Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT)
Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ataupun sosial sains. Selain itu, seminar ini merupakan forum ilmiah untuk memfasilitasi upaya membangun kultur akademik dosen dan peneliti dalam menyebarluaskan hasil penelitian melalui kegiatan PkM dan untuk memberikan kesempatan kepada para stakeholder dari berbagai level kalangan dan industri serta pemerintah untuk merintis kerjasama yang saling menguntungkan
Articles
51 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2021)"
:
51 Documents
clear
PELATIHAN KOMUNIKASI BISNIS DAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN EKONOMI UMKM DI KABUPATEN INDRAMAYU
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.005 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17515
UMKM merupakan salah satu yang berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja lebih banyak dan berdampak pada penekanan jumlah angka penggangguran dan kemiskinan. Munculnya pandemi Covid- 19, menimbulkan kerentanan kepada UMKM. (Direktur Pengembangan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi Bappenas, 2021). Survei Bappenas menyebutkan bahwa 98 persen UMKM mengalami masalah non keuangan, banyak dari mereka membutuhkan pengalaman dan keilmuan digital dalam melakukan penjualan di masa pandemi ini. Para pelaku UMKM di kabupaten Indramayu dapat berbisnis dan membuat konten bisnis secara daring, maka dari itu pelatihan ini dibuat demi membantu masyarakat dan UMKM di kabupaten Indramayu untuk dapat bertukar ilmu dan pengalaman mengenai komunikasi bisnis dan komunikasi visual demi mempercepat pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Indramayu. Abdimas ini akan dilakukan dengan metode daring menggunakan platform zoom meeting dan whatsapp group kepada para mentor dan pendamping UMKM kabupaten Indramayu. Metode daring ini dipilih agar dapat melakukan pendampingan dan praktik secara intensif, sehingga diharapkan masyarakat mitra dapat mempraktikkan secara langsung materi yang telah disampaikan melalui kegiatan abdimas ini.
PERANCANGAN BANK DATA UNTUK MENINGKATKAN IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DESA SUKAPURA DALAM RANGKA PENGEMBANGAN DESA DIGITAL
Lutfia Septiningrum;
Amelia Kurniawati;
Augustina Asih Rumanti
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.621 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17505
Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah membuat suatu Sistem Informasi pendataan penduduk, sampai saat ini pendataan di kantor Desa Sukapura masih banyak yang menggunakan sistem manual dimana data-data serta berkas-berkas penduduk masih berbentuk fisik dimana pada era digital seharusnya dapat dibuat sistem yang dapat membantu perangkat desa dalam menyimpan berkas kependudukan. Sistem ini nantinya bernama Bank data Desa Sukapura. Pengabdian masyarakat kali ini akan dilakukan 4 tahap, dimana tahap pertama adalah perancangan Bank Data Sukapura dan mencari kebutuhan dari perangkat desa sukapura serta masyarakat sekitar. Kebutuhan data-data tersebut adalah data penduduk beserta berkas-berkas penting lainnya seperti, Akte, KTP, surat kelahiran, surat kematian, surat pindah dan surat pendatang, sistem ini bertujuan agar memudahkan perangkat Desa Sukapura dalam menyimpan data-data penduduk tanpa harus takut kehilangan. Website ini dapat dikelola oleh admin serta dapat diakses oleh masyarakat desa Sukapura dengan login menggunakan nomor kartu keluarga dan password yang telah disediakan oleh admin kantor Desa Sukapura. Sistem informasi ini dirancang dengan menggunakan metode xampp dimana php MyAdmin sebagai admin database, MySQL sebagai database, dan Wamp sebagai server offline-nya. Sistem informasi ini dirancang dengan alur dan desain atarmuka yang sederhana sehingga perangkat desa yang menjadi admin lebih mudah menggunakan sistem informasi ini, dan hasil akhir dari sistem informasi ini sebagai pengelolah data di kantor Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA AGRIBISNIS MELALUI PENGOLAHAN BUAH SALAK LANJUTAN DI DESA LIANG PEMATANG KEC. SINEMBAH TANJUNG MUDA HULU KAB. DELI SERDANG
Sri Fajar Ayu;
Ritha F.Dalimunthe;
Liana Dwi Sri Hastuti;
Muhammad Khaliqi
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.376 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17539
Kabupaten Deli Serdang merupakan kabupaten yang sudah lama terbentuk pada tahun 1946. Kabupaten Deli Serdang memiliki potensi pengembangan pertanian yang sangat besar seperti sub sektor tanaman pangan dan sub sektor tanaman hortikultura, serta daerah wisata lainnya.Kecamatan yang memiliki potensi pengembangan pengolahan salak lanjutan adalah Sinembah Tanjung Muda Hulu. Desa ini memiliki potensi usaha pertanian dan wisata alam. Masyarakat desa kurang lebih 30% warga yang tinggal di desa ini memiliki lahan untuk di tanami bibit salak yang mereka ambil dari Yogyakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menjelaskan tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang memuat: Permasalahan dalam aspek produksi. Metode pelaksanaan kegiatan menjelaskan tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang memuat: Permasalahan dalam aspek produksi dan Permasalahan dalam aspek manajemen dengan diskusi dan ceramah. Tujuan program desa binaan ini adalah mengenalkan dan menerapkan strategi yang tepat dalam mengembangkan usaha dan pengolahan buah salak lanjutan sehingga dapat meningkatkan produksi salak lanjutan yang sudah diolah serta meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya petani
PERANCANGAN PROTOTIPE “SMART DROP BOX” UNTUK PENANGANAN SAMPAH ANORGANIK BAGI MASYARAKAT DESA SUKAPURA, KEC. DAYEUHKOLOT, KABUPATEN BANDUNG
Putra Fajar Alam;
Fransiskus Tatas Dwi Atmaji;
Endang Budiasih;
Aji Pamoso
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.892 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17496
Pencemaran lingkungan dan bahaya banjir akibat sampah yang menumpuk tentunya akan membahayakan bagi seluruh warga desa Sukapura. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan ke sungai akan terbawa arus dan salah satunya akan juga melewati dan mengotori aliran sungai di kawasan kampus Telkom University. Sampah plastik menyumbang 17 % dari total jenis sampah secara nasional, sehingga diperlukan usaha untuk mengurangi dan sampah-sampah tersebut. Salah satu cara pengurangan sampah ini adalah dengan dimulai proses pemisahan terlebih dahulu. Dengan perancangan pembuatan smart drop box untuk sampah jenis plastik, khususnya botol-botol, tentunya akan mengurangi tercampurnya sampah organik adan anorganik. Sistem smart drop box ini akan berkolaborasi dengan sistem manajemen penangananan sampah terpadu dan terpusat berbasis sistem online manajemen sampah (smash). Dengan perancangan pembuatan smart drop box ini, maka diharapkan akan meningkatkan tingkat kepedulian masyarakat desa Sukapura terhadap permasalahan sampah yang selama ini belum dapat teratasi dan memmanfaatkan teknologi untuk pengelolaan sampah terpadu
RESTORASI KAWASAN RAWAN KONFLIK SATWA HARIMAU DENGAN MANUSIA MELALUI PENANAMAN TANAMAN MPTS (MULTI PURPOSE TREE SPICIES) DI DESA TIMBANG LAWAN, KABUPATEN LANGKAT
Nurdin Sulistiyono;
Oding Affandi;
Ahmad Baiquni Rangkuti
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (390.017 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17530
Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bohorok Kabupaten Langkat, Sumatera Utara adalah salah satu desa yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Desa ini merupakan salah satu desa yang sering terjadi konflik antara harimau sumatera (Panthera tigris Sumatrae) dengan manusia. Salah satu penyebab sering terjadinya konflik harimau dengan masyarakat adalah semakin rusaknya habitat termasuk kawasan penyangga yang berada di sekitar TNGL. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk melakukan kegiatan restorasi kawasan penyangga dengan berbagai tanaman MPTS yang bernilai ekonomi dan bermanfaat bagi masyarakat. Pemilihan pohon yang akan ditanam pada kegiatan restorasi adalah berdasarkan permintaan masyarakat desa binaan. Setiap kegiatan yang dilakukan akan melibatkan masyarakat dengan tujuan mentransfer ilmu pengetahuan tentang kegiatan restorasi. Kegiatan restorasi kawasan hutan telah terlaksana dengan baik dan berhasil ditanam pohon pada kebun masyarakat sebanyak 234 batang yang terdiri dari durian 50 batang, alpukat 50 batang, klengkeng 22 batang, manga 54 batang, rambutan 48 batang, dan manggis 10 batang. Dalam kegiatan restorasi ini juga telah dibentuk Komunitas Peduli Hutan dan Konservasi Harimau Pulau Pisang atau BIT
