cover
Contact Name
Ridha Fadila Putri
Contact Email
ridhafadila61@gmail.com
Phone
+6282285329559
Journal Mail Official
stit.q@stit-alquraniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Affan Bachsin No.13 Manna Bengkulu Selatan 38518 Telp.(0739) 21689
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
ISSN : 24601292     EISSN : 27462773     DOI : Prefix by Crossref
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Education, which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Islamic Education, Education Policy, Learning Strategy, Management Education, Islamic Economic as well as the examination of contemporary issues in the field Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Praktik Mayanda Kebun Karet Masyarakat Bakumpai di Desa Muara Sumpoi Ditinjau dalam Ekonomi Islam Riko Rahman; Imam Qalyubi; Abdul Djalil; Muslimah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana praktik manyanda kebun karet masyarakat Bakumpai di desa Muara Sumpoi ditinjau dalam ekonomi Islam, yang diteliti menggunakan jenis kualitatif deskriptif.Data yang gali melalui observasi, wawancara dan dokumen kepada masyarakat Bakumpai di desa Muara Sumpoi yang berdomisili di pinggiran sungai Bariro. Dianalisis logis dan dialasis menggunakan teori dan pendapat para ahli dalam bidang muamalah dan budaya, dihubungkan dengan ekonomi Islam. Temuan penelitian bahwa manyanda kebun karet merupakan habitus masyarakat Bakumpai di desa Muara Sumpoi dilakukan sejak dahulu yang dilakukan dengan alasan ekonomi. Melakukannya dianggap sebagai solusi mengatasi kebutuhan materi yang mendesak. Proses manyanda hanya dilakukan secara lisan dan tidak ada penyerahan dokumen asli kepemilikan dari pihak rahin. Secara akad kemudian rukun dan syarat rahn sudah terpenuhi, namun dari segi sighat yang tidak dipermasalahkan dan ini yang menyebabkan hutang piutang terjadi dalam waktu lama. Pengambilan manfaat dari barang jaminan boleh saja dilakukan karena itu sudah diatur dalam kesepakatan awal dalam berakad, namunmanyanda bisa berlarut-larut, sehingga hasil dari kebun karet atau manfaatnya lebih besar dari hutang awal. Karenanya, semua pihak perlu memegang prinsip keadilandalam ekonomi Islam (sesuai hak), tanpa adanya diskriminasi dan penekanan, walaupun dilakukan atas dasar kekeluargaan atau saling tolong menolong. Kata Kunci: Mayanda Kebun Karet, Ekonomi Islam
Pengaruh Risiko Pembiayaan, Kecukupan Modal, Dana Pihak Ketiga dan Efisiensi Operasional Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia Sagab Baitullah; Rahmah, St; Muslimah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v1i1.13

Abstract

This study aimed to examine the influence of financing risk, capital adequacy,and third party funds to profitability of Islamic banks in Indonesia. The population of this study is Islamic Banks listed on the Indonesia Stock Exchange 2012-2016 period. The sampel is 8 of 5 years. Data obtained by the method of purposive sampling. Research hypotesis were tasted using multiple linear regresion method.The results of this study using risk financing no significant effect on profitability, capital adequacy significant effect on profitability, the third party fund had no significant effect on profitability and operational efficiency significant effect on profitabilitas. Keywords:financing risk, capital adequacy, third-party funds, operationl efficiency, profitability Islamic banks
Peningkatan Kemampuan Menulis Paragraf Deskripsi Menggunakan Strategi Pembelajaran Peta Konsep (Concept Mapping) Jolanda Dessye Parinussa; Viona Sapulette; Merlyn Rutumalessy; Anatasya Yoris
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v1i1.14

