cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Etika Profesional dan Tanggung Jawab Hukum Dokter di Era Kecerdasan Buatan: Kajian Filsafat Hukum terhadap Relasi Manusia–Teknologi (AI) dalam Diagnostik Medis Kristianti, Nunul; Ardiansyah, Deden; Putri, Mega Amanda; Yanuar, Ferdian; Parman, Parman; Sapsudin, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3540

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam kedokteran telah mengubah paradigma hubungan antara dokter, pasien, dan teknologi digital. Sistem berbasis algoritma kini mampu melakukan analisis diagnostik dengan akurasi tinggi, mendukung pengambilan keputusan klinis, dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, kemajuan ini sekaligus menimbulkan persoalan baru dalam etika profesional, otoritas medis, serta batas tanggung jawab hukum dokter. Kajian ini menggunakan pendekatan filsafat hukum normatif-reflektif untuk menelaah pergeseran peran dokter di era digital, dengan mengkaji pemikiran para filsuf seperti Aquinas mengenai hukum moral, Grotius dan Locke tentang rasionalitas dan keadilan, Hobbes terkait kewenangan dan tanggung jawab, serta Kant mengenai otonomi dan imperatif moral. Selain itu, gagasan Heidegger tentang teknologi sebagai enframing dan pandangan Habermas mengenai tindakan komunikatif digunakan untuk memahami relasi manusia–teknologi secara lebih mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun AI mampu meniru proses berpikir rasional dan memberikan rekomendasi klinis yang canggih, teknologi tersebut tidak memiliki kesadaran moral, niat, maupun kapasitas pertanggungjawaban. Dengan demikian, AI tidak dapat diposisikan sebagai subjek hukum atau pemikul kewajiban etik. Tanggung jawab etik dan yuridis tetap berada pada dokter sebagai aktor profesional yang membuat keputusan akhir dalam tindakan medis—termasuk ketika keputusan tersebut dipengaruhi oleh output sistem AI. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi dan revisi Kode Etik Kedokteran Indonesia untuk mengakomodasi penggunaan teknologi cerdas, dengan menegaskan prinsip human-centered accountability, transparansi algoritmik, keadilan, serta perlindungan pasien. Kesimpulannya, AI dapat memperkuat kompetensi klinis dokter, tetapi tidak dapat menggantikan tanggung jawab moral, empati, dan penilaian profesional yang menjadi landasan hakiki profesi kedokteran
The Understanding the Drivers of Community Choice toward Madrasah Ibtidaiyyah Islamic Centre Bin Baz: Integrating Religious Values and Educational Marketing Approaches: Integrating Religious Values and Educational Marketing Approaches Ma'ruf, Muammar; Setiawan, Zunan; Adilla, Fitroh
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3541

Abstract

This qualitative study explores the underlying drivers that influence the community’s decision to enroll their children at Madrasah Ibtidaiyyah Islamic Centre Bin Baz. Anchored in the intersection of religious values and educational marketing, this research seeks to understand how faith-based orientation intertwines with modern educational expectations in shaping parental preferences. Using a phenomenological approach, data were collected through semi-structured interviews, in-depth observations, and document analysis involving parents, teachers, and local community leaders. Findings reveal that religious commitment plays a pivotal role in constructing the community’s perception of educational quality. The school’s emphasis on Qur’anic literacy, moral discipline, and the integration of Islamic identity fosters a sense of spiritual assurance among parents. Beyond this spiritual dimension, educational marketing strategies such as transparent communication, community engagement, and reputation management emerge as complementary factors enhancing trust and loyalty. Parents tend to view the school not only as a center of religious learning but also as a platform that ensures academic competitiveness and social belonging for their children. The study highlights that the community’s choice is neither purely rational nor emotional but a synthesis of both, embedded in cultural, religious, and social contexts. Ultimately, the findings suggest that effective educational marketing within faith-based institutions requires genuine alignment between institutional identity, moral values, and community aspirations. This research contributes to a deeper understanding of how religious values can coexist harmoniously with strategic marketing practices in strengthening parental commitment and sustaining the relevance of Islamic education in a competitive educational landscape.
Penerapan Teori RBV,RDT,SCT,DAN DCT Untuk Meningkatkan Kinerja Dan Daya Saing Perusahaan Secara Global (UMKM) Adriyanto , Rhifwan Aji Bimantoro; Hendayana, Yayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3542

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan teori Resource-Based View (RBV), Resource Dependency Theory (RDT), Dynamic Capabilities Theory (DCT), dan Social Cognitive Theory (SCT) dalam meningkatkan kinerja serta daya saing perusahaan secara global, khususnya pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan konseptual, yaitu menelaah dan mensintesis berbagai temuan empiris serta teori yang relevan dari penelitian terdahulu. Pendekatan ini berfokus pada pengembangan kerangka berpikir yang komprehensif guna memahami faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kinerja UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat teori tersebut saling melengkapi dan membentuk kerangka peningkatan kinerja UMKM secara holistik. RBV memberikan fondasi kekuatan internal melalui pengelolaan sumber daya yang bernilai, unik, dan sulit ditiru sebagai sumber keunggulan kompetitif. RDT membantu UMKM dalam memanfaatkan serta mengelola ketergantungan terhadap lingkungan eksternal, seperti akses modal, jaringan bisnis, teknologi, dan pasar. DCT memungkinkan UMKM untuk beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan lingkungan melalui inovasi, pembelajaran berkelanjutan, dan reconfigurasi sumber daya. Sementara itu, SCT memperkuat aspek perilaku dan psikologis pelaku usaha, termasuk motivasi, efikasi diri, dan kemampuan pengambilan keputusan. Integrasi keempat teori ini menjadi dasar strategis bagi UMKM untuk meningkatkan kinerja dan daya saing di tingkat global.
Pengaruh Laba, Beban Bunga, Biaya Operasional, dan Aset Lancar Terhadap Pph Badan Pada BUMN Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019-2023 Evana, Melisa Rosa; Lubis, Nurul Izzah; Masyitah, Emi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3544

Abstract

Corporate Income Tax Payable is the tax levied on a business entity’s taxable income under applicable tax regulations. This study examines the partial and simultaneous effects of Profit, Interest Expense, Operating Expenses, and Current Assets on Corporate Income Tax Payable for state-owned enterprises listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023. A quantitative approach was used with SPSS version 25. Samples were selected using purposive sampling according to predetermined criteria, yielding ten companies. Data were analyzed using multiple linear regression, classical assumption tests, t-tests, an F-test, and the coefficient of determination. Results from the partial hypothesis tests indicate that Profit has a positive and significant effect on Corporate Income Tax Payable; Interest Expense has a negative and significant effect; Operating Expenses have a positive and significant effect; while Current Assets show no significant effect. The F-test demonstrates that the four variables jointly influence Corporate Income Tax Payable. The model’s R² is 0.967, meaning 96.7% of the variation in Corporate Income Tax Payable is explained by the independent variables. The Adjusted R² of 0.964, which adjusts for the number of predictors, is similar, indicating model robustness. In conclusion, Profit, Interest Expense, and Operating Expenses are important determinants of Corporate Income Tax Payable among the sampled SOEs, while Current Assets are not. Recommendations include enhancing financial transparency, reviewing interest policies, and optimizing operational cost management to improve tax efficiency and strengthen fiscal compliance among SOEs moving forward and governance
Sistem Absensi Berbasis Face Recognition dengan Model Inception-Resnet Adliansyah, Fadel Najmi; Holilah, Holilah; Krisdianto, Nanang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem absensi otomatis berbasis pengenalan wajah yang andal, akurat, dan aman untuk digunakan dalam lingkungan pendidikan maupun organisasi. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode Waterfall, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, hingga tahap pengujian. Sistem dirancang dengan memanfaatkan arsitektur jaringan Inception-ResNet yang dikenal memiliki performa tinggi dalam ekstraksi fitur wajah. Model dilatih menggunakan dataset VGGFace2, yang memiliki keragaman tinggi sehingga mampu meningkatkan kemampuan generalisasi sistem. Pelatihan dilakukan selama 8 epoch dan menunjukkan peningkatan akurasi signifikan, yakni dari 56% pada awal pelatihan menjadi 98% pada akhir pelatihan, disertai penurunan nilai loss dari 1,9599 menjadi 0,0730. Evaluasi lebih lanjut menggunakan dataset Labeled Faces in the Wild (LFW) menghasilkan akurasi 96,13%, sementara akurasi validasi mencapai 93,51%. Hal ini menunjukkan bahwa model memiliki ketahanan yang baik terhadap variasi pencahayaan, ekspresi wajah, serta sudut pengambilan gambar. Demi meningkatkan keamanan, sistem ditambahkan modul anti-spoofing berbasis Silent Face Anti-Spoofing untuk mendeteksi upaya manipulasi seperti penggunaan foto atau rekaman video. Implementasi antarmuka dilakukan menggunakan Streamlit sehingga memungkinkan proses absensi secara real-time melalui perangkat berkamera. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sistem absensi yang dikembangkan tidak hanya efektif dan akurat, tetapi juga aman digunakan, serta memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi layanan cloud yang skalabel di masa mendatang.
Pengaruh Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan dan Umur Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak Aprillia, Rahma; Irawati, Wiwit
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan dan Umur Perusahaan terhadap Penghindaran Pajak pada perusahaan sektor Properties dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan serta situs resmi BEI dan situs resmi website masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Berdasarkan metode tersebut diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan selama periode pengamatan tujuh tahun (2018-2024), sehingga total data observasi yang digunakan adalah 105 data panel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear data panel yang diolah melalui aplikasi E-Views versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel Financial Distress, Pertumbuhan Penjualan, dan Umur Perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Namun, secara parsial, hasil penelitian mengindikasikan bahwa variabel Financial Distress dan variabel Umur Perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Penghindaran Pajak, sedangkan variabel Pertumbuhan Penjualan berpengaruh signifikan terhadap Penghindaran Pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan penjualan dapat mendorong manajemen perusahaan untuk melakukan strategi pengelolaan pajak secara lebih agresif, sehingga akan mendorong perusahaan melakukan penghindaran pajak. Sedangkan tingkat kesulitan keuangan dan umur perusahaan tidak menjadi faktor utama dalam praktik penghindaran pajak di sektor ini.
Identifikasi Preferensi Konsumen Terhadap Minat Beli Kerupuk Rambak Produk Teaching Factory Cerva Politeknik Negeri Banyuwangi Wicaksono, Dani Agung; Firdaus, Hakiki; Wilujeng, Ninik Sri Rahayu; Ton, Sefri; Sari , Dewiarum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3548

Abstract

This study was conducted to analyze consumer preferences and purchase intentions regarding krauz rambak crackers, a product developed by the Teaching Factory Cerva of the Livestock Product Processing Technology Department at Banyuwangi State Polytechnic. These crackers are made from processed cowhide and are available in three flavor variants original, balado, and grilled corn. Employing a quantitative descriptive approach, the research involved 354 active students selected through purposive sampling. Data were collected via observation, questionnaire distribution, and interviews, and analyzed using a Likert scale with the assistance of Microsoft Excel 2019. The results indicated that taste and price received positive evaluations from consumers, with an average score of 4.16 (liked). The original flavor was the most preferred variant 4.26, while grilled corn ranked lowest 4.00. The product’s price was considered highly affordable, receiving the highest score of 4.28. On the other hand, consumer purchase intention fell under the “moderate interest” category, with an average score of 3.36. While consumers expressed willingness to buy and recommend the product, further efforts are needed to improve product information dissemination. Krauz rambak crackers have promising market potential among students, especially if promotional strategies and flavor development are optimized.
Efficient Market Hypothesis: A Systematic Literature Review Butet, Rossdelfhin; Kesuma, Sambas Ade
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3549

Abstract

The Efficient Market Hypothesis is a very important idea in today's money world, helping us understand how money markets work everywhere. This organized study of existing writings carefully looks at the ideas and proof connected to the Efficient Market Hypothesis. The study looks closely at its three types: weak, semi-strong, and strong, along with ideas like investors acting wisely and prices changing randomly. The findings reveal uncertain proof about whether this idea works all the time. Some studies agree, suggesting that market prices quickly show all available information. However, the existence of unusual market behaviors constantly challenges this idea. These differences are often described by emotional factors learned in the study of behavioral finance, which go against the idea that market players always make reasonable choices. Special focus is given to market situations that often show clear weak-form problems. This mainly happens because of uneven information levels and greater market changes. The study of existing writings finally decides that while the Efficient Market Hypothesis is still the main way to look at markets, its ability to explain things needs extra help. It's important to add behavioral ideas to explain market differences we see, giving useful advice for creating strong investment plans, especially in growing economies.
Analisis Implementasi Metode Pemasaran Direct Selling pada Produk Talangan Umroh di PT.Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Hamparan Perak Daulay, Zahrawani; Riski, Bagus; Hutagalung, M.Abrar Kasmin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3551

