cover
Contact Name
Lilian Batubara
Contact Email
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Phone
+6285811868354
Journal Mail Official
lilian.batubara@yarsi.ac.id
Editorial Address
Universitas YARSI, Jl. Letjen. Suprapto Cempaka Putih Jakarta Pusat 10510
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Junior Medical Journal
Published by Universitas Yarsi
ISSN : -     EISSN : 29644968     DOI : https://doi.org/10.33476/jmj.v1i4
Junior Medical Journal Merupakan jurnal peer review dan open access yang berfokus pada publikasi hasil dari penelitian terbaru atau baru dari mahasiswa yang berhubungan dengan masalah kedokteran, kesehatan, biomedis dan pendidikan kedokteran. Jurnal ini melibatkan artikel penelitian atau review asli
Articles 337 Documents
Hubungan antara Pemakaian Hijab dalam Keadaan Rambut Basah dengan Pertumbuhan Ketombe pada Rambut Mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 Berliana, Nila Santy Berliana; Purbo Astuti, Ike Irmawati; Keumala Dewi, Intan
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4368

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Rambut merupakan produk berkeratin yang dihasilkan oleh folikel rambut, struktur menyerupai tabung panjang dengan epidermis pada ujung atas. Kulit kepala memiliki berbagai fungsi salah satunya sebagai tempat tumbuhnya rambut. Salah satu masalah pada kulit kepala adalah ketombe. Ketombe merupakan kondisi kulit kepala yang sangat umum yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan dan hilangnya rasa percaya diri pada individu yang terkena dan berdampak negative pada citra dan kualitas sosial mereka dalam kehidupan Metodologi : Pada penelitian deskriptif kuantitatif ini rancangan penelitian yang digunakan adalah metode cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 yang memakai hijab. Cara penetapan sampel yang digunakan adalah dengan metode quota sampling. Analisa bivariate menggunakan uji Chi Square yaitu untuk melihat hubungan antara rambut basah dengan pertumbuhan ketombe. Hasil : Hasil pada diketahui nilai probabilitas sebesar 0.016 yang lebih kecil dari 0.05 (p=0.016<0.05) berarti terdapat hubungan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah dengan pertumbuhan ketombe pada rambut mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022. Simpulan : Persentase mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 mayoritas menggunakan hijab (90.6%) dan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah (40%). Gambaran mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022 sebagian besar memiliki masalah kulit kepala berketombe (69.1%). Dan terdapat hubungan pemakaian hijab dalam keadaan rambut basah dengan pertumbuhan ketombe pada rambut mahasiswi Fakultas Kedokteran Yarsi Angkatan 2020-2022.
Gambaran Perbandingan Stres dan Tekanan Darah Sebelum dan Sesaat Menghadapi Ujian Praktikum Anatomi Secara Daring pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2019 di Masa Pandemi Salsabila, Dayang; R.W. Susilowati
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 8 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i8.4379

Abstract

Pada 30 Januari 2020, WHO (World Health Organization) mengumumkan secara resmi bahwa COVID-19 sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian secara internasional. Pandemi COVID-19 di Indonesia memukul berbagai sektor kehidupan masyarakat baik dalam sektor ekonomi, ketenagakerjaan, pariwisata, kesehatan, dan tentunya pendidikan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan dengan baik demi menunjang proses pembelajaran yang optimal. Perubahan metode pembelajaran dan sistem ujian praktikum anatomi dapat menjadi faktor pencetus gangguan kesehatan mental, misalnya kecemasan. Kecemasan yang terjadi secara terus menerus dan berkepanjangan dapat memicu terjadinya stres yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Florence L, et.al di MBBS College, India, pada tahun 2014, menunjukkan bahwa stres dalam menghadapi ujian dapat memengaruhi tekanan darah pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini bersifat survei analitik dan dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Cara penetapan sampel pada penelitian ini dengan cara consecutive sampling. Pengukuran untuk variabel independen dilakukan dengan membagikan kuesioner. Pengukuran untuk variabel dependen, yaitu tekanan darah dilakukan secara mandiri oleh responden. Hasil perhitungan nilai Wilcoxon sebesar 3.000 atau nilai Pvalue sebesar 0.000. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tekanan darah pada Mahasiswa FKUY Angkatan 2019 yang mengikuti ujian praktikum anatomi dan mendapatkan materi Skill Lab serta memiliki digital sphygmomanometer pada satu minggu sebelum dan tiga jam sesaat ujian praktikum anatomi. Terdapat perbedaan tekanan darah yang dialami oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2019 saat satu minggu sebelum ujian dan tiga jam sesaat ujian praktikum anatomi secara daring.
Gambaran Karakteristik Penderita TB Paru Klinis di RS YARSI Periode Januari 2021 – Desember 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Risca Latifah; Zakiyah, Zakiyah; Sari, Siti Maulidya; Astiwara, Endy Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 4: December 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i4.4381

Abstract

Indonesia adalah negeri dengan prevalensi TB paru ke-3 di dunia setelah China dan India. Banyak faktor yang berpengaruh pada TB paru, salah satunya adalah usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik penderita TB paru klinis yang diantaranya usia, jenis kelamin, tempat tinggal, status gizi, riwayat TB paru, riwayat penyakit komorbid, dan riwayat penyakit paru. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Pengolahan dan analisa data menggunakan program SPSS sedangkan penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Dengan populasi sebanyak 522 penderita TB paru dan jumlah sampel sebanyak 84 penderita TB paru yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita TB paru berusia 26-45 tahun (38.1%) dan 45-65 tahun (38.1%), berjenis kelamin laki-laki (51.2%), tinggal di DKI Jakarta (83.3%), status gizi dengan kriteria 18.5-22.9 kg/m2 (44%), memiliki Riwayat TB paru (61.9%), tidak memiliki riwayat penyakit komorbid (63.1%), tidak memiliki riwayat penyakit paru (65.5%). Diharapkan kepada masyarakat untuk memelihara kesehatan agar terhindar dari penyakit tuberkulosis.
Pengaruh Tingkat Kecemasan Terhadap Keluhan Nyeri Lambung pada Mahasiswa FK YARSI 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Ardi, Raihan; Djannatun, Titiek; Arifandi, Firman; Maharsih, Eri Dian
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.4410

Abstract

Nyeri lambung merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan rasa sakit atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas. Terdapat beberapa jenis nyeri lambung yang meliputi gastritis, GERD, dan dispepsia. Prevalensi dispepsia di Indonesia adalah 49,75% dan secara global sebesar 10-40%, berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2017, gastritis di Indonesia berjumlah 30.154 kasus (4,9%), dan di Indonesia Prevalensi GERD sudah mencapai 27,4%. Salah satu faktor terjadinya keluhan nyeri lambung adalah kecemasan. Kecemasan dapat mengakibatkan nyeri lambung dengan mengaktivasi emotional motoric system (EMS) yang berpusat di sistem saraf pusat (SSP). Hal tersebut menyebabkan peningkatan sekresi asam lambung dan mengganggu motilitas lambung yang mengakibatkan adanya keluhan nyeri lambung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian diambil secara acak dari mahasiswa/i FK YARSI angkatan 2020. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Zung-self Anxiety Rating Scale dan Gastrointestinal Symptoms Rating Scale untuk melihat pengaruh antara dua variabel. Pada penelitian ini didapatkan jumlah responden yang tidak mengalami kecemasan sebanyak 45.1%, kecemasan ringan 45.1%, kecemasan sedang 9.9%, dan kecemasan berat 0%. Pada pengelompokan gangguan gastrointestinal, data didominasi oleh sindroma diare dengan jumlah 49.3%. Hasil uji regresi logistik multinominal menunjukkan pengaruh yang cukup signifikan antara kecemasan terhadap nyeri lambung (p-value = 0.000). Berdasarkan Hasil penelitian mengenai pengaruh tingkat kecemasan terhadap keluhan nyeri lambung pada mahasiswa FK YARSI 2020, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada mahasiswa FK YARSI 2020 yang mengalami kecemasan terhadap nyeri lambung.
Pengetahuan dan Sikap Mengenai Penggunaan Sunscreen pada Remaja di SMAN 3 Bekasi Serta Tinjauannya dalam Perspektif Islam Sandhyano Alkautsar Putri Walyatalattof, Vinolia; Mirfat; Marhamah, Siti; Widayanti, Etty
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.4413

