cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pengaruh Financial Literacy dan Pengendalian Internal Terhadap Ketepatan Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Di Kota Makassar: Indonesia Sari, Fitri Indah; Jusman, Ikhsan Amar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4334

Abstract

UMKM merupakan sektor usaha yang memegang peranan penting dalam perekonomian daerah, namun sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam menghasilkan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Rendahnya literasi keuangan serta lemahnya penerapan pengendalian internal menjadi faktor yang sering dikaitkan dengan permasalahan ketidaktepatan laporan keuangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy dan pengendalian internal terhadap ketepatan penyusunan laporan keuangan pada UMKM di Kota Makassar, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 129 responden pelaku UMKM dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketepatan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, pengendalian internal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketepatan laporan keuangan UMKM. Secara simultan, financial literacy dan pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap ketepatan penyusunan laporan keuangan, dengan kontribusi sebesar 66% terhadap variasi ketepatan penyusunan laporan keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pemahaman keuangan dan penerapan pengendalian internal yang efektif menjadi faktor penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan dapat dipercaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi UMKM, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam upaya meningkatkan kualitas pelaporan keuangan di sektor UMKM.
Efektivitas Social Media Marketing dalam Meningkatkan Brand Awareness Gojek Pratama, Boby Putra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap brand awareness pada masyarakat di kota besar Indonesia, khususnya Jakarta dan Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei berbasis kuesioner daring yang disebarkan kepada 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria pengguna aktif media sosial serta memiliki pengalaman berinteraksi dengan konten pemasaran digital. Variabel social media marketing diukur melalui tiga dimensi, yaitu kekayaan konten, keterkinian, dan interaktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media marketing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Namun, analisis parsial mengungkapkan bahwa kekayaan konten dan keterkinian tidak berpengaruh signifikan terhadap brand awareness. Temuan ini menjelaskan bahwa variasi konten maupun pembaruan informasi tidak selalu meningkatkan kesadaran konsumen terhadap merek. Sebaliknya, interaktivitas terbukti memberikan pengaruh signifikan yang menegaskan pentingnya komunikasi dua arah, respons cepat, serta keterlibatan pengguna dalam memperkuat hubungan dan meningkatkan kemampuan konsumen mengenali merek. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemasar untuk merancang strategi social media marketing yang lebih efektif dengan menekankan interaksi, partisipasi, serta pengalaman digital yang mampu memperkuat kesadaran merek secara berkelanjutan dan relevan bagi audiens perkotaan yang semakin dinamis dalam mengonsumsi informasi pemasaran melalui berbagai platform media sosial modern di Indonesia saat ini, sehingga mendukung upaya peningkatan efektivitas komunikasi.
Kajian Distribusi Makna Idiomatik pada Kolom Komentar CNN Indonesia: Aplikasi Metode Agih Teknik Perluas Hutabarat, Gaby Gabriela; Basaria, Ida; Zega, Tasya Dwi L.S; Amalia, Vira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4360

Abstract

Ungkapan idiomatik merupakan fenomena linguistik yang krusial dalam Bahasa Indonesia karena memiliki sifat non-komposisional, yakni makna keseluruhan tidak dapat diprediksi dari makna unsur pembentuknya secara langsung. Kompleksitas makna ini menuntut pendekatan analitis yang mampu mengungkap bagaimana idiom berperilaku dalam struktur sintaksis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya variasi tingkat keutuhan struktural idiom yang diyakini berhubungan dengan pola kedistribusian maknanya. Beberapa idiom menunjukkan makna yang sangat padu dan tidak dapat diuraikan, sementara idiom lain masih memungkinkan perluasan tertentu tanpa menghilangkan keidiomatisannya. Untuk menelaah fenomena tersebut, penelitian ini menerapkan metode agih dengan teknik perluas sebagai instrumen utama analisis. Data dikumpulkan secara purposif dari berbagai ungkapan idiomatik yang bersumber dari korpus teks media daring dan media sosial, sehingga mencerminkan penggunaan autentik dalam konteks komunikasi kontemporer. Teknik perluas internal dan eksternal digunakan untuk menguji bagaimana idiom merespons intervensi sintaksis yang dimasukkan ke dalam konstruksi kalimat. Hasil analisis mengungkap dua pola dominan kedistribusian makna idiomatik. Pertama, Distribusi Kaku (Holistik), yaitu ketika idiom tidak menerima perluasan internal dan maknanya muncul sebagai satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan dari bentuk dasarnya. Kedua, Distribusi Fleksibel (Spesifik), yaitu ketika idiom tetap mempertahankan keidiomatisannya meskipun menerima perluasan eksternal untuk spesifikasi konteks, sehingga maknanya dapat dipersempit tanpa berubah secara fundamental. Temuan ini menegaskan bahwa teknik perluas merupakan pendekatan metodologis efektif untuk memetakan batas keidiomatisan, sekaligus memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kajian semantik dan sintaksis kontemporer Bahasa Indonesia.
Faktor Penentu Minat Berkunjung Wisatawan pada Kawasan Pantai Sanur, Bali Sedana, I Gede Wahyu; Prastyadewi, Made Ika; Pramandari, Putu Yusi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4368

