cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,152 Documents
Efektivitas Guided Imagery terhadap Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi dengan Kelompok Kontrol di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru Sidabutar, Lidia Lilis Tandela Br; Puswati, Desti; Maulinda, Dini; Devita, Yeni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7098

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh lansia dan dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Pengelolaan hipertensi mencakup pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi farmakologis melibatkan agen antihipertensi seperti diuretik, beta blocker, dan calcium channel blocker. Selain terapi farmakologis, penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis, salah satunya adalah teknik guided imagery. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas guided imagery terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test with control group. Sampel berjumlah 44 responden yang dibagi menjadi 22 responden kelompok intervensi dan 22 responden kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Kelompok intervensi diberikan terapi guided imagery selama 15 menit dalam 3 kali pertemuan, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi teknik guided imagery. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perubahan dalam kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Nilai mean rank kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yang menunjukkan bahwa guided imagery efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Berdasarkan hasil tersebut, guided imagery dapat dijadikan sebagai terapi pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.
Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Storytelling Terhadap Purchase Decision Yang di Mediasi oleh Impulsive Buying Pada Pembelian Tiket Film Animasi JUMBO Tuhulele, Nurhadija A.; Hidayanti, Ida; Mohungo, Yolanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7099

Abstract

Nurhadija A. Tuhulele, 2026. Pengaruh Fear of Missing Out (FoMo) dan Storytelling terhadap Purchase Decision melalui Impulsive Buying sebagai Variabel Mediasi pada Pembelian Tiket Film Animasi Jumbo. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMo) dan storytelling terhadap purchase decision dengan impulsive buying sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Ternate yang membeli tiket film animasi Jumbo. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria responden telah menonton dan mampu mengambil keputusan secara sadar, sehingga diperoleh 126 responden melalui kuesioner berbasis Google Form. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Fear of Missing Out (FoMo) tidak berpengaruh signifikan terhadap purchase decision; (2) Storytelling berpengaruh signifikan terhadap purchase decision; (3) Fear of Missing Out (FoMo) berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying; (4) Storytelling tidak berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying; (5) Impulsive buying berpengaruh signifikan terhadap purchase decision; (6) Impulsive buying mampu memediasi pengaruh FoMo terhadap purchase decision; dan (7) Impulsive buying tidak mampu memediasi pengaruh storytelling terhadap purchase decision. Temuan ini menegaskan bahwa storytelling berperan dominan dalam mendorong keputusan pembelian secara langsung, sedangkan FoMo berkontribusi tidak langsung melalui impulsive buying.
Dinamika Tata Kelola dan Akurasi Penargetan Program Bantuan Sosial di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dalam Upaya Penanggulangan Kemiskinan Dafa, Pasha Al Hafiz; Dafa, Daniashara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7101

Abstract

Studi ini meneliti kesenjangan tata kelola dan akurasi penargetan dalam implementasi program bantuan sosial yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Indonesia. Meskipun skema perlindungan sosial ini dirancang untuk mengurangi kerentanan sosial ekonomi, efektivitasnya sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan, integritas data, dan akuntabilitas administratif. Penelitian ini menerapkan pendekatan studi kasus kualitatif, dengan menggunakan data statistik kemiskinan, dokumen kebijakan, dan laporan pengawasan untuk secara kritis menilai keselarasan antara kerangka peraturan dan implementasi di lapangan. Temuan menunjukkan kelemahan struktural dalam identifikasi penerima manfaat, khususnya terkait pembaruan dan verifikasi Basis Data Kesejahteraan Sosial Terpadu (DTKS). Kelemahan ini berkontribusi pada kesalahan inklusi (rumah tangga yang tidak memenuhi syarat menerima bantuan) dan kesalahan eksklusi (rumah tangga yang memenuhi syarat tidak termasuk). Lebih lanjut, koordinasi antar lembaga yang terbatas, inkonsistensi prosedural, dan mekanisme pemantauan yang tidak memadai memperburuk kesenjangan antara desain kebijakan dan hasil praktis. Studi ini berpendapat bahwa peningkatan manajemen data teknis saja tidak cukup tanpa memperkuat tata kelola kelembagaan, transparansi, dan mekanisme validasi berbasis masyarakat. Oleh karena itu, model tata kelola yang lebih terintegrasi dan akuntabel sangat penting untuk meningkatkan ketepatan sasaran dan memastikan bahwa program bantuan sosial secara efektif berkontribusi pada pengurangan kemiskinan berkelanjutan di tingkat lokal.
Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon, Agresivitas Pajak, Capital Intensity, dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Andira, Reza; Meidiyustiani, Rinny
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7104

