cover
Contact Name
Yusmaniarti
Contact Email
yusmaniarti8@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
journal.jpki2.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Perum taman Asri 1 Blok B12 RT 31 RW 06 Gandus Palembang Sumatera Selatan 30149
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS
Published by CV ALINA
ISSN : -     EISSN : 29863104     DOI : https://doi.org/10.59407/jpki2.v1i1.6
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS (JPKI2) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Ekonomi, Hukum,Teknik, kedokteran, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer, Ilmu Kesehatan Masyarakat,Kehutanan, Ilmu Budaya, Peternakan,Psikologi.
Articles 632 Documents
SCREENING DAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN KORBAN BENCANA BANJIR DI PENGUNGSIAN PROVINSI ACEH : STUDI KASUS Kiftia, Mariatul; Mira Rizkia; Darmawati, Darmawati; Aida Fitri; Dara Ardhia; Mustika Dewi Pane; Elka Halifah; Ratna Juwita; Nosi Delianti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3535

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan screening dan pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil korban bencana banjir di pengungsian Provinsi Aceh guna mendeteksi dini masalah kesehatan kehamilan serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait perawatan kehamilan di kondisi bencana. Metode pengabdian yang digunakan adalah desain studi kasus melalui beberapa tahapan, meliputi pendataan ibu hamil, anamnesis, pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas), pemeriksaan tanda vital, pemeriksaan hemoglobin (Hb), pemeriksaan denyut jantung janin (DJJ), edukasi kehamilan, serta pemberian makanan tambahan (PMT) dan tablet zat besi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2025 di Gampong Meurah Dua Raya, Kabupaten Pidie Jaya, dengan sasaran 8 orang ibu hamil. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki kenaikan berat badan dan lingkar lengan atas dalam kategori normal, namun ditemukan 2 ibu hamil dengan anemia sedang dan 2 ibu hamil berisiko preeklamsia. Hasil pemeriksaan DJJ berada dalam batas normal. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi, ditandai dengan 90% ibu hamil memahami personal hygiene, 78% memahami nutrisi selama kehamilan, dan 80% memahami asupan zat besi. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa screening dan pemeriksaan kehamilan di pengungsian bencana banjir penting dilakukan untuk mendeteksi dini risiko kehamilan serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil, sehingga dapat mendukung kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan di kondisi darurat.  
TANGGUH BENCANA MELALUI RENCANA KONTINGENSI DAN BANTUAN SOSIAL PADA KELOMPOK RENTAN DENGAN SERVICE EXCELLENT DI WILAYAH MARTUBUNG KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2026 Hutahaean, Nurmalina; Simanjuntak , Merrygrace; Hutahaean, Putri; Simanjuntak, Elvis
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3564

Abstract

Latar Belakang: Bencana alam adalah fenomena yang Sampai hari ini, bencana alam masih menjadi masalah dan kekhawatiran di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Bencana alam dalam kehidupan. ini dapat berdampak buruk pada manusia dan lingkungannya karena tidak diketahui kapan akan terjadi. Namun, manusia masih dapat memprediksi bencana dengan mengenali gejala dan tanda-tanda awalnya (BPBD, 2023). Rencana kontinjensi bencana adalah rencana yang mencakup semua tindakan yang diambil untuk mengatasi ancaman bencana. Saat terjadi keadaan darurat bencana, rencana ini dapat diubah menjadi Rencana Operasi Darurat. Bencana banjir adalah letupan sungai yang disebabkan oleh faktor alam akibat kerusakan sabuk bumper hulu sungai (DAS). Ini menyebabkan kematian, kerusakan lingkungan,kehilangan property dan dampak psikologis. .Tujuan rencana kontinjensi adalah untuk mengidentifikasi kemungkinan kejadian bencana dan dampaknya bagi masyaraka. Tim ini akan terdiri dari kelompok masyarakat yang aktif terlibat dalam tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana. Pada hari-hari biasa, tim ini dapat membantu mengurangi risiko bencana.  Metode. Jenis Jenis pengabdian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko efek dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat dalam penelitian ini populasi adalah seluruh Ibu hamil,Nifas dan Lansia  sejumlah 32 orang peserta Untuk Dilakukan Pretest.Di Desa Martubung Kecamatan Medan Labuhan tahun 2025. Hasil: menunjukkan bahwa hasil ukur  terdapat 5 (12,5%) ibu hamil, Ibu Nifas (2) (0,5%), Anak-anak (6) (0,15%),  Lansia (25) (62,5%), Disabilitas (2) (0,5%), Dan Pada Saat Post Test Peserta Mengalami PeningkatanPengetahuan Menjadi Baik Dan Cukup Masing-Masing Sebanyak 15 Peserta (46,95). Kesimpulan: hal ini menunjukkan ada Pengaruh senam Hamil teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri persalinan kala 1 fase aktif Dan Untuk Meingkatkan Kesehatan Ibu Dan Janin di Desa Bangun Rejo pada tahu 2025.
PEMBERIAN EDUKASI” GANGGUAN MENSTRUASI PADA RAMAJA PUTRI Ritongan, Fitriana; Darma, Kardila; Harahap, Wati Capry; Daulay , Mardhina Valencia; az zahra, Fatimah; Nirwana, Nirwana; Fahimah, Siti Aulia; Padang, Fani Renata Uli
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3565

