualitas diet mahasiswa IPB University. Kualitas diet diukur menggunakan Indonesian Healthy Eating Index (I-HEI), perilaku picky eating diukur dengan Adult Picky Eating Questionnaire (APEQ), dan pengetahuan gizi diukur dengan kuesioner terstruktur. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study yang melibatkan 70 subjek mahasiswa sarjana IPB University Kampus Dramaga, Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan pengisian kuesioner secara langsung. Rata-rata skor I-HEI subjek adalah 51,4±12,3 yang termasuk kategori need improvement. Sebagian besar subjek memiliki perilaku picky eater (54%). Mayoritas subjek memiliki pengetahuan gizi yang tergolong rendah (57%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara perilaku picky eating dan pengetahuan gizi dengan kualitas diet mahasiswa IPB University (p<0,05).
Frekuensi Konsumsi Junk Food Berhubungan dengan Kegemukan Siswa di SMA Negeri 1 Kejuruan Muda: The Frequency of Junk Food Consumption is Associated with Overweight among Students at SMA Negeri 1 Kejuruan Muda Amelia, Intan Sefira; Rosmiati, Risti; Mutiara, Erli; Haryana, Nila Reswari; Pratiwi, Caca
Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB dan PERGIZI PANGAN Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25182/jigd.2025.4.1.65-73

Abstract

The increasing prevalence of overweight and obesity among adolescents is a global public health concern. This study aims to analyze the relationship between the frequency of junk food consumption and overweight among students at SMA Negeri 1 Kejuruan Muda, controlling for sociodemographic confounding variables. A cross-sectional design was applied, involving 64 students selected through random sampling. Data collection included sociodemographic characteristics, frequency of junk food consumption using the Food Frequency Questionnaire (FFQ), and overweight status measured by Body Mass Index-for-age (BMI/U) using WHO AnthroPlus software. Statistical analysis was conducted using SPSS version 29, with descriptive data presented as mean and standard error for numerical data and frequency and proportion for categorical data. Logistic regression with an etiological framework was used to analyze the association between junk food consumption and overweight. The results revealed a significant association between the frequency of junk food consumption and overweight (p=0.037). Students who consumed junk food more frequently were 3.817 times more likely to be overweight than those with lower consumption frequencies, even after controlling for sociodemographic variables. These findings indicate that frequent junk food consumption is an independent risk factor for overweight among adolescents. It is recommended to implement school-based nutrition education programs to reduce junk food consumption and promote healthier eating habits.