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan tujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan emisi karbon, agresivitas pajak, capital intensity dan leverage terhadap nilai perusahaan. Topik ini menjadi penting karena semakin meningkatnya perhatian terhadap aspek lingkungan, kebijakan perpajakan, serta struktur keuangan perusahaan dalam menentukan persepsi investor terhadap kinerja dan nilai perusahaan. Populasi yang diteliti mencakup perusahaan-perusahaan dalam sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2020 hingga 2024. Dalam menyusun sampel, penelitian ini menerapkan metode purposive sampling, yaitu teknik pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, penelitian ini berhasil memperoleh data dari 46 perusahaan yang memenuhi syarat sebagai sampel penelitian. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh anatara variabel independen terhadap variabel dependen. Proses pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan sofware SPSS versi 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agresivitas pajak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi pengelolaan pajak tertentu dapat memberikan dampak terhadap peningkatan persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Sebaliknya, capital intensity terbukti memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Di sisi lain, pengungkapan emisi karbon dan leverage tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan dalam periode penelitian yang dilakukan.
Hubungan Kualitas Lingkungan Fisik Rumah dengan Risiko Penyakit ISPA pada Masyarakat di Desa Adow Selatan Mokodompit, Marsya Nabila Putri; Moleong, Maxi M.; Weken, Merdekawati E.; Sudirham, Sudirham; Manoppo, Jonesius E.; Langitan, Fentje
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7105

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan. Faktor lingkungan fisik rumah seperti ventilasi, jenis lantai, kepadatan hunian, dan jenis dinding berperan penting dalam meningkatkan atau menurunkan risiko terjadinya ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas fisik rumah dengan risiko ISPA pada masyarakat di Desa Adow Selatan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 73 rumah  tangga yang ditentukan dengan Teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara menggunakan kuesioner dan lembar checklist, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah responden memiliki kualitas fisik rumah yang belum memenuhi standar kesehatan lingkungan, yaitu ventilasi tidak memenuhi syarat (59,1%), jenis lantai tidak memenuhi syarat (24,7%), kepadatan hunian tidak memenuhi syarat (63%), dan jenis dinding tidak memenuhi syarat (57,8%). Selain itu,  ISPA juga tercatat cukup tinggi, yaitu 129 orang (83,8%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara seluruh variabel fisik rumah dengan risiko ISPA, yaitu ventilasi rumah (p = 0,045), jenis lantai (p = 0,003), kepadatan hunian (p = 0,009), dan jenis dinding (p = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas fisik rumah, semakin tinggi risiko terjadinya ISPA pada penghuni rumah. Rumah dengan ventilasi tidak memenuhi syarat, lantai yang lembap dan sulit dibersihkan, hunian padat, serta dinding tidak permanen terbukti memiliki proporsi ISPA yang jauh lebih tinggi dibandingkan rumah yang memenuhi syarat kesehatan.
Pengaruh Sistem Single Submission Pengangkut terhadap Kepuasan Karyawan PT Trans Cakrawala Perkasa Cabang Benoa pada Saat Kegiatan Clearance In dan Out Ariska, Daffa Adiwidya; Dahri, Muhammad; Kristanto, Vigih Hery
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7106