Abstract

Pantai Sanur merupakan salah satu destinasi wisata pesisir tertua dan paling berkembang di Bali, yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal melalui aktivitas pariwisata berbasis alam dan budaya. Meskipun popularitasnya tinggi, dinamika kunjungan wisatawan menunjukkan fluktuasi dari waktu ke waktu, yang mengindikasikan adanya faktor-faktor yang beragam dalam memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan wisatawan ke Pantai Sanur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian melibatkan survei terhadap 150 wisatawan menggunakan kuesioner skala Likert, yang mencakup variabel aksesibilitas, kualitas fasilitas, promosi digital, motivasi wisatawan, dan kondisi lingkungan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas, kualitas fasilitas, dan promosi digital memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap kunjungan wisatawan. Aksesibilitas muncul sebagai faktor paling dominan, menegaskan peran penting infrastruktur transportasi dan kemudahan menuju lokasi dalam menarik wisatawan. Kualitas fasilitas juga terbukti meningkatkan kenyamanan dan kepuasan wisatawan, sehingga mendorong keputusan berkunjung. Selain itu, promosi digital melalui media sosial, ulasan online, dan konten visual terbukti mampu memperkuat citra destinasi dan menarik minat wisatawan. Sementara itu, motivasi wisatawan dan kondisi lingkungan tidak memberikan pengaruh signifikan dalam model statistik. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan destinasi, terutama dalam optimalisasi infrastruktur akses, peningkatan fasilitas publik, dan penguatan strategi pemasaran digital untuk memperkuat daya saing Pantai Sanur. Penelitian ini juga menjadi dasar bagi riset lanjutan terkait perilaku wisatawan di destinasi pesisir.
Representasi Kepemimpinan Paternalistik dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan Maysura, Suci Qaulan; Dimisyqiyani, Erindah; Amaliyah, Amaliyah; Aji, Gagas Gayuh; Sinulingga, Rizky Amalia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3112

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi kepemimpinan paternalistik dalam konteks keluarga yang digambarkan dalam film 1 Kakak 7 Ponakan. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi peran kepemimpinan tokoh utama sebagai figur sentral keluarga, menganalisis pengaruh kepemimpinan paternalistik terhadap perkembangan karakter para keponakan, serta menilai bagaimana dinamika kepemimpinan tersebut direpresentasikan melalui alur cerita dan visual film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif, yang menekankan pada analisis mendalam terhadap fenomena sosial dan perilaku manusia dalam lingkungan keluarga. Populasi penelitian mencakup seluruh elemen naratif dan visual film yang berkaitan dengan praktik kepemimpinan paternalistik. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih adegan-adegan yang dianggap paling relevan dan representatif terhadap tema kepemimpinan. Instrumen pengumpulan data berupa dokumentasi dan observasi, dengan memanfaatkan tangkapan layar serta transkrip dialog dari adegan-adegan kunci yang dianalisis secara sistematis. Analisis data dilakukan melalui analisis naratif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan paternalistik yang ditandai oleh nilai kebaikan, moralitas, dan otoritas memiliki pengaruh positif terhadap prestasi akademik, kemandirian, serta penguatan ikatan emosional dalam keluarga. Namun demikian, kontrol yang berlebihan berpotensi memunculkan resistensi dan konflik internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan antara otoritas dan kasih sayang menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, harmonis, dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Pendidikan Agama Islam Tentang Kurikulum Cinta di Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta Puspita, Kurnia Kurnia Tri; Farihah, Umi; Anwar, Khoirul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3556

