cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 647 Documents
Implementasi Teknologi Puts Dalam Meningkatkan Efisiensi Pemupukan Padi Sawah di Desa Pematang Sijonam Yelfi Yana Linda Br Jabat; Ida Zulfida; Dora Silvia Dewi; Mukti Hakim; Salman Alfarisi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3mngy753

Abstract

Petani padi sawah di Indonesia umumnya masih menerapkan pemupukan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa mempertimbangkan kondisi aktual unsur hara tanah, sehingga terjadi pemborosan pupuk, peningkatan biaya produksi, dan penurunan kualitas tanah. Permasalahan serupa ditemukan di Desa Pematang Sijonam, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani dan efisiensi pemupukan melalui implementasi teknologi Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanah. Kegiatan dilaksanakan pada 28 April 2026 di balai desa setempat dengan pendekatan workshop dan pendampingan masyarakat, melibatkan 25 anggota Kelompok Tani Tani Makmur. Tahapan kegiatan meliputi survei awal, identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan penggunaan PUTS, praktik lapangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan petani dari 42,6 % menjadi 87,3 %. Penerapan rekomendasi pemupukan berbasis hasil PUTS menurunkan penggunaan urea sebesar 25 % dan SP-36 sebesar 28,6 %, menekan biaya pemupukan sekitar 24,9 %, sekaligus meningkatkan produktivitas padi 13,5 %. Kegiatan ini efektif sebagai model pemberdayaan untuk mendukung pertanian berkelanjutan di tingkat desa
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Isometrik Sebagai Upaya Menurunkan Nyeri Pada Penderita Osteoartritis Fakhrudin Nasrul Sani; Agung Widiastuti; Ady Irawan AM
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/38dsv531

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan penyakit muskuloskeletal yang sering dijumpai, pada kelompok usia lanjut. Nyeri merupakan keluhan utama yang sering dirasakan akibat kerusakan pada tulang rawan sendi, sehingga mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Penatalaksanaan OA seringkali bersifat farmakologi yaitu penggunaan obat pereda nyeri,  yang menimbulkan ketergantungan terhadap obat. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi yang bersifat non-farmakologi untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan fungsi sendi salah satunya dengan pemberian latihan isometrik. Latihan ini melibatkan kontraksi otot tanpa mengubah panjang otot atau menggerakkan sendi, sehingga aman dilakukan oleh lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat latihan isometrik ini dirancang secara sederhana, mudah diikuti, dan disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Peserta kegiatan ini adalah lansia dengan OA di Posyandu Aster I Munyung, Kwarasan, Grogol Sukoharjo yang diikuti 27 lansia. Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan metode penyuluhan, diskusi dan demonstrasi latihan isometrik. Hasil pengabdian kepada Masyarakat terbukti efektif dimana terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari yang sebelumnya mayoritas dalam kategori kurang sebanyak peserta 18 dan setelah diberikan edukasi, mayoritas tingkat pengetahuan dalam kategori sedang sebanyak peserta 19. Nyeri yang dirasakan juga menurun setelah pemberian latihan isometrik, dari nyeri dalam kategori sedang 18 peserta, menurun menjadi mayoritas nyeri yang dirasakan dalam kategori ringan 17 peserta.
Pelatihan Implementasi Hand Gesture Recognition Berbasis YOLO untuk Pengenalan Kecerdasan Buatan Siswa SMAN 1 Pabuaran Widyawati Widyawati; Leo Sandi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jpb3c803

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Revolusi Industri 4.0 mendorong pentingnya peningkatan literasi kecerdasan buatan di lingkungan pendidikan, khususnya bagi siswa sekolah menengah. Namun, pemahaman siswa SMA Negeri 1 Pabuaran mengenai penerapan kecerdasan buatan masih terbatas karena proses pembelajaran yang diterapkan cenderung bersifat teoritis dan belum memberikan pengalaman praktik secara langsung. Kondisi tersebut menyebabkan siswa belum memahami implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam kehidupan nyata, terutama pada bidang computer vision dan deteksi objek. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan melalui pelatihan implementasi Hand Gesture Recognition berbasis You Only Look Once. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan minat siswa terhadap teknologi kecerdasan buatan melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif dan experiential learning dengan tahapan sosialisasi, praktik pengumpulan data, pelabelan citra, pelatihan model, hingga implementasi sistem deteksi gerakan tangan secara real-time. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa berdasarkan hasil pre-test dan post-test serta meningkatnya antusiasme peserta terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Dengan demikian, kegiatan ini mampu meningkatkan literasi digital siswa dan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual serta aplikatif.
Gerakan Family-Centered Empowerment Berbasis E-Pocket Book untuk Adherensi TTD Ibu Hamil Ariska Fauzianty; Yasrida Nadeak; Nova Isabella Mariance Br. Napitupulu; Khairunnisa Situmorang; Putri Amelia Situmorang; Azrina Fetta Tanjung; Misno Misno
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/w8b2b597

Abstract

Ketidakpatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu faktor risiko utama anemia pada ibu hamil yang dapat memicu perdarahan maternal dan stunting. Di Provinsi Sumatera Utara, capaian konsumsi TTD masih berada di angka 71,27%, berada di bawah target nasional sebesar 88,5%. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan kemandirian keluarga inti (nuclear family) dalam pemantauan konsumsi TTD melalui implementasi Gerakan Family-Centered Empowerment Model di Desa Bangun Rejo. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi berbasis E-Pocket Book SIAP-TTD, demonstrasi, dan praktik mandiri (redemonstrasi) kepada 15 pasang ibu hamil dan pendamping keluarga inti. Evaluasi program dilakukan melalui pendekatan dua arah menggunakan instrumen kognitif (pre-test dan post-test) serta lembar observasi psikomotorik. Hasil awal kegiatan menunjukkan adanya transformasi signifikan pada luaran langsung (immediate outcome) peserta. Pengetahuan responden pada kategori "Baik" meningkat drastis dari 20% menjadi 80%. Selain itu, terjadi peningkatan kapasitas psikomotorik pendamping, di mana 67% peserta mencapai kategori "Sangat Terampil" dalam mengoperasikan monitoring calendar secara mandiri. Keterlibatan suami sebagai pendamping utama mencatat persentase dominan sebesar 73%, yang berkontribusi langsung pada penguatan support system domestik serta pencapaian tingkat adherensi TTD harian sebesar 87%. Disimpulkan bahwa integrasi edukasi digital interaktif dan alat pantau visual fisik memberikan luaran langsung yang positif dalam mendorong pergeseran paradigma pengawasan kesehatan rumah tangga menjadi lebih proaktif. Model intervensi hulu ini berpotensi mendukung pencegahan anemia kehamilan dalam jangka panjang (long-term impact). Meskipun demikian, kontribusi klinis riilnya terhadap stabilitas kadar hemoglobin (Hb) tetap memerlukan evaluasi lanjutan secara berkala
Greenovation and Planting Class: Collaborative Greenhouse Development and Planting Education for Village Food Self-Sufficiency Ni'matul Izza; Rafael Hario Rivandi; Latifah Maharani; Septira Arshiana; Irvan Shofiyanto; Salma Azizah Asy Syahidah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ekaf8f47

Abstract

Pagentan Village is characterized by high population density and extensive land conversion into residential areas, resulting in limited agricultural land and green open spaces. This condition weakens local food security and limits practice-based environmental education, particularly at the elementary school level. In response, the “Village Greenovation and Planting Class” program was implemented to promote community empowerment and environmental education. The program involved residents of RT 06 RW 04 and students of MI Al-Ma’arif 02 Pagentan through activities such as the construction of an eco-friendly greenhouse, training in sustainable agricultural practices, and the integration of planting activities into thematic learning. The program aimed to strengthen food security through collaborative greenhouse management, enhance community capacity in environmentally friendly cultivation techniques, and instill environmental awareness and independence among students from an early age. The implementation results showed increased community knowledge and skills in sustainable agriculture, optimized use of limited land, and greater student participation in environment-based learning. Through collaboration between the local community and the school, the program successfully developed a greenhouse for independent food production while fostering environmental values and sustainable farming skills.
Pelatihan Simulasi Bisnis Monsoonsim: Edukasi Akuntansi Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Untuk Siswa/Siswi SMK Antonius Juniarto; Antonius Juniarto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0caxxr46

Abstract

Kegiatan pelatihan berbasis simulasi bisnis virtual menggunakan MonsoonSIM dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK mengenai pengelolaan perusahaan dan dasar-dasar akuntansi keuangan secara praktis. Program ini ditujukan kepada 50 siswa SMK Kemurnian agar peserta memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif dibandingkan pembelajaran teoritis di kelas. Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan masing-masing kelompok bertindak sebagai pengelola perusahaan virtual yang saling bersaing dalam mengambil keputusan bisnis. Selama simulasi berlangsung, setiap tim diharuskan menentukan strategi operasional perusahaan, seperti pengelolaan biaya, penetapan harga jual, pengaturan persediaan, serta penyusunan strategi pemasaran. Peserta juga melakukan evaluasi terhadap performa perusahaan berdasarkan hasil keuangan yang diperoleh selama permainan berlangsung. Aktivitas tersebut mendorong siswa untuk memahami hubungan antara pengambilan keputusan dengan kondisi keuangan perusahaan. Selain meningkatkan wawasan mengenai proses bisnis, kegiatan ini turut melatih kemampuan kerja sama, komunikasi, serta pemecahan masalah dalam tim. Situasi kompetitif yang tercipta selama simulasi membuat peserta lebih aktif dalam berdiskusi dan menyusun strategi bisnis secara bersama-sama. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, sebanyak 92% peserta menyatakan bahwa pelatihan membantu mereka memahami konsep pengelolaan bisnis dan akuntansi keuangan dengan lebih baik, sementara 88% peserta menyatakan puas terhadap metode pembelajaran berbasis simulasi yang digunakan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan MonsoonSIM efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta serta pemahaman mengenai proses bisnis dan pengelolaan perusahaan. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat membantu siswa memahami tantangan dunia usaha sekaligus meningkatkan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja maupun kewirausahaan
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Untuk Mendukung Kesehatan Reproduksi di Masa Mendatang di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan Nisrina Nisrina; Nina Olivia; Purwaningsih Purwaningsih; Nadya Putri Wulandari; Annisa Rahma
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/b6vzfx09

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih memerlukan penanganan serius di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi anemia pada usia 15–24 tahun mencapai 32%, sementara World Health Organization (WHO) melaporkan sekitar 30% wanita usia 15–49 tahun di dunia mengalami anemia. Dampak anemia tidak hanya memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas, tetapi juga berimplikasi serius terhadap kesehatan reproduksi di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia sebagai upaya mendukung kesehatan reproduksi di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan diskusi kelompok dengan evaluasi menggunakan pretest dan posttest kepada 30 siswi yang dipilih secara purposif. Materi edukasi mencakup pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak terhadap kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, pentingnya konsumsi tablet tambah darah, serta pola makan bergizi seimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 71,03% meningkat menjadi 88,23% pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 17,2%. Distribusi nilai menunjukkan pergeseran dari kategori sedang ke kategori tinggi setelah intervensi edukasi. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai anemia dan upaya pencegahannya. Edukasi kesehatan secara terstruktur dan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi intervensi promotif pada kelompok remaja putri
Sosialisasi Keselamatan Lingkungan untuk Mewujudkan Hifzul Bi’ah di Muhammadiyah Boarding School Tangerang Anni Rohimah; Raden Hernadi; Wahyu Fajar Nugraha; Thoat Hamim; Meli Indriani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/b49z9v43

Abstract

Permasalahan pengelolaan limbah di pesantren menjadi fenomena yang penting , salah satunya di Muhammadiyah Boarding School Tangerang yang berlokasi di Desa Sodong, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tangerang belum memiliki sistem pengelolaan sampah berbasis 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace) yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, khususnya Hifzul Bi'ah (perlindungan dan pelestarian lingkungan).Untuk meningkatkan pemahaman santri tentang pengelolaan limbah dan upaya menjaga lingkungan, perlu dilakukan pengarahan melalui sosialisasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelolaan limbah berbasis 4R (reduce,reuse, recycle,replace) serta menanamkan nilai Hifzul Bi’ah. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah Service Learning (SL). Implementasi SL ini adalah  mengintegrasikan pembelajaran lingkungan dan keagamaan dalam  pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh 35 peserta, terdiri dari siswa kelas 11, guru, dan tenaga pengasuh. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan dalam satu hari. Indikator keberhasilan yang ditargetkan adalah peningkatan pemahaman terhadap konsep 4R. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan siswa tentang implementasi aktivitas ramah lingkungan dalam implementasi Hifzul Bi’ah.Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi berbagai bentuk implementasi 4R yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren    
Edukasi Biopori dan Biogas Sebagai Media Penguatan Literasi Pengelolaan Sampah Organik di MTs Negeri 1 Pangkalpinang Fika Dewi Pratiwi; Yulia Yulia; Ineu Sulistiana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/40cj8772

Abstract

Upaya pembentukan perilaku peduli lingkungan pada peserta didik sekolah MTS Negeri 1 Pangkalpinang terkait keberadaan sampah organik masih menjadi tantangan. Keterbatasan pemahaman dan keterampilan siswa dalam pengelolaan sampah organik menyebabkan pemanfaatan sampah belum dilakukan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi lingkungan, pemahaman aplikatif, dan komitmen siswa dalam pengelolaan sampah organik melalui edukasi biopori dan pengenalan biogas skala laboratorium. Metode yang digunakan meliputi community-based education yang dipadukan dengan pendekatan Problem-Based Learning dan workshop partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, edukasi dan diskusi kontekstual, praktik demonstratif pembuatan satu unit lubang biopori, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert dan dikotomis kepada 40 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap pelaksanaan program dengan nilai rata-rata persepsi berkisar antara 3,25–3,63. Selain itu, seluruh siswa menyatakan bersedia menerapkan dan menyebarluaskan konsep pengelolaan sampah dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menghasilkan luaran awal berupa satu unit biopori percontohan sebagai media edukasi pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan literasi, kesadaran, dan komitmen awal siswa terhadap pengelolaan sampah organik. Namun, peningkatan keterampilan teknis siswa belum diukur secara objektif karena praktik pembuatan biopori dilaksanakan secara demonstratif dan evaluasi kegiatan masih berbasis persepsi siswa setelah kegiatan
Penerapan Kegiatan Menggambar dan Prakarya untuk Meningkatkan Self-Efficacy pada Anak Kelas V Sekolah Dasar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) X Varla Angelica Chandra; Teresa Livia; Dani Davidsen; Willy Tasdin Tasdin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/47hw5h18

Abstract

Anak usia sekolah dasar membutuhkan pengalaman keberhasilan untuk membangun rasa mampu dan kompeten terhadap dirinya. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam proses tersebut adalah self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menghadapi tugas dan tantangan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak X, beberapa anak menunjukkan keyakinan diri yang rendah, seperti ragu dalam menjawab pertanyaan, cenderung meminta bantuan sebelum mencoba secara mandiri, serta pasif dalam kegiatan diskusi. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan self-efficacy anak usia sekolah dasar melalui aktivitas kreativitas berupa menggambar dan membuat prakarya. Program dilakukan kepada delapan siswa kelas V SD melalui enam sesi kegiatan individu, seperti menggambar bebas, melanjutkan gambar dari kerangka yang telah disediakan, serta menyelesaikan prakarya setengah jadi. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi, kuesioner menggunakan alat ukur Morgan-Jinks Student Efficacy Scale, pelaksanaan kegiatan kreativitas, serta melalui pendekatan positive reinforcement. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata self-efficacy partisipan dari 85,12 menjadi 88,88. Selain itu, anak terlihat lebih berani, percaya diri, dan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, aktivitas kreativitas dapat membantu meningkatkan self-efficacy anak usia sekolah dasar secara bertahap.