Abstract

Penerapan Sistem Single Submission Pengangkut (SSM Pengangkut) ditujukan untuk mendukung kelancaran proses clearance in dan clearance out kapal melalui sistem pelayanan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala atau hambatan yang dihadapi karyawan dalam penggunaan Sistem SSM Pengangkut serta menganalisis pengaruh penggunaan sistem tersebut terhadap tingkat kepuasan karyawan dalam mendukung kelancaran kegiatan clearance. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi pada karyawan operasional PT Trans Cakrawala Perkasa Cabang Benoa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi kendala sistem dan tingkat kepuasan karyawan, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan masih menghadapi berbagai kendala dalam penggunaan Sistem SSM Pengangkut, terutama pada aspek gangguan teknis sistem, keterbatasan fasilitas dan jaringan internet, lambatnya respons dukungan teknis, serta efisiensi proses input data. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan Sistem Single Submission Pengangkut berpengaruh terhadap tingkat kepuasan karyawan, di mana kendala yang masih terjadi menyebabkan tingkat kepuasan karyawan belum mencapai kategori optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada stabilitas sistem, infrastruktur pendukung, serta pelatihan dan dukungan teknis yang berkelanjutan guna meningkatkan kepuasan karyawan dan kelancaran kegiatan clearance in dan clearance out.
Evaluasi Kinerja Pendidikan Di Gunungkidul Melalui Segmentasi Angka Partisipasi Murni Dengan Pendekatan Gaussian Mixture Model Rozy, Agus Fachrur; Suryaningrat, Wahyu; Walhidayah, Irfan; Ristianto, Suma Danu; Arif, Ahmad Bintang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7116

Abstract

Pendidikan merupakan faktor kunci dalam pembangunan daerah, termasuk di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Angka Partisipasi Murni (APM) digunakan sebagai indikator utama untuk mengevaluasi kinerja pendidikan, namun kesenjangan partisipasi tetap terjadi, terutama pada jenjang SMP dan SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola partisipasi pendidikan dan mengidentifikasi segmentasi APM berdasarkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA selama periode 2019–2023. Data APM diperoleh dari Bappeda Gunungkidul dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif serta Gaussian Mixture Model (GMM) untuk mengelompokkan pola partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APM SD tetap stabil pada kategori sangat tinggi (4), menandakan akses pendidikan dasar yang memadai. Sebaliknya, APM SMP mengalami penurunan signifikan pada 2023, dari kategori sangat tinggi (4) menjadi sangat rendah (1), sedangkan APM SMA konsisten berada di kategori sangat rendah (1), mengindikasikan tantangan serius dalam mempertahankan partisipasi siswa di pendidikan menengah. Evaluasi model menggunakan Bayesian Information Criterion (BIC) menunjukkan nilai optimal sebesar 3,385, mengonfirmasi kecocokan GMM dalam mengelompokkan data. Temuan ini menekankan perlunya strategi peningkatan akses pendidikan menengah, termasuk intervensi ekonomi bagi siswa rentan putus sekolah, penguatan program afirmatif, dan perumusan kebijakan berbasis bukti. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu mengurangi kesenjangan partisipasi pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.  
Analisis Strategi Pemasaran Mobil Mitsubishi Xforce pada PT Srikandi Diamond Motors Cabang Alam Sutera Harganda, Hengki; Asmadi, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7117

