cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
WORKSHOP PEMBUATAN SUSU BERAS FORTIFIKASI DALAM UPAYA PERINTISAN USAHA DI DESA PEMATANG JOHAR Elisabeth Nainggolan; Desma Erica Maryati; Pesta Gultom; Joni Joni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2497

Abstract

Abstract: Community service is one of the Tri Dharma of Higher Education which is carried out as a form of contribution from academics, namely lecturers and students, to community development, which can be done through providing training in creative economic practices to improve people's skills which can be used as a basis for becoming MSMEs. The contribution of MSMEs to Indonesia's Gross Domestic Product (GDP) is quite large, therefore it is very important to have creativity and skills that can be used as capital in starting a business. Utilizing the local wisdom of an area into creative products with economic value is very necessary to create new businesses. Fortified Rice Milk is a creative product that can be made using rice as raw material. Pematang Johar Village is one of the villages in the city of Medan that produces rice. This workshop on making fortified rice milk aims to provide training that can improve the skills of housewives in Pematang Johar village as capital in starting a business.Keyword: fortified milk; rice; creative economy, MSMEs Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan sebagai bentuk kontribusi akademisi yaitu dosen dan mahasiswa untuk pengembangan masyarakat yang bisa dilakukan lewat pemberian pelatihan praktik ekonomi kreatif untuk meningkatkan keterampilan masyarakat yang bisa dijadikan dasar untuk menjadi pelaku UMKM. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia cukup besar karena itu penting sekali untuk memiliki kreatifitas dan keterampilan yang dapat dijadikan sebagai modal dalam merintis usaha. Pemanfaatan kearifan lokal suatu daerah menjadi produk kreatif yang bernilai ekonomis sangat diperlukan untuk mewujudkan usaha baru. Susu Beras Fortifikasi merupakan salah satu produk kreatif yang dapat dibuat menggunakan bahan baku beras. Desa Pematang Johar adalah salah satu desa di kota Medan yang menghasilkan beras. Workshop pembuatan susu beras fortifikasi ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang dapat meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga di desa Pematang Johar sebagai modal dalam merintis usaha.Kata kunci: susu fortifikasi; beras; ekonomi kreatif, UMKM
PELATIHAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA PLAOSAN SIDOARJO Muhamad Dion Wahyu Budi Pratama; Nathania Resty Claresta; Luqmanul Hakim; Asmaul Khusna; Mariana Anjali Yeyen Tua; Rheyna Putri Arditiya; Rachmad Nasrullah; Muhammad Salman Alfarisi; Avida Nurisa Safitri; Sunyoto Hadi Prajitno
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2197

Abstract

Abstract: The program implemented by KKN students Family medicinal plants (TOGA) are being planted and used in an attempt to enhance family health, particularly in the food industry. program. In this program students use methods including (1) preparation, preparing what will be done and what items will be used. (2) debriefing, providing debriefing through socialization at one of the RW village halls. And (3) implementing the KKN program, planting each RW with 10 TOGA plant seeds consisting of three tomato seeds, three eggplant seeds and 4 chili seeds. The benefits and properties of TOGA that are cultivated are not yet known, therefore outreach is needed to the local community to better understand and know the benefits of the TOGA plant for our body's health, although the benefits of TOGA have been known for a long time, its use is limited to a concoction that has been prepared as a family medicine for many years. But few individuals are aware of the advantages. of the TOGA plant, therefore this outreach can help people become more familiar with the TOGA plant and its benefits for the body to maintain health. Keywords: Plants; TOGA; Plaosan Village  Abstrak: Inisiatif penanaman dan konsumsi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) mahasiswa KKN bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga, khususnya di sektor pangan. Dalam program ini mahasiswa menggunakan metode yang dilakukan antara lain (1) persiapan, mempersiapkan apasaja yang akan dilakukan dan apasaja barang yang digunakan. (2) pembekalan, memberikan pembekalan melalui sosialisasi di salah satu balai desa RW. Dan (3) pelaksanaan program KKN, melakukan penanaman per RW dengan masing-masing terdapat 10 bibit tanaman TOGA yang terdiri dari tiga bibit tomat, tiga bibit terong dan 4 bibit cabai. Meskipun manfaat TOGA bagi kesehatan telah lama diketahui, penggunaannya terbatas pada ramuan yang dibuat sebagai obat keluarga yang diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat setempat tentang manfaat tanaman TOGA karena khasiat dan manfaatnya belum diketahui. Namun, belum banyak masyarakat yang mengetahui khasiat tanaman TOGA, oleh karena itu melalui sosialisasi ini, masyarakat akan lebih mampu memahami tanaman TOGA dan bagaimana tanaman tersebut dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Kata kunci: Tanaman; TOGA; Desa Plaosan  
SOSIALISASI KEWIRAUSAHAAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MONSOONSIM PADA SMA WIYATA DHARMA Irvan Rolyesh Situmorang; Petrus Loo; Susan Grace Nainggolan; Frenky Situmorang; Yonson Pane
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2566

Abstract

Abstract: Monsoonsim is a gamification-based business simulation platform that helps teach various entrepreneurial concepts practically and interactively. Through Monsoonsim, students can understand how a business operates, from financial planning and management, resource management, marketing, to customer service. Monsoonsim provides an opportunity for students to develop their entrepreneurial spirit, providing hands-on experience that strengthens their understanding of risks, opportunities and business strategies. Through this simulation-based learning, Monsoonsim creates an environment that supports a deep understanding of business dynamics and encourages the birth of young entrepreneurs. Keywords: Entrepreneurship, Monsoonsim, Business Strategy. Abstrak: Monsoonsim merupakan sebuah platform simulasi bisnis berbasis gamifikasi yang membantu mengajarkan berbagai konsep kewirausahaan secara praktis dan interaktif. Melalui Monsoonsim, peserta didik dapat memahami bagaimana sebuah bisnis beroperasi, mulai dari perencanaan dan manajemen keuangan, pengelolaan sumber daya, pemasaran, hingga layanan konsumen. Monsoonsim memberikan kesempatan bagi para siswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mereka, memberikan pengalaman langsung yang memperkuat pemahaman mereka terhadap risiko, peluang, dan strategi bisnis. Melalui pembelajaran yang berbasis simulasi ini, Monsoonsim menciptakan lingkungan yang mendukung pemahaman mendalam tentang dinamika bisnis dan mendorong lahirnya wirausahawan-wirausahawan muda. Kata kunci: Kewirausahaan, Monsoonsim, Strategi Bisnis.
SOSIALISASI PENTINGNYA MELANJUTKAN PENDIDIKAN DAN MOTIVASI BELAJAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PUTUS SEKOLAH DI DESA PETATAL Rafika Muspita Sari; Karimaliana Karimaliana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2434

Abstract

Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan agar masyarakat khususnya di Desa Petatal paham akan pentingnya melanjutkan pendidikan dan motivasi belajar kepada generasi muda. Peningkatan kesadaran para orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan harus terus dipacu sehingga  pencegahan putus sekolah dapat diminimalisir. Pendidikan itu sangat penting untuk menunjang keberhasilan di masa depan. Pengabdian ini dihadiri oleh Siswa Menengah Atas (SMA) dengan tujuan memberikan motivasi bahwa pentingnya melanjutkan pendidikan dan motivasi belajar sebagai upaya pencegahan putus sekolah agar mereka dapat meraih cita-cita yang diinginkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pengalaman dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat dan dapat membantu Pemerintah Desa Petatal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Desa Petatal. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu penyuluhan, ceramah, diskusi, tanya jawab, presentase dan video dokumentasi. Kata kunci: Pendidikan, motivasi belajar, putus sekolah
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN DAMPAK NARKOBA BAGI GENERASI MUDA KHUSUSNYA PELAJAR Rina hayati Maulidiah; syahriani sirait; Siska Silvia; Julia Anggreyni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2342

Abstract

This study discusses the socialization of drug prevention and impacts for the younger generation, especially students. The main objective of this socialization is to provide a comprehensive understanding of the dangers of drugs, both physically, mentally, socially, and legally, and to encourage students to avoid such risky behavior. The socialization method involves educational activities such as seminars, counseling, and interactive discussions attended by students, teachers, and parents. The results of the study show that consistent and comprehensive socialization is effective in increasing students' awareness of the risks of drugs, as well as strengthening their resilience to reject negative influences. In addition, the involvement of the school and family environment plays a significant role in providing support for students to build a drug-free environment. Thus, drug prevention socialization is an important step in maintaining the health of the younger generation and preparing them as superior human resources.
PELATIHAN PEMBESARAN IKAN KOI (Cyprinus carpio) DENGAN SYSTEM RESIRKULASI PADA KOLAM TERPAL DINAGARI GUGUAK KURANJI HILIR DESA INOVASI DALAM UPAYA PROGRAM SMART FISHERIES VILLAGE Nazran Nazran; Ulfauza Ulfauza; Hamdani Hamdani; Harminto Harminto; Fitrina Nazar; Zayafika Mareta; syofriani Syofriani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2270

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan guna menjaga kontinyuitas produksi dengan penerapan teknologi wadah kolam terpal untuk mengantisipasi kelangkaan air sebagai media budidaya dengan tetap mempertahankan kualitas air sesai kebutuhan pemeliharaan ikan koi yaitu dengan sistem resirkulasi menggunakan resirkulasi, meningkatkan wawawan, pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi yang lebih modern berupa pengunaan kolam terpal dalam pembesaran ikan, dan mengaplikasikan hasil kegiatan tentang pembuatan kolam terpal sebagai media wadah budidaya ikan koi. PKM yang dilakukan kepada mitra kelompok budidaya ikan pada tiga lokasi yaitu survey dan identifikasi lokasi dan kelompok masyarakat pembudidaya ikan, pelatihan teknik pembuatan kolam terpal dengan sistem sirkulasi, pelatihan teknik pembesaran ikan koi, menghitung konfersi pakan ikan koi, pengecekan kualitas air (suhu, DO dan pH) dan diakhiri dengan menyimpulkan hasil pengabdian setelah monitoring dan evaluasi
SOSIALISASI KEGIATAN KOLAM BUSA (SEKOLAH ALAM BELAJAR SERU LUAR BIASA) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI, NUMERASI, DAN DAYA KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR Eva Mizkat; Tuti Ariani Nasution; Bella Norma Lona; Madinah Al Munawwarah Damanik; Dita Azliana; Gita Sabina Putri Panjaitan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2483

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of the socialization of the foam pool method on increasing the creativity of elementary school students. The research method used is qualitative with a participatory approach that involves students in direct practice activities. Socialization is carried out through the introduction of the foam pool method as a medium for exploration and creation that allows students to develop their imagination and problem solving. The results of the study show that this method significantly increases students' creativity, especially in terms of critical and innovative thinking. Students are not only actively involved in activities, but also show increased ability to complete creative tasks independently. This foam pool method also has a positive impact on students' social skills, such as cooperation and communication. Thus, the foam pool method can be used as an alternative in more creative and interactive learning, especially to support the development of creativity in elementary school environments. Keyword: foam pool, student creativity, interactive learning, elementary school.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi metode kolam busa terhadap peningkatan kreativitas siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa dalam kegiatan praktik langsung. Sosialisasi dilaksanakan melalui pengenalan metode kolam busa sebagai media eksplorasi dan kreasi yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan daya imajinasi dan pemecahan masalah. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa metode ini secara signifikan meningkatkan kreativitas siswa, terutama dalam aspek berpikir kritis dan inovatif. Siswa tidak hanya terlibat aktif dalam kegiatan, tetapi juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan tugas kreatif secara mandiri. Metode kolam busa ini juga memberikan dampak positif terhadap keterampilan sosial siswa, seperti kerja sama dan komunikasi. Dengan demikian, metode kolam busa dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif, terutama untuk mendukung pengembangan kreativitas di lingkungan sekolah dasar. Kata kunci: kolam busa, kreativitas siswa, pembelajaran interaktif, sekolah dasar
OPTIMALISASI DI ERA DIGITAL MELALUI POJOK BACA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI DESA URUNG PANE Karimaliana, Karimaliana; Sari, Maya; Syafitri, Yenni; Ginting, Intan Anisa; Shafira, Aliya; Widodo, Melly Andani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2433

Abstract

The activity of establishing a reading corner as an effort to support people's interest in reading at the Orung Paneh Village House is a form of community service in the context of increasing literacy and the need for advertising among the village community because the Orung Paneh Village House is functioning. do not provide a corner for lessons.The aim of this project is to increase community literacy by supporting a study corner and bringing reading materials closer to the community at the Urung Pane Village Hall. The digital era is a decade in which individuals have come together to use digital technology that has contributed to the development of their own cultural thinking. In the digital decade, many disruptions emerged which occurred at the intersection of social action, including literacy facilities which were able to undergo changes from the time print became digital, but the rapid flow of input and sources of valid input, created a separate response to digital literature, therefore.The part in the diagram supports motor rotation, the desire to read, and the influence of the extension of opinion knowledge through reading facilities. I define my related craft activities as using literacy using print facilities or libraries through the "Reading Corner" which includes various kinds of libraries using reliable input references. , because it is capable of following the ISBN certification, which guarantees the validity of the information contained therein, in order to maintain a registration order that agrees to use the Indonesian reference structure agrees to use EYD, and PEUBI which takes the library as a reference facility that is still concrete.Keyword: Digital Era, literacy, Reading Corner
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KOGNITIF PELAJAR EDUKASI KELOMPOK BIMBINGAN HARFORD INSTITUTE MELALUI METODE MAPPING CONCEPT Tarigan, Karisma Erikson; Tarigan, Rio Stefanus; Lariesto, Pioro Benevolent; Abi, Antonius Remigius
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2498

