cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Repatriasi sebagai Diskursus Publik di Museum Singhasari: Analisis Pandangan Pengunjung, Pegawai, dan Mahasiswa Magang tentang Penempatan Arca Singosari Islamiyah, Lidya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3076

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi perspektif dari berbagai pemangku kepentingan di Museum Singhasari, Kabupaten Malang, terkait penempatan arca-arca peninggalan Kerajaan Singhasari yang telah direpatriasi dari Belanda. Repatriasi warisan budaya merupakan isu penting dalam upaya pengembalian identitas nasional, pelestarian memori kolektif, serta rekonstruksi kesadaran sejarah bangsa Indonesia pasca-kolonialisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan pegawai museum, mahasiswa magang, dan pengunjung mengenai kesiapan Museum Singhasari dalam menerima arca-arca asli tersebut serta menelaah potensi dampaknya terhadap peningkatan kepuasan dan minat pengunjung terhadap museum daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik triangulasi data, melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi lapangan. Data dikumpulkan dari tiga kelompok informan utama yang memiliki peran berbeda terhadap pengelolaan dan kunjungan museum. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman pandangan terkait lokasi ideal penempatan arca hasil repatriasi. Sebagian responden menilai Museum Nasional Jakarta lebih layak karena memiliki fasilitas konservasi dan keamanan yang memadai, sementara sebagian lainnya menginginkan arca dikembalikan ke Museum Singhasari sebagai representasi autentik sejarah lokal. Temuan ini menegaskan bahwa repatriasi bukan sekadar proses pemindahan artefak, tetapi juga merupakan wacana strategis dalam membangun kesadaran budaya, memperkuat identitas daerah, dan mendorong kolaborasi lintas lembaga untuk pengembangan museum daerah. Dengan peningkatan fasilitas, edukasi publik, dan manajemen koleksi, Museum Singhasari berpotensi menjadi pusat sejarah lokal yang lebih inklusif dan berdaya tarik tinggi.
Information System for Financial Management Advancing Village Community Empowerment Across Bali Province Nugraha, Putu Gede Surya Cipta; Indrawan, I Putu Yoga; Desmayani, Ni Made Mila Rosa; Mahendra, Gede Surya; Yuliandari, Ni Kadek
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3080

Abstract

Manual financial recording at the Community and Village Empowerment Service of Bali Province undermines traceability, delays reporting, and heightens the risk of data loss. This study designs and implements a web-based financial management information system that centralizes data capture, processing, storage, and reporting with role-based controls (treasurer, secretary, head of finance). Development followed the waterfall model—requirements definition; system and software design; implementation with unit testing; integration and system testing; and operation and maintenance—supported by clear specifications for security, reliability, and usability. The implemented system manages employee records, cash flows, changes in capital, balance sheets, and income statements, and generates printable managerial reports. Functional verification via black-box testing showed successful execution across all tested pages, indicating correctness of critical workflows (authentication, data entry, and reporting). A user acceptance test involving six finance staff yielded an average score of 81.04%, with the system aspect (appearance and operability) at 82.00%, the user aspect (comprehension and task support) at 77.78%, and the interaction aspect (accessibility and link/page reliability) at 83.33%. These quantitative results indicate that the application meets user needs and is suitable for operational deployment. Practically, adoption is expected to improve transparency, strengthen internal control, accelerate period closing, and reduce operational risk in public-sector finance. The structured lifecycle and role-aware design further provide a foundation for future enhancements, including broader usability evaluations, security hardening under higher loads, integration with e-government data sources, and mobile or offline modules to support bandwidth-constrained environments.
Pengaruh Artificial Intelligence (AI) terhadap Pengalaman dan Loyalitas Konsumen Mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada E-commerce Shopee Sabila, Desta Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh Artificial Intelligence terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (2) pengaruh Artificial Intelligence terhadap pengalaman konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (3) pengaruh pengalaman terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (4) pengaruh pengalaman memediasi hubungan antara Artificial Intelligence terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan sumber data primer. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling yaitu mahasiswa aktif Universitas Sebelas Maret tahun ajaran 2025/2026 yang pernah menggunakan Shopee. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Model (SEM) untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Artificial Intelligence berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (2) Artificial Intelligence berpengaruh positif signifikan terhadap pengalaman konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (3) pengalaman berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce Shopee, (4) pengalaman memediasi secara positif signifikan hubungan antara Artificial Intelligence terhadap loyalitas konsumen mahasiswa Universitas Sebelas Maret pada e-commerce
Pengelompokan Generasi Z Kota Jambi Pengguna Instagram Berdasarkan Perbandingan Sosial, Citra Diri, dan Self Esteemm Metode Agglomerative Hierarchical Clustering Novalia, Iis; Setiawan, Dedy; Ilhami, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3084

Abstract

Perkembangan media sosial telah menciptakan fenomena perbandingan sosial yang kuat di kalangan Generasi Z, terutama melalui platform seperti Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perbandingan sosial serta hubungannya dengan citra diri dan self-esteem pada Generasi Z di Kota Jambi. Menggunakan metode Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC), penelitian ini mengelompokkan 384 responden berusia 15–27 tahun berdasarkan kemiripan karakteristik psikologis tanpa menentukan jumlah klaster sejak awal. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat perbandingan sosial, citra diri, dan self-esteem. Analisis dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas, standarisasi data, serta penerapan empat metode linkage: single, complete, average, dan ward, dengan evaluasi menggunakan Silhouette Coefficient. Hasil menunjukkan metode Ward menghasilkan nilai tertinggi sebesar 0,1576, dan konfigurasi dua klaster menjadi yang paling optimal dengan nilai 0,1897. Klaster pertama berisi 321 responden dengan karakteristik psikologis stabil, citra diri positif, dan aktivitas Instagram 2–3 jam per hari. Klaster kedua terdiri dari 63 responden dengan tingkat perbandingan sosial tinggi, citra diri fluktuatif, dan self-esteem rentan. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi digital dan intervensi psikososial untuk menjaga keseimbangan mental Generasi Z di era media sosial.
Merajut Benang Digital: Dialektika Literasi Teknologi dan Transformasi Sosial dalam Masyarakat Pedesaan Kontemporer Sutopo, Dhanny Septimawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3086

Abstract

Transformasi digital menjadi keniscayaan dalam pembangunan pedesaan kontemporer, namun implementasinya menghadapi tantangan kompleks yang melampaui dimensi teknis-infrastruktural. Penelitian ini mengkaji dialektika antara literasi teknologi dengan transformasi sosial dalam masyarakat pedesaan Indonesia, khususnya dalam konteks program Desa Digital yang dicanangkan pemerintah pada tahun 2025. Menggunakan pendekatan sosiologi kualitatif dengan analisis data sekunder dari berbagai sumber jurnal, laporan pemerintah, dan studi kasus implementasi program digitalisasi desa, penelitian ini mengungkap bahwa kesenjangan digital di pedesaan bukan sekadar persoalan akses infrastruktur, melainkan fenomena multi-dimensi yang melibatkan aspek ekonomi, pendidikan, budaya, dan kapasitas kelembagaan. Temuan menunjukkan bahwa dari 75.265 desa di Indonesia, hanya sekitar 14.000 desa (18,6%) yang memanfaatkan dana desa untuk digitalisasi dalam tiga tahun terakhir, mengindikasikan adanya gap signifikan antara kebijakan dan implementasi. Penelitian ini mengidentifikasi empat dimensi kritis dalam dialektika transformasi digital pedesaan: (1) kesenjangan infrastruktur dan akses internet yang masih menjangkau 13% desa belum terkoneksi; (2) rendahnya literasi digital masyarakat dengan disparitas urban-rural yang mencapai 23,38%; (3) keterbatasan kapasitas ekonomi untuk mengakses perangkat dan layanan digital; serta (4) resistensi kultural terhadap perubahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital yang berkelanjutan memerlukan pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan literasi digital berbasis komunitas, pemberdayaan ekonomi lokal, dan integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam proses digitalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan framework transformasi digital pedesaan yang partisipatif dan kontekstual, serta merekomendasikan strategi kebijakan yang lebih responsif terhadap keragaman kondisi sosio-kultural masyarakat desa di Indonesia.
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Fasilitas terhadap Kepuasan Konsumen di Labersa Hotel & Convention Centre Toba–Sumut Audia, Nabila Reza; Tanjung, Yahya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3092

Abstract

Era globalisasi yang semakin kompetitif, sektor pariwisata menjadi salah satu sektor ekonomi yang memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan penting dalam perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak kualitas pelayanan, harga, dan fasilitas terhadap kepuasan konsumen di Labersa Hotel & Convention Centre Toba - Sumut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal asosiatif, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara variabel-variabel ini. Data ini dikumpulkan melalui kuesioner yang telah disebarkan kepada 100 responden yang sebelumnya pernah menginap di Labersa Hotel & Convention Centre Toba-Sumut, menggunakan teknik purposive sampling, dimana pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang dapat mewakili populasi yang ada. Adapun hasil penelitian ini menunjukan secara khusus, menemukan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Demikian pula, fasilitas juga menunjukkan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Namun, harga ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Nilai Adjustes R square 0,515 dapat disebut koefisien determinasi, hal ini berarti 0,515 (51,1%) keputusan dapat diperoleh dan dijelaskan oleh kualitas pelayanan, harga, dan fasilitas sedangkan sisanya 48,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Penelitian ini menjelaskan pentingnya kualitas pelayanan yang konsisten dan fasilitas yang terawat dengan baik dalam meningkatkan kepuasan tamu di Labersa Hotel.
Pendekatan Promosi Syariah Dalam Meningkatkan Minat Tabungan Haji IB (Islamic Banking) Di Bank Mega Syariah KC Mataram Yani, Sri Handa; Rusmiati, Rosida; Rosyidi, Mushawir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan promosi syariah dalam meningkatkan minat masyarakat menabung pada produk Tabungan Haji iB di Bank Mega Syariah KC Mataram. Pendekatan promosi syariah yang diterapkan mencakup strategi edukatif, emosional-religius, personal selling, dan pemanfaatan media digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi edukatif meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akad dan manfaat tabungan haji, sedangkan pendekatan emosional-religius menumbuhkan motivasi spiritual dan kesadaran ibadah. Personal selling terbukti efektif membangun kepercayaan serta hubungan sosial antara nasabah dan pihak bank, sementara media digital meski masih terbatas, berperan penting menjangkau segmen pasar lebih luas. Data internal bank memperlihatkan adanya peningkatan jumlah nasabah dan tingkat kepuasan terhadap layanan Tabungan Haji iB seiring penerapan promosi berbasis nilai-nilai syariah. Hambatan yang ditemui antara lain rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan sumber daya promosi digital, serta meningkatnya persaingan antarbank syariah. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan promosi syariah yang terpadu dan bernilai spiritual mampu meningkatkan minat masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan serta loyalitas nasabah.
Peran Kepuasan Pelanggan Dalam Memediasi Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Pada Pengguna Shopee Food Di Kota Mataram) Hamdi, Syaid Nur; Widiyasti, Baiq Dinna; Josman, Lady Faerossa; Dethan, Stevany Hanalyna; Jati, L. Jatmiko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3085

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi substansial dalam gaya hidup masyarakat, termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu wujud nyata dari kemajuan ini adalah munculnya layanan pesan-antar makanan daring (OFDS), yang memungkinkan konsumen memesan makanan dan minuman melalui aplikasi tanpa harus mengunjungi restoran secara langsung. Di Indonesia, layanan (OFDS) telah mengalami pertumbuhan pesat, ditandai dengan hadirnya berbagai penyedia layanan besar, seperti Gojek (melalui GoFood), Grab (melalui GrabFood), dan Shopee (melalui Shopee Food).  Shopee secara khusus menekankan platform berbasis selulernya, yang memudahkan pengguna untuk mencari, berbelanja, dan berjualan langsung dari ponsel mereka. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria utama adalah pengguna Shopee Food yang telah melakukan setidaknya dua transaksi dalam tiga bulan terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) yang didukung oleh perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Lebih lanjut, kepuasan pelanggan juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Lebih lanjut, kepuasan pelanggan terbukti memediasi sebagian hubungan antara kualitas layanan dan loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan yang optimal dapat memperkuat kepuasan pelanggan, yang pada gilirannya secara tidak langsung mendukung penguatan loyalitas pelanggan terhadap Shopee Food. 
Analisis dan Perancangan Digital Commerce untuk Peningkatan Produk Unggulan Koperasi Bintang Terang Binangun Mubarak, Zulfikar Yusya; Nurwibowo, Fajar; Irawansah, Opi; Rachmawati, Indra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3095

Abstract

Desa Binangun termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem di Indonesia, dengan mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian dan usaha mikro. Koperasi Desa Binangun didirikan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dan pemasaran produk unggulan desa, yaitu keripik pisang dan minyak Sacha Inchi. Namun, koperasi menghadapi tantangan utama dalam akses pasar dan pemanfaatan teknologi digital, yang menghambat daya saing produk. Saat ini, metode pemasaran koperasi masih konvensional, sehingga sulit menjangkau pasar yang lebih luas. Rendahnya literasi digital di kalangan anggota koperasi serta keterbatasan infrastruktur dan modal juga menjadi kendala dalam strategi pemasaran digital. Selain itu, proses operasional koperasi yang masih manual menyebabkan inefisiensi dalam pencatatan transaksi, manajemen stok, dan layanan pelanggan, serta kurangnya transparansi dalam manajemen keuangan. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan penerapan digital commerce sebagai solusi strategis. Digital commerce dapat membantu koperasi memperluas jaringan distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, serta meningkatkan daya saing produk unggulan desa. Melalui digitalisasi, koperasi dapat memanfaatkan strategi pemasaran berbasis teknologi, mengoptimalkan pencatatan transaksi, serta meningkatkan transparansi keuangan. Penelitian ini berfokus pada perancangan platform digital commerce yang sesuai dengan kebutuhan Koperasi Desa Binangun. Tujuannya adalah memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Dengan adopsi teknologi digital, koperasi dapat bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih modern dan kompetitif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat desa
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Smart Box terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri Baros 1 Maulana, Reza; Fadliansyah, Fauzi; Oktaviani, Anna Maria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Smart box terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV SDN Baros 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PBL berbantuan Smart box dan kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Analisis data dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 29 melalui uji normalitas, homogenitas, uji-t independen, dan analisis N-Gain untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil uji-t pada data posttest memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 74, sedangkan kelas kontrol sebesar 64. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5746 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol sebesar 0,4306 (kategori sedang rendah). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Smart box efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik. Model ini juga terbukti mampu mendorong partisipasi aktif, motivasi, dan keterampilan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran.