cover
Contact Name
Munirah
Contact Email
rcsdjournal@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
rcsdjournal@gmail.com
Editorial Address
BTN. Anggoro, Kel. Kadolokatapi, Blok K No. 11, Bau Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Room of Civil Society Development
ISSN : -     EISSN : 28288076     DOI : https://doi.org/10.59110/rcsd
Room of Civil Society Development (RCSD) is a community service-oriented journal. RCSD Journal covers the development and application of Science and Technology as a result of community service activities in the form, model, concept, and/or implementation of community service as an effort to increase community participation in development and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
Pengembangan Produk Lokal Abon Watorumbe (ATOM) sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi di Mawasangka Tengah Rando, Rando; Asruddin, Muhammad Abdur Rasyid; Dexs, Faisal; Muthmainnah, Muthmainnah; Apliani, Isma; Utami, Resti
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.661

Abstract

Desa Watorumbe di Kabupaten Buton Tengah memiliki potensi besar di sektor perikanan, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan ikan segar tanpa nilai tambah. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pengabdian masyarakat melalui pelatihan produksi abon ikan yang bertujuan meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam pengolahan, pengemasan, dan branding produk berbasis ikan. Pelatihan mencakup praktik produksi abon yang higienis, desain kemasan menarik, serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kemampuan produksi mandiri di kalangan peserta. Beberapa kelompok usaha kecil juga terbentuk dan mulai memasarkan produknya secara lokal maupun daring. Program ini turut mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap kewirausahaan, meningkatkan peran perempuan, serta memperkuat nilai tambah produk perikanan lokal. Dengan pendekatan terintegrasi dari produksi hingga pemasaran, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi rumah tangga dan penguatan ketahanan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi Siswa SMK Negeri 5 Pinrang : Evaluasi program edukasi berbasis simulasi Kandora, Tri Andriyani HS; Makkarakka, B. Arman; Tandiarrang, Jenita; Kulsaputro, Januar; Musdalifah; Astutik, Widi; Ramadhan, Muh. Ihwal; Rifai, Leyla Khairunnisa
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.677

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berbasis simulasi dalam meningkatkan pemahaman siswa di SMK Negeri 5 Pinrang. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pretest-posttest dengan melibatkan 35 siswa kelas XI dari jurusan berisiko tinggi. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, simulasi penggunaan alat pelindung diri (APD), dan diskusi kasus kecelakaan kerja. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen 10 soal pilihan ganda yang mencakup aspek prinsip dasar K3, regulasi nasional, risiko teknis, dan praktik keselamatan kerja. Hasil analisis paired samples t-test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 5,17 menjadi 9,57 (p = 0,000), dengan persentase pemahaman meningkat dari 53,4% menjadi 95,7%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek risiko kelistrikan dan instalasi listrik yang mencapai 100% pemahaman. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis simulasi efektif dalam membangun literasi K3 siswa vokasi. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara luas dalam kurikulum pendidikan kejuruan guna mendukung pembentukan budaya keselamatan kerja sejak dini.
Strengthening Digital Branding Capacity of Culinary MSMEs in Denpasar through Community-Based Coaching Clinic Wicaksana, GDA; Pratama, IGY; Ariesta, I Gusti Bagus Bayu Baruna; Suprihatin, Yeni; Putra, I Made Agus Andika; Saputra, Yoga Ramanda
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.683

Abstract

This study explores the implementation of a coaching clinic designed to strengthen the digital branding capacity of culinary micro, small, and medium enterprises (MSMEs) at Graha Nawasena Denpasar, a community hub for inclusive entrepreneurship. Adopting a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and literature review, and analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The coaching clinic focused on equipping MSMEs particularly those managed by persons with disabilities with practical knowledge in SEO strategies, visual branding, and storytelling for social media platforms. The findings indicate a marked improvement in participants’ confidence, digital literacy, and branding output. Participants were able to enhance their online presence by applying content creation techniques learned during the program. The initiative not only contributed to increasing the market visibility of MSMEs but also fostered a sense of empowerment and inclusion through a participatory, accessible learning environment. The case of Difel Café illustrates how community-based mentoring can lead to impactful and sustainable branding outcomes. This study provides practical insights for future interventions in digital MSME development, particularly in marginalized communities. It underscores the importance of inclusive, context-sensitive training programs in advancing Indonesia’s digital economy through grassroots empowerment.
Penguatan Desain Pola Motif Batik sebagai Strategi Inovasi Produk Fungsional di UMKM Batik Linggo Fakhrihun Na'am, Muh; Prasetyaningtyas, Wulansari; Syarif, Muh Ibnan; Athian, Muhammad Rahman; Aulia Pambajeng Miftahunnajah, Nimas
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.692

Abstract

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan perajin Batik Linggo di Kendal dalam merancang desain pola motif batik yang aplikatif pada produk fungsional seperti busana dan pelengkapnya. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas perajin dalam mengembangkan desain motif batik serta keterampilan produksi dan pemasaran berbasis digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Kegiatan ini menghasilkan 19 produk fungsional, satu di antaranya berhasil didaftarkan hak cipta, serta peningkatan signifikan dalam keterampilan desain, pemanfaatan limbah kain perca, dan penguasaan pemasaran digital. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan desain pola berbasis motif lokal mampu memperkuat inovasi produk, mendukung prinsip keberlanjutan, serta mendorong kemandirian ekonomi perajin. Kegiatan ini sekaligus memperkuat pelestarian batik sebagai warisan budaya melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif berbasis potensi lokal.
Visual and Participatory Educational Innovation to Promote Immunization Awareness in Nibong Village Yuliana, Yuliana; Idawati; Fauza, Rizka; Faridah; Harahap, Meliani Sukmadewi
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.704

Abstract

Low awareness and coverage of complete basic immunization among under-five children in Nibong Village remains a pressing public health issue. This study evaluated a community-based, visual–participatory education program designed to improve immunization awareness among mothers/caregivers. Over four weeks, 35 caregivers attended interactive counseling supported by co-created visual materials (leaflets, posters, participatory aids) and cadre training. Data were collected using a brief pre–post questionnaire (knowledge, myths/beliefs, intention to attend posyandu) and qualitative observations. Descriptive analysis showed an increase in maternal knowledge from 28.6% to 71.4% and higher engagement with immunization services. Reported completion of basic immunization increased from 14% to 86% (self-reported; verification recommended via child health cards or posyandu records). Qualitative insights indicated that locally adapted visuals, cadre facilitation, and familiar language enhanced comprehension and trust. A visual–participatory, community-based approach is feasible and promising for strengthening immunization awareness and participation. Wider adoption should include objective verification of coverage and longer follow-up.
Peningkatan Kapasitas Akuntansi Koperasi melalui Sosialisasi SAK-EP di Desa Sayati Rahayu, Dwi; Sabar; Rohayati, Iis; Nurjannati Iskandar, Fatimah; Heriansyah, Dasep
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.708

Abstract

Koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, keterbatasan pemahaman terhadap standar akuntansi dan tata kelola keuangan sering menjadi hambatan dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) menjadi penting untuk memastikan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi akuntansi pengurus dan anggota Koperasi Merah Putih Desa Sayati, Kabupaten Bandung melalui sosialisasi dan pelatihan SAK EP. Kegiatan diikuti oleh 14 peserta dan dilaksanakan dengan metode edukasi interaktif, diskusi kelompok, serta evaluasi kompetensi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman peserta dari 0,642 menjadi 0,804 dengan perbedaan signifikan (p = 0,002). Peningkatan terbesar terjadi pada domain kognitif Analyze dan literasi keuangan terkait kesadaran risiko kesalahan pencatatan serta perlunya transparansi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan partisipatif efektif dalam membangun kapasitas kelembagaan koperasi menuju tata kelola yang profesional dan berkelanjutan.
Penerapan Aplikasi SIMPALEM untuk Optimalisasi Manajemen Usaha Mikro Selvi Aluminium Permata Putri, Meidyan; Putri Andita, Mirza; Hadiwijaya, Hendra; Khotop
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.712

Abstract

Banyak UMKM di Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan usaha, terutama karena keterbatasan sistem pencatatan yang umumnya dilakukan secara manual. Selvi Aluminium di Palembang merupakan salah satu contoh usaha mikro yang mengalami kesulitan dalam manajemen keuangan dan produksi, sehingga menghambat efisiensi operasional serta pengambilan keputusan berbasis data. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial mitra melalui digitalisasi sistem usaha menggunakan aplikasi SIMPALEM (Sistem Informasi Manajemen Produksi dan Keuangan Selvi Aluminium Palembang). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan observasi, pengembangan aplikasi berbasis spreadsheet dan website, pelatihan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mampu mencatat transaksi secara rutin dengan rata-rata 37,5 entri per bulan, melampaui indikator minimum, serta dapat menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dan Break-Even Point (BEP). Selain itu, mitra mencatatkan efisiensi biaya produksi sebesar 10–15 persen dan menunjukkan perubahan sikap lebih disiplin dalam manajemen usaha. Meskipun berdampak positif, kegiatan ini memiliki keterbatasan pada jumlah peserta dan durasi pendampingan yang hanya berlangsung dua bulan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar UMKM memperoleh pelatihan lanjutan, termasuk dalam aspek pemasaran digital, guna memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha.
Integrating Aquaculture and Culinary Tourism: Community based development of the Sriharjo culinary centre Wardiyanta, Wardiyanta; Rahmayanti, Ifada; Pangastuti, Palupi Melati
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.703

Abstract

This community service programme was designed to strengthen local economic empowerment in Sriharjo Village through the integration of aquaculture and culinary tourism. Using a community-based participatory approach, the programme engaged the village government, Bumkal Sri Rejeki, the fish farmers’ association (Pokdakan), youth, and women’s groups. Activities included institutional visits, dialogue forums, coordination meetings, culinary competitions, and training on business management and digital promotion. Outcomes were evaluated using a one-group pre-test–post-test quasi-experimental design with questionnaires, observation, and documentation. The results show significant improvements in participants’ competencies. The greatest increase was recorded in product processing knowledge (+70.59%), followed by food processing and content knowledge (+47.06%). Moderate gains were achieved in raw materials management (+29.41%), fish freshness recognition (+29.42%), nutrition knowledge (+18%), and marketing strategies (+29.42%). Social media knowledge also improved (+23.53%), reflecting growing digital engagement. In contrast, paid advertising knowledge increased slightly (+5.89%), while digital marketing knowledge remained unchanged (0%), indicating a strong baseline but limited application. These findings demonstrate that stakeholder collaboration, participatory governance, and experiential training effectively build technical and managerial capacities. However, uneven outcomes across domains emphasise the need for more practice-oriented interventions, particularly in digital and financial literacy, to ensure long-term sustainability of community-based economic initiatives.  
Penguatan Pemasaran Digital UMKM Disabilitas Teras Gendis melalui Pendampingan E-Katalog Setiawan, Eko; Hadiwijaya, Hendra; Putri Andita, Mirza
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 5 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.713

Abstract

Pesatnya perkembangan pemasaran digital menciptakan persaingan yang menuntut UMKM, termasuk Teras Gendis, untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif. Namun, keterbatasan pengetahuan membuat mitra hanya membagikan dokumentasi kegiatan di media sosial tanpa strategi yang terarah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan strategi pemasaran digital Teras Gendis melalui pendampingan penggunaan e-catalog. E-catalog dirancang untuk menyajikan deskripsi dan keunggulan produk secara detail agar menarik minat konsumen. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi tanya jawab terkait e-catalog. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test kepada pengelola media sosial Teras Gendis. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 26% terkait pengelolaan e-catalog. Keterbatasan utama kegiatan ini adalah durasi yang relatif singkat, sehingga pendampingan belum dapat diberikan secara optimal kepada seluruh peserta. Penerapan e-catalog diharapkan mampu menonjolkan keunikan produk Teras Gendis, meningkatkan minat beli konsumen, dan berdampak positif pada pendapatan usaha. Selain memberikan manfaat praktis, kegiatan ini juga menawarkan kebaruan teoretis dengan memperluas literatur pemasaran digital pada konteks UMKM disabilitas, yang masih jarang dieksplorasi.
Pelatihan Pembuatan Serbuk Jamu Instan sebagai Model Pemberdayaan UMKM di Kota Cimahi Faramayuda, Fahrauk; Windyaswari, Ari Sri
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 4 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.734

Abstract

Banyak pelaku usaha jamu di Indonesia menghadapi kendala dalam meningkatkan kualitas produk akibat keterbatasan keterampilan teknis dan pengetahuan pengolahan tanaman obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunitas usaha jamu di Kota Cimahi melalui pelatihan pembuatan serbuk instan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test yang diikuti oleh 37 peserta. Analisis data dilakukan dengan membandingkan rata-rata skor pre-test dan post-test, disertai dokumentasi lapangan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 6,05 menjadi 6,41 atau sebesar 5,8%. Peserta juga berhasil menghasilkan produk serbuk instan berbahan jahe, kunyit, dan beras kencur, yang sebagian telah memperoleh izin edar sederhana berupa SPP-IRT. Selain itu, pelatihan berdampak pada peningkatan kapasitas produksi mitra serta kepercayaan diri peserta dalam memasarkan produk. Dengan demikian, pelatihan ini dapat dipandang sebagai model intervensi awal yang efektif untuk memperkuat daya saing UMKM jamu lokal, yang keberlanjutannya memerlukan dukungan pendampingan dan strategi pemasaran modern.