Abstract

Kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia terus mengalami transformasi seiring tuntutan pembaruan kurikulum yang lebih humanis dan spiritual. Salah satu inovasi yang muncul adalah Kurikulum cinta, sebuah pendekatan yang menekankan nilai kasih sayang, empati, dan spiritualitas sebagai inti pembentukan karakter Islami. Artikel ini merupakan kajian literature review yang bertujuan menganalisis arah kebijakan PAI terkait penerapan Kurikulum cinta di sekolah negeri dan sekolah swasta. Penelitian dilakukan dengan metode systematic literature review terhadap 30 artikel terbitan 2022–2025, yang kemudian diseleksi menjadi 5 artikel paling relevan. Analisis tematik menunjukkan bahwa Kurikulum cinta dipandang sebagai strategi integratif dalam pendidikan karakter, yang menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual. Sekolah negeri cenderung menekankan harmonisasi dengan kebijakan nasional dan prinsip pluralitas, sementara sekolah swasta lebih fleksibel dalam menginternalisasi nilai religius secara komprehensif sesuai kultur kelembagaan. Perbedaan ini memperlihatkan bahwa konteks manajerial dan budaya organisasi memengaruhi efektivitas implementasi kebijakan. Namun, tantangan utama yang dihadapi kedua jenis sekolah adalah keterbatasan internalisasi nilai cinta yang masih bersifat normatif serta dominasi pendekatan kognitif dalam pembelajaran PAI. Oleh karena itu, diperlukan reformulasi kebijakan yang lebih progresif, pelatihan guru berbasis pedagogi cinta, serta pengembangan instrumen evaluasi yang menekankan dimensi afektif dan spiritual. Kajian ini menegaskan bahwa Kurikulum cinta berpotensi menjadi paradigma baru dalam kebijakan pendidikan Islam, yang tidak hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan berlandaskan kasih sayang, empati, dan kedalaman spiritual
Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kompetensi Literasi Siswa Sekolah Dasar Rohfatmah, Dwi; Nuraidah, Imas; Jalaludin, Jalaludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3599

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka dalam upaya krusial meningkatkan kompetensi literasi siswa sekolah dasar, mengingat rendahnya capaian literasi nasional menjadi tantangan struktural. Fokus analisis mencakup landasan filosofis, proses implementasi yang sistematis, identifikasi strategi pembelajaran literasi yang efektif, serta evaluasi mendalam terhadap faktor pendukung dan penghambat di lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain library research, melakukan analisis konten tematik terhadap dokumen kebijakan resmi dan artikel jurnal terakreditasi dalam lima tahun terakhir untuk menghasilkan sintesis berbasis bukti empiris. Hasil penelitian menemukan bahwa Kurikulum Merdeka, yang berlandaskan filosofi progresivisme dan pemikiran Ki Hadjar Dewantara, diimplementasikan melalui diferensiasi pembelajaran, proyek penguatan profil pelajar Pancasila, dan integrasi literasi digital. Strategi pembelajaran efektif meliputi pendekatan kontekstual, adaptif, dan berbasis proyek yang terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan bernalar kritis siswa. Dampak positif terukur pada peningkatan capaian literasi dan pembentukan budaya baca yang kuat. Namun, implementasi menghadapi hambatan signifikan seperti keterbatasan sosialisasi, kesenjangan kompetensi pedagogis guru dalam mengelola diferensiasi, serta masalah learning loss pasca-pandemi yang menambah kompleksitas adaptasi. Disimpulkan, keberhasilan Kurikulum Merdeka memerlukan penguatan kapasitas guru melalui program pelatihan berkelanjutan, dukungan kepemimpinan sekolah yang proaktif, dan penyediaan sumber daya yang merata untuk memastikan setiap siswa sekolah dasar mencapai kompetensi literasi sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat
Penerapan SAK ETAP Pada Penyajian Laporan Keuangan Koperasi XYZ di Surabaya Wiraswati, Mitha Otik; Puspitasari, Rizky Ayu; Wulansari, Yuli Yanti; Yuliansyah, Rezki Bachtiar; Ningrum, Dewi Agustya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3633

