cover
Contact Name
Aisyah Ratnaningtyas
Contact Email
aisyah.ratnaningtyas@esaunggul.ac.id
Phone
+6221-5674223
Journal Mail Official
aisyah.ratnaningtyas@esaunggul.ac.id
Editorial Address
Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510 Indonesia
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 19077483     EISSN : 25283227     DOI : https://doi.org/10.47007
Jurnal Psikologi published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of psychology scopes. Jurnal Psikologi is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results. Jurnal Psikologi uses an online submission and peer review platform, which allows authors to track the progress of their manuscript and enables shorter processing times. Only submissions made through this platform are accepted, with submitting authors required to create an Account. Please read the author guidelines carefully. Author who wants to submit their manuscript should obey the Article Template. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format. Jurnal Psikologi, publishes research and innovative ideas on psychology. The Jurnal Psikologi is published by Fakultas Psikologi Universitas Esa Unggul with coverage the fields on: Clinical Psychology Educational Psychology Developmental Psychology Industrial and Organizational Psychology Social Psychology Psychological Testing
Articles 100 Documents
PENGARUH RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) TERHADAP PENURUNAN SIMPTOM GENERALIZED ANXIETY DISORDER (GAD) Srifianti, Srifianti
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 16, No 02 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v16i02.7

Abstract

Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah gangguan psikologis yang ditandai dengan kecemasan yang kronis dan sifatnya mengambang (free floating anxiety)(Barlow 2001). Penderita GAD selalu merasakan ketegangan sepanjang hidupnya yang dapat membuatnya menderita, akibatnya aktivitas sehari – hari penderitanya menjadi terbatas dan tidak efisien. Mereka selalu mencemaskan berbagai situasi yang sedang mereka hadapi dalam kehidupannya. Penderita GAD kebanyakan adalah wanita dan lebih banyak terjadi pada masa dewasa awal dimana masa ini merupakan masa mencari pekerjaan, mencari pasangan hidup dan berkeluarga. Gangguan GAD juga biasanya muncul pada individu yang merasakan banyaknya peristiwa stress dalam kehidupannya. Hal ini mereka hayati sebagai tekanan yang dapat menyebabkan gangguan emosional yang berupa kecemasan. Menurut Ellis (Jones&Nelson, 2011) antara pikiran dan emosi memiliki keterkaitan yang erat. Ketika seseorang berpikir dan beremosi negatif maka ia cenderung berbicara hal – hal yang bersifat negatif kepada dirinya sendiri (self talk) yang kemudian diinternalisasikan kepada dirinya sehingga menimbulkan irational beliefs yang berpengaruh kepada perilakunya. Kecemasan yang dialami oleh pasien GAD berawal dari pemikiran negatif yang disertai adanya keyakinan–keyakinan negatif pula terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupannya. Untuk membantu penderita GAD dalam mengatasi keyakinan irrasional yang dimilikinya perlu dilakukan pendekatan kognitif yang efektif yaitu Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Penekanan REBT yakni pada cara pikiran mempengaruhi perasaan atau emosional seseorang yang akan membentuk individu dalam berperilaku. Munculnya pikiran-pikiran irrasional nantinya di dalam proses terapi REBT akan diubah menjadi pikiran-pikiran yang rasional sehingga klien mampu mengembangkan dirinya secara lebih efektif, dan inilah merupakan tujuan dari terapi REBT (Neenan dalam Palmer, 2011).Penelitian ini bertujuan untuk menemukan data empiris tentang seberapa besar pemberian terapi REBT memberi pengaruh terhadap penurunan simptom Generalized Anxiety Disorder (GAD) sehingga penderita GAD dalam menjalani kehidupannya dapat lebih efektif dan mengembangkan dirinya lebih baik.Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design yaitu the one group pretest-post test design dengan jumlah subjek penelitian 2 orang. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur simptom Generalized Anxiety Disorder adalah dengan menggunakan alat ukur yang disusun oleh peneliti berdasarkan konsep PPDGJ III (Pedoman Penggolongan Diagnosis Gangguan Jiwa III) serta alat ukur penunjang yang terdiri dari observasi dan wawancara. Berdasarkan perhitungan statistik deskriptif, dapat diperoleh data bahwa ada penurunan simptom Generalized Anxiety Disorder (GAD) dari sebelum dan sesudah diberikan terapi REBT yaitu sebesar 10,68%. Ini menunjukkan adanya pengaruh Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap simptom Generalized Anxiety Disorder (GAD). Kata kunci :terapi rational emotif, kecemasan
STRESS AKADEMIK MAHASISWA SEMESTER AWAL DAN MAHASISWA SEMESTER AKHIR: STUDI KOMPARATIF DALAM SITUASI PEMBELAJARAN DARING Putri, Prahastia Kurnia; Risnawati, Erna; Avati, Popi
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 20, No 2 (2022): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v20i2.232

Abstract

Pandemi COVID-19 masih berlangsung di Indonesia dan metode pembelajaran di jenjang Perguruan Tinggi masih belum sepenuhnya berubah. Metode blended learning yang diterapkan sebagian menyasar pada mahasiswa tingkat pertengahan yang melakukan praktikum, namun belum menyasar pada mahasiswa semester awal yang baru memasuki bangku perkuliahan dan juga mahasiswa tingkat akhir yang memerlukan interaksi intens dengan subjek penelitian dan juga dosen pembimbing. Kesulitan yang dihadapi dua kelompok ini rentan mengakibatkan stress akademik. Penelitian ini bermaksud untuk melihat perbandingan stress akademik antara mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir. Partisipan dalam penelitian ini adalah 45 orang mahasiswa tingkat awal (semester 1-2) dan 45 orang mahasiswa tingkat akhir yang sudah mengambil tugas akhir (semester 7 ke atas). Instrumen dalam penelitian ini adalah Student-Life Stress Inventory milik Gadzella (1994) yang terdiri dari 51 item dengan alpha Cronbach = .945. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, tidak terdapat perbedaan stress akademik antara mahasiswa tingkat awal dan tingkat akhir. Ketika dilakukan kategorisasi tingkat stres, diketahui bahwa sebanyak 70% mahasiswa memiliki tingkat stress di kategori tinggi. Uji matriks korelasi antar kedua jenis stress akademik, yaitu stressor dan reaksi stress, diperolah hasil bahwa dimensi perubahan berkorelasi paling tinggi dengan reaksi stress, dan dimensi yang paling berkorelasi dengan stressor adalah emosional.
Gambaran Perilaku Faking pada Kegiatan Wawancara Kerja El Akmal, Mukhaira; Sirait, Chichi; Sinaga, Theresia Agrifina; Ulina, Friska; Restiani, Desi; Sari, Nopita
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 18, No 01 (2020): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v18i01.75

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tipe perilaku faking pada proses wawancara kerja yang dominan ditampilkan oleh kandidat di PT. X. Penelitian  kuantitatif ini dikembangkan dengan pendekatan deskriptif, dengan melibatkan  69 orang kandidat yang melamar di PT. X. Data penelitian dikumpulkan melalui melalui skala sikap perilaku faking yang dikemukakan oleh Levashina & Campion (2007). Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa  tipe perilaku faking yang paling sering ditunjukkan oleh kandidat dalam penelitian ini adalah tipe Slight Image Creation dan tipe perilaku faking yang paling jarang ditunjukkan adalah Ingratiation. Penelitian ini bermanfaat sebagai gambaran bagi para pewawancara untuk mengenali tipe perilaku faking yang ditampilkan oleh kandidat dalam proses wawancara kerja. Pengumpulan data untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat disertai dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Kata kunci :Perilaku menipu, Wawancara, Manajemen Kesan AbstractThis study attempts to describe the type of faking behaviour in the job interview process that is dominant by candidates at PT.  X. This quantitative research is developed by descriptive approach, involving 69 candidates applying at PT.  X. The Research data were collected by using a rating scale of faking behaviour stated by Levashina & Campion (2007).  The results of the analysis of research data indicate the type of faking behavior that is most often shown by candidates in this study is Slight Image Creation and the type of faking behavior that is most rarely shown is Ingratiation. This research is useful for interviewers to support the type of faking behaviour shown by candidates in the job interview process. For further research, data collection is expected to be accompanied by in-depth interviews, observations, and document studies. Keywords : Faking behaviour, Interview, Impression Management
Peran Mindful Parenting Terhadap Parenting Stress Pada Ibu yang Bekerja Srifianti, Srifianti; Kristiyani, Veronica; Lunanta, Lita Patricia; Hatta, Andi Rina
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 20, No 01 (2022): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v20i01.161

Abstract

The increasing number of violence against children, which in February 2020 was reported to be 2,851, increased to 7,190 cases in December 2020. This shows that the psychological condition of parents can affect their behavior in parenting and greatly affect the development of children. Parents, especially working mothers, have challenges to carry out their role of caring for children while working. This will be a stressor for a mother as a parent who has a major role in raising her child. To reduce the stressful conditions experienced by parents in parenting, it is necessary to have training and awareness from within the parents. Awareness in parents can be trained and understood through parenting that is carried out with full awareness continuously called mindful parenting. The purpose of this study is to analyze the effect of mindful parenting on parenting stress. The population and sample in this study were parents, especially working mothers, amounting to 113 people. The measuring instrument used to measure mindful parenting is the Mindfulness in Parenting Scale (MIPQ) developed by McCaffrey, Reitman and Black (2017) with a reliability value of 0.865. Meanwhile, the measuring instrument for measuring parenting stress is the Parenting Stress Scale, a measuring instrument developed by Berry and Jones (1995) with a reliability value of 0.87. The research method used is the simple linear regression method, and the analytical test used is SPSS 25. The results showed that there was a significant negative effect between mindful parenting on parenting stress in working mothers.
PENDEKATAN MINDFULNESS UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI ANAK BERHADAPAN HUKUM (ABH) Agustin, Ardianti
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 17, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v17i2.52

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah berupaya dalam meningkatkan kontrol diri pada anak dengan pendekatan mindfulness, sehingga bisa diterapkan pada anak berhadapan dengan hukum di Indonesia dan dapat menurunkan angka kriminalitas anak. Usia anak yang berhadapan dengan hukum berkisar antara usia 12-18 tahun. Sesuai dengan usianya, maka anak yang berhadapan dengan hukum dikategorikan sebagai remaja, akan tetapi istilah remaja tidak dikenal dimata hukum. Remaja yang melakukan kenakalan/ tindakan kriminal disebabkan karena kurang memiliki kontrol diri yang baik. Kemampuan melakukan kontrol diri bagi remaja sangat diperlukan, dimana akan menekan angka tindakan kriminal baik berupa kekerasan, pencurian maupun kejahatan seksual. kontrol diri dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan dalam mengontrol perhatian terhadap berbagai tingkat kognitif, emosi, perilaku, tubuh dan pengalaman interpersonal melalui pengembangan model mindfulness. Populasi dalam penelitian ini adalah ABH yang berada di UPT PRSMP Surabaya, sample yang di gunakan sebanyak 14 ABH yang dipilih melaui sensus sampling. Hasil analisis terhadap pretest dan posttest  dengan wilcoxon test menunjukkan bahwa Z = 1,445 dan Sig (2-tailed) bernilai 0,148 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ha ditolak dan ho diterima yang artinya tidak ada pengaruh pengembangan model mindfulness terhadap peningkatan kemampuan kontrol diri ABH sebelum atau sesudah diberikan pelatihan Kata Kunci : Mindfulness, Kontrol Diri, Anak Berhadapan Hukum
Perilaku Agresi Orang Tua terhadap Anak di Kota Makassar Ditinjau dari Self Control dan Kemampuan Komunikasi Aswar, Aswar; Pusadan, Faizal Ramadan
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 19, No 01 (2021): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v19i01.114

Abstract

AbstractChildren are often forced to follow their parents' wishes, which often leads to aggressive behavior, so that self-control is needed to minimize aggression. This research uses a quantitative approach. The population of this research is all citizens of Makassar who are married and have children. Determination of the sample using the krejcie table and Morgan with a total sample of 384 respondents. Methods of data collection through questionnaires with a Likert scale model, and hypothesis testing with simple regression analysis. The results of the study showed a significant negative effect of self control and communication skills on the aggression behavior of parents towards children in the city of Makassar. With the magnitude of the coefficient of determination or R Square. From the data analysis, the R Square is 0.07 or equal to 7%. This figure means that self control (X1) and communication skills (X2) simultaneously (together) affect the aggressiveness of parents to children in Makassar City by 7%. While the remaining 93% is influenced by other variables not examined in this study. The partial effect of self control is -0.172 and communication ability is -0.128, the coefficient is negative, which means that there is a significant negative effect between self-control and communication skills on the aggressiveness of parents to children. It means that the increased self-control and communication skills of parents, the more able to reduce the aggression behavior of parents towards their children. 
GAMBARAN KECENDERUNGAN KECANDUAN PORNOGRAFI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI JAKARTA BARAT Safitri, Safitri; Respati, Winanti Siwi; Luthfi, Aziz
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 15, No 2 (2017): JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v15i2.21

Abstract

AbstractPornography has become a lot of consumption of children, because the porn industry has been targeting children who have not baligh as a target. Therefore, early detection is needed to recognize the propensity of pornography addiction to children through fun and useful activities. The purpose of this research is to see the picture of pornography addiction tendency in elementary school children. The quasi-experimental research method, which will measure the propensity of pornography addiction through psychodrama activities and puberty training, with a modified gauge of Kimberly Young's Internet addiction gauge, with a realibility of 0.72. Respondents come from 3 Primary Schools in West Jakarta as many as 190 Students. Puberty preparation training activities that begin with psychodrama are well done for the detection of pornography addiction. The majority of students have seen pictures / scenes of pornography (86.3%), 73.2% accidentally, viewed at home 30.5%. And internet cafe 22.1%, via Hp and comics 39.5%% and games 37 , 4%. Feelings after seeing pornography majority disgust (46.4%), mediocre 15.8%, aroused 2.6%. Attitude after seeing the majority of pornography kapok (62.6%), the average 15.8%, and addicted 2.6%. Rates of pornography addiction tend to be moderate (69.5%) low 18.9% and high 11.6%. There is a relationship between student activity and pornography addiction rate with the origin of the school. Keywords: pornography, psychodrama, puberty training AbstrakPornografi sudah banyak menjadi konsumsi anak-anak, karena industri pornografi sudah menyasar anak-anak yang belum baligh sebagai targetnya. Untuk itu diperlukan deteksi dini untuk mengenali kecenderungan kecanduan pornografi pada anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Tujuan dalam penelitian ini adalah melihat gambaran kecenderungan kecanduan pornografi pada anak Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen, yang akan mengukur kecenderungan kecanduan pornografi melalui kegiatan psikodrama dan pelatihan pubertas, dengan alat ukur yang dimodifikasi dari alat ukur Kecanduan internet oleh Young, dengan nilai realibilitas 0,72. Responden berasal dari 3 Sekolah Dasar di Jakarta Barat sebanyak 190 Siswa. Kegiatan pelatihan persiapan pubertas yang dimulai dengan psikodrama baik dilakukan untuk pendeteksian kecanduan pornografi. Mayoritas siswa pernah melihat gambar/adegan pornografi (86,3 %), tidak sengaja 73,2 %, dilihat di rumah sendiri 30,5 %.dan warnet 22,1 %, melalui Hp dan komik 39,5 % % serta games 37,4 %. Perasaan setelah melihat pornografi mayoritas jijik ( 46,4%), biasa-biasa saja 15,8%, terangsang 2,6%. Sikap setelah melihat pornografi mayoritas kapok (62,6%), biasa-biasa saja 15,8 %, dan ketagihan 2,6 %. Tingkat kecenderungan kecanduan pornografi cenderung sedang (69,5% ) rendah 18,9 % dan tinggi 11,6 %. Ada hubungan antara kegiatan siswa dan tingkat kecenderungan kecanduan pornografi dengan asal sekolah. Kata kunci : pornografi, psychodrama, kuasi eksperimen 
DESCRIPTION OF FRIENDSHIP QUALITY IN YOGYAKARTA STUDENTS Abdillah, Muhamad Hasan; Anindita, Wiwid Dyah; Permatasari, Sita; Nabillah, Bella Rifqi; Mujidin, Mujidin
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 18, No 02 (2020): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v18i02.92

Abstract

Friendship is an adaptive function of individual maturity to fulfill a number of social, cognitive, and emotional needs. The purpose of this study is to find out the meaning of the quality of student friendship based on the stage of development and gender. The subjects of this study were S1 and S2 students in Yogyakarta with 200 students. The sampling technique used was a non-probability convenience sampling technique. The data collection tool is a closed and open questionnaire, with content analysis as the analysis of the data. The results showed that in the late male adolescent group, individuals felt close to their best friend, in the late adolescent group of women, individuals felt they believed their best friend could be a confidant who was able to provide solutions, in the early adult groups of men understanding and supporting each other as reasons the quality of friendship is broken, and in the early adult groups women confide in and believe as the reason for the quality of friendship. The conclusion is the reason for the quality of friendship based on the stages of development and gender there are differences, but in adolescent and adult women there are similarities. 
WORKLOAD ANALYSIS FUNGSIONAL DAN MENTAL UNTUK JOB DESIGN Mardiyanti, Ressy
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 17, No 01 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v17i01.12

Abstract

AbstractThis study aims to determine the workload and needs of employees as a basis for the company to run an efficiency program. Based on management's assessment at the beginning of PT. ABC stated that in East Java Bali Nusra (EJBN) total of employees is very high, but the opinion of the head of the region is not true. This study is an applied research specifically evaluation research. The research subjects were taken by cluster sampling technique. The research location is PT. ABC especially the EJBN region with a total of 23 employees, headquartered in Surabaya. From the research, it is known several things, namely the procedures for preparing / reviewing job descriptions, workloads and employee needs for each position. Some functions underload work, such as Marketing Coordinator, Courier, Customer Relation Officer (security), Health Service Admin. Some are in the normal criteria, including the functions of Marketing, Support / admin marketing, Engineer marketing, Finance & Treasury Support, computer support spesialist, General Affair Coordinators, Drivers, Operational Coordinators, Customer Relation Officers (Bali, NTT, NTB, KAI, Janitor, etc.). The function that is in the overload criteria is in the Head of EJBN position, Treasury, Controllers, and Chief Financial Coordinator, Personal Recruiter, and Customer Relations Officer who handles Customer Service in one company. Based on these data, the researcher designed the intervention, namely making job design by means of job enrichment, job enlargement, and rotation. Key Words : job design, job description, workload
PERKEMBANGAN SPIRITUAL REMAJA SMA DHARMA PUTRA Saputra, Denny Surya
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 16, No 02 (2018): Jurnal Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v16i02.3

Abstract

Berdasarkan pengalaman peneliti sebagai konselor sekolah di SMA Dharma Putra Tangerang, peneliti melihat bahwa perkembangan spiritualitas remaja di SMA Dharma Putra, secara khusus dalam hal perkembangan agama/iman menjadi satu kebutuhan penting untuk remaja dapat mengembangkan perilaku yang sehat dan diterima oleh lingkungannya. Oleh karena itu, perkembangan spiritualitas memiliki peranan yang penting bagi kehidupan remaja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran tahap yang dominan pada perkembangan spiritualitas remaja di SMA Dharma Putra, Tangerang.Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di SMA Dharma Putra Tangerang dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 siswa. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkembangan spiritual remaja SMA Dharma Putra didominasi oleh tahap 3 dengan indikator meninjau benar salahnya perilaku melalui pertimbangan remaja berdasarkan apa yang akan dikatakan oleh orang lain sebesar 23%. Kata kunci: remaja, perkembangan spiritualitas.

Page 6 of 10 | Total Record : 100