cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Kualitas Aset dan Likuiditas terhadap Peringkat Kredit Bank KBMI IV Aura Ridha Febriani; Heti Suryani Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11511

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kondisi makroekonomi yang menghadapi berbagai tekanan sehingga menyebabkan terjadinya fluktuasi rasio NPL dan LDR pada sektor perbankan. Tingkat NPL dan LDR dapat menjadi sinyal bagi pihak eksternal seperti lembaga pemeringkat dalam melakukan penilaian peringkat kredit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kualitas aset yang diproksikan dengan NPL dan likuiditas yang diproksikan dengan LDR terhadap peringkat kredit bank KBMI IV. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa rasio keuangan yang diperoleh dari laporan keuangan triwulan publikasi OJK pada periode 2022-2025. Data peringkat kredit bank KBMI IV diperoleh dari laporan pemeringkatan publikasi oleh Fitch Ratings pada periode 2022-2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan merupakan analisis regresi data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang termasuk dalam kategori KBMI IV seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BCA. Metode pengumpulan sampel yang dilakukan menggunakan purposive sampling dan menghasilkan sebanyak 64 data observasi. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji menggunakan menggunakan software EViews 14. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas aset yang diproksikan dengan NPL secara parsial memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap peringkat kredit bank. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa likuiditas yang diproksikan dengan LDR secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat kredit bank.
Review Jurnal Mengenai Perbandingan Korosi Storage Tank Berbahan Carbon Steel dan Alloy Steel terhadap Hidrogen Sulfida Bondan Pramudya; Laura Claudiana; Nur Aida Kinanti; Puji Astuti Ibrahim
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11512

Abstract

Hidrogen sulfida (H₂S) merupakan senyawa korosif yang sering ditemukan dalam minyak bumi, gas alam, dan berbagai produk turunannya. Keberadaan senyawa ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan material pada tangki penyimpanan (storage tank), yang dapat menimbulkan risiko kegagalan operasional, kerugian ekonomi, serta bahaya keselamatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketahanan korosi antara dua jenis material yang umum digunakan pada tangki penyimpanan, yaitu baja karbon (carbon steel) dan baja paduan (alloy steel), saat terpapar lingkungan yang mengandung hidrogen sulfida. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur terkait serta analisis data hasil pengujian korosi dari berbagai penelitian terdahulu, dengan parameter pengamatan berupa laju korosi, mekanisme serangan, dan bentuk kerusakan material yang terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa baja karbon memiliki laju korosi yang relatif lebih tinggi dan rentan mengalami kerusakan berupa retakan akibat tegangan serta penggetasan hidrogen saat terpapar H₂S. Sebaliknya, baja paduan yang mengandung unsur kromium, nikel, atau molibdenum menunjukkan ketahanan yang lebih baik karena mampu membentuk lapisan pelindung oksida yang stabil di permukaan material, sehingga menghambat proses serangan korosif. Meskipun demikian, penggunaan baja paduan memiliki pertimbangan tersendiri terkait biaya investasi yang lebih tinggi dibandingkan baja karbon. Berdasarkan perbandingan tersebut, disimpulkan bahwa pemilihan material tangki penyimpanan harus disesuaikan dengan kadar H₂S, kondisi lingkungan operasi, serta pertimbangan ekonomi guna menjamin keandalan dan umur pakai fasilitas penyimpanan.
Kepastian Hukum Jangka Waktu Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR) dalam Hal Terjadi Pemblokiran Sistem Administrasi Badan Hukum Fina Maulidya; Saprudin Saprudin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan Akta Pernyataan Keputusan Rapat (PKR) yang dilaporkan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) melampaui jangka waktu 30 (tiga puluh) hari serta menganalisis kepastian hukum mengenai jangka waktu pendaftaran PKR apabila terjadi pemblokiran akses SABH akibat sengketa internal perseroan. Permasalahan ini muncul karena adanya kewajiban pelaporan PKR dalam jangka waktu tertentu, sementara peraturan mengenai pemblokiran SABH belum memberikan mekanisme yang memungkinkan pelaksanaan kewajiban tersebut ketika akses sistem tidak dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif analitis dengan tipe penelitian doktrinal. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, serta kasus pemblokiran SABH yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pelaporan PKR ke SABH tidak menghilangkan keabsahan akta sebagai akta autentik sepanjang syarat formil dan materil pembuatannya telah terpenuhi, namun keterlambatan tersebut mengakibatkan perubahan data perseroan belum memperoleh pengakuan administratif dari negara. Selain itu, ditemukan adanya konflik norma antara kewajiban pelaporan dalam jangka waktu 30 hari dan ketentuan pemblokiran SABH yang hanya dapat dibuka setelah sengketa selesai tanpa memberikan mekanisme pengecualian. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian hukum bagi perseroan maupun notaris karena kewajiban administratif tidak dapat dipenuhi akibat keadaan di luar kendalinya. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan mekanisme pembukaan pemblokiran sementara atau pengaturan khusus yang memberikan pengecualian terhadap batas waktu pelaporan selama pemblokiran berlangsung guna menjamin kepastian hukum, perlindungan bagi notaris, serta keberlangsungan administrasi perseroan.
Implikasi Hukum Penggunaan Bahasa Asing Dalam Akta Notaris Yunita Firda Risdawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11515

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi hukum penggunaan bahasa asing dalam akta notaris terhadap kekuatan pembuktiannya serta bentuk perlindungan hukum bagi para pihak apabila terjadi perbedaan penafsiran antara akta berbahasa Indonesia dan terjemahan bahasa asingnya. Permasalahan penelitian berangkat dari kontradiksi pengaturan dalam Pasal 43 Undang-Undang Jabatan Notaris yang mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia, namun tetap memperbolehkan penggunaan bahasa asing atas kehendak para pihak. Ketidakjelasan tersebut diperparah oleh tidak adanya sanksi tegas atas pelanggaran ketentuan bahasa serta adanya konflik norma dengan Pasal 26 ayat (5) Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tipe doctrinal research yang bersifat preskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif menggunakan teori kepastian hukum Gustav Radbruch dan teori perlindungan hukum Philipus M. Hadjon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta notaris yang menggunakan bahasa asing tetap memiliki kekuatan pembuktian sebagai akta autentik sepanjang memenuhi ketentuan penggunaan bahasa Indonesia, melibatkan penerjemah tersumpah apabila diperlukan, serta mencantumkan klausula bahasa secara jelas. Sebaliknya, ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut dapat mengakibatkan degradasi kekuatan pembuktian hingga batal demi hukum. Perlindungan hukum bagi para pihak belum berjalan optimal karena konflik norma dan kekosongan pengaturan mengenai status hukum terjemahan akta bilingual. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi melalui penyempurnaan Undang-Undang Jabatan Notaris dan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2019 untuk menjamin kepastian hukum, perlindungan para pihak, serta konsistensi penerapan hukum kenotariatan di Indonesia.
Analisis Tingkat Pemahaman Akuntansi terhadap Kualitas Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM Eva Lusiana; Ludgardis Kidi Wahang; Julaila Julaila; Ampon Muhammad Rayyan A; Keyrend Rizhard Deviano; Deti Kutsiya Dewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11516

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional karena kontribusinya yang signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, dan pertumbuhan ekonomi. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menunjukkan bahwa UMKM mendominasi struktur usaha di Indonesia, namun sebagian besar masih menghadapi keterbatasan dalam aspek pengelolaan internal, khususnya pengelolaan keuangan (Kementerian Koperasi dan UKM, 2023). Kondisi ini menyebabkan banyak UMKM sulit berkembang secara berkelanjutan meskipun memiliki potensi pasar yang besar . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pemahaman akuntansi terhadap kualitas penyusunan laporan keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM yang dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics melalui uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas penyusunan laporan keuangan pada UMKM. Semakin tinggi tingkat pemahaman akuntansi yang dimiliki pelaku UMKM, maka semakin baik kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pemahaman akuntansi melalui pendidikan maupun pelatihan agar kualitas laporan keuangan UMKM dapat terus ditingkatkan.
Perlindungan Hukum Pasangan Perkawinan Beda Agama Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia di Indonesia Muchammad Chadziqun Nucha; H.R. Adianto Mardijono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11518

