cover
Contact Name
Tigo Mindiastiwi
Contact Email
tigomindiastiwi@untagsmg.ac.id
Phone
+6285799653253
Journal Mail Official
j_tekniksipil@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kec. Gajah Mungkur, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 29637287     EISSN : 29636701     DOI : https://doi.org/10.56444/jts.v15i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil |p-ISSN: 2963-7287|e-ISSN: 2963-6701) merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Semarang yang terbit setiap 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerima naskah dalam semua bidang Teknik Sipil dan aplikasinya diantaranya yaitu Teknik Struktur/Kontruksi, Geoteknik, Managemen Kontruksi, Hidrologi dan Transportasi
Articles 117 Documents
Kesesuaian Implementasi Aturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Jalan pada Pekerjaan Jalan Lingkungan di Kota Palangka Raya Kurniawan, Goklas; Devia, Devia
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pk1qcj54

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan kegiatan yang wajib ada dalam pekerjaan konstruksi termasuk pada proyek jalan lingkungan yang dikerjakan oleh pemerintah ataupun pihak swasta dengan sumber anggaran kecil ataupun besar. Hal ini karena setiap pekerjaan konstruksi memiliki potensi risiko kecelakaan yang harus mendapat perhatian serius. Sasaran pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan perlengkapan K3 yang telah direncanakan dalam dokumen kontrak, khususnya Rencana Anggaran Biaya (RAB) terhadap regulasi K3 yang berlaku, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perlengkapan K3 pada Proyek Peningkatan Jalan Menteng XA di kota Palangka Raya tahun 2024 telah memenuhi ketentuan dasar, namun masih ada perlengkapan yang perlu ditambahkan sesuai ketentuan regulasi k3 seperti masker dan kacamata pelindung yang memiliki fungsi mengantipasi paparan bahan kimia, debu dan asap.
Analisa Perbandingan Estimasi Biaya Konstruksi antara Metode AHSP dengan Perhitungan Kontraktor (Studi Kasus: Gudang Baja Bogor) Palamba, Widsri
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/x73sh640

Abstract

Akurasi estimasi biaya diperlukan dengan perencanaan seoptimal mungkin seperti dengan melakukan perbandingan estimasi biaya konstruksi menggunakan metode AHSP dengan perhitungan dari kontraktor. Perbandingan dapat menjadi referensi untuk mengukur akurasi dan efisiensi penerapan metode dengan objek proyek gudang baja. Penelitian menggunakan metode analisis kuantitatif untuk memperkirakan rencana anggaran biaya dengan mengacu pada AHSP SE Direktur Jenderal Bina Konstruksi No. 68/SE/Dk/2024 yang selanjutnya dibandingkan dengan hasil perhitungan dari kontraktor. Hasil penelitian diperoleh bahwa estimasi biaya konstruksi dari pihak kontraktor lebih ekonomis dibandingkan dengan hasil AHSP 2024. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total biaya dari perhitungan AHSP 11,02% lebih tinggi dari estimasi kontraktor. Hal ini disebabkan karena upah tenaga kerja, bahan dan peralatan yang lebih tinggi pada AHSP dibandingkan dengan estimasi dari kontraktor. Saran penelitian selanjutnya untuk melakukan perhitungan pada pekerjaan lainnya, untuk menunjukkan keseluruhan biaya konstruksi.
Pemodelan dan Simulasi Kinerja Simpang Bersinyal Pada Simpang Tiga Yogya Mall Kota Tegal Aulia, Yuris; Hadi, Suprapto
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/rv287a97

