SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum (SJISPH) is an open access, and peer-reviewed journal, with the online registered number E-ISSN 2964-0962. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social, political and law issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism. It includes but is not limited to various fields such as philosophy and theory of law, comparative law, sociology of law, international law, constitutional law, private law, economic law, environmental law, criminal law, administrative law, cyber law, human rights law, and agrarian law. SJISPH is published every two month a year. Submissions are open year-round. Before submitting, please ensure that the manuscript is in accordance with SJISPHs focus and scope, written in Indonesian or English, and follows our author guidelines & manuscript template.
Articles
162 Documents
Kearifan Lokal dalam Pelestarian Lingkungan: Studi Kasus Desa Wisata dan Komunitas Adat
Lalu hasan ashari;
Ofan Satria
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 2 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, April 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i2.1641
Pelestarian lingkungan merupakan isu global yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal. Kearifan lokal, yang tercermin dalam praktik budaya dan tradisi masyarakat, memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi dan mendorong pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kearifan lokal yang 1*diterapkan oleh komunitas adat dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya di desa wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa wisata dan komunitas adat mengimplementasikan berbagai praktik kearifan lokal, seperti pengelolaan sumber daya alam berbasis tradisi, ritual adat yang mengatur pemanfaatan alam, serta pengembangan ekowisata yang ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal tidak hanya berfungsi sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai mekanisme efektif dalam pelestarian lingkungan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan lingkungan dan strategi pengelolaan desa wisata untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Analisis Kemampuan Peserta Didik Dalam Berpikir Kritis Melalui Metode Focus Group Discussion (Fgd) Oleh Guru Pada Pembelajaran Pkn Di Kelas X Sma Negeri 4 Samarinda
Nur Aida Fida Wijaya;
Warman warman;
Suryaningsi suryaningsi;
A. Hardoko;
Jamil Jamil;
Novita majid
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 3 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i3.1642
Analisis Kemampuan Peserta Didik Salam Berpikir Kritis Melalui Metode Focus Group Discussion (FGD) Oleh Guru Pada Pembelajaran PKn Dikelass X SMA Negeri 4 Samarinda menunjukkan bahwa penerapan metode FGD oleh guru dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis. Melalui diskusi kelompok, peserta didik diajak untuk berpartisipasi aktif, mengemukakan pendapat, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, dan mengambil keputusan secara rasional. Temuan ini menunjukkan bahwa metode FGD efektif dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik, sehingga dapat menjadi alternatif yang relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKn di SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis di sekolah menengah atas. {Abstrak Maksimal 200 kata berbahasa Indonesia atau bahasa inggris dicetak tegak dengan Cambria 11 point. Abstrak harus jelas, deskriptif dan harus memberikan gambaran singkat masalah yang diteliti. Abstrak meliputi alasan pemilihan topik atau pentingnya topik penelitian, metode penelitian dan ringkasan hasil. Abstrak harus diakhiri dengan komentar tentang pentingnya hasil atau kesimpulan singkat.
Faktor Faktor Dan Upaya Mempengaruhi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Ppkn Di Tingkat SMP
Alya Ariyani;
Suryaningsi;
jawatir pardosi
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 3 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i3.1643
Pelaksanaan metode Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) untuk siswa kelas VIII telah menghasilkan dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis mereka. Dengan menggunakan PBL, siswa didorong untuk secara aktif terlibat dalam diskusi yang memicu minat mereka terhadap materi yang terkait dengan penafsiran aturan hukum. Meskipun pendapat siswa mungkin beragam, secara keseluruhan, pendekatan ini meningkatkan tingkat kolaborasi dan interaksi dalam mengatasi masalah.Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran juga dipengaruhi oleh kebiasaan mereka di kelas. Prinsip-prinsip 4C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creative) terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi berbagai hambatan yang mungkin muncul selama pembelajaran, meskipun mungkin menimbulkan perbedaan pandangan. Kemajuan dalam kemampuan berpikir kritis tercermin dari kemampuan siswa dalam mengevaluasi dan menginterpretasikan informasi, sedangkan peningkatan dalam pemahaman ditunjukkan oleh kemampuan mereka dalam menilai berbagai sumber informasi dan merumuskan solusi atau simpulan. Secara total, pendekatan PBL yang menganut prinsip 4C telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PKN bagi siswa kelas VIII serta dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis mereka.