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM INFORMASI LAYANAN MASYARAKAT DESA DAN PENGEMBANGAN MEDIA PUBLIC AWARENESS BERBASIS DIGITAL DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SMART VILLAGE DESA LENGKONG
Suryatiningsih Suryatiningsih;
Kusuma Ayu Laksitowening;
Elis Hernawati;
Aprianti Putri Sujana;
Rikman A. Rudawan;
Ady Purna Kurniawan;
Nungki Selviandro
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (699.197 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17520
Pemerintah Desa Lengkong mengharapkan adanya keberlanjutan dari proses focus group disscussion dan pembangunan prototipe Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa dan diseminasi informasi bagi masyarakat. Sebagai salah satu upaya untuk membantu kelancaran tugas para staf dan jalannya operasional dalam melakukan pelayananan publik di Desa Lengkong bekerja sama dengan dosen-dosen Universitas Telkom, perlu dilanjutkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk Implementasi dan Pengujian Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa (SIMADES), dan Pengembangan Media Public Awareness berbasis Digital dalam Upaya Mewujudkan Smart Village Desa Lengkong. Sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap Desa Lengkong, maka tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom bekerja sama dengan Desa Lengkong melaksanakan kegiatan PkM dalam bentuk implementasi dan pengujian aplikasi SIMADES. Implementasi dilakukan dalam bentuk demo aplikasi dan praktek langsung menggunakannya. Selama proses pengujian aplikasi, para pengguna memberikan feedback terhadap penggunaan aplikasi, saran pengembangan dan kebutuhan fungsionalitas lainnya untuk pengembangan selanjutnya
PROGRAM PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL UNTUK GURU SEKOLAH GURU INDONESIA DOMPET DHUAFA SUMATERA SELATAN
Clara Novita Anggraini, M.A.;
Mirah Pertiwi, PgDip BA;
Alila Pramiyanti, Ph.D.
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.355 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17510
Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan penggunaan internet di Indonesia sangatlah pesat. Besarnya penetrasi internet di Indonesia tidak diimbangi dengan tingginya keahlian digital masyarakat Indonesia. Masalah ini menimbulkan berbagai efek negatif. Masyarakat yang lebih rentan dengan efek negatif adalah mereka yang tinggal di daerah 3T karena kurangnya akses kebaruan ilmu, minimnya paparan fungsi edukasi, informasi, dan transformasi budaya positif. Berdasarkan hal tersebut, guru di wilayah-wilayah 3T memiliki peran penting sebagai tenaga pendidik dalam memberikan pengetahuan literasi digital kepada siswa-siswanya yang merupakan calon penerus bangsa. Sayangnya, guru-guru, termasuk binaan Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, belum memiliki kompetensi literasi digital yang mumpuni. Program Pendidikan Literasi Digital dilakukan secara bertahap dengan media daring dan berfokus pada teori serta praktik
Pelatihan Bahasa Pemrograman Python untuk Meningkatkan Kemampuan Pemrograman bagi Siswa Kelas X SMK Telkom Bandung
Febryanti Sthevanie;
Gia Septiana Wulandari;
Mahmud Dwi Sulistiyo
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.434 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17501
SMK Telkom Bandung merupakan salah satu institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom yang berdiri sejak tahun 2013. Di program studi Teknik Komputer Jaringan, materi terkait algoritma dan pemrograman komputer menjadi yang salah satu yang sangat fundamental bagi siswa-siswi. Namun, masih terdapat kesulitan yang dihadapi oleh mereka dalam mempraktikkan materi pemrograman, utamanya terkait bahasa pemrogramannya. Kurangnya pemahaman terhadap materi terkait dasar-dasar algoritma pun disinyalir karena kemampuan implementasi siswa-siswi yang belum lancar di lingkungan bahasa pemrograman yang digunakan. Oleh karena itu, Fakultas Informatika Telkom University memberikan solusi dalam rangka membantu para siswa untuk meningkatkan kemampuan pemrogramannya dengan mengadakan pelatihan bahasa pemrograman Python. Meski diselenggarakan secara online, SMK Telkom Bandung menyambut dengan sangat baik kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan ini dan siswa-siswi pun mengikuti pelatihan dengan antusias. Berdasarkan evaluasi kegiatan pelatihan, diperoleh hasil yang menunjukkan 90% peserta menyatakan bahwa Python lebih mudah dipahami dibandingkan Pascal. Selain itu, menurut hasil pre- dan post-test, diketahui bahwa pengetahuan siswa-siswi secara umum meningkat setelah mengikuti pelatihan, yang menunjukkan bahwa penyampaian materi telah dilaksanakan secara efektif
WORKSHOP PEMBUATAN INFOGRAFIS BAGI PATRIOT DESA DI PROVINSI JAWA BARAT
Hadi Purnama;
Muhammad Al Assad Rohimakumullah;
Aditya Ali
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.943 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17535
Salah satu ujung tombak perubahan di desa adalah keberadaan para Patriot Desa, berfungsi sebagai integrator, inisiator, sekaligus komunikator. Sebagai komunikator, para Patriot Desa mengemban tugas menjadi “penyambung lidah” warga selain mengharuskannya memiliki kompetensi membangun narasi besar terkait berbagai program yang dilaksanakan di desa, begitu pun dengan berbagai potensi desa di bidang sosial ekonomi dan lingkungan. Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa), salah satu kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh para Patriot Desa adalah pengolahan data dan menarasikannya secara visual menjadi sebuah informasi berbasis grafis, atau yang dikenal sebagai infografis. Pemanfaatan infografis dapat menjadi alat bagi para Patriot Desa dalam melaksanakan tugasnya mendiseminasi informasi secara visual kepada masyarakat desa. Penggunaan infografis melalui perangkat teknologi digital, merupakan bagian dari pemanfaatan IPTEK bagi pengembangan daerah perdesaan. Setelah mengikuti kegiatan workshop pembuatan infografis yang diselenggarakan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Hubungan Masyarakat, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Telkom University, diharapkan para Patriot Desa akan terbantu dalam tugas diseminasi informasi melalui pemanfaatan infografis sebagai sarana penyampaian informasi secara visual.
PEMBERDAYAAN PETANI TANAMAN HIAS HOLTIKULTURA BINAAN YAYASAN HABIM MELALUI IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING
Nofha Rina;
Lucy Pujasari Supratman
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.515 KB)
|
DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17492
Teknologi digital di era diglobal saat ini telah merambah pada dunia pemasaran yang dikenal dengan digital marketing. Berbagai cara dapat dilakukan dalam kampanye pemasaran diera digital saat ini, seperti lewat website, blog, email marketing serta media sosial. Hal ini perlu ditindaklanjuti guna menganalisis dampak dari komunikasi pemasaran digital melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berkolaborasi dengan suatu komunitas antara Telkom University dengan Yayasan HABIM melalui pemilihan peserta komunitas petani tanaman hias holtikultura yang saat ini membutuhkan peningkatan pengetahuan dan pratik terkait dengan pemasaran digital yang berjumlah 30 orang petani baik dari kaum laki-laki atau perempuan di wilayah Cicalengka, Kabupaten Bandung. Metode pengabdian menggunakan sosilisasi dan praktik aplikasi dinilai paling efektif pada implementasi digital marketing bagi kaum petani tanaman hias holtikultura tersebut yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan lebih meningkatkan kualitas petani tanaman hias dalam memasarkan dengan efektif produk tanaman hias yang mereka kelola selama ini sehingga dapat menembus pasar lokal, nasioanl bahkan internasional dengan maksimal melalui berbagai jenis media digital yang ada saat ini. Adapun hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: 1). Peningkatan pemahaman pentingnya teknologi terhadap usaha yang dilakukan; 2) Peningkatan pengetahuan dalam pengelolaan teknologi internet; 3) Peningkatan kemampuan komunikasi bagi mitra dalam mengelola website dan Social Media Marketing dalam mengkomunikasikan produk dan merk produk sehingga memiliki daftar pelanggan tetap pada website yang berpotensi melakukan pembelian produk secara berkelanjutan.