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraph deskripsi menggunakan strategi pembelajaran peta konsep (concept mapping). Jumlah subjek peneltiannya adalah 102 siswa di kelas VIII SMP AL Watan Ambon. Penelitian ini adalah Kuantitatif. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah quasi- experimental designs yang mengambil bentuk penilaian Pretest-Posttest Control Group Design (Rancangan Tes Awal dan Akhir dengan Kelompok Kontrol). Berdasarkan hasil tes uji validitas, ditemukan bahwa kelas eksperimen mempunyai nilai tertinggi yaitu 0,76 (kriterium validitas tinggi), sedangkan kelas kontrol, memiliki nilai validitas 0,60 (kriterium validitas sedang). Pembahasan angket menggunakan skala Likert dengan merujuk pada diagram untuk melihat tingkat jawaban siswa pada setiap soal. Menggunakan pedoman wawancara terstruktur untuk guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa melalui pembelajaran menulis paragraf deskripsi menggunakan strategi pembelajaran peta konsep dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pokok bahasan mengenai paragraf deskripsi Siswa Kelas VIII SMP Al-Watan Ambon. Kata Kunci: Concept Mapping, Strategi Pembelajaran, Peta Konsep
Urgensi Pengelolaan Keluarga sebagai Madrasatul’ula dalam Meminimalisir Dekadensi Moral Generasi Muda Masa Kini Rohmat Khanif; Muslimah, Muslimah; Ahmadi
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.033 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keluarga memerankan fungsionalnya sebagai madrasatul’ula untuk meminimalisir dekadensi moral yang dilakukan anak muda sekarang. Dikaji menggunakan metode penelitian library risert. Dilakukan dengan cara mengumpulkan dan mengelompokkan referensi yang berasal dari buku, jurnal, Al-Quran dan hadis, peraturan dan kamus yang berkenaan dengan urgensi keluarga sebagai madrasatul’ula akhlak anak muda. Selanjutnya, menelaah, membandingkan untuk mencari perbedaan dan persamaannya, sampai mendapatkan temuan baru hasil penelitian. Temuan penelitian ini menguatkan pernyataan bahwa generasi muda merupakan generasi penerus, penyambung, serta pembaharu dalam memajukan bangsa dan agama, karenanya wajib dioptimalkan dan diberdayakan oleh bangsa mulai dari masing-masing keluarga melalui pendidikan bahkan sejak awalnya. Fungsionalisasi keluarga sebagai madrasatul’ula merupakan tanggung jawab besar yang dipikul di dunia agar generasinya terhindar dari hal-hal yang negatif bahkan sampai akhirat agar generasinya selamat. Semuanya dapat dilakukan melalui pengelolaan dari peran dan kedudukan keluarga sebagai madrasatul’ula yang sesuai dengan ajaran agama Islam, agar tercipta generasi yang hahif, shaleh dan shalehah. Kata Kunci: Pengelolaan Keluarga, Madrasatul’ula, Dekadensi Moral
Upaya Pengembangan Manajemen Kewirausahaan dalam Meningkatkan Lulusan Sekolah Menengah Kjuruan Mohamad Din Hadi; Moh. Ilyas Iskandar; Muhamad
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.167 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v2i1.20

Abstract

Penelitian ini menfokuskan kajian tentang pengembangan manajemen kewirausahaan dalam meningkatkan lulusan sekolah menengah kejuruan (1) Bagaimana pembinaan jiwa kewirausahaan kepada siswa dalam mengembangkan wirausaha (2) Bagaimana pengembangan manajemen kewirausahaan di SMK. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yakni pemahaman dan penafsiran secara mendalam dan natural tentang makna dari fenomena yang ada dilapangan. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kewirausahaan, tim pengembang kewirausahaan, dan peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan pencermatan dokumen. Analisis data dilakukan dengan model dari Miles dan Huberman, yang meliputi langkah-langkah kegiatan : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Upaya dalam mewujudkan proses pembinaan jiwa kewirausahaan di SMK, mengunakan strategi yang menunjang, antara lain: a. Penanaman sikap dan perilaku wirausahawan, b. Penugasan, dan pendampingan, c. Guru mengunakan metode penugasan, dan pengalaman langsung d. Membuka wawasan atau mengunjugi perusahaan. (2) Pengembangan manajemen kewirausahaan di SMK diartikan sebagai proses kegiatan manajemen seperti : a. Perencanaan, b. Pengorganisasian, c. Menggerakkan, d. Pengawasan, telah memenuhi standar proses manajemen yang baik karna adanya kelengkapan program dan pasilitas yang menunjang Kata Kunci: Pengembangan Manajemen Kewirausahaan, Lulusan Sekolah, Manajemen Sekolah
The Concept Value of Islamic Education in Magah Duit Culture on the Merriage Process on Dayak Tribe Marriage Process at Central Kalimantan Syaipullah; Heni Rianti; Muslimah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.633 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.21

Abstract

The aim of this research was to know how the process The Concept Value of Islamic Education in Duit Magah Culture on the Merriage Process of Dayak on the Dayak Tribe Marriage Process in Central Kalimantan. This research used an ethnographic approach. In collecting data the researchers used observation, interview and documentation. The result show that the magah duit for marriage is a community tradition for someone who is getting married. This tradition is not certain in Islamic law, this is because this gift is different from dowry and mut'ah in marriage. As it is implemented in the field, the majority of people use this marriage money apprenticeship as afee walimatul Ursy (wedding party). This giving is not just in form money but also in the form of jewelry and other accessories. The amount of money apprenticeship this marriageis determined by consensus, but it is still the woman who determines it with a relatively high amount, so the men feel that this tradition is very burdensome. Keywords: Islamic Education Value, Maga Duit Culture, Dayak Tribe Marriage
Manajemen Kurikulum Tahfidz di Pondok Pesantren Ad Da’wah Lebak Banten Nani Sumarni; Andewi Suhartini; Nurwadjah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.947 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.22

Abstract

Manajemen kurikulum adalah sebagai suatu sistem pengelolaan kurikulum yang kooperatif, komprehensif, sistematik dalam rangka mewujudkan ketercapaian tujuan kurikulum. manajemen kurikulum merupakan suatu kegiatan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kurikulum. Terdapat lima prinsip yang harus diperhatikan dalam melaksanakan manajemen kurikulum, yaitu produktivitas, demokratisasi, kooperatif, efektivitas, pencapaian visi misi dan tujuan melalui proses dan kegiatan pengelolaan kurikulum. Manajemen kurikulum tahfidz sendiri melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, implementasi kurikulum dan evaluasi kurikulum. Pondok pesantren Ad Da’wah adalah salah satu pondok yang mempunyai program unggulan tahfidz Alqur’an. Dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz, pondok pesantren Ad Da’wah melalui tahap perencanaan yaitu dengan menyusun visi, misi dan tujuan untuk menyusun program kegiatan. Adapun aspek Pengorganisasian Manajemen Tahfidz Pesantren Ad Da’wah dengan penggunaan metode dalam pelaksanaan kurikulum yaitu metode fardi (individu), metode wahdah, metode muroja’ah, metode sima’I dan metode takrir. Aspek Implementasi manajemen kurikulum di laksanakan sesuai program yang sudah disusun, santri dikelompokkan berdasarkan halaqoh dengan satu pembimbing ustadz atau ustadzah. Sedangkan aspek evaluasi manajemen kurikulum dilaksanakan dengan evaluasi atau penilaian hapalan yang tealah mencapai target tertentu, yang harus disetorkan oleh santri kepada ustad/ustadzah pembimbingnya. Kata Kunci: Manajemen Pendidikan, Kurikulum Pesantren, Tahfidz Alqur’an
Salaf Islamic Boarding School Learning Model in Facing New Normal Abdul Khamid; Aida Dwi Rahmawati; Irhamudin
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.75 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.23

Abstract

This study aims to determine the learning model apllied by the ustad/ustadzah at the Salaf al Manar in dealing with New Normal. This type of research used is a qualitative method. Data collection was carried out through field observations, interviews with questionnaires, and literature studies. The validity of data includes trus, transferability, dependability, and certainly. The findings in this study were that the learning model in PP. Salaf al Manar in the New Normal was accordance with the health protocol. Positive impacts included increasing science and technology, a spirit of learning, being more sensitive to the importance of cleanliness and health, planning and preparing for the learning process to be further improved with various innovations. Some of obtacles include the lack of medical equipment, many students have not returned to the hut, the arrival of regular students and isolation beforehand parents, and the emergence of more spending. Keywords: Learning Model, Salaf Islamic Boarding School, New Normal
Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Berbasis Nilai-nilai Kerukunan Siti Khoirun Nisak
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.054 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.24

Abstract

The emergence of several conflicts in this country has made some parents anxious about how their child's life will be. Even though children are the nation's next generation. From this, it is necessary to develop Islamic Education material based on the values of harmony. The purpose of applying the values of harmony in the school environment is to create a harmonious atmosphere for teachers and students. So that it can have an effect on a wider environment outside the school that carries the values of harmony. The method used is the literature review from books and research journals. The results of this research, the development of the material carried out: 1. Giving some understanding of the concept, 2. Giving examples of actions or actions that have the value of harmony, 3. Asking students what students think and how students respond to a problem, 4. If the student's answer deviates from the value of harmony, the teacher corrects which one is correct, 5. Inviting students to practice actions that contain the values of harmony Keywords: Islamic Material Development, Islamic Education, Harmony Islamic Education
Implementasi Kebijakan Asesmen Kemampuan Minimum (AKM): Analisis Implementasi Kebijakan AKM) Heti Aisah; Qiqi Yulianti Zaqiah; A. Supiana
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.144 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v1i2.25

Abstract

Asesmen Kemampuan Minimum (AKM), merupakan kebijakan kemendikbud pengganti Ujian Nasional (UN). Apakah kegiatan ini akan sukses tepat sasaran dan mampu mendograk mutu pendidikan Indonesia di tingkat Internasional melalui Pisa-nya, semua tergantung dari bagaimana kemendikbud mengimplementasikan tujuan kegiatan AKM. Artikel ini akan membahas analisis implementasi kebijakan AKM yang saat ini sedang dilakukan, dikaitkan dengan teori-teori tentang implementasi sebuah kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik observasi, studi dokumentasi dan kajian literasi. Hasil analisis, menunjukkan bahwa kemendikbud sudah berhasil mengimplementasikan sosialisasi kebijakan AKM, terbukti, kebijakan ini sudah mampu diterima oleh semua pihak, termasuk orangtua siswa. Keberhasilan sosialisasi Implementasi kebijakan akan berhasil jika diawali dengan komunikasi dalam bentuk sosialisasi yang melibatkan semua pihak, dan dikelola secara matang dan penuh perencanaan.. Kata Kunci: Kebijakan Asesmen Kemampuan Minimum, Kebijakan AKM, Asesmen Kemampuan Minimum

Page 2 of 15 | Total Record : 144