Analisis Lembaga Pengelola Investasi Terhadap Pengelolaan Keuangan Negara
Andreas Hari Susanto Marbun;
Suryaningsi Suryaningsi;
Rosmini Rosmini
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 3 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i3.1644
Regulasi tentang Cipta Kerja bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dengan membentuk Lembaga Pengelola Investasi (LPI). Namun, dasar hukum pembentukan LPI belum jelas, menimbulkan perdebatan dalam pengelolaan keuangan negara. Penelitian ini bertujuan menjawab rasio hukum pembentukan LPI dalam regulasi Cipta Kerja dan implikasinya bagi pengelolaan keuangan negara. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan doktrinal. Rasio hukum pembentukan LPI adalah untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi jangka panjang guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan rakyat. Namun, pengaturan LPI yang tidak mengakui kerugian sebagai kerugian negara dan tidak diaudit oleh BPK menjadi kendala implementasi. Implikasinya, kerugian LPI tidak dianggap kerugian negara meskipun keuangannya adalah keuangan negara, yang dapat menyebabkan praktik korupsi yang merugikan keuangan negara dan menghambat kesejahteraan rakyat. Selain itu, BPK tidak dapat mengaudit LPI karena regulasi mengharuskan audit oleh akuntan publik, yang memungkinkan terjadinya praktik KKN dalam LPI.
Pertanggungjawaban Negara atas Pengalihan Kewenangan Pengawasan Tambang: Kasus Kolam Bekas Tambang di Kalimantan Timur
Abd Ghafur;
Suryaningsi Suryaningsi;
*, Rosmini Rosmini
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 3 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i3.1645
Penelitian ini membahas pertanggungjawaban negara atas pengalihan kewenangan pengawasan pertambangan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat dan dampaknya terhadap keselamatan masyarakat di sekitar bekas tambang. Dengan fokus pada kasus kolam bekas tambang di Kalimantan Timur, yang telah menyebabkan banyak korban jiwa sejak 2011 hingga 2024, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana perubahan kewenangan tersebut mempengaruhi efektivitas pengawasan dan penegakan hukum lingkungan. BerBerdasarkan teori hukum lingkungan dan berbagai peraturan perundang-undangan terkait, artikel ini menyoroti kurangnya upaya pencegahan dan penanggulangan oleh pemerintah, serta pentingnya kerjasama yang lebih baik antara pemerintah pusat, daerah, perusahaan tambang, dan masyarakat untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini juga menawarkan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat dari risiko kecelakaan pertambangan.
Menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah : Perspektif Good Governance
Andi Muhammad Saleh;
Suryaningsi Suryaningsi;
Rosmini Rosmini3
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 3 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i3.1646
Penelitian menggambarkan upaya reformasi birokrasi dalam konteks good governance di Indonesia, khususnya fokus pada netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam proses kontestasi antara calon Kepala Daerah. Good governance menuntut sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan menjaga keadilan dalam penyelenggaraan demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hak ASN dalam proses kontestasi dan dampak loyalitas ASN terhadap promosi jabatan, dengan menggunakan pendekatan doktrinal dan data primer dari wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran ASN dalam menjaga netralitas birokrasi serta implikasinya terhadap good governance di tingkat lokal.
Deteksi Pengetahuan Politik Pemilih Pemula Mahasiswa Dalam Pemilihan Calon Walikota Pekanbaru Tahun 2024-2029
Ramlan Darmansyah
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i4.1647
Deteksi pengetahuan politik pemilih pemula mahasiswa dalam proses pemilihan kepala daerah calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru tahun 2024-2029, bertujuan untuk mendeskripsikan temuan hasil penelitian terkait pengetahuan politik pemilih pemula dalam konteks pemilihan kepala daerah yang menjadi salah satu fenomena politik lokal dan demokrasi lokal. Metode penelitian yang digunakan dalam proses kajian penelitian ini adalah kualitatif deskripsi, yaitu penelitian yang mendeskripsikan data-data hasil penelitian melalui wawancara dengan menggunakan media google form. Adapun informan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa yang merupakan pemilih pemula dengan umur 17 tahun sampai dengan 22 tahun. Hasil deteksi yang ditemukan pada penelitian ini yaitu, rata-rata mahasiswa yang dikategorikan pemilih pemula adalah mahasiswa yang duduk pada bangku perkuliahan semester awal yang belum pernah menggunakan hak suaranya. Pengetahuan mahasiswa sebagai pemilih pemula dalam pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru dapat dikatakan baik, dengan memperoleh informasi dari media promosi calon kepala daerah yaitu baliho dan media sosial. Minat politik mahasiswa dalam kontestasi pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru juga dapat dinilai sangat baik.
Hukum Nikah Sirri Menurut Islam Dalam Sudut Pandang Al-Qur’an
Muhamad Yunus
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i4.1648
Nikah sirri adalah pernikahan yang diakui secara agama Islam tetapi tidak terdaftar secara resmi di lembaga negara. Meskipun memiliki kelebihan seperti pelaksanaannya yang cepat dan menjaga kerahasiaan pasangan, nikah sirri berisiko menimbulkan berbagai persoalan hukum dan sosial. Hak-hak pasangan dan anak, seperti nafkah, warisan, dan pengakuan status anak, sering kali tidak mendapatkan perlindungan. Pelaksanaan nikah sirri harus memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti adanya ijab kabul, wali, saksi, dan mahar. Walaupun sah secara agama, praktik ini kerap menghadapi tekanan sosial serta potensi konflik dalam hubungan rumah tangga. Dibandingkan dengan pernikahan resmi, nikah sirri lebih sederhana tetapi kurang memberikan jaminan hukum yang memadai.
Dinamika Hizbut Tahrir Indonesia: Sejarah, Ideologi, dan Dampaknya terhadap Stabilitas Politik Serta Demokrasi di Indonesia
Ika Amiliya Nurhidayah;
Lia Afiana;
Yanuar Ilham Pangestu;
M. Haykal Qolbi;
Qomariyah
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i4.1649
Hizbut Tahrir merupakan salah satu paham ideologi transnasional yang patut diwaspadai keberadaannya karena gagasan khilafah legendarisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam mengenai peran dan dampak dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), serta bagaimana gerakan ini mempengaruhi berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif guna mengkaji lebih dalam terkait objek penelitian dengan menggunakan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan Hizbut Tahrir Indonesia dikenal sebagai salah satu gerakan yang paling disorot karena sangat aktif dalam menyerukan pendirian Khilafah Islamiyyah dengan pendekatan massa yang intens. Mereka membawa pengaruh yang signifikan terhadap ideologi dan stabilitas negara. Menjadi polemik di masyarakat serta mengancam stabilitas nasional, HTI pada akhirnya dibubarkan di tangan lembaga eksekutif
Struktur Sosial dan Pola Interaksi: Analisis Perubahan Relasi Kelas dalam Masyarakat Digital
Ahmad taufik;
Wahidatul murtafi'ah
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 4 No. 4 (2025): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Agustus 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/seikat.v4i4.1650
Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap struktur sosial dan pola interaksi masyarakat. Perubahan ini tidak hanya terlihat pada cara individu berkomunikasi, tetapi juga pada relasi sosial yang melibatkan transformasi posisi, peran, dan kelas dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat digital menciptakan ruang interaksi baru yang bersifat horizontal dan fleksibel, sehingga menggeser pola relasi tradisional yang cenderung hierarkis. Media sosial, platform digital, serta ekonomi berbasis teknologi membentuk kelas-kelas baru yang ditentukan oleh akses terhadap informasi, keterampilan digital, serta kemampuan mengelola jejaring online. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran dari dominasi kelas berdasarkan kepemilikan modal material menuju dominasi berbasis modal simbolik dan digital. Melalui analisis struktur sosial dan pola interaksi, penelitian ini menyoroti bagaimana masyarakat digital menghadirkan peluang inklusivitas sekaligus melahirkan bentuk ketimpangan baru. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai dinamika relasi kelas dalam konteks perubahan sosial di era digital.