cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 455 Documents
Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Melalui Kegiatan Bermain Peran. Irfan, Ahmad Zainul; Iman, Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18137

Abstract

Abstract: This study aims to improve early literacy skills among young children through role-playing activities at TK Negeri Lendang Tampel. The research employed a Classroom Action Research (CAR) model developed by Kemmis and McTaggart, conducted in two cycles consisting of planning, acting, observing, and reflecting stages. The participants were 30 children aged 5–6 years in group B. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using a descriptive qualitative approach. The findings revealed a significant improvement in children’s early literacy skills after implementing role-playing activities. The average achievement increased from 36.6% in the pre-cycle, to 63.3% in the first cycle, and reached 86.6% in the second cycle. Role-playing activities effectively expanded children’s vocabulary, enhanced word comprehension, and fostered confidence in verbal communication within enjoyable social contexts. Therefore, the role-play method is proven to be an effective and contextual strategy for stimulating early literacy development in early childhood education settings. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi awal anak usia dini melalui kegiatan bermain peran di TK Negeri Lendang Tampel. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan literasi awal anak setelah penerapan kegiatan bermain peran. Pada pra-siklus, kemampuan literasi anak berada pada tingkat 36,6%, meningkat menjadi 63,3% pada siklus I, dan mencapai 86,6% pada siklus II. Kegiatan bermain peran membantu anak memperluas kosakata, memahami makna kata, serta meningkatkan keberanian berbicara dalam konteks sosial yang menyenangkan. Dengan demikian, metode bermain peran terbukti efektif dalam menstimulasi literasi awal anak dan direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran kontekstual di lembaga PAUD.  
Penguatan Civic Skill dalam Good Citizenship Melalui Pembelajaran PPKn di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang Hadi, M. Samsul; Kurniawansyah, Edy; Basariah; Jumrawati; Amrullah, Muh. Khozin Arif; Nurhidayah, Cinta; Ramdhani, Rian Novia
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18156

Abstract

Abstract: This study aims to determine the efforts of PPKn teachers in instilling Civic skills in Good Citizenship through PPKn learning to grade VIII students at SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, the research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 22 people, 1 PPKn teacher and 21 grade VIII students. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation, questionnaires. Data analysis used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that: 1) the efforts of PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship to students are quite good, this is indicated by the efforts of teachers carried out in class, namely using varied learning methods. Involving students in completing individual and group assignments. Randomly selecting students to answer questions, 2) obstacles faced by PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship are, students who often come in and out of class so that they disrupt the teacher's concentration when explaining the material, students who only make other movements that disturb the concentration of other students, the lack of students' ability to obtain information about their assignments, the lack of a sense of responsibility in students to complete their assignments. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya guru PPKn dalam menanamkan Civic skill Dalam Good Citizenship melalui pembelajaran PPKn terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 22 orang, 1 orang guru PPKn dan 21 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship terhadap siswa sudah cukup baik, hal tersebut ditandai dari upaya guru dilakukan di kelas yaitu menggunakan metode belajar bervariasi. Melibatkan siswa menyelesaikan tugas individu maupun kelompok. Memilih secara acak siswa untuk menjawab pertanyaan; 2) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship yaitu, siswa yang sering keluar masuk kelas sehingga mengganggu konsentrasi guru saat memaparkan materi, siswa yang hanya membuat gerakan lain yang menggangu konsentrasi siswa lainnya, masih kurangnya kemampuan siswa dalam memperoleh informasi mengenai tugasnya, kurangnya rasa tanggung jawab pada diri siswa untuk menyelesaikan tugasnya.
Pengaruh Homesickness terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Rantau Pada Prodi Pendidikan Masyarakat di Universitas Riau Ramadani, Wahyu Cahya; Ayub, Daeng; Arien, Wilasari; Raja, Faisal Hamid Maka
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18157

Abstract

Abstract : One of the crucial elements that influences student success during higher education is motivation in learning. This study investigates the effect of homesickness on the learning motivation of migrant students in the Community Education Study Program at the University of Riau. Using a quantitative associative design, data were collected from 107 migrant students selected through purposive sampling. Questionnaires using a five-point Likert scale measured both homesickness and learning motivation. Data were analyzed using SPSS version 24 with descriptive and simple linear regression tests. The findings show that homesickness was in the very high category (mean = 4.50), while learning motivation was high (mean = 4.48). Regression analysis indicated a negative and significant relationship between homesickness and learning motivation (t = -15.457, R² = 0.695). Thus, higher homesickness levels correspond to lower learning motivation. The study highlights the need for universities to provide psychological and social support programs to help migrant students adapt and sustain motivation. Abstrak : Salah satu elemen krusial yang mempengaruhi keberhasilan siswa selama masa pendidikan tinggi adalah motivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh homesickness terhadap motivasi belajar mahasiswa rantau Program Studi Pendidikan Masyarakat di Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data yang dikumpulkan dari 107 mahasiswa rantau melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket skala Likert lima tingkat, dan analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 24 melalui uji deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat homesickness berada pada kategori sangat tinggi (mean = 4,50), sedangkan motivasi belajar berada pada kategori tinggi (mean = 4,48). Analisis regresi menunjukkan adanya hubungan negatif dan signifikan antara homesickness dan motivasi belajar (t = -15,457; R² = 0,695). Dengan demikian, semakin tinggi homesickness, semakin rendah motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan psikologis dan sosial dari pihak universitas agar mahasiswa rantau mampu beradaptasi dan mempertahankan motivasi belajar mereka.
Peran Pendidikan Sains dalam Mengembangkan Kompetensi Masa Depan: Kajian Kepustakaan Mustamiin, M.Zainal; Suastra, I Wayan; Arnyana, Ida Bagus Putu; Wibawa, I Made Citra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18162

Abstract

Abstract: This article examines the important role of science education in developing future competencies needed by students in the 21st century. Through a literature review of various relevant sources, this article analyzes how science education can facilitate the development of 21st century competencies including critical thinking skills, creativity, collaboration, communication, and scientific literacy. The review findings indicate that science education has a strategic role in preparing students to face global challenges through learning oriented toward developing 4C skills (critical thinking, creativity, collaboration, communication) and scientific literacy. The implementation of scientific approaches, STEM, and problem-based learning in science education has proven effective in developing future competencies. This article recommends the importance of transforming science learning to be more adaptive, innovative, and contextual to optimize the development of students' competencies in facing the era of industrial revolution 4.0 and society 5.0. Abstrak: Artikel ini mengkaji peran penting pendidikan sains dalam mengembangkan kompetensi masa depan yang dibutuhkan peserta didik di abad ke-21. Melalui kajian kepustakaan terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, artikel ini menganalisis bagaimana pendidikan sains dapat memfasilitasi pengembangan kompetensi abad 21 yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan literasi sains. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan sains memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global melalui pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keterampilan 4C (critical thinking, creativity, collaboration, communication) dan literasi sains. Implementasi pendekatan pembelajaran saintifik, STEM, dan pembelajaran berbasis masalah dalam pendidikan sains terbukti efektif dalam mengembangkan kompetensi masa depan. Artikel ini merekomendasikan pentingnya transformasi pembelajaran sains yang lebih adaptif, inovatif, dan kontekstual untuk mengoptimalkan pengembangan kompetensi peserta didik dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.
Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak Sebagai Upaya Pencegahan Perundungan Antar Siswa di SD Negeri 1 Kelayu Selatan Sururuddin, Muhammad; Islami, Dini; Hakim, Arif Rahman; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18167

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the implementation of the Child-Friendly School Movement program, analyze its effectiveness in preventing bullying between students, and identify obstacles encountered in its implementation. This study used a qualitative approach with descriptive methods. The research subjects consisted of the principal, homeroom teachers, and students in grades IV, V, and VI at SDN 1 Kelayu Selatan. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman interactive model, which includes data collection, data reduction, and conclusion drawing. The results indicate that the child-friendly school program at SDN 1 Kelayu Selatan was implemented well and had a positive impact on changing student behavior. Students became more caring, appreciated differences, and were able to control their emotions when interacting with peers. The school environment also becomes safer, more inclusive, and more comfortable for all students. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program gerakan sekolah ramaha anak (SRA), menganalisis efektivitasnya dalam mencegah perundungan antar siswa, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru wali kelas serta siswa-siswi kelas IV, V dan VI di SD Negeri 1 Kelayu Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sekolah ramah anak di SD Negeri 1 Kelayu Selatan terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku peserta didik. Peserta didik menjadi lebih peduli, menghargai perbedaan, serta mampu mengendalikan emosi dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Lingkungan sekolah juga menjadi lebih aman, inklusif, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.  
Manajemen Bank Sampah Dalang Collection dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Bank Sampah Dalang Collection Safitri, Neneng; Putra, M. Jaya Adi; Ramadhani, Masyitha
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18273

Abstract

Abstract: The achievement of a waste bank's objectives is inseparable from the implementation of good management. Therefore, research is needed to examine how waste bank management is based on the POSDCoRB framework and the extent to which the implementation of this management impacts the economic empowerment of workers through the stages of enabling (development), empowering (strengthening power), and independence (independence). The purpose of this study is to determine the management of the Dalang Collection Waste Bank in empowering the economic community in Bambu Kuning Village, Tenayan Raya District, Pekanbaru City based on the POSDCoRB theory and empowerment indicators according to Winarni (1998). The subjects in this study were the community (workers) of the Dalang Collection Waste Bank. The results of the study indicate that the implementation of POSDCoRB management at the Dalang Collection Waste Bank is closely related to the process of economic empowerment of workers. The management implemented is not only a waste bank management system, but also serves as a guideline in increasing the capacity, self-confidence, and economic independence of workers. Abstrak: Ketercapaian tujuan suatu bank sampah tidak akan terlepas dari penerapan manajemen yang baik. Maka diperlukan penelitian yang mengkaji bagaimana manajemen bank sampah berdasarkan kerangka POSDCoRB dan sejauh mana penerapan manajemen tersebut berdampak pada pemberdayaan ekonomi pekerja melalui tahap enabling (pengembangan), empowering (memperkuat daya), dan independence (kemandirian). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Bank Sampah Dalang Collection dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru berdasarkan teori POSDCoRB dan indikator pemberdayaan menurut Winarni (1998). Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat (pekerja) Bank Sampah Dalang Collection. Hasil penelitian menunjukkan penerapan manajemen POSDCoRB di Bank Sampah Dalang Collection memiliki keterkaitan erat dengan proses pemberdayaan ekonomi pekerja. Manajemen yang diterapkan bukan hanya menjadi sistem pengelolaan bank sampah, namun juga berfungsi sebagai pedoman dalam meningkatkan kapasitas, kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi pekerja.
Eksplorasi Metode Show and Tell dalam Pembelajaran Literasi dan Keterampilan Public Speaking pada Program Kesetaraan Paket C di PKBM Melati Indonesia Aripin, Jainul Rahmat; Susilo, Heryanto; Rosyanafi, Rofik Jalal; Putri, Fina Akmalia
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18590

