cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
jurnalabdimasicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr. Wahidin No. 68A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal HUMANIS
ISSN : 25985124     EISSN : 25990098     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Humanis adalah kumpulan dari jurnal pengabdian masyrakat yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) ISTeK insan cendekia husada bojonegoro sebagai wahana komunikasi dalam penerapan ilmu dan memenuhi tugas dalam tri darma perguruan tinggi salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat, Jurnal Humanis diterbitkan secara berkala dua kali setahun (Februari dan Agustus)
Articles 131 Documents
Pemberdayaan Caregiver Panti Pangesti Lawang Untuk Mengurangi Kecemasan Lansia Dengan Terapi Warna Pradikatama, Yafet; Sodikin, M. Ali
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Panti Pangesti Lawang adalah salah satu panti sosial yang yang terletak di Lawang, Kabupaten Malang. Terdapat kurang lebih 13 caregiver dan 2 orang Perawat di Panti tersebut. Caregiver mengatakan bahwa lansia memiliki berbagai macam permasalahan fisik maupun psikologis. Permasalahan fisik diakibatkan oleh karena menurunnya kondisi fisik karena proses penuaan, sedangkan masalah psikologis yang biasa dialami oleh lansia adalah perasaan cemas yang dialami oleh lansia. Penyebab kecemasan tersebut diantaranya adalah karena kesepian, tidak pernah dikunjungi oleh keluarga, dan masalah kesehatan fisik itu sendiri. Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk mengatasi kecemasan pada lansia, diantaranya adalah terapi warna. Terapi ini akan diajarkan ke caregiver terlebih dahulu, karena Dosen belum dapat menemui lansia secara langsung karena adanya protokol kesehatan ketat terkait masa Pandemi Covid-19. Diharapkan caregiver dapat mengajarkan terapi warna ini kepada lansia. Terapi ini dapat dilakukan oleh siapa saja yang telah mendapatkan pelatihan dari perawat. Terapi ini berupa pewarnaan dengan pensil warna pada kertas, dengan warna dominan hijau, biru, kuning, dan merah. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3x pertemuan, 1 kali pertemuan dilakukan secara daring (29 November 2021) dengan materi kecemasan dan terapi warna, pertemuan ke 2 dilakukan tanggal 9 Desember dengan materi terapi warna kemudian dilanjutkan praktik, dan pertemuan ketiga dilakukan tanggal 10 Desember 2021 dengan kegiatan evaluasi praktik terapi warna. Sebelum dilakukan dilakukan pertemuan pertama dilakukan pre test dan didapatkan nilai rata-rata 4,5 dan sesudah kegiatan pelatihan (pertemuan ke 3), dilakukan post test, dan didapatkan nilai rata-rata 7,5. perubahan nilai antara pre dan post ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan kognitif dan psikomotor caregiver. Caregiver mengerti dan mampu melakukan terapi warna, kemudian bersedia untuk mengajarkan ke lansia. Caregiver. Kata Kunci : Caregiver, Lansia, Terapi Warna
Kelompok Pendamping Akupresur Dan Range Of Motion (KP-ARRUM) Berbasis Keluarga Dalam Meningkatkan Pergerakan Pasien Pasca Stroke Di Kelurahan Nngesrep Kota Semarang Issroviatiningrum, Retno; Ahmad Ikhlasul Amal
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit stroke merupakan penyakit penyebab kematian nomor 3 di Dunia. Berdasarkan Yayasan stroke Indonesia, masalah stroke semakin penting mendesak untuk diselesaikam karena jumlah penderita stroke di Indonesia terbanyak dan menduduki urutan pertama di Asia. Jenis pelayanan dan pemantauan petugas kesehatan pada pasien pasca stroke terbatas. Di Kelurahan Ngesrep terdapat banyak penderita stroke. Sebagian besar kelarga pasien pasca stroke tidak memahami cara perawatan mandiri pasien pasca stroke.Upaya untuk mengurangi masalah tersebut, maka dibutuhkan suatu program penatalaksanaan pasien pasca stroke secara madiri. Program KP ARRUM (Kelompok Pendamping Akupresur dan Range of Motion) dapat mengajarkan pendidikan kesehatan bagi pasien maupun keluarga terkait stroke untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stroke, dapat mengajarkan perawatan dirumah melalui tindakan akupresur untuk mempercepat pergerakan otot, range of motion untuk menilai kekuatan otot dan rentang gerak pasien pasca stroke, dan dapat memantau nutrisi penderita sroke sehingga dapat dikontrol kadar gula dalam darah dan kolestrol pasien. kegiatan pengabdian masyarakat yang yang dilakukan berupa workshop terkait penyakit stroke dan pelatihan terapi akupresure dan range of motion. “Adanya peningkatan pengetahuan tentang stroke dan kemampuan kader dalam melakukan akupresur dan range of motion.
