cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
anto.uptt@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
jurnalirje@gmail.com
Editorial Address
https://irje.org/index.php/irje/EditorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Research Journal on Education
ISSN : 27759482     EISSN : 27758672     DOI : 10.31004/irje.v3i1.357
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles 2,601 Documents
Work Engagement dan Prokrastinasi Akademik dengan Fatigue Sebagai Moderator pada Mahasiswa yang Bekerja Saifudin, Amir; Ariyanto, Eko April; Rini, Amanda Pasca
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3268

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara work engagement dan prokrastinasi akademik dengan fatigue sebagai variabel moderator pada mahasiswa yang bekerja, serta untuk melihat secara khusus hubungan antara work engagement dengan prokrastinasi akademik, dan antara work engagement dengan fatigue. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif yang bekerja, baik secara paruh waktu maupun penuh waktu, dan berdomisili di Surabaya. Jumlah partisipan ditentukan menggunakan aplikasi GPower 3.1 dengan parameter α = 0,01, power = 0,95, dan effect size = 0,15, sehingga diperoleh kebutuhan minimal sebanyak 200 partisipan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatigue berperan signifikan sebagai moderator dalam hubungan antara work engagement dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa yang bekerja. Meskipun mahasiswa memiliki tingkat keterlibatan kerja yang tinggi, tingginya tingkat kelelahan dapat memperkuat kecenderungan menunda tugas akademik. Ini berarti bahwa fatigue dapat melemahkan atau bahkan membalikkan efek positif dari keterlibatan kerja terhadap perilaku akademik. Selain itu, fatigue secara langsung juga berkontribusi besar terhadap meningkatnya prokrastinasi, menandakan bahwa kelelahan menjadi faktor penghambat utama dalam manajemen waktu dan penyelesaian tugas akademik.
Menurunkan Intensi Turnover pada Generasi Milenial: Sebuah Kajian Literatur Iskandar, Saepul; Simarmata, Nicholas
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3274

Abstract

Tingginya intensi turnover pada karyawan generasi milenial menjadi ancaman bagi generasi ini dalam menghadapi persaingan kerja di era bonus demografi. Stabilitas perusahaan juga akan terganggu sehingga penting untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat menghambat intensi turnover baik dari sisi individu maupun pihak perusahaan. Penelitian ini menggunakan kajian literatur terhadap 10 artikel yang dianggap relevan oleh penulis terkait dengan turnover pada karyawan generasi milenial. Hasil dari kajian literatur ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan worklife balance sebagai faktor-faktor yang mengurangi intensi turnover pada karyawan generasi milenial secara internal. Sedangkan keterikatan kerja, keterlibatan kerja, serta beban kerja merupakan faktor-faktor yang mengurangi intensi turnover pada karyawan generasi milenial segi eksternal.
Strategi Koping Mahasiswa Perantau dalam Menghadapi Kesepian: Tinjauan Literatur Ifadah, Tiara A'yunina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3312

Abstract

Kesepian merupakan fenomena psikologis yang sering dialami mahasiswa perantau akibat keterpisahan dari keluarga, keterbatasan jaringan sosial, serta tuntutan adaptasi akademik. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, kesejahteraan psikososial, dan pencapaian akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau strategi koping yang digunakan mahasiswa perantau dalam menghadapi kesepian, baik adaptif maupun maladaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2015–2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori utama strategi koping yaitu emotion-focused coping, problem-focused coping dan technology-based coping. Secara keseluruhan, strategi koping adaptif seperti dukungan sosial, self-compassion, dan keterlibatan dalam komunitas terbukti efektif menurunkan kesepian, sedangkan strategi maladaptif seperti isolasi sosial dan penggunaan teknologi berlebihan justru memperburuk kondisi. Oleh karena itu, hasil tinjauan ini merekomendasikan perguruan tinggi untuk mengembangkan intervensi psikososial yang menekankan keterampilan koping adaptif, penguatan dukungan sebaya, serta literasi digital agar mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi secara sehat.
Anas Family Model Sebagai Pendekatan Kader terhadap Empowerment Community Pengendalian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Yenita, Riski Novera; Yanti, Rifa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3328

Abstract

Masalah stunting adalah gangguan pertumbuhan linier pada anak karena kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan produktivitas. Stunting disebabkan oleh faktor langsung seperti pemberian ASI Eksklusif dan faktor tidak langsung seperti pendidikan orang tua. Keterlibatan kader posyandu penting dalam mengatasi stunting dengan pengetahuan yang cukup tentang sistem 5 langkah posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model Anas Family sebagai pendekatan kader dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengendalian stunting di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Tahapan Penelitian ini akan dilakukan dalam Mengkaji literatur terkait dengan pengendalian stunting, pemberdayaan masyarakat, dan peran kader dalam kesehatan masyarakat, Mengumpulkan data melalui kuesioner yang diberikan kepada kepada kader, masyarakat, dan petugas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, menganalisis data menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema dan pola yang terkait dengan model Anas Family, mengembangkan model Anas Family berdasarkan hasil analisis data dan literatur. Populasi dan sampel dalam penelitian berjumlah 58 orang kader yang terbagi dalam 3 wilayah kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, Sampel dalam penelitian ini adalah kader di wilayah kerja Puskesmas Rejosari. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu, Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah Kader yang aktif dalam kegiatan posyandu dan memiliki pengalaman dalam pengendalian stunting. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik, yaitu dengan mengidentifikasi tema dan pola yang terkait dengan model Anas Family. Hasil analisis data digunakan untuk mengembangkan model Anas Family yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat untuk pengendalian stunting.
Analisis Yuridis Hak Nafkah Anak Pasca Perceraian: Studi Putusan Pengadilan Agama Surabaya Nomor 285/Pdt.G/2025/PA.Sby Arimi, Medila Sisca; Hikmawati, Elok
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3332

Abstract

Hukum positif Indonesia tidak secara spesifik menetapkan jumlah maupun batas nafkah anak setelah perceraian orang tuanya, sehingga jumlahnya ditentukan berdasarkan putusan hakim. Penelitian ini membahas mengenai pertimbangan hukum hakim serta implementasi hak nafkah anak pasca perceraian pada putusan tersebut ditinjau dari Teori Keadilan dan Teori Kepentingan Terbaik Bagi Anak. Penelitian ini berfokus pada analisis Putusan Pengadilan Agama Surabaya Nomor 285/Pdt.G/2025/PA.Sby secara yuridis normatif. Hasil penelitian ini, diketahui bahwa nafkah anak pada putusan tersebut dibebeankan kepada ayah kandungnya dengan dasar pertimbangan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Pemberlakuan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2016 Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan anak dan kemampuan ayah kandung dengan merujuk pada rata-rata biaya rumah tangga dan upah minimum kota Surabaya. Hakim memutuskan nafkah ini tidak termasuk biaya pendidikan dan biaya Kesehatan serta bertambah 10% setiap tahun menyesuaikan laju inflasi serta fluktuasi kebutuhan anak berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pemberlakuan Hasil Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2015 Sebagai Pedoman Pelaksanaan Tugas Bagi Pengadilan. Putusan tersebut sejalan dengan Teori Keadilan Gustav Radburch, dimana telah memenuhi keadilan, kemanfaatan, serta kepastian hukum dengan didasarkan pada hukum positif dan cita-cita hukum; juga sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak untuk mendukung anak melangsungkan hidup serta untuk bertumbuh dan berkembang.
Pola Pengasuhan Anak pada Keluarga Perantau: Kasus pada Keluarga Perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone Wahyudi, Didin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3337

Abstract

Orang tua menjadi pelaku utama dan pertama dalam mendidik dan mengasuh anak dalam lembaga pendidikan informal yaitu keluarga, tapi bagaimana jika orang tua pergi bekerja merantau ke luar kota. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah: (i) Untuk mengetahui pola pengasuhan anak pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, (ii) untuk mengetahui prilaku sosial anak pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, (iii)  untuk mengetahui Pola pengasuhan apa yang efektif di terapkan pada keluarga perantau di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah deskriktif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian di di Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Kriteria informan Subjek penelitian ini adalah lima orang tua tunggal (ibu) yang ditinggal suami merantau. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data penelitian ini yaitu melalui triangulasi. Teknik analisis data penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, dan verivikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan menggunakan tiga pola pengasuhan anak yaitu (i) Mabullosipeppa, (ii) Assamaturuken, dan (iii) Kuasa Ale. Namun orang tua cenderung menggunakan pola asuh Kuasa Ale. Pemilihan pola asuh tersebut disebabkan oleh faktor budaya, ekonomi keluarga, dan pekerjaan orang tua. Anak berpola asuh Kuasa Ale kurang bisa bersosialisasi baik cenderung mempunyai sifat mendominasi tidak mau kalah sedangkan pola Mabullosipeppa cenderung pendiam hanya mengikuti saja, keduanya terbukti mempunyai dampak yang kurang baik terhadap prilaku sosial anak. Berbeda dengan pola asuh Assamaturuken yang mempunyai dampak baik untuk perkembangan prilaku sosial anak, anak menjadi mempunyai teman banyak karena pintar menempatkan diri di lingkungan sosial.
Transformational Leadership Bagi Generasi Milenial dan Gen Z: Literature Review Mohlis, Mohlis
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3347

Abstract

Perubahan struktur demografis tenaga kerja yang kini didominasi oleh generasi milenial dan generasi Z menuntut pendekatan kepemimpinan yang lebih adaptif dan relevan dengan karakteristik generasi tersebut. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi gaya kepemimpinan transformasional terhadap generasi milenial dan Gen Z melalui pendekatan studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformational leadership, yang mencakup dimensi inspirasi, motivasi, stimulasi intelektual, dan perhatian individual, mampu menjawab kebutuhan psikologis dan profesional generasi muda, seperti makna dalam pekerjaan, keterlibatan aktif, serta dukungan terhadap pengembangan diri. Studi ini juga mengidentifikasi bahwa penerapan gaya kepemimpinan transformasional secara efektif dapat meningkatkan keterlibatan kerja, loyalitas, serta kinerja organisasi secara keseluruhan. Namun, terdapat tantangan implementasi seperti kesenjangan generasi dan kebutuhan pelatihan kepemimpinan yang berkelanjutan. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap literatur kepemimpinan kontemporer dan menawarkan implikasi praktis bagi organisasi dalam mengelola sumber daya manusia lintas generasi.
Analisis Pendekatan Interdisipliner dalam Pendidikan IPS di MAN 1 Lubuklinggau: Perspektif Sosiologi Rizki, Oki Fitrian; Fatimah, Siti; Anwar, Syafri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3405

Abstract

Pembelajaran mempunyai kedudukan strategis dalam membentuk generasi yang pintar, berkarakter, serta sanggup mengalami kompleksitas kehidupan warga modern. Dalam konteks sistem pembelajaran nasional, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menempati posisi berarti sebab berperan meningkatkan pengetahuan, perilaku, serta keahlian sosial siswa supaya sanggup jadi masyarakat negeri yang baik serta bertanggung jawab. Tetapi demikian, pendidikan IPS di sekolah kerap mengalami tantangan, mulai dari keterbatasn sarana, dominasi aspek kognitif, sampai rendahnya atensi terhadap keahlian berpikir kritis. Keadaan ini menuntut terdapatnya pembaruan pendekatan yang lebih relevan. Salah satu alternatifnya merupakan pendekatan interdisipliner yang memadukan bermacam cabang ilmu sosial semacam sosiologi, ekonomi, sejarah, serta geografi, sehingga siswa sanggup memandang fenomena sosial secara holistik. Di antara cabang ilmu tersebut, sosiologi membagikan donasi besar lewat kerangka analitis buat menguasai dinamika sosial, interaksi antarmanusia, dan pergantian sosial yang terjalin di area dekat. Relevansi perspektif sosiologi terus menjadi nyata dalam konteks MAN 1 Lubuklinggau, di mana siswa terletak pada fase pertumbuhan sosial yang lingkungan dan mengalami tantangan globalisasi serta pertumbuhan teknologi. Oleh sebab itu, analisis menimpa pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran IPS dengan menekankan perspektif sosiologi berarti buat dikaji selaku upaya tingkatkan mutu pendidikan sekalian membekali siswa dengan kepekaan sosial serta keahlian berpikir reflektif.
Tinjauan Sistematis Analisis Cost-Effectiveness Terapi Antihipertensi di Indonesia Azis, Muhammad Israwan; Dwidayati, Ari; Musdar, Tamzil Azizi; Putra, Kevin Gilberth Roganda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3447

Abstract

Salah satu metode penting untuk mengevaluasi seberapa efektif terapi antihipertensi dalam hal biaya, adalah analisis efektivitas biaya, yang membantu memastikan bahwa pengelolaan sumber daya kesehatan berjalan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau literatur yang membahas evaluasi Cost-Effectiveness terapi antihipertensi. Penelitian ini dilakukan dengan meninjau sepuluh jurnal yang berasal dari berbagai sumber ilmiah yang dapat diandalkan untuk menemukan pola, temuan, dan saran. Hasil menunjukkan bahwa, berdasarkan analisis ICER dan ACER, kombinasi CCB-ACEI adalah terapi yang paling murah dan efektif untuk pasien hipertensi. Tinjauan ini memberikan wawasan tentang pentingnya pendekatan berbasis Cost-Effectiveness dalam memilih terapi antihipertensi yang paling efisien dan ekonomis.
Perbedaan Pengaruh Pemberian Musa Pradisiaca L (Pisang Ambon) dan Kacang Kedelai terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Sambau Kota Batam Tahun 2024 Said, Fahira Mashita; Husaidah, Siti; Badri, Isna Aglusi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3466

Abstract

Anemia adalah kondisi fisik yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin (Hb). Anemia selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi perdarahan, melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan panjang badan lahir rendah (PBLR), serta kelahiran prematur. Penatalaksanaan anemia terdiri dari dua jenis, yaitu farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi nonfarmakologis yang dapat dilakukan antara lain pemberian Musa paradisiaca L. (pisang ambon) dan kacang kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Musa paradisiaca L. (pisang ambon) dan kacang kedelai terhadap kadar hemoglobin ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Sambau, Kota Batam. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan rancangan Time Series Design. Responden berjumlah 32 ibu hamil yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 16 orang kelompok eksperimen dan 16 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok Musa paradisiaca L. (pisang ambon), sebagian besar responden mengalami peningkatan kadar hemoglobin (75%), sedangkan pada kelompok kacang kedelai sebesar 81,3%. Hasil uji Wilcoxon pada kelompok Musa paradisiaca L. (pisang ambon) menunjukkan nilai p = 0,001 (α < 0,05) dan pada kelompok kacang kedelai p = 0,000 (α < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi Musa paradisiaca L. (pisang ambon) dan kacang kedelai terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah kerja UPT Puskesmas Sambau, Kota Batam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi ibu hamil untuk mengonsumsi Musa paradisiaca L. (pisang ambon) dan kacang kedelai sebagai upaya pencegahan anemia selama kehamilan.