Abstract

Abstract: This study aims to determine and analyze the exploration of the Show and Tell method at the Melati Indonesia Community Learning Activity Center in improving literacy and Public Speaking of students, as well as supporting and inhibiting factors in the application of the Show and Tell method in literacy and Public Speaking learning in the package C equivalency program at PKBM Melati Indonesia. This research method is qualitative using a case study research design. The results of this study indicate that students involved in this learning experience a significant increase in their literacy and Public Speaking skills. The supporting factors of this study are tutor support, student enthusiasm, a conducive learning environment, media and learning aids, and reflection and evaluation. The inhibiting factors of this study are students' lack of self-confidence and limited literacy skills. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis eksplorasi metode Show and Tell di PKBM Melati Indonesia dalam meningkatkan literasi dan Public Speaking warga belajar, serta fakor pendukung dan penghambat penerapan metode Show and Tell dalam pembelajaran literasi dan Public Speaking pada program kesetaraan paket Cdi PKBM Melati Indonesia. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan menggunakan rancangan penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran ini mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan literasi dan Public Speaking peserta didik. Faktor pendukung penelitian ini adalah dukungan tutor, antusiasme peserta didik, lingkungan belajar yang kondusif, media dan alat bantu pembelajaran, serta refleksi dan evaluasi. Faktor penghambat penelitian ini yaitu kurangnya rasa percaya diri peserta didik dan keterbatasan kemampuan literasi.
Program Pesisir Cerdas: Alternatif Edukasi Life Skill untuk Anak-Anak Pesisir Semarang Tambaklorok Ayuningsih, Maulia Firda; Fatimah, Nurul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.19322

Abstract

Abstract: The Smart Coastal Program has had a positive impact on improving critical thinking and character building. Coastal children in Indonesia generally face the same challenges, namely various educational problems, such as a lack of intellectual human resources and access to learning. The purpose of this paper is to identify the implementation of the Smart Coastal Program based on the themes of the learning curriculum and strategies for providing solutions to educational problems in coastal areas. This study uses a qualitative method with a case study approach. The Smart Coastal Program involves various activities and teaching methods, and so far, the program has had a significant impact on children. The Smart Coast Program, initiated by the Asa Edu Community, is a strategic effort to increase the participation of coastal children in Tambaklorok in education through a life skills-based learning approach. This program offers non-formal education with six main learning themes, including: self, family, school, environment, science, and community life, which are certainly relevant to the needs of children. Abstrak: Program Pesisir Cerdas cukup memberikan dampak positif terhadap peningkatan critical thinking dan pembentukan karakter. Anak-anak pesisir di Indonesia pada umumnya mengalami tantangan yang sama yaitu menghadapi berbagai masalah pendidikan, seperti kurangnya Sumber Daya Manusia dari segi intelektual dan akses terhadap pembelajaran. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengidentifikasi implementasi program Pesisir Cerdas berdasarkan tema-tema kurikulum pembelajar yang diusung dan strategi dalam memberikan solusi permasalahan pendidikan di daerah pesisir. Dalam penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Program Pesisir Cerdas, terdapat berbagai macam kegiatan dan metode pengajaran yang dilakukan, sejauh program berjalan sudah cukup berdampak kepada anak-anak. Program Pesisir Cerdas yang diinisiasi oleh Komunitas Asa Edu menjadi upaya strategis dalam meningkatkan partisipasi pendidikan anak-anak pesisir di Tambaklorok melalui pendekatan pembelajaran berbasis life skill. Program ini menawarkan Pendidikan Nonformal dengan mengusung enam tema utama pembelajaran diantaranya: diri sendiri, keluarga, sekolah, lingkungan, sains, hidup bermasyarakat yang tentunya relevan dengan kebutuhan anak-anak.
Strategi Pengelolaan Pembelajaran Program Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Morowali Salsabila; Said, Hasmira; Pahenra
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.19434

Abstract

Abstract: Non-formal education plays a strategic role in expanding access to education and improving the quality of human resources, particularly for communities underserved by formal education. One of the non-formal education units that plays a significant role in this context is the Non-Formal Education Unit of Learning Activity Center (SPNF-SKB). This study aims to analyze the learning management strategies of the non-formal education Package C program at SPNF-SKB Morowali and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects included the head of SPNF-SKB Morowali, equivalency education tutors, and active learners. Data were collected through interviews, observations, and documentation studies, and analyzed using the Miles and Huberman model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that learning management strategies at SPNF-SKB Morowali are implemented through three main stages: learning planning based on learners’ needs, contextual and participatory learning implementation using an andragogical approach, and learning evaluation emphasizing the achievement of functional competencies. Supporting factors include strong managerial commitment and adaptive tutor roles, while inhibiting factors include limited facilities, digital literacy constraints, and geographical conditions. The study concludes that adaptive and contextual learning management is a key determinant of the effectiveness of non-formal education implementation at SPNF-SKB Morowali. Abstrak: Pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang tidak terlayani oleh pendidikan formal. Salah satu satuan pendidikan nonformal yang berperan penting dalam hal tersebut adalah Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan pembelajaran program pendidikan nonformal Paket C di SPNF-SKB Morowali serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala SPNF-SKB Morowali, tutor pendidikan kesetaraan, dan warga belajar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan pembelajaran di SPNF-SKB Morowali dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan pembelajaran berbasis kebutuhan warga belajar, pelaksanaan pembelajaran yang bersifat kontekstual dan partisipatif dengan pendekatan andragogi, serta evaluasi pembelajaran yang menekankan pada pencapaian kompetensi fungsional. Faktor pendukung utama meliputi komitmen pengelola dan peran tutor yang adaptif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana prasarana, literasi digital, dan kondisi geografis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang adaptif dan kontekstual menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan pendidikan nonformal di SPNF-SKB Morowali.
Fenomena Fatherless Perspektif Al Qur’an (Analisis Wacana Para Nabi dalam Mendidik Anak) Farba, Aidal Jinani; Syauqani, Syamsu; Ridho, Abdul Rasyid
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.19452

Abstract

Abstract: The objectives of this research were to examine the fatherless p enomenon in the context of Muslim society, and to analyze the discourse of father’ roles in the Prophets’ stories in the Qur'an. This research used a qualitative approach in the form of library research with a thematic (maudhu‘i) interpretation method combined with discourse analysis. The primary data sources were from the Qur'an and classical and contemporary tafsir books, while the secondary sources were obtained from relevant  books  and  scientific  articles.  The  data  analysis  was  conducted descriptively and analytically to understand the construction of discourse on fatherhood in the Qur'an and its relevance to current social realities. The results of this research showed that the fatherless phenomenon in Muslim societies appeared in three main forms, namely physical, emotional, and functional forms, which were influenced by factors such as divorce, economic pressure, patriarchal culture, and low levels of parenting literacy. The Qur'an, through the stories of Prophet Ibrahim, Prophet Ya'quband Prophet Nuh, described the role of the father as a spiritual leader, educator  of  faith,  moral  guide,  emotional  protector, and  loving  dialogical communicator. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena fatherless dalam konteks masyarakat Muslim, serta menganalisis wacana peran ayah dalam kisah para Nabi di dalam Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif kepustakaan (library research) dengan metode Tafsīr tematik (maudhu‘i) yang dipadukan dengan analisis wacana. Sumber data primer berasal dari al-Qur’an dan kitab-kitab Tafsīr klasik maupun kontemporer, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku serta artikel ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk memahami konstruksi wacana pengasuhan ayah dalam al-Qur’an dan relevansinya dengan realitas sosial saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena fatherless dalam masyarakat Muslim muncul dalam tiga bentuk utama, yaitu fatherless fisik, emosional, dan fungsional, yang dipengaruhi oleh faktor perceraian, tekanan ekonomi, budaya patriarki, serta rendahnya literasi parenting ayah. Al-Qur’an melalui kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ya‘qub dan  Nabi Nūḥ menggambarkan peran ayah sebagai pemimpin spiritual, pendidik iman, pembimbing moral, pelindung emosional, dan komunikator dialogis yang penuh kasih sayang.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): Maret Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol 8, No 2 (2022): September Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Vol 2, No 2 (2016): September Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret More Issue