Abstract

 Menstruasi merupakan proses keluarnya darah dari rahim yang akibat dari peluruhan (deskuamasi) endometrium. Siklus menstruasi normal umumnya berlangsung selama 28 hari, namun durasinya dapat bervariasi tergantung usia. Rata-rata siklus pada anak perempuan Siklus menstruasi pada usia 12 tahun rata-rata berlangsung sekitar 25 hari. Di usia 13 tahun, siklus cenderung lebih teratur menjadi 27 hari, dan pada usia 55 tahun dapat memanjang hingga 51 hari akibat perubahan hormon menjelang menopause. menstruasi terjadi akibat interaksi kompleks antara sistem hormonal dan organ reproduksi melalui aksis hipotalamus–hipofisis–ovarium.Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan tentang edukasi pengelolaan menstruasi pada remaja, khususnya mengenai nyeri haid (dismenore), sindrom pramenstruasi, dan amenore atau berhentinya haid akibat gangguan menstruasi (Suryani, 2020). Hasil studi pendahuluan pada Mei 2025 di UPT SMP Negeri 11 Medan terhadap empat siswi kelas IX menunjukkan bahwa 75% di antaranya mengalami nyeri saat menstruasi dengan tingkat keparahan yang berbeda, diukur menggunakan skala nyeri 0 hingga 10.Pendidikan kesehatan sangat penting sebagai sarana perubahan perilaku menuju peningkatan kesehatan individu dan masyarakat. Dalam konteks menstruasi, gangguan seperti dismenore dan amenore kerap terjadi namun sering diabaikan. Gangguan tersebut berpotensi memengaruhi kenyamanan, aktivitas fisik, pola tidur, nafsu makan, hubungan sosial, dan konsentrasi belajar. Penanganan gangguan menstruasi dapat dilakukan secara farmakologis, seperti penggunaan analgesik, terapi hormonal, NSAID, hingga tindakan dilatasi kanalis. Penyuluhan dilaksanakan melalui metode observasi dan wawancara langsung, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi. Diharapkan kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
TRANSFORMASI PELAYANAN PRIMA (SERVICE EXCELLENCE) DAN DIGITALISASI SISTEM INFORMASI DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN INDEKS KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS SEKUPANG Tobing, Mastiur Lumban
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3566

Abstract

Puskesmas Sekupang sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama di Kota Batam menghadapi tantangan besar dalam memenuhi ekspektasi masyarakat urban yang tinggi terhadap mutu pelayanan. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi waktu tunggu yang lama, komunikasi petugas yang kurang proaktif, dan mekanisme evaluasi kepuasan yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan indeks kepuasan pasien melalui transformasi kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan digitalisasi sistem umpan balik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap observasi, workshop service excellence, implementasi sistem feedback berbasis QR-Code, serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada perilaku petugas dalam memberikan layanan yang lebih empatik dan informatif. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 15-20% pasca-intervensi, terutama pada dimensi responsiveness dan empathy. Implementasi teknologi digital terbukti mampu menciptakan sistem evaluasi yang lebih transparan dan akuntabel. Kesimpulannya, integrasi antara penguatan soft skills petugas dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang prima dan berkelanjutan di Puskesmas Sekupang
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEPERAWATAN DIRUANG RAUDHAH 1 RSUDZA BANDA ACEH Yusuf, Muhammad; Rachmah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3567