Abstract

Persimpangan jalan merupakan titik pertemuan pada jaringan transportasi di mana dua atau lebih ruas jalan bertemu, yang dapat menimbulkan konflik arus kendaraan. Kondisi lalu lintas sangat mempengaruhi kinerja jalan, terutama pada persimpangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja Simpang Tiga Yogya Mall Kota Tegal melalui evaluasi lalu lintas dan simulasi, dengan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kemacetan. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk mengumpulkan data volume arus kendaraan dan geometrik jalan, serta perhitungan kapasitas jalan menggunakan metode PKJI 2023. Simulasi dilakukan dengan aplikasi Vissim, dengan kalibrasi dan validasi parameter perilaku pengemudi untuk mendekati kondisi aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja simpang pada kondisi eksisting sesuai dengan standar PKJI 2023 memiliki tingkat pelayanan D dengan derajat kejenuhan (DJ) rata-rata 0,81 dan tundaan rata-rata 38,66 detik per kendaraan. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan ke tingkat pelayanan C dengan tundaan yang lebih rendah (28,84 detik). Implikasi dari hasil penelitian ini adalah rekomendasi untuk mengoptimalkan arus lalu lintas di simpang tersebut melalui penerapan pengaturan sinyal yang lebih efisien dan penyesuaian geometrik simpang, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kemacetan di Simpang Tiga Yogya Mall Kota Tegal
Indeks Kinerja Sistem Jaringan Irigasi Menggunakan Aplikasi E-Paksi pada Daerah Irigasi Grojogan Kabupaten Jepara Fadhil Muhammad, Nicko; Skriptianata Putra Pranida, Pipit; Hidayat, Fahrul
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/xk525m15

Abstract

The purpose of this study was to obtain data on irrigation assets in the Grojogan irrigation network at this time, to analyze the performance conditions of the Grojogan Irrigation Network system (very good, good, less or poor), to obtain the results of the Grojogan irrigation system performance index from the results of the performance assessment using the ePAKSI application. The results of the irrigation asset management inventory include the main building consisting of 1 dam. The carrier channel consisting of a secondary channel of 1.71 km and a tertiary channel of 2.62 km. The building on the carrier channel consisting of 5 regulatory buildings and complementary buildings (4 culverts, 2 waterfalls, 6 inlets, 1 side spillway building, and 4 bridges). The performance conditions of the irrigation system are included in the Poor Performance (J) criteria so that immediate attention and handling are needed. The overall results of the Irrigation System Performance Index (IKSI) from the performance assessment of the main irrigation system and tertiary irrigation system are 51.18% (<55%)
Evaluasi dan Analisis Stabilitas Lereng Pasca Longsor Datarajan, 24 Mei: Studi Geoteknik dan Penanganan Segera Syah, Aminudin; Alami, Fikri
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/1f7skh10

Abstract

A landslide that occurred on May 24, 2024, in Pekon Datarajan, Ulubelu District, Tanggamus, Lampung, caused significant disruption to provincial road access and resulted in material losses. This study aims to assess the post-failure slope stability through field geotechnical investigation and numerical analysis using the Limit Equilibrium Method (LEM), and to propose immediate countermeasures. The slope materials consist of MH (inorganic silt) and ML (elastic silt) with high moisture content and moderate to high swelling potential. The lithology is dominated by montmorillonite clay, which has hygroscopic characteristics, making it highly vulnerable to water infiltration that reduces shear strength and increases the risk of slope failure. Stability analysis indicates a post-failure factor of safety (FoS) of 1.36 (static loading) and 1.03 (dynamic loading), which decreases to 1.07 beneath raised groundwater conditions. Recommended immediate mitigation includes surface runoff control, the construction of impermeable drainage systems, the sealing of cracks using impermeable materials, and the installation of temporary slope reinforcements such as sheet piles. The implementation of these measures increased the FoS to 1.61 (static loading) and 1.16 (dynamic loading). This study provides a technical basis for the rapid and effective mitigation of landslides in areas with similar geological and hydrological conditions.
Peningkatan Ketahanan Kelelahan Sambungan Pelat Baja untuk Konservasi dan Pemeliharaan Bangunan dengan Menggunakan Teknik Cold-Expansion Hapsari, Rahma Nindya Ayu; Taveriyanto, Arie; Sutarto, Agung; Sholahudin, Farhan; Turhamun; Audia Putri, Anggi; Oberto Simanugkalit, Amjel; Anfasa Aulia, Faiq
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/fkwf5y07

Abstract

Sambungan pelat baja merupakan komponen penting dalam sistem struktur bangunan, namun rentan terhadap kerusakan akibat beban berulang yang dapat menyebabkan inisiasi retak di sekitar lubang baut. Teknik cold-expansion bekerja dengan menciptakan tegangan sisa kompresif di sekitar lubang baut melalui deformasi plastis, sehingga mampu menghambat pertumbuhan retak dan meningkatkan kapasitas tarik sambungan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan pengujian tarik statik pada dua kelompok benda uji: tanpa perlakuan dan dengan perlakuan cold-expansion. Variasi yang digunakan meliputi diameter baut 6 mm dan 8 mm pada pelat baja setebal 3 mm. Hasil menunjukkan bahwa teknik cold-expansion mampu meningkatkan tegangan maksimum rerata sebesar 11,87% untuk baut 6 mm dan sebesar 6,71% untuk baut 8 mm. Dengan demikian, cold-expansion terbukti efektif sebagai metode perkuatan sambungan baja dalam mendukung konservasi dan pemeliharaan bangunan terhadap beban ekstrem.
Studi Pengaruh Model Distribusi Hujan Terhadap Hidrograf Banjir di DAS Progo Dimas Gustoro; Muhamad Reza Robby Nugraha; Rahma Nindya Ayu Hapsari; Nurti Kusuma Anggraini; Farhan Sholahudin; Amjel Oberto Simanungkalit
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pz17sn09

Abstract

Hidrograf banjir umumnya digunakan dalam ilmu hidrologi untuk menganalisis dan menentukan besarnya debit banjir rencana. Salah satu masukan penting dalam analisis ini adalah model distribusi hujan jam-jaman, yang mengubah hujan rancangan menjadi hujan jam-jaman. Meskipun data hujan per jam hasil pengukuran dapat digunakan untuk mengembangkan model ini, metode empiris alternatif seperti Mononobe dan Alternating Block Method (ABM) dapat digunakan ketika data pengamatan tidak tersedia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrograf banjir yang dihasilkan dengan menggunakan model distribusi curah hujan Mononobe menunjukkan korelasi dan akurasi yang lebih baik dibandingkan dengan yang dihasilkan menggunakan model ABM, terutama jika dibandingkan dengan hidrograf berdasarkan model distribusi hujan terukur. Temuan ini didukung oleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,9990 dan nilai koefisien normalized root mean square error (NRMSE) sebesar 0,1606. Oleh karena itu, untuk studi kasus yang dilakukan di DAS Progo, model distribusi empiris Mononobe merupakan alternatif yang sesuai ketika data curah hujan per jam tidak tersedia.
Analisis Kapasitas Produksi Alat Berat Pada Pekerjaan Galian Dan Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Dalam Peningkatan Struktur Jalan Madupat-Camplong Kabupaten Sampang Zabadi, Fairus; Ahmad Fatoni
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/dnackn96

Abstract

The use of heavy equipment is an important factor in facilitating and accelerating the process of a job, especially on large-scale projects and limited time. Work with the use of heavy equipment aims to facilitate the work, so that the expected results can be achieved more easily in a relatively shorter time. The study uses qualitative descriptive. The source of research data was obtained from secondary data and primary data. Data collection was obtained from literature reviews, interview results and observations. The data analysis used was to find the value of production capacity based on the provisions of PUPR Regulation No. 1 of 2022. In this study, what was observed were the factors that determined the value of the production capacity of each heavy equipment in the Madupat - Camplong Road Structure Improvement project, Camplong District. The results of the analysis obtained were, for excavation work, using excavator heavy equipment with a production capacity of 189 m³ / day, a work period of 5 days, and a rental price of Rp. 15,500,000, Dump Truck with a production capacity of 77.77 m³ / day, a work period of 11 days, and a rental price of Rp. 6,600,000, while for aggregate foundation layer work using excavator heavy equipment with a production capacity of 378 m³/day, work duration of 4 days, and equipment rental price of Rp. 10,800,000, Wales (Three Wheel Roller) with a production capacity of 246.96 m³/day, work duration of 6 days, and equipment rental price of Rp. 6,100,000.
Pengendalian Banjir Sungai Cikeruh Sapan Kabupaten Bandung Hartawan, I Putu; Nur Ahmadito, Ardy; Setyo Qhairaan, Laifhan; Zudan , Ahmad; Herlambang , Agil; Arisandi, Enggar
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/yp0wfb81

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dan membandingkan strategi pengendalian banjir di kawasan Sungai Cikeruh, Sapan, Kabupaten Bandung, yang rawan banjir akibat luapan sungai dan perubahan tata guna lahan. Analisis hidrologi menggunakan data curah hujan maksimum tahunan (2001–2023) menunjukkan bahwa distribusi Gumbel paling sesuai untuk menentukan hujan rencana. Debit puncak banjir periode ulang 20 tahun diperoleh sebesar 150 m³/s menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis (SCS) yang telah dikalibrasi. Simulasi hidraulika dengan HEC-RAS 2D membandingkan kondisi existing dengan dua alternatif: pembangunan tanggul dan normalisasi sungai. Hasil menunjukkan bahwa pembangunan tanggul efektif menghilangkan genangan, sementara normalisasi sungai meningkatkan kapasitas aliran dari 75 m³/s menjadi 136,67 m³/s, meskipun terdapat kebocoran pada drainase kecil. Evaluasi alternatif menggunakan metode Weighted Average berdasarkan tujuh kriteria, termasuk efektivitas, biaya, dan dampak sosial. Hasilnya, pembangunan tanggul dipilih sebagai solusi paling efektif dan efisien. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis dalam perencanaan pengendalian banjir Sapan, dengan penekanan pada pentingnya pemeliharaan sistem secara berkelanjutan.  
Pemodelan Banjir untuk Perencanaan Jembatan Hauling Road Pengangkutan Bauksit di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat Menggunakan Kombinasi Data Terestris, DEMNAS, dan HEC-RAS 2D Robby Nugraha, Muhamad Reza; Andityo Nurrachman Halim; Fahriza Anshary; Dimas Gustoro; Rahma Nindya Ayu Hapsari; Nurti Kusuma Anggraini; Farhan Sholahudin; Alfita Ilfiyaningrum; Amjel Oberto Simanungkalit
Jurnal Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/zxfgpn73

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia, dengan frekuensi kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Dalam perencanaan infrastruktur, khususnya bangunan air, analisis banjir penting untuk menjamin keamanan struktur. HEC-RAS 2D banyak digunakan dalam pemodelan banjir karena efisien dan mampu memodelkan sebaran genangan secara akurat. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan data berkualitas, seperti Digital Elevation Model (DEM). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan banjir menggunakan HEC-RAS 2D pada perencanaan jembatan di Sungai Mempawah sebagai bagian dari desain awal jalan hauling pengangkutan bauksit di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, serta mengevaluasi kombinasi DEMNAS dan data terestris untuk mengatasi keterbatasan data. Analisis hidrologi menggunakan metode hujan-limpasan dan hidrograf debit menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetis Snyder. Simulasi dilakukan menggunakan konfigurasi mesh 5×5 m, interval komputasi 10 detik, koefisien Manning 0.06 dan periode ulang 100 tahun. Luas DAS sebesar 1324,09 km², curah hujan rencana 234.5 mm, dan debit puncak 2733.48 m³/s. Muka air banjir mencapai +39 meter, kedalaman 15 m, dan kecepatan 4.48 m/s. Freeboard antara muka air dan jembatan hanya 0.3 meter, di bawah standar minimum 0.5 meter, sehingga perlu penyesuaian desain. Kombinasi DEMNAS dan data terestris terbukti efektif dalam pemodelan banjir.

Page 6 of 12 | Total Record : 117