Abstract

Fenomena perkawinan lintas keyakinan di Indonesia melahirkan tegangan struktural yang kompleks dalam titik persinggungan antara tatanan hukum positif, nilai-nilai normatif keagamaan, dan jaminan hak asasi manusia. Ketentuan dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Situasi ini semakin dipertegas dengan diterbitkannya Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 Tahun 2023 yang secara tegas menutup ruang bagi pengadilan untuk mengabulkan permohonan pencatatan perkawinan antar pemeluk agama yang berbeda, sehingga memunculkan pertanyaan fundamental mengenai sejauh mana sistem hukum nasional Indonesia telah memberikan perlindungan yang sejalan dengan standar hak asasi manusia. Penelitian ini dirancang menggunakan metode yuridis normatif dengan menerapkan tiga pendekatan secara integratif, yakni pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), serta pendekatan konseptual (conceptual approach), melalui kajian terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier secara preskriptif-analitik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perlindungan hukum yang tersedia bagi pasangan beda agama bersifat parsial dan tidak terintegrasi, dengan ketergantungan yang tinggi pada mekanisme non-legislatif yang tidak seragam antar wilayah. Kondisi ini mencerminkan adanya kegagalan kelembagaan (institutional failure) yang pada gilirannya mendorong praktik penyelundupan hukum, antara lain melalui penyelenggaraan perkawinan di luar wilayah yuridiksi Indonesia maupun konversi agama yang semata-mata bersifat instrumental, dengan implikasi serius terhadap kepastian hukum anak dan hak pewarisan. Harmonisasi antara prinsip-prinsip normatif keagamaan dan standar hak asasi manusia sesungguhnya sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sehingga reformasi hukum yang direkomendasikan mencakup revisi Undang-Undang Perkawinan guna membuka ruang bagi mekanisme pengakuan alternatif, penyusunan regulasi pelaksana yang konkret, serta peningkatan kapasitas kelembagaan aparat pencatatan perkawinan.
Students' Metacognitive Strategies in Facing Learning Difficulties in Serenity & Kurtosis Materials Tandungan, Junadelvia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1152

Abstract

This study aims to examine the metacognitive strategies used by students in overcoming learning difficulties in statistical materials, especially the concepts of skewness and kurtosis. This material is often considered complex because it requires an understanding of abstract mathematical concepts and the ability to interpret statistical data. The research uses a qualitative approach with a case study method on students of the mathematics education study program. Data collection techniques were carried out through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The results of the study showed that students used various metacognitive strategies such as learning planning, comprehension monitoring, and self-evaluation and reflection after the learning process. This strategy has been proven to help students identify misconceptions, strengthen their understanding of concepts, and improve their problem-solving skills in solving statistical problems. These findings provide important implications for the development of learning models that support students' metacognitive awareness in understanding complex statistical material.
Pengaruh Good Corporate Governance, Reputasi Kantor Akuntan Publik, Kepatuhan Standar Akuntansi Keuangan terhadap Kualitas Audit dan Opini Audit pada Perusahaan Manufaktur Sektor Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Wandira Regita Putri Cahyani; Tri Ratnawati; Irda Agustin Kustiwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Good Corporate Governance, Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Kepatuhan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terhadap Opini Audit dengan Kualitas Audit sebagai variabel mediasi pada perusahaan manufaktur sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dan laporan auditor independen. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 30 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Good Corporate Governance berpengaruh terhadap kualitas audit, namun tidak berpengaruh terhadap opini audit. Reputasi KAP tidak berpengaruh terhadap kualitas audit maupun opini audit. Kepatuhan terhadap SAK berpengaruh terhadap kualitas audit, tetapi tidak berpengaruh terhadap opini audit. Sementara itu, kualitas audit berpengaruh positif terhadap opini audit, yang menunjukkan bahwa semakin baik kualitas audit yang dihasilkan, maka semakin baik pula opini audit yang diberikan auditor terhadap laporan keuangan perusahaan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa kualitas audit memiliki peran penting sebagai faktor yang memengaruhi pemberian opini audit. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus meningkatkan penerapan Good Corporate Governance, menjaga Reputasi Kantor Akuntan Publik, serta meningkatkan Kepatuhan Standar Akuntansi Keuangan sebagai upaya mendukung terciptanya kualitas audit yang lebih baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan, auditor, dan peneliti selanjutnya.
Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka pada Konsentrasi Keahlian Teknik Permesinan di Provinsi Gorontalo Renando Ake; Sunardi Sunardi; Hendra Uloli; Muh. Yasser Arafat; Monica Pratiwi; Sugeng Pramudibyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11524

Abstract

“Evaluasi Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Pada Konsentrasi Keahlian Teknik Pemesinan Di Provinsi Gorontalo”. Skripsi Sarjana, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Gorontalo. Dosen Pembimbing I Sunardi, S.Pd., M.Pd dan Dosen Pembimbing  II Hendra Uloli, S.T., M.T Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil evaluasi contex pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (2) Mengetahui hasil evaluasi Input pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (3) Mengetahui hasil evaluasi Process pelaksanaan kurikulum merdeka kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. (4) Mengetahui hasil evaluasi Product pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif. Pada penelitian ini menggunkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan cara mendeskripsikan hasil dari penelitian kemudian dilakukan pengumpulan data dari responden yang sudah di tentukan yaitu menggunakan koesioner dengan menggunakan skala likert. Model evaluasi yang digunakan adalah medel CIPP (Context, Input, Process, dan Product) yang berfokus pada pelaksanaan kurikulum merdeka pada kompetensi keahlian teknik pemesinan di Provinsi Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik permesinan di 3 Sekolah yang ada di Gorontalo, secara keselurahan mendapatkan nilai dengan kategori sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka pada kosentrasi keahlian teknik permesinan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kompetensi siswa.
Analisis Risiko dan Pengendalian Internal Integrasi SIA Siklus Pendapatan PT XYZ Muhammad Royyan Rijaya; Yusep Friya Purwa Setya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko dan penilaian efektivitas pengendalian internal pada proses integrasi data antara sistem keuangan Microsoft Dynamics dan sistem operasional Cargosoft dalam siklus pendapatan PT XYZ, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa angkutan multimoda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Alur analisis manajemen risiko dianalisis menggunakan kerangka ISO 31000 dengan skala penilaian dampak dan kemungkinan mengacu pada standar AS/NZS 4360:2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses integrasi data antar sistem ini memiliki 8 (delapan) potensi risiko inheren yang terdiri atas 3 (tiga) risiko berkategori Tinggi dan 5 (lima) risiko berkategori Moderat. Ditinjau dari tiga komponen utama kerangka kerja COSO (Internal Control Integrated Framework) yang meliputi aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan, sistem pengendalian internal aktual yang diimplementasikan oleh perusahaan diklasifikasikan berada dalam kategori Cukup Efektif. Efektivitas ini tercapai berkat adanya kombinasi antara pengendalian otomatis berbasis sistem (system-based controls) dan pengawasan manual oleh personil secara langsung. Namun, masih terdapat celah pengendalian yang bersifat reaktif dan keterlibatan aktivitas manual oleh personel yang cukup signifikan (human error), khususnya pada menu accrue kurs mata uang asing dan belum tersedianya checklist harian data .txt. Sebagai upaya mitigasi, penelitian ini merumuskan rekomendasi teknis yang bersifat preventif dan dituangkan ke dalam Risk Control Matrix (RCM) guna mengoptimalkan akurasi serta keandalan integrasi sistem akuntansi perusahaan.

Page 93 of 830 | Total Record : 8292