Abstract

Abstract: This study aims to develop students' social and cognitive skills at Harford Institute through the Mapping Concept method. The research adopts a qualitative descriptive approach with a sample of 13 students selected using total sampling technique. Instruments such as questionnaires and tests were employed to assess social skills (communication, collaboration, and empathy) and cognitive skills (problem-solving, critical thinking, and knowledge organization). The results indicate that the Mapping Concept method effectively enhances students' social skills, especially in group discussions, and cognitive skills, such as understanding material. In conclusion, this method significantly contributes to a more inclusive and collaborative learning experience and can be widely applied in educational environments.Keywords: Social Skills, Cognitive Skills, and Concept Mapping Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan sosial dan kognitif siswa di Harford Institute melalui metode Mapping Concept. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sampel sebanyak 13 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen berupa angket dan tes digunakan untuk mengukur keterampilan sosial (komunikasi, kerja sama, dan empati) serta kognitif (pemecahan masalah, berpikir kritis, dan pengorganisasian pengetahuan). Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Mapping Concept efektif meningkatkan keterampilan sosial siswa, terutama dalam diskusi kelompok, dan keterampilan kognitif, seperti pemahaman materi. Kesimpulannya, metode ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengalaman belajar yang lebih inklusif dan kolaboratif, sehingga dapat diterapkan secara lebih luas dalam lingkungan pendidikan.Kata kunci: Keterampilan Sosial, Keterampilan Kogniti, dan Mapping Concept
PENERAPAN VIRTUAL LABORATORY BASED AUGMENTED REALITY TERINTEGRASI MEDIA ANDROID UNTUK GURU SMA NEGERI 10 MAROS Nasrullah, Ince; Rusdi, Hikmah; Kasmawati, Kasmawati
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2207

Abstract

Abstract: This community service activity aims to improve learning facility services, namely Indonesian language practicum and improve the ability of Indonesian language teachers to utilize technology for more effective learning at SMA Negeri 10 Maros which is located around the Maros Muslim University area. This training and mentoring was carried out for 15 subject area teachers who focused on introducing and implementing the Assemblr Edu (AR) application which was designed to make the teaching and learning process more interactive and interesting. This service activity succeeded in empowering teachers with the technological skills needed to create a more interactive and effective learning experience. Despite experiencing a challenge that was successfully overcome through various solutions implemented. Technological facilities are provided, training is designed flexibly and ongoing support via online platforms. A WhatsApp group is provided to help participants. The results of this activity have empowered teachers with the skills necessary to effectively integrate technology into teaching methods, as well as improving the quality of learning experiences for students in the digital era. Keywords: training and mentoring; AR application technology; teachers.  Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan fasilitas pembelajaran, yaitu praktikum bahasa Indonesia dan meningkatkan kemampuan guru bahasa Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran yang lebih efektif di SMA Negeri 10 Maros yang berlokasi di sekitar wilayah Universitas Muslim Maros. Pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan bagi 15 guru bidang studi mata pelajaran yang fokus pada pengenalan dan penerapan aplikasi Assemblr Edu (AR) yang dirancang untuk membuat proses belajar mengajar lebih interaktif dan menarik. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberdayakan guru dengan keterampilan teknologi yang dibutuhkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan efektif. Meskipun mengalami suatu tantangan yang berhasil diatasi melalui berbagai solusi yang diterapkan. Fasilitas teknologi disediakan, pelatihan dirancang fleksibel dan dukungan berkelanjutan melalui platform online. WhatsApp group disediakan untuk membantu peserta. Hasil dari kegaiatan ini telah memberdayakan guru dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengintegrasikan teknologi secara efektif ke dalam metode pengajaran, serta meningkatkan kualitas pengalaman belajar bagi siswa di era digital. Kata kunci: pelatihan dan pendampingan; teknologi aplikasi AR; guru.