Jurnal Keperawatan
Jurnal keperawatan (JK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. JK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, : meliputikeperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. JK diterbitkan pertama kali dengan ISSN versi cetak pada Volume 1 No 1 Maret 2009 dan ISSN versi online pada Volume 9 No 1 Maret 2017. JK awalnya terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret dan September. JK mulai Desember 2018 terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JK telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
772 Documents
Pengaruh Cognitive Behaviour Therapy dalam Menurunkan Kinesiophobia pada Pasien Post Operasi Total Knee Replacement
Agung Widiastuti;
Sofiani, Yani;
Yunitri, Ninik;
Budiati, Dhiani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1817
Peningkatan jumlah penduduk akan memberikan dampak terhadap masalah kesehatan, salah satunya adalah lansia yang mengalami proses penuaan yang sedang dialami. Lansia yang mengalami proses penuaan akan lebih beresiko menderita penyakit degeneratif salah satunya adalah Osteoarthritis (OA). OA kronis akan dilakukan tindakan total knee replacement dan membutuhkan rehabilitasi yang tepat. Faktor yang mempengaruhi pasien post TKR untuk mobilisasi adalah ketakutan bergerak. Dengan kondisi ini menyebabkan seseorang post operasi TKR beresiko terhadap kekakuan otot dan mempengaruhi proses penyembuhan dan aktivitas setiap hari sehingga peneliti ingin mengetahui pengaruh cognitive behaviour therapy dalam menurunkan kinesiophobia pada pasien post operasi total knee replacement. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan pendekatan pre test dan post test with control group. Dengan total sampel 15 responden untuk kelompok intervensi dan 15 responden untuk kelompok kontrol, Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan kuesioner tampa scale for kinesiophobia dengan nilai validitas 0,79 dan nilai reliabilitas 0,9 kemudian analisis data dilakukan dengan menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki nilai p-value 0,001 yang diartikan terdapat hubungan yang signifikan pada kelompok intervensi.
Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting
Fitriahadi, Enny;
Arintasari, Farida;
Merida, Yunri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1820
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak dibawah lima tahun dan Stunting telah menjadi permasalahan kesehatan baru-baru ini baik di tingkat nasional maupun internasional, stunting dapat dicegah sejak dini yaitu pada masa bayi, balita dan anak dengan mengoptimalkan gizi atau nutrisi selama balita dengan bahan lokal, tujuan penelitian untuk mengetahui karakterisktik ibu dengan kejadian stunting, penelitian ini menggunakan metode crosssectional dengan cara pengumpulan data primer berdasarkan karakteristik, responden dalam penelitian ini adalah ibu dan balita yang ada di wilayah binaan Puskesmas Minggir yang telah memenuhi kriteria dengan karakteristik, sedangkan sampel penelitian berjumlah 80 orang. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji Chi Square menunjukan bahwa investigasi resiko kejadian stunting berdasarkan karakteristik responden di Puskesmas Minggir Sleman Tahun 2023 adalah riwayat pemberian ASI eksklusif dengan p-value 0.000, kelengkapan imunisasi dasar dengan p-value 0.010 dan pada variabel vitamin A, p-value 0.000. , kesimpulan terdapat hubungan antara karakteristik ibu terhadap kejadian stunting di Puskesmas Minggir Godean Sleman Yogyakarta, penelitian ini disarankan untuk dilanjutkan dengan menambahkan variable terkait pembuatan model MP-ASI berbahan pangan lokal.
Seberapa Efektif Dukungan Relawan dalam Program Perawatan Paliatif?: Fenomenologi Studi
Adhisty, Karolin;
Maulida, Mutia Nadra;
Putri, Sarahdeaz Fazzaura
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.1822
Relawan merupakan bagian tidak terpisahkan dari sebuah tim perawatan paliatif. Relawan dalam program ini akan dilibatkan dengan pengetahuan dan keterampilannya untuk menilai dan mendukung masalah kesehatan mental, memberikan dukungan emosional, dan mengatasi tekanan emosional dan meningkatkan kualitas hidup bagi pasien dan keluarga yang mengalami penyakit kronis. Program ini membutuhkan suatu keinginan yang kuat dari para relawan sehingga keefektifan program ini bisa dirasakan manfaatnya secara luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai dukungan para relawan dengan menilai kemampuan dasar yang dimiliki. Desain penelitian dengan konsep penelitian kualitatif dan fokus grup diskusi digunakan dalam bentuk fenomenologi studi. Penelitian menggunakan empat proses kerja dengan analisis data menggunakan tahapan collaizi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dapat menggambarkan dukungan para relawan yang tergambar dalam 3 tema: keterampilan relawan, keterkaitan pengetahuan dan tindakan, pengalaman relawan terkait paliatif. Program relawan dalam perawatan paliatif tentunya dapat bermanfaat untuk meneruskan perawatan paliatif pasca pengobatan di rumah sakit. Hasil ini menjadikan suatu gambaran bahwa relawan juga berperan meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga dalam dimensi psikologis, sosial, dan spiritual. Program ini tentunya membutuhkan peran aktif dari para fasilitator baik fasilitas kesehatan tingkat I dan lanjut sehingga pengetahuan dan sikap yang dimiliki oleh relawan dapat terus bertumbuh.
Hubungan Tingkat Depresi dengan Social Media Addiction pada Remaja
Suryani, Ulfa;
Yazia, Velga
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1831
Data WHO jumlah penderita depresi menjadi 20% di dunia. Data Riskesdas jumlah penderita depresi di Sumatera Barat sebanyak 8,2%. Terjadinya depresi pada remaja salah satunya disebabkan oleh penggunaan sosial media tidak terdapat aturan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan tingkat depresi dengan social media addiction pada remaja. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan desain cros sectional yang telah dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2023. Populasi semua remaja siswa sebanyak 105 orang dengan jumlah sampel 83 orang teknik pengambilan sampel teknik propotional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian di olah secara menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh (63,9%) remaja siswa mengalami depresi sedang. Lebih dari separoh (56,6%) remaja siswa mengalami kecanduan sedang terhadap social media addiction. Terdapat hubungan tingkat depresi dengan social media addiction pada remaja siswa (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat depresi dengan social media addiction pada remaja. Dharapkan pihak sekolah agar bekerjasama dengan orang tua untuk melakukan skrining terkait akibat dari kecanduan penggunaan social media yang mengakibat depresi pada remaja.
Pengaruh Edukasi Tentang RJP Menggunakan Media Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa
Pali, Caturing Ayu Suryaningsih;
Aty, Yoany Maria Vianney Bita;
Namuwali, Domianus;
Irfan, Irfan;
Tat, Florentianus
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan: Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v17i1.1836
Henti jantung merupakan salah satu kasus yang mengancam nyawa seseorang dan berakibat kematian apabila lama dalam pertolongan. Hal ini menunjukkan pentingnya keterampilan dan pengetahuan untuk memberikan bantuan hidup dasar secara cepat dan tepat, terutama kepada masyarakat awam. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang bantuan hidup dasar menggunakan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan siswa SMAN 10 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain pre-experimental one group pre-post test design. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, dengan jumlah 78 responden, instrumennya adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon signed test. Mayoritas tingkat pengetahuan sebelum edukasi adalah kurang sebanyak 53 responden (67,9%), dan setelah edukasi adalah baik sebanyak 60 responden (76,9%). Hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon diperoleh p-value 0,000. Ada pengaruh edukasi tentang bantuan hidup dasar menggunakan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan siswa SMAN 10 Kota Kupang.
Pengaruh Asupan Zat Besi dan Polusi Lingkungan terhadap Kadar Stres Oksidatif pada Ibu Hamil: Literature Review
Fitriani, Novi;
Flora, Rostika;
Rahmiwati, Anita;
Fajar, Nur Alam;
Windusari, Yuanita;
Sari, Novrika
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1837
Stres oksidatif terjadi jika kadar anti oksidan tidak dapat menetralkan produksi radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh. Dalam kehamilan, stres oksidatif yang terus meningkat dapat menyebabkan munculnya komplikasi bagi ibu dijanin.faktor yang dapat mempengaruhi kondisi stress oksidatif adalah kekurangan dan kelebihan zat besi serta adanya paparan polusi lingkungan.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh asupan zat besi dan polusi lingkungan terhadap kadar stres oksidatif pada ibu hamil.Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review menggunakan alur Prefereed Reporting Items for Systematic Reviews (PRISMA) dengan mengumpulkan artikel dari database Google Scholar, PubMed dan Scient Direct dengan kata kunci “oxidative stress”, “pregnancy”, “iron intake”, “iron deficiency” “air pollution”, “environtment pollution”. Dari hasil analisis dipilih 8 artikel yang sesuai kriteria. Kesimpulannya adalah kekurangan maupun kelebihan zat besi dapat berpengaruh terhadap produksi radikal bebas dan stres oksidatif pada ibu hamil.
Spin Challenge as an Educational Media to Increase Disaster Mitigation Knowledge in Elementary School Students
Bekti, Joko Tigo Narimo;
Maryana, Maryana;
Noamperani, Sapta Rahayu
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1838
Lack of mature preparation related to disaster mitigation, low disaster response performance, and lack of introduction of disaster reduction education in the education sector are major disaster vulnerability issues in Indonesia.The need for disaster preparedness must be strengthened, especially for children. Children are one of the most vulnerable and often forgotten groups when disaster strikes. For this reason, children need to be involved in disaster mitigation activities through disaster mitigation education. Efforts to increase knowledge of disaster mitigation in children can be done using Spin Challenge educational game media. To determine how effective the Spin Challenge is as an educational medium to enhance the knowledge of elementary school students, this experimental study was conducted with a control group with pre-test and post-test. 82 students selected with a total sample approach were used as respondents in this study. Questionnaires on disaster mitigation are used to obtain data. In this study, the statistical tests used were the Mann-Whitney test and the Wilcoxon test. There are significant differences in knowledge levels (p-value = 0.000) of disaster mitigation before and after students were given disaster mitigation education using Spin Challenge educational media. There is an influence on the level of knowledge of disaster mitigation after children get disaster mitigation education using the educational game medium Spin Challenge.
Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa DIII Keperawatan dalam Menghadapi Ukom melalui Bimbingan Intensif di Masa Pandemi Covid-19
Pangandaheng, Tommy;
Hairat, Ummul
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1839
Lisensi keperawatan adalah bentuk legislasi keprofesionalitasan perawat saat memberikan pelayanan kepada orang lain khususnya pasien dan keluarga. Lisensi keperawatan didapatkan setelah dinyatakan lulus uji kompetensi. Setiap pelaksanaan uji kompetensi diperlukan kesiapan yang cukup pada mahasiswa terlebih lagi di masa pandemic yang dilakukan pengurangan intensitas belajar tatap muka. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisa bagaimana kesiapan mahasiswa DIII Keperawatan dalam menghadapi Uji Kompetensi melalui bimbingan intensif dimasa Pandemi COVID-19. Jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one shot case study digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan di kampus STIKes RS Prof. Dr. J.A. Latumeten. Waktu penelitian dilaksanakan sebelum mahasiswa mengikuti Ujian Kompeten Nasional Indonesia yaitu sejak bulan Maret hingga November Tahun 2021. Populasi dalam sampel ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan Akper Rumkit Tk. III Dr. J.A. Latutemen yang mrngikuti Ujian Kompetensi. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa DIII Keperawatan yang mengikuti bimbingan intensif dan mengacu pada teknik sampling yaitu sebanyak 70 responden. Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisis bivariate menggunakan jenis analisis uji nonparametrik wilcoxon sign test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang siginifkan setelah pemberian bimbingan intensif dengan nilai p value = 0,003. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan skor bimbingan tidak mencapai keberhasilan 100%. Maka dapat disimpulkan ada perbedaan antara nilai ukom dengan bimbingan intensif dalam kegiatan uji kompetensi.
Analisis Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Luka pada Penderita Diabetes Mellitus
Sulistiani, Ita;
Djamaluddin, Nurdiana
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1843
Diabetes Melitus adalah penyakit jangka panjang yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efisien. Insulin adalah hormon yang mengontrol kadar gula dalam darah. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian luka pada penderita diabetes melitus antara lain adalah aktivitas fisik, olahraga, perawatan kaki, lama menderita diabetes melitus, usia, dan adanya riwayat ulkus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian luka pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Limboto Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif metode analisis korelasi dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 88 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner, dengan Analisa data univariat dan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p value = 0,000), lama menderita (p value = 0,000), dan perawatan kaki (p value = 0,000). Diharapkan bagi puskesmas untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat yang menderita DM, agar dapat melakukan aktivitas fisik dan melakukan perawatan kaki dengan baik setiap harinya. Dimana hal tersebut untuk mengurangi risiko diabetes melitus dan mencegah terjadinya luka DM..
Hubungan Penerimaan Diri dengan Tingkat Stres pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe Ii
Liawati, Nunung;
Pertiwi, Elsa Novia;
Purnairawan, Yosep
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 4 (2024): Jurnal Keperawatan: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v16i4.1844
Indonesia merupakan negara dengan urutan ke tujuh insiden diabetes mellitus tertinggi di dunia dengan prevalensi sebanyak 6,2% atau lebih dari 10,8 juta penduduk di Indonesia menderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan diri dengan tingkat stress pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Kelurahan Cisarua Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukabumi Kota Sukabumi. Penerimaan diri yaitu berpandangan positif terhadap dirinya sendiri, mampu menerima kelebihan serta kekurangan yang ada pada dirinya. Stres adalah keadaan di mana seseorang mengalami kesulitan yang signifikan untuk menyesuaikan diri karena keseimbangan tubuhnya terganggu. Jenis Penelitian deskriptif korelasional dengan Pendekatan Cross Sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden mengalami penerimaan diri yang rendah, yaitu sebanyak 53 responden (55,8%) dan 42 responden (44,2%) mengalami tingkat stress yang normal. Hasil uji Chi Square menunjukkan p-value 0.000 yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan tingkat stress pada penderita Diabetes Mellitus Tipe II. Diharapkan pihak UPTD Puskesmas Sukabumi dapat melakukan konsultasi rutin.