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan manajemen keperawatan secara sistematis dalam meningkatkan mutu pelayanan melalui penguatan komunikasi terapeutik dan optimalisasi program keselamatan pasien di Ruang Raudhah 1 RSUDZA Banda Aceh. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan implementatif berbasis fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, controlling/POAC) melalui tahapan pengkajian, analisis masalah, penentuan prioritas dengan metode NcMSAM, perencanaan dan pelaksanaan intervensi, serta evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kepada 16 perawat pelaksana dan pasien, wawancara kepala ruangan, observasi langsung, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masalah prioritas adalah belum optimalnya komunikasi terapeutik (skor 73) dan pencegahan risiko jatuh (skor 69). Intervensi yang dilakukan berupa pembuatan video roleplay komunikasi terapeutik, poster edukatif, serta penanda risiko jatuh. Evaluasi menunjukkan peningkatan pelaksanaan komunikasi terapeutik pada seluruh fase serta kepatuhan 100% terhadap indikator pencegahan risiko jatuh sesuai standar keselamatan pasien. Simpulan, implementasi manajemen keperawatan berbasis fungsi manajemen POAC efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi terapeutik dan optimalisasi patient safety, sehingga mendukung mutu pelayanan keperawatan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.  
PEMBERIAN EDUKASI DAMPAK PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA Gultom, Risatantry; Sinaga, Elvalini Warnelis; Novitasari, Dewi; Syahara, Mutya; Sitompul, Rodiah; Dinasih, Aini; Ritonga, Wahyuni; Sari, Kartika Eulan; Marisqa, Nazwa; Putri, Dita Nabila
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3573

Abstract

Pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja biasanya bagian dari pelampiasan emosi atau rasa kecewa yang dialami kepada orang terdekat ataupun keluarga. Adapun beberapa macam pergaulan bebas yang dilakukan oleh remaja seperti penyalah gunaan narkoba, seks bebas, mabuk, dan kenakalan remaja lainnya. Pergaulan bebas juga mencakup berbagai aktivitas, yang berkaitan dengan hubungan seksual tanpa komitmen resmi atau ikatan pernikahan, penggunaan narkona dan alkohol. Kota Medan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia, dengan jumlah populasi anak muda pada tahun 2022 mencapai 598.366 jiwa. Dari jumlah tersebut, 9.050 kasus penyakit menular seksual tercatat pada tahun 2022, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2017 yang tercatat 8.997 kasus. Kondisi ini terjadi karena kurangnya pemahamanterhadap remaja mengenai penyakit menular seksual serta minimnya sosialisasi dari dinas kesehatan terkait topik pergaulan bebas pada remaja tersebut kepada kalangan muda di Kota Medan. Akibat rendahnya pengetahuan dan pemahaman tentang penyakit seksual, banyak remaja yang menunjukkan ketidak pedulian terhadap pergaulannya, yang berujung pada tingginya angka hubungan seks bebas dan pergaulan bebas, yang pada akhirnya menyebabkan meningkatnya kasus penyakit menular seksual di kalangan mereka (Rahma Aulia et al., n.d.).Metode penyuluhan menggunakan media leaflet, kuisioner pre-post, dan tanya jawab. Metode ini adalah dengan cara pengambilan sempel dengan pervosif sempel. Sedangkan pengambilan data dilakukan dengan metode tanya jawab antar penyaji dan siswa. Berdasarkan hasil evaluasi yang kami dapat, pemahaman siswa/siswi terkait dampak pergaulan bebas pada remaja mengalami peningkatan 
PENINGKATAN PENGETAHUAN CALON PENGANTIN MELALUI EDUKASI KESIAPAN PRANIKAH DAN SKRINING KESEHATAN DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Manik, Delima; Sarumpaet, Asi Esterina; Azzahra, Ayumi Asti; Wahyuni, Retno; Noni Br Simanjuntak, Emma Dosriamaya; Sinaga, Kamelia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3575

Abstract

Latar Belakang: Kesiapan kesehatan pranikah merupakan faktor determinan dalam mencegah komplikasi kehamilan dan memutus rantai stunting. Banyak calon pengantin (catin) yang melakukan pemeriksaan kesehatan hanya sebagai formalitas administratif tanpa memahami esensi klinisnya. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran calon pengantin mengenai kesiapan fisik, mental, dan gizi melalui edukasi serta skrining kesehatan langsung. Metode: Kegiatan dilaksanakan di KUA Kecamatan Medan Johor dengan melibatkan 30 pasangan catin (60 responden). Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif menggunakan media leaflet, diskusi, serta skrining kesehatan (pengukuran antropometri dan tekanan darah). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis secara deskriptif. Hasil: Terdapat peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta secara signifikan dari 62,5 menjadi 88,4 setelah intervensi. Hasil skrining menunjukkan 16,6% catin wanita berisiko Kurang Energi Kronis (KEK) berdasarkan ukuran LiLA < 23,5 cm. Seluruh peserta mendapatkan edukasi gizi prekonsepsi dan jadwal imunisasi Tetanus Toxoid (TT). Simpulan: Edukasi dan skrining pranikah efektif meningkatkan literasi kesehatan catin. Sinergi antara akademisi dan KUA sangat diperlukan untuk memastikan setiap calon pengantin memiliki kesiapan optimal sebelum memasuki masa kehamilan.
EDUKASI TEKNIK DAN OPTIMALISASI POSISI MENERAN UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MASROHANI PULUNGAN Simbolon, Marlina; Damayanti, Ika; Tarigan, Rismalia; Damanik, Nopalina Damanik; Simanjuntak, Parningotan; Ginting, Astaria; Hayati, Islamia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3576

Abstract

Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan fisik serta psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalah penggunaan posisi meneran yang ergonomis. Berdasarkan penelitian di Klinik Pratama Masrohani Pulungan tahun 2025, masih ditemukan tingginya angka kejadian ruptur perineum yang berkaitan dengan dominasi penggunaan posisi telentang. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai variasi posisi meneran guna meminimalisir risiko ruptur perineum. Metode: Sasaran pengabdian adalah ibu hamil trimester III (n=20). Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media lembar balik serta demonstrasi langsung menggunakan alat peraga panggul dan simulasi posisi (miring kiri dan setengah duduk). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan kategori baik, dari 15% menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, 95% peserta mampu mendemonstrasikan posisi meneran yang benar selama sesi simulasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan yang aman dan minim trauma. Pihak klinik diharapkan dapat mengintegrasikan materi ini ke dalam asuhan antenatal rutin.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR BERHITUNG PADA DIFABEL INTELKTUAL MELALUI MEDIA VISUAL DI SLB C DHARMA RING PUTRA Zaen Musyirifin; Muthia Syafira; Anisa Arumsari; M Yazid Khuzaimah; Ahmad Zain
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3403

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar berhitung pada peserta didik difabel intelektual melalui penggunaan media visual di SLB C Dharma Ring Putra. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan subjek dua peserta didik difabel intelektual. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan pembelajaran menggunakan media visual cetak berupa gambar angka dan objek konkret. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan media visual mampu meningkatkan antusiasme, fokus, dan keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelajaran berhitung. Selain itu, terdapat peningkatan pemahaman dalam membaca bilangan serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan sederhana dibandingkan sebelum penerapan media visual. Simpulan pengabdian ini adalah bahwa penerapan media visual cetak efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman belajar berhitung pada peserta didik difabel intelektual serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, konkret, dan sesuai dengan karakteristik belajar mereka.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM KKN-T DI DESA SUKATANI Irhash, Irhash; Abdul Aliun Hakim; Nadiah, Nadiah; Rita Cindi Ariani; Haripil Putra; Siti Nurhalizah; Della , Della; Mega Wulansari; Abell Ulandari
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3406

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei dan observasi, yang dilakukan melalui wawancara, diskusi partisipatif dengan perangkat desa dan masyarakat, serta pengamatan langsung terhadap kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat sebelum dan selama pelaksanaan program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan program penghijauan dan kerja bakti, pembuatan dan pemasangan kotak sampah, pemasangan kaca cembung, pembuatan plang dusun, serta kegiatan edukatif seperti asistensi mengajar dan sosialisasi lingkungan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata. Terjadi peningkatan keterlibatan warga dalam kegiatan kolektif, bertambahnya fasilitas pendukung kebersihan, serta munculnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan sekitar. Simpulan, bahwa program KKN-T berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi lingkungan serta berpotensi menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan di Desa Sukatani.