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memahami secara mendalam bagaimana penerapan metode pemasaran direct selling pada produk talangan umrah di PT Bank Sumut Syariah Kantor Cabang Pembantu Hamparan Perak. Latar belakang kajian berangkat dari rendahnya ketertarikan masyarakat terhadap produk pembiayaan tersebut. Minimnya minat ini diduga muncul akibat kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai prinsip-prinsip pembiayaan syariah serta masih terbatasnya upaya promosi yang dilakukan bank. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan pimpinan dan staf pemasaran Bank Sumut Syariah Hamparan Perak sebagai informan kunci.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi direct selling yang selama ini dilaksanakan—seperti kegiatan sosialisasi di masjid, pertemuan komunitas, serta kerja sama dengan biro perjalanan umrah—belum berjalan secara maksimal. Pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya tingkat literasi keuangan syariah masyarakat, terbatasnya jumlah tenaga pemasaran yang kompeten, serta kurang lengkapnya media promosi yang dapat mendukung penyampaian informasi produk. Walaupun menghadapi hambatan, metode direct selling dinilai memiliki potensi besar karena mampu membangun komunikasi langsung, menciptakan hubungan yang lebih personal, serta meningkatkan pemahaman calon nasabah mengenai manfaat dan mekanisme produk talangan umrah. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas tenaga pemasaran, pelaksanaan edukasi keuangan syariah secara berkelanjutan kepada masyarakat, serta penguatan strategi promosi yang lebih komprehensif dan tetap selaras dengan prinsip-prinsip syariah.
The Peran Subsidi Pendidikan dalam Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan di Indonesia Raja, Adelia Mestwo Lumban; Nababan, Amanda Agustina; Ayudis, Diaz; Aulia, Dinda; Lubis, Lara Nauly
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3552

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia. Pemerintah sudah menerapkan beberapa kebijakan subsidi pendidikan agar semua orang bisa mendapatkan akses pendidikan yang adil dan kualitasnya meningkat, terutama bagi keluarga yang memiliki ekonomi lemah. Penelitian ini menggunakan analisis berdasarkan literatur untuk melihat peran subsidi pendidikan dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Peneliti menganalisis berbagai sumber seperti buku akademik, artikel jurnal, laporan pemerintah, serta data dari situs resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsidi pendidikan membantu anak-anak dan remaja untuk bisa mengikuti pendidikan formal. Meskipun begitu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, subsidi perlu didukung oleh kebijakan lain, seperti pelatihan guru, perbaikan sarana sekolah, dan pengembangan kurikulum yang inovatif. Penelitian ini juga menyatakan bahwa subsidi pendidikan harus diintegrasikan dalam strategi pembangunan pendidikan secara keseluruhan agar bisa memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dalam ranah ekonomi publik, dukungan keuangan untuk pendidikan dapat dipandang sebagai langkah strategis pemerintah guna meminimalkan kesenjangan sosial dan meningkatkan efisiensi tenaga kerja di masa depan. Statistik resmi menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat partisipasi sekolah antara 5-10% di kawasan yang kurang beruntung setelah penerapan dukungan tersebut, yang menunjukkan keefektifan dalam memperluas akses pendidikan. Namun, ada berbagai tantangan seperti praktik korupsi dalam pembagian dana dan ketidakmerataan fasilitas yang masih ditangani. Penelitian ini menawarkan suatu model yang menggabungkan subsidi dengan program peningkatan kapasitas bagi pengajar dan modernisasi kurikulum agar dapat memastikan dampak yang berkelanjutan. Dengan cara ini, subsidi bukan hanya sebagai bantuan finansial, melainkan menjadi pendorong untuk perubahan pendidikan yang lebih insklusif dan berkualitas, mendukung visi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional.