cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 647 Documents
Pemberdayaan Anak Muda Kota Medan Dalam Pelatihan Penyeduhan Dan Pemasaran Kopi Fernanda Putra Adela; Arief Marizki Purba; Tonny Pangihutan Situmorang; Adil Arifin; Muhaamad Ardian; Fajar Utama Ritonga
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ej2pf297

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan keterampilan usaha anak-anak muda di kawasan Padang Bulan Kota Medan melalui pelatihan penyeduhan dan pemasaran kopi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan teknis dalam meracik kopi secara profesional serta kurangnya pemahaman strategi pemasaran berbasis media sosial di era milenial. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi budaya kopi, pelatihan teknis manual brewing (V60, Vietnam drip, espresso, latte, dan tubruk), pendampingan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi selama tujuh bulan bersama Komunitas Kopi Sejahtera. Program ini melibatkan 25 peserta berusia 21–30 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan penyeduhan kopi dan pemahaman pemasaran digital peserta, ditandai dengan meningkatnya penguasaan teknik manual brewing, kemampuan berkomunikasi nilai produk kepada pelanggan, serta tumbuhnya motivasi berwirausaha. Peserta yang semula hanya berperan sebagai konsumen kopi kini mampu bertransisi menjadi barista pemula yang memahami rantai nilai kopi dari hulu ke hilir. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis pelatihan vokasional dan penguatan modal sosial mampu mendorong anak muda memanfaatkan peluang ekonomi di sektor kopi perkotaan
Percepatan Eliminasi Tuberkulosis (Tbc) Berbasis Komunitas Di Kecamatan Medan Marelan Kota Medan Fajar Utama Ritonga; Nadila Rahmah; Sri Maharani Afriani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a1b4e391

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis (TBC) berbasis komunitas di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. Permasalahan utama mitra adalah tingginya angka kasus TBC di wilayah tersebut yang disertai rendahnya kesadaran masyarakat, tingginya stigma sosial terhadap pasien, serta ketidakkonsistenan pasien dalam menjalani pengobatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam praktik pekerjaan sosial, mencakup sosialisasi dan pendampingan pasien TBC di empat Rumah Sakit PMDT (RS Adam Malik, RS Khusus Paru, RS Haji, RS Pirngadi), kunjungan rumah (home visit), Investigasi Kontak Rumah Tangga (IK RT) kepada 122 indeks kasus, dan Investigasi Kontak Non-Rumah Tangga (IK Non-RT) kepada 123 warga di kawasan Marelan. Program ini melibatkan mahasiswa MBKM dari berbagai perguruan tinggi bekerja sama dengan Bakrie Center Foundation dan Yayasan Mentari Meraki Asa selama empat bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman pasien dan keluarga tentang penularan, pencegahan, dan penanganan TBC, ditandai dengan konsistensi pengobatan yang membaik, akses layanan kesehatan yang meningkat, dan berkurangnya stigma sosial di lingkungan sekitar pasien. Program juga menghasilkan modul edukasi TBC komprehensif yang dapat direplikasi. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan ABCD berbasis komunitas merupakan strategi efektif dalam percepatan eliminasi TBC di wilayah perkotaan
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Growth Mindset Dalam Pembelajaran Mendalam Neni Wahyuningtyas; Nurul Ratnawati; Agus Purnomo; Mirza Pradila
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/1f2g7j19

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan menuntut guru mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berorientasi pada proses. Namun, mitra kegiatan, masih menghadapi kendala dalam mengimplementasikan growth mindset ke dalam pembelajaran mendalam. Sebagian guru masih berfokus pada capaian akhir, belum optimal memberikan umpan balik konstruktif, dan belum membiasakan refleksi belajar. Oleh karena itu kegiatan ini dilaksanakan guna memperkuat pemahaman serta keterampilan guru dalam menerapkan growth mindset melalui perancangan pembelajaran mendalam. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kesiapan guru dalam membangun budaya kelas yang menghargai proses, ketekunan, keberanian mencoba, dan perbaikan strategi belajar. Metode yang digunakan melalui empat tahap yaitu asesmen, persiapan, tahap implementasi, evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap pentingnya penerapan growth mindset, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran yang lebih reflektif, serta kesiapan memberikan umpan balik yang menekankan usaha dan perkembangan peserta didik.
Workshop Creative Problem Solving untuk Mengatasi Pengaruh Pergaulan Negatif di Kalangan Remaja SMA Siti Maliha; Jero Budi Darmayasa; Enditiyas Pratiwi; Uli Agustina Gultom; Nofvia De Vega; Firima Zona Tanjung; Fitriawati Fitriawati; Neni Novitasari; Listiani Listiani; Arief Ertha Kusuma; Zulfadli Zulfadli
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7m4nsr39

Abstract

Pergaulan negatif di kalangan remaja sekolah menengah atas merupakan permasalahan sosial yang memerlukan intervensi preventif dan terstruktur. Siswa SMA Negeri 2 Tarakan menghadapi keterbatasan program preventif yang menyentuh aspek sosial-emosional, sementara layanan bimbingan dan konseling belum mampu menjangkau seluruh siswa secara merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap risiko pergaulan negatif sekaligus melatih kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah sosial secara kreatif dan konstruktif. Pendekatan yang digunakan adalah workshop partisipatif berbasis psikoedukatif yang menerapkan kerangka Creative Problem Solving, mencakup pemaparan materi, simulasi kasus dalam kelompok kecil, serta refleksi. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Mei 2026 dan melibatkan 30 siswa dari kalangan pengurus OSIS dan perwakilan kelas. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan rerata skor dari 58,6 menjadi 75,8, melampaui ambang keberhasilan yang ditetapkan sebesar 20%. Selain itu, 90 hingga 97 persen peserta menyatakan bahwa kegiatan tersebut bermanfaat dan relevan. Kolaborasi sebelas dosen lintas program studi dari Universitas Borneo Tarakan memperkuat kualitas pendampingan dan menjadikan model ini berpotensi direplikasi di sekolah lain.
PROMOSI: Program Optimalisasi Media Promosi Potensi Daerah pada Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta Andreas Grahandi; Hasanul Bulqiyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wjkgcq65

Abstract

Pemanfaatan media promosi digital merupakan salah satu strategi penting dalam memperluas penyebarluasan informasi dan promosi potensi daerah. Namun, pengelolaan media promosi digital di Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Tengah masih belum optimal, terutama dalam penyusunan konten yang terencana dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana publikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola media promosi digital melalui pelatihan dan pendampingan. Program dilaksanakan selama periode Septembar–Januari 2026 dan diikuti oleh 10 peserta yang terdiri atas pegawai dan tenaga pendukung pada Subbidang Promosi, Komunikasi, dan Informasi. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan workshop, pendampingan praktik penyusunan konten, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 63,0 pada pre-test menjadi 88,0 pada post-test atau meningkat sebesar 25%. Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, kegiatan ini juga menghasilkan satu kalender konten media sosial, satu rancangan konten promosi digital, serta rekomendasi strategi publikasi yang dapat dimanfaatkan sebagai pedoman pengelolaan media promosi Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan demikian, program pendampingan ini mampu meningkatkan kompetensi peserta sekaligus memperkuat pengelolaan media promosi digital sebagai sarana publikasi potensi daerah secara lebih efektif dan berkelanjutan
Efektivitas Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Minuman Herbal Kesehatan di Desa Sumurgung, Tuban Suhartono Suhartono; Abid Reza Fahedy; Afivah Afivah; Ahmad Umar Zacky; Avelia Suprehatin; Andika Bintang Wijaya; Diah Bekti Ardiyanti; Dwi Anjarwati; Faysa Ayu Arnindhita; Heni Mustika Rini; Hidayat Hidayat; Husnun Nadzirotul Lailiyyah; Moch. Bima Dwi Novi Andre; ⁠Muhammad Fitro Rizalis Syifa; Nailil Hidayah; Novitasari Ningsih; Olivia Kurnia Dewi; ⁠Ria Puspita; Sabila Karimatun Nisa; ⁠Setiya Husada; Siti Herlinda Oktafia; Syahrul Putra Pratama; Vina Reza Antika; Weni Elisa Indah Sari; Yuyun Andriyani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0cv9t878

Abstract

Pemanfaatan tanaman herbal sebagai alternatif peningkatan kesehatan masyarakat masih belum optimal, termasuk pemanfaatan bunga telang di Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Sebagian besar masyarakat hanya mengenal bunga telang sebagai tanaman hias dan belum memahami manfaat maupun cara pengolahannya menjadi minuman herbal kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang sebagai minuman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis masyarakat melalui tahapan observasi, penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan untuk memberikan informasi mengenai kandungan dan manfaat bunga telang, sedangkan pelatihan difokuskan pada praktik pembuatan minuman herbal bunga telang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bunga telang menjadi minuman herbal. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme dan minat untuk memanfaatkan bunga telang sebagai alternatif minuman sehat bagi keluarga. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat serta mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai upaya mendukung kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Balita Cegah Stunting Dengan MP-ASI Melalui Program Gerakan Masak Sehat MP-ASI Berbahan Lokal Delaila Novriyanti Panggabean; Septa Indra Puspikawati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/e2cpgd20

Abstract

Salah satu masalah gizi jangka panjang yang masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia adalah stunting yaitu kekurangan asupan gizi yang berkelanjutan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) atau periode emas (golden period). Stunting berkelanjutan dapat menyebabkan penurunan pertumbuhan fisik, penurunan perkembangan kognitif, dan penurunan produktivitas anak. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui intervensi pemberdayaan ibu balita dalam praktik Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang sesuai dan tepat dengan program Gerakan Masak Sehat MP-ASI (GEMAS). Program ini merupakan kegiatan edukasi dan demontrasi memasak yang bertujuan untuk peningkatan pengetahuan serta keterampilan ibu balita dalam menyiapkan MP-ASI yang sehat, bergizi, aman, serta sesuai dengan kebutuhan bayi dan anak melalui kegiatan penyuluhan serta demonstrasi memasak berbahan dasar ikan nila yang diolah menjadi BOLILA (Bola Ikan Nila). Metode yang dilakukan melalui pendekatan community based education, yaitu metode pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pelatihan serta demonstrasi memasak. Evaluasi dengan pre-test dan post-test untuk melihat peningkatan dan pemahaman peserta sebelum edukasi dan sesudah edukasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa rata-rata pada pre-test 75.24 meningkat  menjadi 91.90 pada post-test. Hasil uji statistik menggunakan uji paired t-test p < 0.001 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test, dapat disimpulkan  intervensi edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta. Demontrasi memasak yang dilakukan berhasil memberikan pengalaman dan pemahaman cara mengolah MP-ASI berbahan lokal yang tepat. Kegiatan ini menjadi upaya dalam pencegahan stunting pada balita di Desa Kelir.