Abstract

Indonesia secara demografis adalah negara keempat dunia dengan jumlah populasi penduduk terbesar sehingga Lembaga keuangan sangat dibutuhkan untuk menopang kegiatan ekonomi yang didalamnya banyak diperlukan pihak ketiga dalam bertransaksi. Perbankan merupakan pemrakarsa lahirnya banyak Lembaga keuangan salah satu yang lahir dan hadir ditengah kondisi Masyarakat yakni kopeasi yang didirikan dan diprakarsai oleh wakil presiden pertama Indonesia yang hingga kini terus berjalan dan tumbuh karena memang sesuai dengan kebutuhan Masyarakat. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan usaha koperasi yang pesat, kebutuhan akan pengelolaan koperasi yang professional juga bertambah besar. Minimnya informasi terkait akuntansi serta kerentanan dalam pelaporan keuangan yang tidak terorganisir dengan baik dapat berdampak pada kemampuan meningkatkan modal atau dana bantuan dari pemerintah, mitra bisnis atau bank. Penelitianl ini bertujuan untukl menganalisis penerapanl penyajian laporanl keuangan padal Koperasi XYZ tahun 2022 sesuail Standar Akuntansil Keuangan Entitasl Tanpa Akuntabilitasl Publik (SAK ETAP). Metode yangl digunakan adalahl kualitatif denganl pendekatan ldeskriptif. Teknikl pengumpulan datal primer dilakukanl melalui lobservasi, lwawancara, danl dokumentasi, sementara datal sekunder dilakukan melaluil studi pustaka danl laporan keuangan. Hasill penelitian ini menunjukanl bahwa Koperasi XYZ belum sepenuhnya mematuhi SAKl ETAP karenal hanya menyajikan laporanl keuangan berupal neraca, laporanl laba rugil dan laporanl perubahan ekuitas, berdasarkan SAK ETAP wajib menyajikan 5 komponenl laporan lkeuangan. Laporanl neraca padal Koperasi XYZ sudah sesuai SAKl ETAP hanyal saja adal pos – pos yangl tidak terdapat karna Koperasi XYZ unit usaha simpan pinjam. Penyajian laporanl laba rugil dan laporanl perubahan ekuitasl pada Koperasi XYZ sudah sesuai ketentuan SAKl ETAP.
Evaluasi Kebijakan Digitalisasi Pembelajaran Pasca Pandemi Pada Jenjang Pendidikan Menengah Atas Bahrodin, Bahrodin; Atuti, Atik Dwi; Jalaludin, Jalaludin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3642

Abstract

Akselerasi transformasi digital pasca pandemi COVID-19 menuntut evaluasi mendalam terhadap implementasi kebijakan digitalisasi pembelajaran, khususnya pada jenjang Pendidikan Menengah Atas yang memegang peran krusial dalam transisi ke pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan digitalisasi pembelajaran pasca pandemi, mengidentifikasi faktor determinan keberhasilan dan hambatan implementasi, serta menganalisis dampak multidimensionalnya terhadap kualitas proses belajar mengajar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research, melakukan sintesis mendalam terhadap 15 publikasi ilmiah terpilih periode 2021-2025 melalui teknik analisis konten tematik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kebijakan digitalisasi mencapai tingkat efektivitas 90,6 persen, terutama dalam penyediaan aksesibilitas sumber belajar yang fleksibel dan mendorong inovasi metodologi pengajaran. Faktor pendukung utama meliputi infrastruktur teknologi yang memadai, komitmen manajerial sekolah, dan program pengembangan profesional guru. Namun, implementasi kebijakan menghadapi hambatan struktural berupa kesenjangan digital (digital divide) antar wilayah, rendahnya literasi digital, keterbatasan akses perangkat, serta penurunan motivasi belajar dan interaksi sosial peserta didik. Dampak kebijakan menunjukkan paradoks: terjadi peningkatan aksesibilitas dan variasi metode, namun kualitas interaksi pedagogis dan perkembangan karakter siswa mengalami degradasi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pembelajaran hibrida yang sinergis, kebijakan afirmatif untuk pemerataan infrastruktur, serta penguatan kapasitas pedagogis digital pendidik. Kesimpulannya, keberlanjutan digitalisasi memerlukan pendekatan holistik dan kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkualitas tinggi di era pasca pandemi.
Implementasi Kebijakan dan Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Di Kelurahan Fandoi Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Djunaedi, Djunaedi; Nurmansyah, Tedy; Kafiar, Marthen Hengky P.; Ronsumbre, Brian Aristoteles; Ruslan, Ruslan; Alkatiri, Fatimah; Rumbiak, Jane Valentina; Awak, Potros Yubelina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan dan pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor.  Adapun metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan deskriptif kualitatif dimana pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder dari arsip dan literatur terkait Program Keluarga Harapan (PKH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) secara umum telah dirancang sesuai dengan kebutuhan keluarga miskin, yang meliputi bantuan tunai bersyarat serta layanan pendukung di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan. Pelaksanaan program menunjukkan hasil positif, seperti penyaluran bantuan yang relatif tepat sasaran, peningkatan akses layanan kesehatan dan pendidikan, serta perubahan perilaku positif dari keluarga penerima manfaat.  Namun demikian, hambatan masih juga ditemui, antara lain: keterbatasan kapasitas pendamping, kendala administrasi dan data, keterlambatan penyaluran, serta rendahnya pemahaman sebagian penerima manfaat terhadap komponen program. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu: kapasitas pendamping, koordinasi antar-stakeholder, ketersediaan data akurat, serta partisipasi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas pendamping, pembenahan mekanisme penyaluran, dan integrasi program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan dampak kesejahteraan. Temuan pada penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengelolaan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah lain dan pengembangan strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih efektif.