cover
Contact Name
Kholisussa'di
Contact Email
kholisussakdi@undikma.ac.id
Phone
+6287863548098
Journal Mail Official
kholisussakdi@undikma.ac.id
Editorial Address
Jalan Pemuda No. 59 A Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal
ISSN : 24425842     EISSN : 29629306     DOI : Prefix 10.33394
Jurnal Transformasi (JTNI) : Jurnal Pengembangan Pendidikan Non-Formal Informal is scientific journal published by Program StudI Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA). It has been published since 2016. JTNI contains scientific articles from research and critical review in Education, Teaching and Learning which include : Educational Non Formal Informal, Community Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 455 Documents
Pelaksanaan Pelayanan Pengasuh Terhadap Anak di Panti Asuhan Rumah Bahagia Pelita Kasih Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru Siahaan, Rani Margaretha; Azhar; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17798

Abstract

Abstract:  This study aims to find out how the implementation of caregiving services for children at the Rumah Bahagia Pelita Kasih Orphanage in Payung Sekaki District, Pekanbaru. This research is a descriptive type of research using a qualitative approach. This research was conducted at the Rumah Bahagia Pelita Kasih Orphanage, Pekanbaru, where data collection was carried out using documentation, observation and interviews involving 3 (three) caregivers as core informants and 3 (three) foster children as supporting informants. Furthermore, to search and organize the data, data analysis techniques were used in the form of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the interaction between caregivers and children is warm and caring, so that children feel comfortable and dare to tell stories. Activities carried out at the orphanage include learning activities, worship, and skills that are adjusted to the age and interests of children. The satisfaction of foster children is reflected in the pleasant atmosphere, cheerful faces, and their enthusiasm in participating in activities. These findings prove that caregivers have carried out their roles well in meeting the physical and emotional needs of foster children. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat Mengetahui bagaimana Pelaksanan Pelayanan Pengasuh Terhadap Anak di Panti Asuhan Rumah Bahagia Pelita Kasih Kec. Payung Sekaki, Pekanbaru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Rumah Bahagia Pelita Kasih, Pekanbaru yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara dengan melibatkan 3 (tiga) orang pengasuh sebagai informan inti dan 3 (tiga) orang anak asuh sebagai informan pendukung. Seterusnya untuk mencari dan menyusun data digunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yakni interaksi antara pengasuh dan anak berlangsung hangat dan penuh perhatian, sehingga anak merasa nyaman dan berani bercerita. Aktivitas yang dilakukan di panti mencakup kegiatan belajar, ibadah, dan keterampilan yang disesuaikan dengan usia serta minat anak. Kepuasan anak asuh tercermin dari suasana yang menyenangkan, wajah ceria, serta semangat mereka dalam mengikuti kegiatan. Temuan ini membuktikan bahwa pengasuh telah menjalankan perannya dengan baik dalam memenuhi kebutuhan fisik maupun emosional anak asuh.
Integrasi Nilai Gotong Royong Kearifan Lokal Begawe dalam Pembelajaran PKN Kelas IV SDN 1 Darmasari Azmi, Fathul Nurul; Rohini; Rodiyah, Hadiatul; Sulastri, Andi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17805

Abstract

Abstract: This study aims to describe the integration of Sasak tribe local wisdom values ​​in Civics learning for fourth graders at SDN 1 Darmasari. This study used a descriptive qualitative research method with the principal, fourth grade teachers, and fourth grade students as subjects. Data collection techniques used were direct observation, interviews, and documentation to obtain the required data. The data were analyzed using data analysis techniques according to Milles and Huberman: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that integrating local tribal wisdom values ​​into learning is crucial, particularly in Civics (PKN) instruction, as they must understand their own culture and environment. Integrating local wisdom into students is one way to preserve Sasak culture and prevent erosion due to globalization. Local wisdom values ​​integrated into Civics (PKN) learning include mutual cooperation (gotong royong), togetherness, cooperation, and social responsibility, reflected in local traditions such as begawe (traditional customs) and daily life practices. Integration can positively impact the development of student character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi nilai gotong royong kearifan lokal begawe dalam pembelajaran PKN kelas IV di SDN 1 Darmasari. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas IV dan peserta didik kelas IV, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi secara lansung untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal suku sangat penting untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran PKN karena mereka harus mengenal budaya dan lingkungan mereka sendiri, dengan mengintegrasikan kearifan lokal kepada peserta didik merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan suku Sasak sehingga dapat menghindari terkikisnya budaya akibat globalisasi. Nilai-nilai kearifan lokal yang terintegrasi dalam pembelajaran PKN antara lain gotong royong, kebersamaan, kerjasama serta tanggung jawab sosial yang tercermin  dalam tradisi lokal seperti begawe dan praktik kehidupan sehari-hari. Melalui pengintegrasian dapat memberikan dampak baik dalam pembentukan karakteristik peserta didik.
Pelaksanaan Pendidikan Karakter Religius Pada Anak Asuh di Panti Asuhan Maranatha Kota Pekanbaru Waruwu, Nurhayanti; Jais, Muhammad; Fitrilinda, Dafetta
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17806

Abstract

Abstract: The objective of this study was to examine the implementation of religious character education for children at the Maranatha Orphanage in Pekanbaru. This qualitative, naturalistic study employed documentation, observation, and interviews for data collection, involving five informants: three caregivers and two children. Data analysis was conducted using a data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of religious character education at the Maranatha Orphanage has been quite effective. The process includes a planning stage where teaching materials are sourced from the Bible, Christian spiritual books, and activity schedules are created in collaboration with church officials. In the organizing phase, caregivers perform their respective duties and functions. The implementation of several routine worship activities is actively followed by the children. The parenting methods used are the exemplary behavior of the caregivers and habituation. Supervision is carried out through direct monitoring with the assistance of CCTV, and evaluation is done by providing direct advice through personal approaches and giving impromptu quizzes. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter religius pada anak asuh di panti asuhan maranatha kota pekanbaru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian naturalistik dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi, observasi, dan wawancara yang melibatkan 5 (lima) informan sebagai subjek penelitian yang terdiri dari 3 (tiga) pengasuh dan 2 (dua) anak asuh.  Dalam menyusun data menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah  bahwa pelaksanaan pendidikan karakter religius pada anak asuh di panti asuhan maranatha kota pekanbaru telah berjalan cukup baik dimana proses pelaksanaannya mencangkup tahap perencanaan dimana bahan ajar diambil dari buku alkitab, buku-buku rohani kristen dan rundown kegiatan dibuat dengan bekerjasama dengan pengurus gereja. Pengorganisasian pengurus melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing. Pelaksanaan kegiatan ibadah rutin di panti berupa doa pagi dan malam, ibadah sekolah minggu, ibadah pemuda, ibadah kebaktian/family lingked, dan puasa jumat setengah hari. Metode pengasuhan yang digunakan adalah keteladanan pengasuh dan pembiasaan. Pengawasan dilakukan dengan pemantauan secara langsung dibantu CCTV dan evaluasi dilakukan dengan memberikan nasehat secara langsung melalui pendekatan personal dan memberikan kuis mendadak. Pengasuh menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap pembinaan karakter religius terhadap anak-anak asuh.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Video Interaktif Untuk Mengatasi Hambatan Membaca Pada Fase B di SDN 6 Kotaraja Asyuro, Farinda; Hadi, Yul Alfian; Susanti, Deny
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17809

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) determine how differentiated learning helps overcome reading barriers among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja, and 2) examine whether the use of interactive videos can increase reading interest among Phase B students (Grades III and IV) at SDN 6 Kotaraja. This research is a qualitative study using a descriptive method with 15 students and 2 classroom teachers as research subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of differentiated learning helped teachers adjust learning strategies to meet students’ needs and reading ability levels. Through this strategy, students with reading barriers had the opportunity to learn in more suitable ways, thereby minimizing those barriers. Furthermore, the use of interactive videos had a positive impact on increasing students’ reading interest. Thus, the implementation of differentiated learning assisted by interactive videos is feasible to apply, as it can improve students’ reading interest while also contributing to reducing reading barriers among Phase B students at SDN 6 Kotaraja. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dalam mengatasi hambatan membaca pada siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja, 2) Untuk mengetahui apakah penggunaan video interaktif dapat meningkatkan minat baca siswa fase B (kelas III dan IV) di SDN 6 Kotaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan 2 guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan serta tingkat kemampuan membaca siswa. Melalui strategi ini, siswa dengan hambatan membaca memperoleh kesempatan untuk belajar dengan cara yang lebih sesuai, sehingga hambatan tersebut dapat diminimalisasi. Lebih lanjut, penggunaan video interaktif memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan video interaktif layak diterapkan karena mampu meningkatkan minat baca siswa, sekaligus memberikan kontribusi dalam mengurangi hambatan membaca pada siswa fase B SDN 6 Kotaraja.
Problematika Guru Dalam Menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) SDN 2 Kembang Sari Hairi, Izzati; Sururuddin, Muhammad; Saputra, Ahmad Yudi; Husni, Muhammad
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17811

Abstract

Abstract: This study aims to: 1) identify the problems faced by teachers in implementing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and 2) describe solutions to address the problems experienced by teachers at SDN 2 Kembang Sari. This is a qualitative study using descriptive methods, and the data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The informants in this study consisted of the principal, teachers, and students at SDN 2 Kembang Sari. Data analysis was conducted through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The research results indicate that teacher challenges in implementing P5 include limited understanding of the P5 project, difficulty designing project topics, low creativity and innovation in designing project-based activities, limited facilities and infrastructure, difficulty allocating time, lack of collaboration with parents, and ineffective student understanding of the P5 project. Solutions implemented include improving teacher competency through training, technical guidance, and Teacher Working Group (KKG) activities, optimizing existing resources, strengthening internal collaboration among teachers, and ongoing evaluation and reflection each semester. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui problematika yang dihadapi guru dalam menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), 2) mendeskripsikan solusi untuk mengatasi problematika yang dialami guru SDN 2 Kembang Sari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, guru, dan peserta didik SDN 2 Kembang Sari. Analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika guru dalam menerapkan P5 meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang projek P5, kesulitan dalam merancang topik projek, rendahnya kreativitas dan inovasi dalam merancang kegiatan berbasis projek, keterbatasan sarana dan prasarana, kesulitan dalam mengalokasikan waktu, kurangnya kolaborasi dengan orang tua serta kurang efektifnya pemahaman siswa terhadap projek P5. Solusi yang diterapkan mencakup peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), optimalisasi sumber daya yang ada, penguatan kolaborasi internal antar guru, serta evaluasi dan refleksi berkelanjutan setiap semester.
Analisis Program Pembasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Siswa Kelas V SDN 3 Pancor Numina; Zohrani; Hamdi, Zulfadli
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17821

Abstract

Abstrack: This study aims to analyze the Literacy Habituation Program on the Reading and Writing Skills of Fifth Grade Students at SDN 3 Pancor in the 2025/2026 academic year. The research used descriptive qualitative research with data collection techniques including observation, interviews, and documentation to obtain the necessary data. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, verification, and conclusion drawing. The literacy habituation program is a structured program involving students, educational institutions, and parents, with the aim of improving community literacy skills. The literacy habituation program has a positive impact on students' reading and writing skills. Based on the results and discussion of the research on the Analysis of the Literacy Habituation Program on the Reading and Writing Skills of Fifth Grade Students at SDN 3 Pancor, it can be concluded that the literacy motivation of students at SDN 3 Pancor, particularly fifth graders, is quite good. This is evidenced by the large number of students participating in school literacy activities, the existence of a text-rich environment, student reading journals, and improved student learning outcomes on educational report cards. Every program inevitably has challenges or obstacles, and the challenges at SDN 3 Pancor include limited library facilities and a lack of diverse reading materials. The school consistently seeks solutions and complements these shortcomings to achieve the goals of the literacy habituation program at SDN 3 Pancor. One solution is utilizing the digital library, establishing a text-rich environment, and establishing a reading corner. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Program Pembiasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Kelas V SDN 3 Pancor Tahun 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang diperlukan. Program pembiasaan literasi merupakan program yang terstruktur yang melibatkan peserta didik, lembaga pendidikan, dan orang tua, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi masyarakat. Adanya program pembiasaan literasi memberikan dampak yang baik bagi keterampilan membaca dan menulis peserta didik. Berdasarkan hasil serta pembahasan penelitian tentang Analisis Program Pembiasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Peserta didik Kelas V SDN 3 Pancor, dapat disimpulkan bahwa motivasi literasi peserta didik di SDN 3 Pancor khususnya kelas V yaitu cukup baik, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta didik yang berpartisipasi pada kegiatan literasi sekolah, adanya lingkungan kaya teks, jurnal baca siswa, dan meningkatnya hasil belajar peserta didik pada raport pendidikan. Setiap program pastinya memiliki kendala atau hambatan yang dialami, adapun kendala yang ada di SDN 3 Pancor yaitu fasilitas diperpustakaan yang masih terbatas dan kurangnya variasi bahan bacaan. Adanya kendala tersebut pihak sekolah mengupayakan kelengkapan fasilitas sekolah terutama bahan bacaan peserta didik, memanfaatkan perpustakaan digital, mengadakan lingkungan kaya teks, pojok baca dan mengupayakan suasana kegiatan literasi yang menyenangkan.
Pengembangan Bahan Ajar IPAS Berbasis Ekologi Pada Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar SDN 2 Lepak Timur Apriani, Rina; Alwi, Mijhamuddin; Mukti, Husnul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17854

Abstract

Abstract: This research aims to develop ecology-based Natural and Social Sciences (IPAS) teaching materials for fifth grade students at SDN 2 Lepak Timur. The research model used is the ADDIE development model which includes analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The research subjects consisted of three experts (materials, media and language) and 25 fifth grade students. Data collection techniques used interviews, observation, questionnaires and documentation, while data analysis was carried out descriptively quantitatively using a Likert scale. The research results showed that the teaching materials developed received an average rating from display/media experts of 83 (very good category), material experts of 82 (good category), and language experts of 82 (good category). Student responses reached 92% in the very good category. This proves that the developed ecology-based science and science teaching materials are suitable for use in learning, able to increase students' understanding of the concept of ecosystem balance, and provide a more contextual and meaningful learning experience. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis ekologi pada siswa kelas V SDN 2 Lepak Timur. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli (materi, media, dan bahasa) serta 25 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan skala Likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh penilaian rata-rata dari ahli t ampilan/media sebesar 83 (kategori sangat baik), ahli materi sebesar 82 (kategori baik), dan ahli bahasa sebesar 82 (kategori baik). Respon siswa mencapai 92% dengan kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa bahan ajar IPAS berbasis ekologi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran, mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep keseimbangan ekosistem, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Aktualisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Penggunaan Pakaian Tradisional Sasak Melalui Pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur Wardani, Norma Sopia; Habibuddin; Burhanuddin; Hadi, Yul Alfian
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17863

Abstract

Abstract: This study aims to describe teachers’ and students’ perceptions regarding Sasak traditional clothing, to describe the process of actualizing local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning, and to identify the role and function of teachers in integrating Sasak local wisdom values into IPAS learning. This research employed a qualitative method. The data sources were fourth-grade teachers and students. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data validity was tested using credibility, transferability, dependability, confirmability, and reliability. Data analysis employed the Miles and Huberman model, consisting of data collection, data reduction, data presentation, and taking conclusion. The results at SD Islam NW Kotaraja show that the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing in IPAS learning is carried out through initial habituation by introducing students to Sasak cultural values. The actualization process is still conducted in general terms, meaning that there is no specific program focusing on the actualization of local wisdom values through the use of Sasak traditional clothing. Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru dan peserta didik terkait pakaian tradisional sasak, mendeskripsikan proses aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini enggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data dari penelitian ini yaitu Guru kelas IV dan peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan kredibilitas, transferabilitas, depenabilitas, confirmabilitas dan realibilitas. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian di SD Islam NW Kotaraja menunjukkan bahwa adanya aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak melalui pembelajaran IPAS di SD Islam NW Kotaraja di lakukan melalui pembiasaan-pembiasaan awal dengan mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak kepada peserta didik. Pengaktualisasian nilai-nilai kearifan lokal masih dilakukan secara umum, artinya tidak ada program khusus yang memfokuskan pada aktualisasi nilai kearifan lokal pada penggunaan pakaian tradisional sasak. Upaya yang dilakukan oleh guru adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal suku sasak dalam pembelajaran IPAS dan melalui pembiasaan-pembiasaan perilaku di sekolah serta melalui kegiatan-ketgiatan positif lainnya, sehingga dengan dibelajarkannya tentang nilai-nilai kearifan lokal suku sasak diharapkan dapat melestarikan budaya lokal.
Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Kelas IV di SD Negeri Lingkok Bunut Kecamatan Janapria Rizaldo, Enki; Kudsiah, Musabihatul; Wardani, Iwan Usma
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17868

Abstract

Abstract: This study aims to determine and describe teachers' efforts in developing discipline and responsibility in fourth-grade students at Lingkok Bunut Elementary School. The focus of the study is directed at how teachers implement role models, habituation, rule enforcement, and assignments and responsibilities as strategies for instilling the values ​​of discipline and responsibility in students. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation with teachers, the principal, and students. The data obtained were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques to obtain a comprehensive picture of the process of developing student discipline and responsibility in schools. The results indicate that teachers play a crucial role in developing student discipline through role models, habituation, and rule enforcement, while responsibility is instilled through assignments and social responsibilities. Obstacles encountered include internal factors, such as lack of motivation to learn and differences in student character, as well as external factors such as lack of parental attention and peer influence. However, these obstacles can be overcome through teacher consistency, a personal approach, and collaboration with parents, resulting in gradual positive changes in students' discipline and responsible behavior. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya guru dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab siswa kelas IV di SDN Lingkok Bunut. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana guru menerapkan keteladanan, pembiasaan, penegakan aturan, serta pemberian tugas dan amanah sebagai strategi dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, serta siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga diperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses pembentukan disiplin dan tanggung jawab siswa di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam membentuk disiplin siswa melalui keteladanan, pembiasaan, dan penegakan aturan, sedangkan sikap tanggung jawab ditanamkan melalui pemberian tugas serta amanah sosial. Hambatan yang dihadapi antara lain berasal dari faktor internal, seperti kurangnya motivasi belajar dan perbedaan karakter siswa, serta faktor eksternal berupa kurangnya perhatian orang tua dan pengaruh teman sebaya. Meski demikian, hambatan dapat diatasi dengan konsistensi guru, pendekatan personal, serta kerja sama dengan orang tua sehingga perilaku disiplin dan tanggung jawab siswa mengalami perubahan positif secara bertahap.
Menanamkan Pendidikan Karakter Siswa Melalui Permainan Tradisional Sasak “Benteng” di SDN 1 Pringgasela Hafani, Rizda; Hadi, Yul Alfian; Saputra, Ahmad Yudi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17871

Abstract

Abstract: This study aims to determine how to instill character education in SDN 1 Pringgasela through the "Benteng" game and to determine the extent of the positive impact of the Sasak Benteng game on students’ character. This study used a qualitative method with a descriptive research type. The location of this research was SDN 1 Pringgasela. The objects of this study were fourth-grade students and the subjects were fourth-grade teachers. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. While data analysis used in this study were data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that character education in SDN 1 Pringgasela, especially in fourth-grade students, can be instilled through the traditional Sasak Benteng game. Instilling character education in the traditional Sasak Benteng game at SDN 1 Pringgasela, researchers found that students enjoyed the game and were very enthusiastic about playing it. After the researchers introduced it, the students were very interested. The character traits students learned from playing Benteng included honesty, cooperation, discipline, unity, solidarity, responsibility, morality, self-confidence, sportsmanship, and sportsmanship. The positive impact of the traditional Sasak Benteng game on students’ character is that this traditional Sasak Benteng game is very suitable for instilling character education in students. There are many positive impacts when playing Benteng, as students can develop their character. By playing Benteng, students also learn that traditional games have many benefits, and that Sasak Benteng can also improve attitudes. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menanamkan Pendidikan karakter di SDN 1 Pringgasela pada permainan benteng dan untuk mengetahui sejauh mana dampak positif dari permainan sasak benteng pada karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriftif, tempat pelaksanaan penelitian di SDN 1 Pringgasela, objek penelitian ini siswa kelas IV dan subjek yaitu guru kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan karakter di SDN 1 Pringgasela khususnya dikelas IV dapat ditanamkan melalui permainan tradisional sasak benteng. Peneliti menemukan bahwa siswa menyukai permainan tradisional sasak benteng dan juga sangat bersemangat dalam memainkan permainan benteng, adapun karakter yang didapatkan siswa dalam bermain benteng yaitu jujur, kerjasama, disiplin, persatuan, solidaritas, bertanggung jawab, moral, percaya diri, sportivitas, olahraga. Dampak positif permainan tradisional sasak benteng bahwa permainan tradisional sasak benteng ini sangat cocok digunakan untuk menanamkan pendidikan karakter pada siswa. Dengan bermain benteng siswa juga dapat mengetahui permainan tradisional itu mempunyai banyak manfaat untuk dimainkan, dan juga permainan sasak benteng ini juga dapat meningkatkan sikap menjadi lebih baik.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): Maret Vol. 11 No. 2 (2025): September Vol. 11 No. 1 (2025): Maret Vol 11, No 1 (2025): Maret Vol 10, No 2 (2024): September Vol. 10 No. 2 (2024): September Vol 10, No 1 (2024): Maret Vol. 10 No. 1 (2024): Maret Vol 9, No 2 (2023): Volume 9 Nomor 2 Edisi September 2023 Vol 9, No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Edisi Maret 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): September Vol 9, No 2 (2023): September Vol. 9 No. 1 (2023): Maret Vol 9, No 1 (2023): Maret Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 Nomor 2 Edisi September 2022 Vol 8, No 1 (2022): Volume 8 No 1 Edisi Maret 2022 Vol 8, No 2 (2022): September Vol. 8 No. 2 (2022): September Vol 8, No 1 (2022): Maret Vol. 8 No. 1 (2022): Maret Volume 7 Nomor 2 Edisi September 2021 Vol. 7 No. 2 (2021): September Vol 7, No 2 (2021): September Vol 7, No 1 (2021): Maret Vol. 7 No. 1 (2021): Maret Volume 7 Nomor 1 Edisi Maret 2021 Volume 6 Nomor 2 Edisi September 2020 Vol 6, No 2 (2020): September Vol. 6 No. 2 (2020): September Vol. 6 No. 1 (2020): Maret Volume 6 Nomor 1 Edisi Maret 2020 Vol 6, No 1 (2020): Maret Volume 5 Nomor 2 Edisi September 2019 Vol 5, No 2 (2019): September Vol. 5 No. 2 (2019): September Vol. 5 No. 1 (2019): Maret Volume 5 Nomor 1 Edisi Maret 2019 Vol 5, No 1 (2019): Maret Vol 4, No 2 (2018): September Vol. 4 No. 2 (2018): September Volume 4 Nomer 2 Edisi September 2018 Vol 4, No 1 (2018): Maret Volume 4 Nomer 1 Edisi maret 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Maret Vol 3, No 2 (2017): September Vol. 3 No. 2 (2017): September Volume 3 Nomer 2 Edisi September 2017 Volume 3 Nomer 1 Edisi Maret 2017 Vol. 3 No. 1 (2017): Maret Vol 3, No 1 (2017): Maret Vol 2, No 2 (2016): September Volume 2 Nomer 2 Edisi September 2016 Vol. 2 No. 2 (2016): September Volume 2 Nomer 1 edisi Maret 2016 Vol 2, No 1 (2016): Maret Vol. 2 No. 1 (2016): Maret More Issue