Medcov-19 (Medical Covid-19) Khayudin, Bayu Akbar; Al-Faqih, Mohammad Roni; Angger Anugerah H S
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit infeksi paling berbahaya yang sedang menjadi topik utama diseluruh dunia belakangan ini yaitu penyakit coronavirus. Penyakit menular pada manusia yang disebabkaan oleh virus Coronaviridae. Wabah penyakit ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 2019 di Wuhan, Cina. Virus ini menyebar cepat di Cina dan telah menyebar ke berbagai penjuru dunia, termasuk indonesia. Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak langkah-langkah dan kebijakan untuk mengatasi permasalahan pandemic ini. Salah satu langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah yaitu mensosialisasikan gerakan Social Distancing untuk masyarakat. Langkah ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan pandemi covid-19. Banyak kabar yang didapatkan oleh keluarga tentang covid 19 yang membuat mereka menjadi lebih waspada serta cemas. Akan tetapi keluarga jarang memakai masker saat keluar rumah dan cuci tangan dengan sabun saat masuk rumah. Ada juga yang tidak mempercayai adanya penyakit covid 19 serta mengindahkan anjuran pemerintah terkait social distancing maupun memakai masker pada saat bepergian. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Program “MEDCOV 19” (Medical Covid-19) yang terdiri dari kegiatan Pendidikan Kesehatan terkait COVID 19 di masyarakat. Kegiatan Pendidikan Kesehatan yang diberikan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait covid 19. Terlebih Pendidikan ini dapat meningkatkan kepedulian akan pencegahan COVID 19. Selain itu Pendidikan Kesehatan yang diberikan tidak hanya menargetkan COVID 19 tapi juga meningkatkan kesadaran warga terkait pola hidup bersih dan sehat.
Promosi Kesehatan Keluarga Dengan Metode DPP (Demonstrasi, Poster, Penyuluhan) Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Desa Sumberagung Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Ferawati; Mei Fitria Kurniati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya yang penting dalam penyelenggaraan Sistem kesehatan Nasional (SKN). Dalam SKN, baik yang disusun tahun 2009 maupun yang disusun tahun 2010, disebutkan bahwa salah satu subsistemnya adalah Subsistem pemberdayaan Masyarakat. Pelaksanaan Pendidikan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari keluarga, karena kelluarga yang sehat merupakan asset atau modal pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. (Depkes, 2013). Dengan media promosi yang berbeda pada umumnya yaitu dengan metode DPP (demonstrasi, poster, dan penyuluhan) mampu mempermudah masyaakat untuk memahami dan mengaplikasikannya. Mengingat besarnya peranan keluarga dalam membangun Indonesia yang sehat maka pendekatan keluarga menjadi focus pengabdian masyarakat pada kegiatan ini. Dengan harapan, keluarga menjadi cerdas dengan mengetahui proses penyakit dan sehat. Metode yang dilakukan adalah: dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Pengkajian profil kesehatan dan status kemandirian dilakukan untuk memberikan kontribusi ke keluarga untuk memberikan informasi tentang kemampuan perawatan diri klien/keluarga. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan perawatan diri dan menilai kemampuan melakukan perawatan diri/keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan penyakit.
