cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Pengaruh Remunerasi, Penempatan Pegawai, dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagut Sianipar, Abel Sarah; Sinaga, Anton A.P; Panggabean, Toman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3515

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara simultan pengaruh remunerasi, penempatan pegawai, dan motivasi terhadap kinerja pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Bagian Utara (Sumbagut). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumatera Utara yang berjumlah 34 orang. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh, dimana sampel jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan remunerasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, penempatan pegawai berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja  pegawai. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan remunerasi, penempatan pegawai, dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai koefisien determinasi Adjusted R square sebesar 0,878 (87,8%). Maka dapat disimpulkan sebesar 87,8% kinerja pegawai, dan motivasi, sisanya 100%-87,8% = 12,2% kinerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 87,8% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi manajemen BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kebijakan remunerasi, penempatan, dan motivasi kerja yang tepat.
Penerapan Postmodern dalam Redesain Masjid Sabilal Muttaqin Batam: Estetika dan Fungsi Ruang Rindu, Mutiara; Panjaitan, Sri Wahyuni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang ulang (redesain) bangunan Masjid Sabilal Muttaqin di Batam dengan pendekatan arsitektur postmodern, guna menciptakan ruang ibadah yang lebih fungsional, estetis, serta kontekstual terhadap kebutuhan masyarakat modern. Masjid sebagai ruang publik religius memiliki peran penting, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial, edukatif, dan kultural yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Permasalahan utama pada bangunan eksisting meliputi desain arsitektur yang monoton, sirkulasi udara yang kurang optimal akibat penggunaan jendela mati, serta akses masuk yang membingungkan antara area laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengurus masjid, serta analisis elemen desain berdasarkan aspek tata ruang, pencahayaan alami, penghawaan, dan estetika visual bangunan. Penerapan konsep postmodern dilakukan melalui prinsip eklektisisme, yaitu penggabungan unsur arsitektur klasik, modern, dan tradisional Melayu yang diekspresikan dalam bentuk komposisi warna, ornamen geometris, serta rancangan atap berlapis yang dinamis. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan gaya postmodern mampu memperkuat identitas visual masjid, meningkatkan kenyamanan termal dan sirkulasi ruang, serta menciptakan pengalaman ruang ibadah yang lebih inklusif, harmonis, dan berkarakter lokal. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan arsitektur postmodern merupakan strategi desain yang relevan bagi revitalisasi bangunan keagamaan di era kontemporer tanpa menghilangkan nilai-nilai spiritual dan budaya lokal.
Distribusi Frekuensi Nasabah Koperasi Simpan Pinjam Kemuning Persada Cabang Surabaya Tahun 2024 zahwani, nadya; Ihsandi, Haura Bella; Rahmalia, Zahra; Fahlapi, Riza; Qurrotuaini, Najwa Desmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap pola aktivitas peminjaman dan karakteristik distribusi nominal pinjaman anggota Koperasi Simpan Pinjam Kemuning Persada Cabang Surabaya selama tahun 2024, memberikan indikasi jernih mengenai efektivitas operasional dan kesehatan fungsi intermediasi keuangan koperasi. Hasil telaah statistik deskriptif mengonfirmasi bahwa aktivitas peminjaman anggota tergolong aktif dan stabil, didukung oleh konvergensi nilai-nilai ukuran pemusatan data (mean, median, dan modus) yang sangat berdekatan, sebuah sinyal kuat bahwa distribusi data nominal pinjaman cenderung memiliki pola yang mendekati normal. Lebih lanjut, analisis kuartil secara spesifik mengungkapkan bahwa fokus pembiayaan koperasi mayoritas berada pada kategori menengah, di mana nilai Kuartil Ketiga (Q3) tercatat sebesar Rp 213,75, menunjukkan bahwa 75% dari total anggota melakukan pinjaman dengan nominal di bawah ambang batas tersebut. Meskipun terdapat rentang yang cukup lebar antara nilai pinjaman tertinggi dan terendah, evaluasi terhadap ukuran dispersi menunjukkan bahwa variasi pinjaman antar anggota sesungguhnya terkendali dan tidak ekstrem, menegaskan pengelolaan risiko yang baik. Secara keseluruhan, temuan-temuan empiris ini secara kolektif membuktikan bahwa Koperasi Simpan Pinjam Kemuning Persada telah berfungsi secara efektif, sehat, dan berkelanjutan dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga hasil studi ini menjadi acuan strategis yang esensial bagi pengurus koperasi untuk mengevaluasi kebijakan kredit saat ini dan merumuskan strategi optimalisasi pelayanan keuangan ke depan.
Analisis Normatif Atas Kedudukan dan Implementasi Hak Asasi Manusia dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia Nainggolan, Felicia Meredith Wilhelmina; Riyanto, Levina Cicilia; Dewantika, Cindy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3526

Abstract

Kedudukan hak asasi manusia dalam sistem ketatanegaraan Indonesia memiliki dasar yang kuat melalui pengakuan konstitusional dalam UUD 1945, terutama setelah amandemen yang memperluas jaminan HAM secara eksplisit. Perubahan tersebut menempatkan HAM sebagai bagian dari struktur norma tertinggi, sehingga setiap pembentukan dan penerapan hukum wajib mengacu pada prinsip penghormatan dan perlindungan martabat manusia. Penegasan ini terlihat pada Bab XA UUD 1945 yang memuat daftar hak-hak fundamental, mulai dari hak hidup hingga hak berpendapat, yang mengikat lembaga negara serta menjadi acuan pengujian terhadap produk hukum melalui Mahkamah Konstitusi. Implementasi HAM dalam ketatanegaraan Indonesia berjalan melalui mekanisme kelembagaan yang tersebar pada lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, serta lembaga independen seperti Komnas HAM. Masing-masing memiliki mandat berbeda, mulai dari perumusan kebijakan, pengawasan, hingga penyelesaian pelanggaran. Namun, praktiknya masih ditemukan ketidaksesuaian antara norma konstitusional dan pelaksanaannya, misalnya dalam isu kebebasan berekspresi, penanganan kekerasan aparat, dan perlindungan kelompok rentan. Kondisi ini memunculkan kebutuhan penguatan sistem pengawasan serta konsistensi penerapan prinsip HAM di seluruh sektor pemerintahan. Pendekatan normatif menunjukkan bahwa keberadaan HAM tidak sekadar tercantum sebagai aturan, tetapi harus diwujudkan melalui regulasi turunan yang selaras serta penegakan hukum yang tidak diskriminatif. Integrasi nilai HAM dalam pembentukan undang-undang, kebijakan publik, dan putusan peradilan menjadi penentu kualitas negara hukum Indonesia. Upaya mendorong harmonisasi antara norma dan praktik menjadi langkah utama agar kedudukan HAM benar-benar tercermin dalam kehidupan bernegara.
Urgensi Keadilan Pemungutan Pajak: Analisis Relasi Negara dan Wajib Pajak Gotama, Alexandra Weendra Puspa; Lasut, Ainola Shaliha; Rondo, Fiona Louysa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3530

Abstract

Pentingnya penerapan prinsip keadilan dalam pemungutan pajak di Indonesia dari sudut pandang hukum kenegaraan, serta dampaknya terhadap kepercayaan publik dan stabilitas negara. Pajak sebagai sumber utama pendapatan negara tidak hanya memiliki fungsi ekonomi, tetapi juga mencerminkan kontrak sosial antara pemerintah dan masyarakat. Meski demikian, praktik perpajakan di Indonesia kerap dianggap tidak adil, seperti beban pajak yang lebih berat bagi UMKM dibandingkan korporasi besar, perbedaan perlakuan antara usaha digital dan konvensional, hingga minimnya transparansi pengelolaan. Kondisi ini menimbulkan ketidakpuasan, mengurangi kepatuhan, dan dapat melemahkan legitimasi negara. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui kajian UUD 1945, UU KUP, UU HPP, serta literatur terkait, tulisan ini menekankan urgensi penerapan keadilan distributif dan keadilan prosedural dalam sistem perpajakan. Analisis menunjukkan bahwa rasa keadilan berhubungan erat dengan kepatuhan sukarela wajib pajak. Perlakuan yang adil memperkuat kepercayaan publik sekaligus legitimasi pemerintah, sedangkan ketidakadilan justru mendorong praktik penghindaran pajak, munculnya protes sosial, dan potensi instabilitas politik. Berdasarkan temuan tersebut, reformasi perpajakan di Indonesia perlu diarahkan pada pembagian beban fiskal yang lebih seimbang, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta pelibatan masyarakat dalam proses penyusunan kebijakan. Dengan demikian, sistem perpajakan yang berkeadilan dapat mendorong kepatuhan pajak, memperkokoh stabilitas negara, dan memperkuat kualitas demokrasi. Pada akhirnya, penerapan prinsip keadilan pajak yang konsisten menjadi fondasi utama bagi terciptanya sistem fiskal yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Enhancing Competitiveness through Strategic Analysis in the Makassar Coffee Shop Industry Azmi, Mufidatul; Ikram M, Muhaidir; Huzaen, Chairunnisaa M. Z.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3531

Abstract

This study examines the competitive strategy of Skena Coffee in navigating the intensifying market competition within Makassar’s rapidly expanding coffee shop industry. Utilizing a qualitative case study design, the research employs an integrated analytical approach comprising PESTEL, SWOT, IFAS, and EFAS frameworks to obtain a comprehensive assessment of the firm’s internal capabilities and external environmental conditions. The empirical findings demonstrate that Skena Coffee holds a strong internal strategic position, as indicated by an IFAS score of 3.06, supported by product differentiation, advantageous geographic placement, and consistent service quality. Concurrently, the company benefits from favorable external opportunities, reflected in an EFAS score of 3.12, including the increasing prevalence of coffee consumption and the rising influence of digital engagement on consumer behavior. The firm’s placement within Quadrant I of the IE Matrix denotes an aggressive “grow and build” strategic orientation, signaling a capacity to pursue expansion, innovation, and intensified market engagement. Based on this strategic mapping, the study proposes the adoption of Strength Opportunity (SO) strategies, particularly through market penetration via additional outlet development, continuous innovation and refinement of menu offerings aligned with shifting consumer preferences, and the enhancement of digital marketing systems through optimized social media utilization and strengthened online customer interaction. Collectively, these strategic directives are projected to reinforce Skena Coffee’s competitive positioning and support its long-term sustainability within the structurally dynamic and increasingly competitive F&B sector in Makassar.
Relevansi Keterlibatan Milineal dalam HRD Khairunnisa, Nabilah; Farah, Amelia; Ibkar, Nazal; Anshori, Mochammad Isa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3534

Abstract

Millennials now dominate the workforce, prompting Human Resource Development (HRD) to adapt strategically to their needs and expectations. This article reviews national and international literature on millennial involvement in HRD. Millennials value work flexibility, self-development, work-life balance, transparency, collaboration, and digital technology. Literature shows their involvement fosters a collaborative, digital, and innovative work culture and shifts HRD from administrative to strategic, employee-focused practices. Challenges include high turnover, low long-term loyalty, and rising demands for recognition and well-being. Effective HRD strategies should include digital training, tailored reward systems, and participatory leadership to boost engagement, productivity, and commitment. Millennial involvement is therefore essential for organizational sustainability and competitiveness in the digital era.
Pengaruh Store Atmosphere dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian di Lotte Grosir Silitonga, Syahyuvi Nalurita; Meutia, Zahara; Yanti, Tri Auri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3538

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya penurunan penjualan di Lotte Grosir Medan pada kurun waktu 2022-2023. Penurunan penjualan ini menunjukan adanya penurunan keputusan pembelian konsumen sehingga dapat dirumuskan dalam penelitian ini bahwa bagaimana konsumen mengambil keputusan pembelian di tengah fenomena persaingan yang semakin ketat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Store atmosphere Dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas untuk menguji pengaruh store atmosphere dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian di Lotte Grosir Medan. Data diperoleh melalui kuesioner. Sampel ditentukan dengan rumus Slovin dari populasi 200 orang, sehingga diperoleh 67 responden. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas, lalu dilanjutkan dengan regresi linear berganda. Jika nilai signifikansi < 0,05 dan koefisien positif, kedua variabel terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil analisis, variabel store atmosphere dan kualitas pelayanan memiliki pengaruh berbeda terhadap keputusan pembelian di Lotte Grosir Medan. Uji parsial menunjukkan bahwa store atmosphere tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (thitung 0,261 < ttabel 1,669; sig. 0,795 > 0,05), sedangkan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan (thitung 5,479 > ttabel 1,669; sig. 0,000 < 0,05). Uji simultan memperlihatkan bahwa kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Fhitung 15,357 > Ftabel 3,14; sig. 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,324 menunjukkan bahwa 32,4% keputusan pembelian dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara 67,6% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, kualitas pelayanan menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian di Lotte Grosir Medan.
The Understanding the Drivers of Community Choice toward Madrasah Ibtidaiyyah Islamic Centre Bin Baz: Integrating Religious Values and Educational Marketing Approaches: Integrating Religious Values and Educational Marketing Approaches Ma'ruf, Muammar; Setiawan, Zunan; Adilla, Fitroh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3541

Abstract

This qualitative study explores the underlying drivers that influence the community’s decision to enroll their children at Madrasah Ibtidaiyyah Islamic Centre Bin Baz. Anchored in the intersection of religious values and educational marketing, this research seeks to understand how faith-based orientation intertwines with modern educational expectations in shaping parental preferences. Using a phenomenological approach, data were collected through semi-structured interviews, in-depth observations, and document analysis involving parents, teachers, and local community leaders. Findings reveal that religious commitment plays a pivotal role in constructing the community’s perception of educational quality. The school’s emphasis on Qur’anic literacy, moral discipline, and the integration of Islamic identity fosters a sense of spiritual assurance among parents. Beyond this spiritual dimension, educational marketing strategies such as transparent communication, community engagement, and reputation management emerge as complementary factors enhancing trust and loyalty. Parents tend to view the school not only as a center of religious learning but also as a platform that ensures academic competitiveness and social belonging for their children. The study highlights that the community’s choice is neither purely rational nor emotional but a synthesis of both, embedded in cultural, religious, and social contexts. Ultimately, the findings suggest that effective educational marketing within faith-based institutions requires genuine alignment between institutional identity, moral values, and community aspirations. This research contributes to a deeper understanding of how religious values can coexist harmoniously with strategic marketing practices in strengthening parental commitment and sustaining the relevance of Islamic education in a competitive educational landscape.
Pengaruh Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan dan Umur Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak Aprillia, Rahma; Irawati, Wiwit
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan dan Umur Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak pada perusahaan sektor Properties dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan serta situs resmi BEI dan situs resmi website masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Berdasarkan metode tersebut diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan selama periode pengamatan tujuh tahun (2018-2024), sehingga total data observasi yang digunakan adalah 105 data panel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear data panel yang diolah melalui aplikasi E-Views versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan, dan Umur Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Namun, secara parsial, hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel Financial Distress dan variabel Umur Perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Penghindaran Pajak, sedangkan variabel Pertumbuhan Penjualan berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penjualan dapat mendorong manajemen perusahaan untuk melakukan strategi pengelolaan pajak secara lebih agresif, sehingga akan mendorong perusahaan melakukan penghindaran pajak. Sedangkan tingkat kesulitan keuangan dan umur perusahaan tidak menjadi faktor utama dalam praktik penghindaran pajak di sektor ini.