Abstract

Sunscreen adalah zat yang digunakan untuk mengurangi penetrasi radiasi ultraviolet (UV) matahari ke dalam kulit dan merusak sel-sel kulit. Penggunaan sunscreen penting bagi orang yang banyak beraktivitas di luar ruangan, misalnya remaja. Remaja merupakan kelompok yang rentan terpapar efek buruk dari sinar ultraviolet. Oleh karena itu, remaja perlu memiliki pengetahuan dan sikap mengenai penggunaan sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan antara pengetahuan dan sikap mengenai penggunaan sunscreen pada remaja laki-laki dan perempuan di SMAN 3 Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan jenis penelitian survei non eksperimental dan menggunakan Pengambilan Sampel Acak Bertingkat (proportionate stratified random sampling) di mana populasi dibagi menjadi kelompok-kelompok strata berdasarkan kelas di SMAN 3 Bekasi. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu Uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara remaja laki-laki dan perempuan dengan pengetahuan mengenai penggunaan sunscreen dengan p value = 0,049 (<0,05). Selain itu, tidak ditemukan adanya perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan dengan sikap mengenai penggunaan sunscreen dengan p value = 0,053 (>0,05) pada remaja di SMAN 3 Bekasi. Dalam Islam memperbolehkan umatnya untuk merawat diri dan penampilan dengan menganjurkan kepada umatnya untuk memilih produk kosmetika dengan cermat, memastikan kejelasan informasi, dan menghindari yang dapat membahayakan kesehatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi terhadap Pola Perilaku Makan pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam MARTANTI, SHELLY; Batubara, Lilian; Arsyad, Muhammad; Syam, Edward
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 7 (2024): Maret 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i7.4434

Abstract

Mahasiswa adalah bagian dari masa remaja akhir dan dewasa awal. Mahasiswa di Indonesia memiliki masalah gizi yang disebabkan oleh perilaku gizi yang tidak benar. Masalah gizi berasal dari keadaan ekonomi yang kurang dan terbatasnya pengetahuan tentang gizi. Tingkat pengetahuan gizi ini dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku makan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku makan pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2023. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan studi cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 76 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan dibantu program SPSS. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2023 memiliki tingkat pengetahuan gizi yang berada dikategori kurang baik yaitu sebanyak 52 responden (53,1%) dan tingkat perilaku makan yang berada dikategori tidak sehat yaitu sebanyak 74 responden (75,5%). Dari hasil uji Chi-Square, terdapat hubungan positif antara tingkat pengetahuan gizi terhadap perilaku makan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2023 dengan nilai p-value (0,045).
The The Correlation Between Work Family-Conflict and Work Stress of Female Teachers of Private Elementary Schools in Cipayung District Siti Ulfah Fauziah; Widianti, Dini; Mardhiyah, Dian
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4053

Abstract

Peran utama seorang Perempuan ialah sebagai ibu rumah tangga yang menjaga rumah dan mengasuh anak-anaknya, namun saat ini banyak Perempuan yang mempunyai dua peran baik sebagai ibu rumah tangga mapun bekerja di luar rumah, hal tersebut mengakibatkan adanya konflik peran ganda yang harus dijalani. Dengan peran ganda tersebut cenderung mengakibatkan stres dalam pekerjaan nya maupun peran nya sebagai ibu rumah tangga. Sehingga perlu adanya penelitian yang meneliti hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui adanya hubungan antara konflik peran ganda degan stres kerja pada guru Perempuan di sekolah dasar, Cipayung Depok. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden yang diambil ialah 122 responden dari guru Perempuan sekolah dasar cipayung depok dengan metode kuesioner dalam pengumpulan data dan melakukan uji rank spearman dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian bahwa adanya korelasi antara konflik peran ganda dan stres kerja pada guru Perempuan Sekolah Dasar Swasta di Kecamatan Cipayung berdasarkan hasil oleh data SPSS menunjukan nilai p = 0.002 < dari 0,05 yang artinya bahwa hipotesis diterima.
Gambaran Burnout Syndrom terhadap Ciri Kepribadian Ekstrovert dan Introvert pada Mahasiswa Kedokteran di Jakarta Azzahra, Sabna; Kusuma, Indra; Arsyad, Muhammad
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4067

Abstract

ABSTRAK Burnout Syndrom pada Mahasiswa Kedokteran sering terjadi secara signifikan terkait dengan beban kuliah yang berat yang perlu perubahan pengaturan akademik dan organisasi. Salah satu penyebab dari burnout syndrom yaitu kepribadian Introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Burnout Syndrom Terhadap Ciri Kepribadian Ekstrovert dan Introvert Pada Mahasiswa Kedokteran Di Jakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran di Jakarta. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2023 sampai Agustus 2023. Sampel diambil dengan convenience sampling. Besaran sampel dihitung dengan rumus Lameshow dan didapatkan sebanyak minimal 97 mahasiswa yang bersedia menjadi responden. Jumlah subjek dalam penelitian ini berjumlah 315 Mahasiswa Fakultas Kedokteran di Jakarta. Hasil dari penelitian didapatkan Burnout Syndrom pada mahasiswa kedokteran di Jakarta mayoritas masuk kategori sedang yaitu 291 responden (92.4%), kategori berat yaitu 19 responden (6.0%), dan paling sedikit dengan kategori ringan yaitu 5 responden (1.6%). Dimensi sinisme mayoritas kategori sedang yaitu 286 responden (90.8%), berat 20 responden (6.3%), dan ringan 9 responden (2.9%). Dimensi kelelahan emosional mayoritas masuk kategori sedang 284 responden (90.2%), berat 20 responden (6.3%), dan ringan 11 responden (3.5%). Dimensi penurunan pencapaian pribadi mayoritas masuk kategori sedang yaitu 270 responden (85.7%), berat 39 responden (12.4%), dan ringan 6 responden (1.9%). Hasil kepribadian mayoritas Introvert yaitu 174 responden (55.2%) sedangkan kepribadian Ekstrovert yaitu 141 responden (44.8%). Nilai probabilitas uji chi square sebesar 0,100 dimana nilai ini lebih besar dari 0,05 maka didapatkan hasil tidak terdapat Hubungan antara Burnout Syndrom Terhadap Ciri Kepribadian Ekstrovert Dan Introvert Pada Mahasiswa Kedokteran Di Jakarta. ABSTRACT Burnout Syndrome among medical students often occurs significantly in connection with the heavy academic workload that requires changes in academic and organizational arrangements. One of the causes of burnout syndrome is Introverted personality. This research aims to determine the Description of Burnout Syndrome on Extroverted and Introverted Personality Traits in Medical Students in Jakarta. This study is a descriptive analytic type with a cross-sectional research design. The sample in this study consists of Medical Faculty students in Jakarta. Data collection was conducted from March 2023 to August 2023, using convenience sampling. The sample size was calculated using the Lameshow formula, and a minimum of 97 students willing to participate were obtained. The total number of subjects in this study was 315 Medical Faculty students in Jakarta. The results of the study revealed that Burnout Syndrome in medical students in Jakarta mostly fell into the moderate category, with 291 respondents (92.4%), followed by the severe category with 19 respondents (6.0%), and the least in the mild category with 5 respondents (1.6%). The dimension of cynicism mostly fell into the moderate category, with 286 respondents (90.8%), severe with 20 respondents (6.3%), and mild with 9 respondents (2.9%). The dimension of emotional exhaustion mostly fell into the moderate category, with 284 respondents (90.2%), severe with 20 respondents (6.3%), and mild with 11 respondents (3.5%). The dimension of reduced personal achievement mostly fell into the moderate category, with 270 respondents (85.7%), severe with 39 respondents (12.4%), and mild with 6 respondents (1.9%). The majority of respondents had an Introverted personality, with 174 respondents (55.2%), while Extroverted personality was exhibited by 141 respondents (44.8%). The chi-square test probability value was 0.100, where this value is greater than 0.05, indicating that there is no relationship between Burnout Syndrome and Extroverted and Introverted Personality Traits in Medical Students in Jakarta.
Pengaruh Edukasi dengan Booklet Terhadap Pengetahuan Tentang Perubahan Iklim dan Kesehatan pada Mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas YARSI dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam Ramadhan, Rayhan; Ernawati, Kholis; Kenconoviyati; Arifandi, Firman; Almaudoody, Daffa Naufal Hamid
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4075

Abstract

Perhatian dunia banyak mengarah pada perubahan iklim yang terjadi pada beberapa tahun terakhir. Aktivitas manusia yang mengubah komposisi atmosfer bumi dan variabilitas iklim yang dirasakan dapat menyebabkan perubahan iklim secara langsung atau tidak langsung. Banyak dampak diberbagai aspek yang disebabkan oleh perubahan iklim, salah satunya dalam aspek kesehatan. Maka dari itu, peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap kesehatan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Angkatan 2021 Universitas YARSI. Penelitian ini dirancang menggunakan pra-eksperimental dengan jenis one group pretest and posttest design. Sampel yang menjadi responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Angkatan 2021 Universitas YARSI yang berjumlah 48 orang. Media yang digunakan untuk memberikan edukasi pada penelitian ini berbentuk booklet yang berjudul “Dampak Perubahan Iklim Terhadap Kesehatan” yang dibuat oleh peneliti pada tahun 2023. Selain itu, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berjumlah 20 pertanyaan. Untuk sebaran distribusi variabel digunakan analisis univariat. Sedangkan untuk analisis perbandingan tingkat pengetahuan menggunakan analisis bivariat yaitu uji Wilcoxon. Tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI Angkatan 2021 sebelum dilakukan edukasi dengan media booklet yang masuk dalam kategori sangat baik hanya 5 orang (10,4%). Sedangkan untuk tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi kepada responden yang masuk dalam kategori sangat baik terdapat 35 orang (72,9%). Hasil Analisis didapatkan nilai p-value yaitu p = 0,000. Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan perubahan iklim dan dampaknya bagi kesehatan pada mahasiswa Universitas YARSI. Perlu dilakukan penelitian pengaruh edukasi menggunakan media lain terhadap pengetahuan tentang perubahan iklim dan dampaknya terhadap kesehatan.
Perbandingan Kadar Amilum pada Nasi Putih Baru Matang dengan Nasi Putih yang Disimpan dalam Penanak Nasi dengan Berbagai Variasi Waktu menggunakan Uji Iodida Mutiara Sabri, Syifa; Sandra, Yurika
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 9 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i9.4142

Abstract

Pendahuluan: Diabetes Melitus adalah suatu kondisi kesehatan yang ditandai oleh tingginya kadar gula darah melampaui batas normal, yang secara signifikan terkait dengan pola konsumsi makanan, khususnya sumber karbohidrat yang melimpah dalam kelompok serelia seperti beras. Beras, yang selanjutnya diolah menjadi nasi, merupakan jenis karbohidrat yang tersedia dan dapat menyebabkan peningkatan cepat kadar gula darah. Masyarakat cenderung lebih menyukai nasi yang disajikan dalam keadaan panas, dan seringkali nasi disimpan untuk kemudian dipanaskan kembali saat akan dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis nasi yang memiliki kandungan amilum terbaik dalam pencegahan diabetes melitus. Metode: Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimental in vitro dengan membagi sampel menjadi kelompok 0, 4, 12, dan 24 jam. Kemudian, sampel ini diuji untuk mengukur kadar amilum menggunakan uji iodida, dan hasil data dianalisis menggunakan uji T-test untuk mengevaluasi perbandingan kadar amilum. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar amilum pada nasi baru matang sebesar 12,60% lebih tinggi dibandingkan nasi yang disimpan dalam penanak nasi dengan berbagai variasi waktu 4 jam, 12 jam, 24 jam sebesar 11,73%, 10,77%, dan 9,80%. Selanjutnya, hasil analisis uji T-test menunjukkan bahwa nilai p-value < 0,05. Kesimpulan: Dari temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat amilum pada nasi yang baru dimasak lebih tinggi dibandingkan dengan nasi yang disimpan dalam penanak nasi.