Oskar-19 "Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan" Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro Abidin, Ahmad Zainal; Julianto, Errix Kristian; Yusuf Efendi
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Adanya kasus pneumonia baru yang pertama kali tercatat di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada Desember 2019. Asal muasal penularan ini balum terdeteksi secara pasti, akan tetapi kasus pertama dihubungan dengan penemuan di lokasi pasar ikan wuhan. Kemudian WHO menginformaiskan pada 11 Februari 2020 bahwa Coronavirus Disease (Covid-19) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) adalah merupakan kondisi kasus baru yang bisa menginfeksi manusia secara cepat. Jenis virus ini terjadi dari manusia ke manusia lainnya dengan dugaan perantara media penularan adalah lewat udara. Data kasus covid-19 hingga Oktober 2020 menunjukkan angka 410.088 kasus di Indonesia. Sedangkan wilayah jawa timur sendiri kasus terkonfirmasi positif covid-19 sejumlah 52.465 kasus dan di daerah Bojonegoro juga menyumbang angka kasus terkonfirmasi posistif di tanah air sebanyak 549 kasus. Permasalahan di masyarakat masih banyak yang belum paham pencegahan penularan covid-19 ini diantaranya pentingnya menggunakan masker ketika aktivitas di luar rumah rumah, pentingnya personal hygiene, cuci tangan pakai sabun, dan pyshical distancing. Berdasarkan hal tersebut, maka kami mengusung tema OSKAR “Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Keluarga Binaan” Di Desa Sumberagung Dander Bojonegoro, Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang akan terlibat dalam program pengabdian masyarakat. Didapatkan dari hasil pengkajian bahwa 76,8 % keluarga masih tabu akan informasi kesehatan terkait COVID-19 dan bagaimana cara pencegahanya yang bisa di manfaatkan untuk menjaga kesehatan keluarga. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dari setiang kabi tentang COVID 19 secara menyeluruh serta adanya pemberian tanaman obat bagi kleuarga di akhir sesi sebagai embrio bagi keluarga binaan unruk sadar dan senantiasa menanam TOGA sebagai pertolongan pertama pada keluara jika membutuhkan.
PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI COMMUNITY BASED HYPERTENSION CONTROL PROGRAM Roni Al Faqih, Mohamad; Ferawati; Anugerah Hadi Sulistyo, Angger; Zainal Abidin, Ahmad; Mufidah, Ainul
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah gangguan yang melibatkan 2 sistem yaitu pengaturan keseimbangan air garam dan fungsi kardiovaskular (Drummond, dkk, 2019). Menurut AHA (American Heart Association) di Amerika tekanan darah tinggi ditemukan satu dari setiap tiga orang atau 65 juta orang terkena hipertensi dan 28% atau 59 juta orang mengidap pre-hipertensi (Muhammadun, 2010: 14). Berbagai pendekatan telah dilakukan untuk menurunkan angka pengidap hipertensi juga mengontrol hipertensi. Pendekatan seperti promosi kesehatan minum obat, modifikasi diet, terapi komplementer dan program pencegahan hipertensi telah banyak dilakukan (None, 2021). Sehingga dibutuhkan suatu pendekatan yang berbeda khusus untuk penanganan dan pencegahan penyakit hipertensi, salah satunya dengan pendekatan Community-based Hypertension Control Program. Community-based Hypertension Control Program merupakan suatu modifikasi kegiatan peningkatan Kesehatan masyarakat yang berfokus pada pencegahan dan control terhadap hipertensi. Program yang menggabungkan edukasi, pendampingan, dan social support system diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap pencegahan hipertensi dan komplikasi hipertensi pada warga. Jumlah keluarga yang didampingi sebanyak 14 KK di RT 32 RW 06 sebanyak 5 KK dan RT 35 RW 06 sebanyak 9 KK. Kondisi kesehatan lingkungan Desa Ngampel berdekatan dengan perusahan produksi minyak dan gas yaaitu Pertamina EP 4 field Sukowati. Lansia yang mengalami hipertensi sebanyak 40 lansia. Metode pelaksanaan pada program Community-Based Hypertension Control Program meliputi tahap perencanaan, pra-pelaksanaan, pelaksanaan program, dan evaluasi dengan menggunakan form deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM). Dari 30 peserta yang mengikuti senam hipertensi hanya 10 peserta yang mengalami penurunan tekanan darah, perlunya peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya pencegahan hipertensi agar masyarakat mampu mengontrol dan merubah pola hidup supaya lebih sehat.
"ATTACK MOSQUITOES" DEMAM BERDARAH MASYARAKAT DESA NGAMPEL KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO Akbar Khayudin, Bayu; Fitria Kurniati, Mei; Kristian Julianto, Errix; Ardianti, Ikha; Efendi, Yusuf
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tanda gejala meliputi demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan manifestasi perdarahan seperti uji tourniquet (rumple lead) positif, bintik merah di kulit (petekie), mimisan, gusi, berdarah dan lain sebagainya. Pada tahun 2020 terdapat penurunan yaitu 78 kasus dan 1 meninggal dunia. Manajemen pengendalian vektor secara umum yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 374/MENKES/PER/III/2010 tentang Pengendalian Vektor. Mengingat obat dan untuk mencegah virus Dengue hingga saat ini belum tersedia, maka cara utama yang dapat dilakukan sampai saat ini adalah dengan pengendalian vector penular (Aedes aegypti). Pengabdian masyarakat ini sebagai bentuk intervensi dan inovasi dalam mendorong masyarakat agar siap bermitra dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang di alaminya secara mandiri. Kemandirian dalam batas intervensi dasar yang dapat di lakukan oleh orang awam. Masyarakat sehat dan cerdas adalah dampak yang diharapkan terwujud dengan di lakukannya program PerSaga secara terus menerus. Dalam hal ini masyarakat akan diberikan program inovasi untuk mencegah perkembang biakan nyamuk di rumah. Program ini dinamakan Ovitrap, yang merupakan jebakan nyamuk yang digunakan dengan alat dan bahan yang sederhana. Dengan inovasi ini diharapkan akan dapat mencegah terjadinya penyakit DBD di desa Ngampel, Kapas, Bojonegoro. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan sosialisasi terlebih dahulu ke mahasiswa sebagai pelaksana atau tim yang terlibat dalam program abdimas serta maping lokasi yang akan menjadi sasaran keluarga binaan. Keluarga yang didampingi sejumlah 11 keluarga binaan. Pelaksanaan pendampingan akan dilaksanakan berdasarkan POA (Planning Of Action) yang telah dibuat. Dosen bersama mahasiswa akan mengunjungi keluarga binaan sesuai dengan kontrak waktu yang telah disepakati sebelumnya. Pendampingan keluarga yang dilakukan menunjukkan kepedulian kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana mampu melakukan perawatan diri terutama pada lingkup keluarga. Dalam hal ini adalah pencegahan penyakit demam berdarah yang ada di Kota Bojonegoro dengan metode ovitrap. Sehingga keluarga memahami tentang kebutuhan dan kemampuan meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan melakukan pencegahan pada penyakit.
PELATIHAN PENGENALAN DAN PENANGANAN TANDA-TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL DAN KELUARGA DALAM UPAYA MENURUNKAN KASUS KEMATIAN IBU DI DESA DANDER KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO RSN, Frenty; Hartanti, Lia
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Angka Kematian Ibu (AKI) termasuk salah satu indikator penting dari derajat kesehatan masyarakat. AKI menggambarkan jumlah wanita yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan gangguan kehamilan atau penanganan (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidental) selama kehamilan, melahirkan dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilannya per 100.000 kelahiran hidup. Menurut hasil penelitian Women Research Institute (2010) yang diolah dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, penyebab utama kematian ibu tertinggi adalah pendarahan (28%), seperti juga data SDKI 2012 menunjukkan akibat kematian ibu tertinggi adalah pendarahan (42%). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 Tahun 2014, Pelayanan antenatal terpadu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) merupakan pelayanan kesehatan komprehensif dan berkualitas yang dilakukan melalui: deteksi dini masalah, penyakit dan penyulit/komplikasi kehamilan; melibatkan ibu hamil, suami, dan keluarganya dalam menjaga kesehatan dan gizi ibu hamil, menyiapkan persalinan dan kesiagaan bila terjadi penyulit/komplikasi. Pada tahap awal yang dilakukan yaitu merencanakan kegiatan yang akan dilakukan. Hal ini akan memudahkan kegiatan karena akan terstruktur dan terjadwal sesuai dengan waktu dan tempat yang disepakati. POA dibuat terdiri dari waktu dan tempat pelaksanaan, jenis kegiatan, indikator, sasaran, tujuan dan alat yang dibutuhkan. Jadwal kegiatan tersebut dibuat menyesuaikan dengan tujuan pelaksanaan kegiatan yaitu menemukan masalah kesehatan klien/keluarga. Disimpulkan masih ditemukannya ibu – ibu dengan kategori risiko terhadap bahaya kehamilan berupa usia dibawah 20 tahun dan hasil pemeriksaan kadar haemoglobin masih ditemukan ibu dengan kadar haemoglobin kurang dari normal. Hasil evaluasi dari kegiatan penyuluhan dengan menggunakan beberapa metode terdapat peningkatan pengetahuan ibu.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PENYULUHAN DAN PELATIHAN “GOLDEN AGE PERIOD FOR GOLDEN GENERATION SEBAGAI UPAYA PENIGKATAN KUALITAS BANGSA” PADA KADER KESEHATAN DI DESA DANDER KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO Rizky Kurniawati, Fitria; Yuli Astuti, Niken
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Golden age period adalah masa-masa dimana otak anak berkembang sangat pesat dan paling cepat dalam menyerap informasi. Periode emas merupakan suatu periode yang sangat vital atau sesuatu yang sangat penting dalam suatu siklus. Periode emas pada anak yaitu masa-masa penting dimana otak atau kecerdasan anak sangat berkembang pesat. Periode emas berada pada batas umur anak 0-3 tahun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat: kader kesehatan, ibu bayi/balita, serta keluarga (ayah, nenek, kakek) akan pentingnya masa emas pertumbuhan. Kegiatan yang dilakukan secara community relation melalui penyuluhan dan pelatihan “Golden Age Period for Golden Generation”. Hasil pengabdian masyarakat ini yaitu peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran tentang Golden Age Period. Perkembangan otak adalah perkembangan yang tidak kasat mata seperti perkembangan fisik anak, oleh karena itu perkembangan otak anak sering sekali diabaikan oleh orang tua. Dalam perkembangan otak anak pada periode emas ini sangat diperlukan peran serta orang tua dalam mendukung perkembangan anak agar perkembangan otaknya menjadi optimal. peran orang tua sangat penting pada masa periode emas anak. Jika orang tua mengetahui betapa pentingnya periode emas tersebut untuk perkembangan otak anak secara optimal maka orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya, karena mempunyai anak yang cerdas adalah dambaan setiap orang tua apalagi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Kegiatan dilaksanakan pada periode bulan April - Agustus 2022. Lokasi kegiatan adalah di Wilayah Puskesmas Kanor Kabupaten Bojonegoro. Metode kegiatan adalah community relation melalui penyuluhan kesehatan dan training atau pelatihan kepada kader kesehatan. Hasil kegiatan ini peserta penyuluhan sangat antusias dengan materi yang diberikan, adanya buku panduan dan leaflet sangat membantu untuk dapat dibaca kembali di rumah. Kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, dilakukan demonstrasi selama pelatihan dapat meningkatkan pemahaman peserta, buku modul dapat menjadi sumber belajar yang lebih selain yang disampaikan oleh pembicara dan dapat dibaca kembali di rumah.
PENINGKATAN IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DEFISIENSI BESI (ADP) DAN KEK DI KELAS PRENATAL WILAYAH KERJA PUSKESMAS KANOR Rizky, Fitria; Astuti, Niken Yuli
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal HUMANIS
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia generally occurs throughout the world, especially in developing countries and in low socio-economic groups. In the adult group anemia occurs in women of reproductive age, especially pregnant women and lactating women because they experience a lot of iron deficiency. Nearly all of these deaths were due to a lack of knowledge resources, and most were preventable. It is generally caused by iron deficiency, so it is better known as anemia. Furthermore, anemia will occur when the mother's hemoglobin levels fall to below 11gr/dl during the third trimester. Based on the 2021 Indonesian Health Profile, MMR has decreased in relation to pregnancy, childbirth and postpartum by 359 per 100,000 live births and the Neonatal Mortality Rate (AKN) has also decreased in 2020 by 19 per 1,000 live births. The method for implementing the Community-Based Hypertension Control Program is as follows: 1) Planning stage which includes: by forming a team, collecting data which includes: general data, special data, health profile, survey results, analyzing the situation: internal and external problems, determine program targets and indicators. 2) Pre-implementation stage by carrying out feasibility and suitability tests of the assessment format and observation sheets that will be used as the basis for implementing the program. 3) Program Implementation Stage: carry out early detection and monitoring of anemia in pregnant women, 4) Target: cadres, community activists, village midwives/nurses, lecturers and students, Target: pregnant women. 5) Evaluation Stage: using the Early Detection and Prevention of Anemia form. The community service program which combines education, mentoring, and a social support system is expected to increase knowledge and attitudes towards preventing anemia and complications of anemia in pregnant women. Of the 28 participants who took part, it was necessary to increase the knowledge of pregnant women, especially preventing anemia, so that they could control and change their lifestyle to be healthier.

Page 11 of 14 | Total Record : 131