Abstract

Industri otomotif Indonesia, khususnya segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kompak, mengalami pertumbuhan pesat seiring perubahan preferensi konsumen yang menginginkan kendaraan fungsional, berdesain modern, dan dilengkapi teknologi canggih. Mitsubishi Xforce hadir sebagai produk baru yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut. PT Srikandi Diamond Motors Cabang Alam Sutera sebagai dealer resmi Mitsubishi menghadapi tantangan dalam merumuskan strategi pemasaran yang efektif di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran Mitsubishi Xforce melalui pendekatan analisis SWOT dengan menggunakan Matriks IFAS dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif non-statistik dengan memanfaatkan data penjualan Mitsubishi Xforce periode 2023–2025 yang diperoleh dari laporan resmi perusahaan. Hasil analisis IFAS menunjukkan nilai total IFAS sebesar 3,69 menegaskan kondisi internal yang kuat. Kekuatan utama, khususnya reputasi merek dan performa varian unggulan, masih menjadi penopang utama kinerja perusahaan kekuatan utama pada tingginya penjualan varian Ultimate CVT serta reputasi merek Mitsubishi yang kuat, sementara kelemahan terletak pada penurunan penjualan varian Exceed dan tren penjualan yang menurun pada 2025. Analisis EFAS menunjukkan Nilai total EFAS sebesar 3,53 menegaskan bahwa pada lingkungan eksternal yang cukup kondusif peluang pasar SUV kompak dan perkembangan teknologi lebih dominan dibandingkan ancaman persaingan dan perubahan preferensi konsumen. Strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi digital marketing, peningkatan diferensiasi produk, serta penyesuaian promosi dan strategi harga guna meningkatkan daya saing dan efektivitas pemasaran.
Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Eksploitasi Ekonomi Maharani, Ni Putu Desya; Ujianti, Ni Made Puspasutari; Budiartha, I Nyoman Putu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7118

Abstract

Anak sebagai korban eksploitasi ekonomi oleh orang tuanya merupakan fenomena sosial yang masih marak terjadi di Indonesia, seperti praktik menyuruh anak mengemis, mengamen, atau bekerja di ruang publik demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kondisi ini bertentangan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak serta jaminan hak konstitusional anak untuk tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan normatif mengenai anak sebagai korban eksploitasi ekonomi oleh orang tua serta mengkaji bentuk perlindungan hukum yang diberikan oleh negara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan normatif terkait perlindungan anak korban eksploitasi ekonomi diatur dalam Pasal 58 ayat (1) dan Pasal 64 UU 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia, serta dipertegas dalam Pasal 425 dan Pasal 455 UU 1/2023 tentang KUHP. Selain itu, perlindungan hukum diberikan melalui upaya preventif dan represif. Upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi, pemantauan, pelaporan, pengaturan ketenagakerjaan, serta penegasan kewajiban orang tua dalam pemenuhan hak anak. Sementara itu, upaya represif dilakukan melalui penjatuhan sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak Rp200.000.000,00 guna memberikan efek jera dan menjamin kepastian hukum bagi korban.
Pengaruh Audit Complexity, Financial Distress, dan Firm Age Terhadap Audit Delay Dengan Audit Fee Sebagai Pemoderasi Lubis, Salsabila; Napisah, Napisah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Audit Complexity, Financial Distress, dan Firm Age terhadap Audit Delay dengan Audit Fee sebagai variabel pemoderasi. Audit delay masih menjadi permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan publik di Indonesia karena dapat menurunkan relevansi dan ketepatan waktu informasi laporan keuangan bagi para pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek penelitian perusahaan sektor properti & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2024 dengan populasi sebanyak 90 perusahaan dengan jumlah sample terpilih sebanyak 30 perusahaan berdasarkan kriteria tertentu. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan dianalisis menggunakan regresi data panel serta Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan alat statistik Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Audit Complexity, Financial Distress, dan Firm Age berpengaruh terhadap Audit Delay. Secara parsial, Financial Distress dan Firm Age berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay, sedangkan Audit Complexity tidak berpengaruh signifikan. Pengujian variabel moderasi menunjukkan bahwa Audit Fee tidak mampu memoderasi hubungan Audit Complexity terhadap Audit Delay, namun Audit Fee mampu memoderasi hubungan Financial Distress dan Firm Age terhadap Audit Delay. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi keuangan dan umur perusahaan merupakan faktor utama yang memengaruhi lamanya penyelesaian audit, sementara peran audit fee sebagai pemoderasi bersifat terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan, auditor, dan investor dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi audit delay, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi, khususnya di Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang.