cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
The Pengaruh Tingkat Pengangguran dan Rata-rata Lama Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Tulungagung Sagita, Dhisa; Ulya, Syaidatun Ni’matul; Izaturrohmah, Izaturrohmah; Sujianto, Agus Eko
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3845

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada variasi angka kemiskinan di Kabupaten Tulungagung selama rentang waktu 2010–2022, meskipun durasi rata-rata pendidikan menunjukkan kecenderungan naik dan angka pengangguran berubah dengan pola yang tidak konsisten. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang seberapa efektif usaha untuk meningkatkan mutu tenaga manusia dan penyediaan peluang kerja dalam menekan kemiskinan lokal. Kami bertujuan untuk mengevaluasi dampak angka pengangguran dan durasi rata-rata pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Tulungagung, baik secara terpisah maupun secara bersamaan. Dengan pendekatan kuantitatif yang memanfaatkan data tambahan berbentuk seri waktu dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode kajian, data kami olah melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Temuan secara terpisah menunjukkan bahwa angka pengangguran memberikan efek positif yang signifikan terhadap kemiskinan dengan tingkat signifikansi 0,004 (di bawah 0,05), sedangkan durasi rata-rata pendidikan memberikan efek negatif yang signifikan terhadap kemiskinan dengan tingkat signifikansi 0,000 (di bawah 0,05). Secara bersamaan, kedua variabel tersebut memberikan dampak signifikan pada tingkat kemiskinan, yang terlihat dari tingkat signifikansi uji F sebesar 0,000 (di bawah 0,05) dan nilai F hitung 52,534 yang melebihi F tabel 4,103. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,913 menandakan bahwa 91,3% variasi tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh elemen lain. Kajian ini menegaskan urgensi peningkatan standar pendidikan dan inisiatif pengurangan pengangguran sebagai langkah strategis untuk mengatasi kemiskinan di Tulungagung.
Implementasi Chatbot Telegram untuk Pencarian Informasi Musik Menggunakan Spotify Web API dan Python Ramadhan, Muhammad Faiz; Kusumarini, Cahyawati Diah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3877

Abstract

Kelimpahan pilihan pada platform streaming musik modern sering kali menimbulkan information overload dan beban kognitif (cognitive load) yang tinggi, sehingga menyulitkan pengguna dalam menemukan musik baru. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan chatbot Telegram sebagai antarmuka percakapan yang efisien untuk menyederhanakan proses pencarian informasi musik dari Spotify Web API. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, dengan chatbot yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Python dan pustaka python-telegram-bot. Alur percakapan dikelola secara terstruktur menggunakan model Finite State Machine (FSM) yang diimplementasikan melalui ConversationHandler. Pengujian fungsionalitas sistem dilakukan dengan metode Black-Box Testing dan evaluasi pengalaman pengguna diukur menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot berhasil lulus 100% dari seluruh skenario pengujian fungsional. Selain itu, hasil pengujian kebergunaan terhadap 29 responden menghasilkan skor rata-rata SUS sebesar 84.83, yang masuk dalam kategori "Excellent" (A+). Hasil ini menegaskan bahwa integrasi FSM dengan API musik mampu memberikan respons yang konsisten, prediktif, dan minim kesalahan, sehingga mengurangi beban kognitif pengguna dalam proses penemuan musik. Responden menyatakan bahwa alur interaksi yang jelas, kecepatan respons, dan relevansi hasil pencarian memberikan pengalaman navigasi yang lebih intuitif dibandingkan antarmuka aplikasi streaming tradisional. Kesimpulannya, implementasi chatbot dengan arsitektur FSM terbukti menjadi solusi yang sangat efektif dan mudah digunakan untuk mengatasi permasalahan information overload dalam penemuan musik, serta memberikan pengalaman pengguna yang superior.
Analysis of Erosion Mitigation on Bridge Pillars Hidayat, Acep; Suprapti, Suprapti; Isradi, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3888

Abstract

Scour on bridge piers is a major problem in hydraulic engineering, reducing structural stability and accelerating foundation failure. This phenomenon occurs due to the interaction between airflow and bridge structural elements, resulting in the formation of scour holes that potentially reduce the bearing capacity of the soil around the piers. In areas with strong currents, seasonal changes in discharge, and unstable riverbed conditions, the risk of scour is even higher. The impact of scour damage not only reduces the operational lifespan of bridges but also leads to high rehabilitation costs and increases the potential for structural failure, which can endanger user safety. This study aims to analyze various scour mitigation methods that can be applied to bridge piers, including the use of protective materials such as riprap, gabions, and geotextiles; a geotechnical engineering approach that includes soil stabilization and riverbed contour modification; and the development of pier structural designs that are more adaptive to variations in flow patterns. The study was conducted through an in-depth literature review of previous research, an analysis of the effectiveness of each method under various hydrodynamic conditions, and an evaluation of the cost. The results of this study are expected to produce comprehensive recommendations regarding the most effective, efficient, and environmentally friendly mitigation strategies to reduce the rate of scour. Furthermore, this study provides direction in planning bridge designs that are more resilient to changes in flow and sedimentation, thereby extending the service life of the structure, reducing long-term maintenance costs, and improving user safety.
Analisis Terms of Trade dan Transformasi Struktur Ekspor Indonesia Pandiangan, Lia; Matondang, Khairani Alawiyah; Simanullang, Agni Maria Veronika; Naipospos, Daffa Alfah Ridho; Sitepu, Chesia Rika Adrilia Br
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Terms of Trade (TOT) dalam dinamika perdagangan internasional Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis. TOT merupakan indikator kunci yang menggambarkan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan impornya dengan pendapatan ekspor, sehingga perubahan dalam TOT memiliki dampak langsung terhadap stabilitas makroekonomi, kinerja sektor perdagangan luar negeri, dan daya saing dalam perdagangan internasional. Penelitian ini mengacu pada berbagai sumber akademik, termasuk jurnal nasional dan internasional yang terindeks, laporan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), publikasi dari Bank Indonesia, serta dokumen global dari IMF, Bank Dunia, dan UNCTAD. Melalui analisis komprehensif, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola hubungan antara volatilitas harga komoditas global dan struktur ekspor Indonesia, yang masih didominasi oleh komoditas primer. Hasil sintesis menunjukkan bahwa TOT Indonesia sangat dipengaruhi oleh perubahan harga komoditas kunci seperti batu bara, minyak sawit mentah (CPO), mineral, dan gas alam. Ketika harga komoditas naik, TOT umumnya membaik dan berkontribusi pada surplus perdagangan yang lebih kuat. Sebaliknya, penurunan harga pasar dunia memberikan tekanan pada neraca pembayaran, kapasitas impor, dan nilai tukar rupiah. Ketergantungan yang tinggi pada komoditas primer makro. Oleh karena itu, berbagai strategi diperlukan untuk memastikan stabilitas TOT Indonesia, termasuk mempercepat pengolahan hilir sumber daya alam, diversifikasi ekspor, pengembangan industri manufaktur berkualitas tinggi, peningkatan kualitas infrastruktur logistik, dan penguatan inovasi serta adopsi teknologi. Transformasi struktural yang berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia dan memperkuat posisi perdagangan nasional di tengah dinamika persaingan global yang semakin ketat.
Modal Sosial, Modal Budaya, dan Habitus Kesehatan: Ketimpangan Akses Layanan Kesehatan di Masyarakat Perkotaan (Kajian Literatur Berbasis Teori Pierre Bourdieu) Yusri, Muh. Yusri Yunus; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3975

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana modal sosial, modal budaya, habitus kesehatan, dan struktur ranah kesehatan berkontribusi terhadap reproduksi ketimpangan akses layanan kesehatan di wilayah urban. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif terhadap 42 artikel ilmiah, laporan institusi internasional, dan buku akademik yang diterbitkan pada rentang 2014–2024. Sumber data penelitian terdiri atas artikel ilmiah, laporan resmi lembaga internasional, dan buku akademik yang diperoleh melalui lima basis data utama: (1) Scopus, (2) PubMed, (3) DOAJ , (4) Google Scholar, (5) SAGE Journals. Analisis dilakukan dengan metode Thematic Analysis dengan Langkah-langkahnya: (1) Familiarisasi data. (2) Coding awal dan (3) Membentuk tema. Validitas dijaga melalui beberapa strategi: (1) Triangulasi sumber dengan menelusuri berbagai database, (2) Audit trail, (3) Peer debriefing dan (4) Konsistensi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan signifikan dalam menentukan akses informasi medis dan peluang memperoleh layanan kesehatan formal, sementara modal budaya berperan dalam pembentukan literasi kesehatan yang mempengaruhi preferensi dan perilaku pencarian layanan kesehatan. Habitus kesehatan masyarakat miskin kota terbentuk dari tekanan ekonomi dan ketidakpastian hidup, yang menghambat prioritas terhadap perilaku preventif. Ranah kesehatan di perkotaan memperlihatkan hierarki kelas yang mempengaruhi distribusi akses layanan. Secara keseluruhan, ketimpangan kesehatan direproduksi melalui interaksi modal, habitus, dan struktur ranah, sehingga menciptakan pola ketidaksetaraan yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi struktural berbasis kelas sosial untuk mengurangi kesenjangan kesehatan di kawasan perkotaan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Akademik Berbasis Microservices Wati, Rina; Andriyani, Novita; Priyono, Priyono; Susilowati, Tri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4006

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SIA) merupakan komponen penting dalam mendukung proses akademik di perguruan tinggi, mulai dari pengelolaan data mahasiswa hingga pengolahan nilai. Seiring meningkatnya jumlah pengguna dan kompleksitas layanan, sistem berbasis arsitektur monolitik sering mengalami kendala performa, skalabilitas, dan pemeliharaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Akademik berbasis arsitektur microservices guna meningkatkan kinerja dan stabilitas sistem. Arsitektur microservices diterapkan dengan memecah sistem ke dalam beberapa layanan independen yang saling berkomunikasi melalui REST API. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan arsitektur microservices, implementasi layanan, serta pengujian performa. Implementasi dilakukan menggunakan Laravel sebagai framework backend, Docker sebagai teknologi containerization, MySQL sebagai basis data, dan Nginx sebagai API Gateway. Pengujian performa dilakukan menggunakan Apache Benchmark dengan tiga skenario beban, yaitu 100, 500, dan 1000 request, serta direplikasi sebanyak tiga kali untuk memperoleh hasil yang konsisten. Parameter yang diukur meliputi waktu respons, throughput, dan tingkat error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis microservices memiliki waktu respons yang lebih cepat, throughput yang lebih tinggi, dan stabilitas layanan yang lebih baik dibandingkan sistem monolitik. Pada beban tinggi, microservices mampu mengurangi waktu respons secara signifikan dan tidak menunjukkan adanya error, sementara sistem monolitik mengalami penurunan performa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa arsitektur microservices efektif diterapkan pada Sistem Informasi Akademik dan berpotensi meningkatkan kualitas layanan akademik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan dalam mengadopsi arsitektur sistem yang lebih skalabel dan berkelanjutan.
Digital Mindset Deficit in MSMEs Leadership: A Grounded Theory Study of Pottery Enterprises in Lombok Urfina, Yasyifa Dian; Syiam, Nazilatus; Hadi, Sulhan; Candra , Candra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4037

Abstract

The digital economy has significantly transformed the global business environment, making digital technology a critical determinant of business competitiveness and sustainability. Despite their strategic importance, many small and medium enterprises (SMEs) face significant challenges in implementing digital transformation initiatives. This study investigates leadership-related barriers to digital transformation among Pottery SMEs in Lombok, Indonesia, with a particular focus on how deficiencies in digital mindsets emerge and shape managerial decision-making. Adopting a grounded theory approach, qualitative data were collected through in-depth interviews and participant observation involving SME owners and managers. Data analysis was conducted through systematic open, axial, and selective coding procedures, supported by NVivo software, to generate substantive theory grounded in empirical findings. The results reveal a persistent gap between awareness of digital technologies and their effective integration into daily business practices. Cognitive limitations, uncertainty, and sociocultural norms influence leaders' perceptions of digital technologies and limit their confidence in adopting digital solutions. Consequently, decision-making regarding digital initiatives remains largely intuitive and reactive rather than strategic and forward-looking, reflecting limited digital leadership capabilities. Despite this, SME leaders expressed a generally optimistic view of digital transformation, particularly regarding market expansion and business sustainability. They emphasized the importance of practical training, ongoing mentoring, and accessible digital infrastructure to facilitate digital adoption. This study provides context-specific insights into the barriers to digital mindsets in SME leadership and underscores that successful digital transformation requires not only technological readiness but also cognitive readiness and supportive institutional and socio-cultural conditions.
Pengaruh Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Net Profit Margin (NPM), dan Inventory Turnover (ITO), terhadap Return On Assets (ROA) Pada Hotel X di Kota Bandung Aprilia, Kartika; Rahmi, Palupi Permata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4050

Abstract

Sektor perhotelan memiliki kontribusi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah melalui industri pariwisata yang senantiasa meningkat. Meskipun sempat mengalami kemunduran signifikan akibat pandemi COVID-19, pemulihan sektor ini mulai terlihat sejak tahun 2022. Namun, pada tahun 2025, industri perhotelan kembali terancam mengalami penurunan pendapatan karena adanya kebijakan penghematan anggaran dari pemerintah khususnya hotel yang bergantung pada kegiatan MICE pemerintah. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kinerja keuangan yang tercermin pada rasio BOPO, NPM, ITO, dan ROA. ROA digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba berdasarkan total aset yang dimiliki, sehingga penurunan nilai ROA mengindikasikan melemahnya profitabilitas. Tujuan penelitian ini untuk mengukur sejauh mana kontribusi Rasio BOPO, NPM, ITO memengaruhi besarnya ROA pada Hotel X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang menggabungkan analisis deskriptif dan analisis verifikatif. serta memanfaatkan data laporan keuangan tahunan periode 2016–2024 sebagai bahan utama. Hasil analisis membuktikan bahwa secara simultan ketiga variabel independen, yaitu BOPO, NPM, dan ITO, secara statistik tidak terbukti mempengaruhi ROA Hotel X, dan secara parsial membuktikan BOPO, NPM, ITO tidak mempengaruhi ROA Hotel X. Bukti yang dihasilkan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa hotel perlu melakukan pembenahan dan peningkatan yang lebih optimal pada aspek-aspek kinerja keuangannya agar mampu menghasilkan profitabilitas yang lebih optimal di periode mendatang
Modal Sosial dan Akses terhadap Layanan Kesehatan Dasar: Analisis Habitus dan Jaringan Sosial dalam Komunitas Perkotaan dan Pedesaan di Kota Makassar Adiaksa, Baso Witman; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4056

Abstract

Modal sosial merupakan konsep yang penting dalam memahami dinamika sosial yang mempengaruhi akses individu atau kelompok terhadap berbagai layanan, termasuk layanan kesehatan dasar. Di Kota Makassar, yang merupakan salah satu kota besar di Indonesia, terdapat perbedaan signifikan dalam akses terhadap layanan kesehatan antara komunitas perkotaan dan pedesaan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, sekitar 30% penduduk di daerah pedesaan di Makassar masih kesulitan dalam mengakses fasilitas kesehatan yang memadai. Hal ini menunjukkan bahwa modal sosial, yang terdiri dari jaringan sosial, norma, dan kepercayaan, berperan penting dalam menentukan akses tersebut. Modal sosial, yang mencakup jaringan sosial, norma, dan kepercayaan dalam masyarakat, dianggap berpengaruh signifikan terhadap kemampuan individu untuk mengakses layanan Kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Modal Sosial dan Akses terhadap Layanan Kesehatan Dasar di Kota Makassar. Metode penelitian menggunakan metode cross sectional Melalui pendekatan kuantitatif & kualitatif. Pengamabilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling sebanyak 67 responden. Data dikumpulkan dari survei dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan modal sosial dan akses terhadap layanan dasar di kota makassar. Selain itu, perbedaan habitus antara masyarakat perkotaan dan pedesaan juga mempengaruhi cara mereka mengakses layanan kesehatan. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan modal sosial sebagai strategi untuk memperbaiki akses terhadap layanan kesehatan di Kota Makassar.
Pengaruh Efek Halo: Agresivitas Pajak, Ulasan Pihak Ketiga Laporan CSR, dan Tekanan Stakeholder Pelanggan (Studi Kasus pada Sektor Energy di BEI) Dewi, Ni Ketut Utami; Nusantari, Dewa Ayu Mas Putriari; Oktavina, Sinta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ulasan pihak ketiga laporan CSR pada Agresivitas Pajak dan pengaruh tekanan stakeholder pelanggan dalam kemampuannya memperkuat pengaruh ulasan pihak ketiga laporan CSR pada Agresivitas Pajak. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor energy yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 147 amatan. Data diperoleh dari laporang keberlanjutan, laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan dan di analisis menggunakan software SmartPLS3. Teknik analisi data dalam penelitian ini menggunakan moderated regression analysis yang diestimasi dengan SEM-PLS. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa bahwa CSR tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Ulasan pihak ketiga terkait laporan CSR yang disampaikan oleh perusahaan dalam laporan keberlanjutan tidak mencerminkan kinerja CSR yang sesungguhnya. Informasi CSR yang diungkapkan perusahaan belum tentu mencerminkan kondisi yang sebenarnya, karena pengungkapan tersebut lebih terkait dengan kewajiban perusahaan dan bukan sebagai bentuk strategi penghindaran pajak. Menurut teori legitimasi organisasi, perusahaan tidak hanya memperhatikan hak investor, tetapi juga hak masyarakat. Kedua, membuktikan bahwa stakeholder pelanggan (penjualan) berpengaruh negatif dan signifikan atau dapat memperkuat pengaruh ulasan pihak ketiga laporan CSR pada agresivitas pajak ke arah negatif sehingga terbebas dari efek halo. Stakeholder pelanggan mampu menganalisis kerelevansian antara aktivitas dengan informasi yang diungkapkan dalam laporan CSR sehingga dapat menurunkan Tingkat agresivitas pajak perusahaan.